cover
Contact Name
Paulus Parnyoto
Contact Email
realpaul@ugm.ac.id
Phone
+628994796772
Journal Mail Official
abis-maksi.feb@ugm.ac.id
Editorial Address
Jl. Sosio Humaniora No. 1 Bulaksumur Yogyakarta 55281 » Tel / fax : 0274-513109 / 0274-548516
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal
ISSN : 23021500     EISSN : 23021500     DOI : 10.22146/abis
Core Subject : Economy,
ABIS : Accounting and Bussiness Information Systems Journal, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Akuntansi dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara berkala satu tahun 4 kali yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 381 Documents
Pengaruh Karakteristik CEO Terhadap Kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) pada Perusahaan Energi dan Pertambangan di Kawasan ASEAN pada Tahun 2019-2023 Raihanah Yumna Aulia; Indra Wijaya Kusuma
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 14, No 2 (2026): May
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v14i2.114597

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh karakteristik-karakteristik terhadap kinerja ESG pada perusahaan energi dan pertambangan yang terdaftar di ASEAN periode 2019-2023 dengan menggunakan ukuran variabel sebagai moderasi.Metode Penelitian – Penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan random effect model merupakan model terpilih. Leverage, likuiditas, profitabilitas, dan PDB digunakan pada penelitian ini sebagai variabel kontrol dan menggunakan skor ESG yang terdapat di database Thomson Reuters Eikon untuk mengukur kinerja ESG perusahaan.Temuan – Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat signifikansi dalam hubungan karakteristik CEO, yaitu gender, kewarganegaraan, narsisme, latar belakang pendidikan, dan usia CEO terhadap kinerja ESG. Namun, ukuran perusahaan terbukti memperkuat hubungan CEO perempuan dan latar belakang pendidikan CEO dengan kinerja ESG. Batasan – Penelitian ini terbatas pada metode penelitian kuantitatif dan penggunaan data sekunder serta penggunaan tahun periode 2019-2023 saja, sehingga hanya menangkap fenomena pada tahun tersebut berdasarkan data yang tersedia. Sampel penelitian terbatas hanya pada perusahaan energi dan pertambangan di ASEAN sehingga hasil tidak dapat digeneralisasi pada semua industri. Implikasi – Penelitian ini turut berperan dalam menambah literatur terkait karakteristik CEO dengan kinerja ESG di kawasan ASEAN. Bagi entitas bisnis, temuan ini memberikan implikasi dapat dijadikan pertimbangan untuk memerhatikan karakteristik pribadi calon pemimpin perusahaan yang mampu menciptakan strategi keberlanjutan dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki secara efektif dan efisien untuk mendorong peningkatan kinerja ESG perusahaan. Bagi regulator, temuan ini dapat dijadikan acuan dalam merumuskan kebijakan mengenai peran dan karakteristik CEO yang dapat mendorong peningkatan kinerja ESG perusahaan untuk dapat mendukung implementasi ESG secara maksimal. Orisinalitas – Studi ini memberikan kontribusi dengan mengkaji karakteristik CEO terhadap kinerja ESG di ASEAN dan menambahkan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi.
Analisis Efektivitas Verifikasi terhadap Keandalan Data Pertanggungjawaban Uang Muka Berdasarkan Karakteristik Kualitatif Informasi Keuangan Dwita Diajeng Syawaliah; Indrawati Yuhertiana
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 14, No 2 (2026): May
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v14i2.115236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas verifikasi dokumen pertanggungjawaban uang muka dinas operasional dalam mendukung keandalan data berdasarkan karakteristik kualitatif informasi keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung serta wawancara mendalam dengan karyawan bagian verifikasi, sehingga diperoleh gambaran menyeluruh mengenai praktik verifikasi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem verifikasi yang diterapkan telah mendukung keandalan data melalui pemeriksaan berlapis yang menekankan kesesuaian transaksi dengan tujuan pengeluaran (relevance), kesesuaian nominal dan bukti pendukung (faithful representation), serta keterlacakan dan ketepatan waktu pemrosesan. Namun demikian, aspek keterbandingan data antarperiode (comparability) masih memerlukan penguatan kebijakan yang lebih konsisten agar kualitas informasi semakin terjaga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem verifikasi berperan efektif dalam menjaga keandalan data pertanggungjawaban uang muka sesuai dengan Karakteristik Kualitatif Informasi Keuangan dalam Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan, sekaligus memberikan kontribusi praktis bagi peningkatan kualitas pelaporan keuangan Perusahaan.
Pengaruh Perubahan ESG Rating Terhadap Manajemen Laba Berbasis Akrual Pada Industri-Industri yang Berdampak Langsung Terhadap Lingkungan di Indonesia Tahun 2020-2023 Ahmad Tahlil; Fu'ad Rakhman
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 14, No 2 (2026): May
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v14i2.116208

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh perubahan ESG rating terhadap manajemen laba berbasis akrual pada industri-industri yang berdampak langsung terhadap lingkungan di Indonesia selama periode 2020–2023. Perubahan ESG rating diukur menggunakan nilai absolut selisih skor ESG antarperiode, dengan analisis regresi data panel fixed effects serta variabel kontrol ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan ESG rating berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba berbasis akrual. Selain itu, kepemilikan manajerial terbukti memperkuat hubungan tersebut, mengindikasikan bahwa dominasi alignment effect meningkatkan efektivitas perubahan ESG rating dalam menekan perilaku oportunistik manajer. Temuan ini menunjukkan bahwa mekanisme ESG tidak bekerja secara universal, melainkan bersifat kondisional terhadap struktur tata kelola internal perusahaan. Studi ini memberikan implikasi bagi manajemen, investor, dan regulator dalam merancang kebijakan kepemilikan manajerial serta mengevaluasi kredibilitas informasi ESG, sekaligus memperkaya literatur dengan perspektif dinamis ESG pada konteks industri berdampak lingkungan di negara berkembang.
Pengaruh Praktik Environmental, Social, and Governance-washing (ESG-washing) terhadap Kinerja Keuangan dengan Karakteristik Chief Executive Officer (CEO) sebagai Variabel Moderasi Wendi Wendi; Ratna Nurhayati
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 14, No 2 (2026): May
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v14i2.117379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik environmental, social, and governance-washing (ESG-washing) terhadap kinerja keuangan perusahaan nonkeuangan di Indonesia serta menguji peran moderasi karakteristik chief executive officer (CEO), yaitu usia dan latar belakang pendidikan dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2023. ESG-washing diukur menggunakan metode peer-relative ESG-washing dengan membandingkan skor pengungkapan ESG Bloomberg dan skor kinerja ESG Refinitiv. Kinerja keuangan diukur menggunakan return on assets (ROA) satu periode ke depan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan memasukkan variabel interaksi untuk menguji efek moderasi karakteristik CEO, serta variabel kontrol berupa ukuran perusahaan, leverage, dan tipe industri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG-washing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketidaksesuaian antara klaim ESG dan kinerja aktual meningkatkan risiko reputasi dan menurunkan kepercayaan investor. Lebih lanjut, pendidikan CEO mampu memperlemah dampak negatif ESG-washing terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, usia CEO tidak terbukti memiliki peran moderasi yang signifikan.Penelitian ini terbatas pada periode pengamatan yang relatif singkat dan penggunaan skor ESG dari penyedia data tertentu. Secara praktis, hasil penelitian memberikan implikasi bagi manajemen perusahaan untuk menghindari praktik ESG-washing dan lebih menekankan implementasi ESG yang substansial. Dari sisi kebijakan, temuan ini menegaskan pentingnya penguatan standar dan pengawasan pengungkapan ESG oleh regulator guna meningkatkan kredibilitas laporan keberlanjutan di Indonesia.
Analisis Penerapan Akuntansi Pelanggan untuk Optimalisasi Laba Perusahaan: Studi pada PT X Cahyo Bayu Nugroho; Hardo Basuki
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 14, No 1 (2026): February
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v14i1.109624

Abstract

AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi pelanggan melalui metode Customer Profitability Analysis (CPA) dan Customer Lifetime Value (CLV) dalam upaya mengoptimalkan laba perusahaan. Studi ini dilakukan pada PT X, perusahaan distribusi dan manufaktur minyak goreng di Indonesia, untuk mengkaji kontribusi pelanggan terhadap profitabilitas perusahaan secara lebih strategis dan berkelanjutan.Metode Penelitian – Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan objek PT X. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-struktur kepada manajemen perusahaan dan dokumentasi laporan internal. Teknik analisis yang digunakan mencakup klasifikasi pelanggan berdasarkan CPA dan CLV, serta evaluasi integrasi keduanya dalam mendukung pengambilan keputusan manajemen.Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi CPA dan CLV efektif dalam mengidentifikasi pelanggan dengan kontribusi laba tertinggi dan nilai jangka panjang. Pelanggan dengan klasifikasi High CPA – High CLV menjadi prioritas utama dalam strategi retensi, sedangkan pelanggan Low CPA – Low CLV memerlukan pendekatan efisiensi. Penerapan teknik ini memberikan manfaat signifikan dalam optimalisasi strategi pemasaran dan alokasi sumber daya perusahaan. Selain itu, ditemukan pula bahwa kelompok pelanggan agen/subdistributor memiliki retensi dan nilai kontribusi tertinggi dibandingkan kelompok lainnya.Batasan/Implikasi – Penelitian ini memiliki keterbatasan pada ruang lingkup sektor yang hanya mencakup industri minyak goreng serta pendekatan yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian belum menggeneralisasi seluruh sektor distribusi dan manufaktur. Penelitian lanjutan diharapkan dapat menggabungkan pendekatan kuantitatif dan memperluas sektor industri untuk validasi hasil yang lebih komprehensif.Originalitas/Nilai – Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur akuntansi manajemen strategis, khususnya dalam konteks penerapan CPA dan CLV secara terintegrasi di sektor distribusi pangan. Temuan ini menjadi acuan praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi pelanggan berbasis data serta mendorong pengembangan sistem akuntansi pelanggan di Indonesia.
Pengaruh Kinerja ESG dan Manajemen Laba terhadap Penghindaran Pajak dengan Komisaris Independen sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020 - 2024) Amilia Ayu Pratiwi; Eko Suwardi
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 14, No 1 (2026): February
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v14i1.110757

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja ESG dan manajemen laba terhadap penghindaran pajak dengan komisaris independen sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024.Metode penelitian – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda dan moderated regression analysis (MRA). Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di BEI antara tahun 2020 hingga 2024. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu, yang menghasilkan 34 perusahaan dengan total 170 observasi.Temuan – Penelitian ini menemukan bahwa: 1) Kinerja ESG berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak, yang berarti semakin baik kinerja ESG, semakin rendah penghindaran pajak yang dilakukan perusahaan. 2) Manajemen laba berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, menunjukkan bahwa praktik manajemen laba tidak selalu diarahkan untuk mengurangi beban pajak. 3) Komisaris independen memperlemah pengaruh kinerja ESG terhadap penghindaran pajak, yang bertentangan dengan hipotesis awal. Namun, komisaris independen berhasil memoderasi pengaruh manajemen laba terhadap penghindaran pajak dengan cara memperlemah praktik penghindaran pajak.Batasan/Implikasi – Penelitian ini terbatas pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode 2020-2024, sehingga temuan tidak dapat digeneralisasi untuk sektor lain. Selain itu, penggunaan skor ESG yang diambil dari database Thomson Reuters terbatas, karena tidak semua perusahaan manufaktur di Indonesia sudah memiliki skor ESG yang tercatat.Orisinalitas – Penelitian ini memperkaya literatur dengan mengkaji hubungan antara ESG, manajemen laba, dan penghindaran pajak dengan melibatkan komisaris independen sebagai variabel moderasi, khususnya pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2024.
Pengaruh Karakteristik CEO Terhadap Capital Structure pada Perusahaan Consumer Cyclical yang Terdaftar di BEI Tahun 2019-2023 Arafi Ul Putri Melati
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 14, No 3 (2026): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v14i3.114469

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik CEO yaitu masa jabatan, gender, pendidikan, dan usia terhadap capital structure pada perusahaan sektor consumer cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Metode Penelitian: Capital structure diukur menggunakan debt to equity ratio (DER). Analisis dilakukan dengan regresi data panel menggunakan model Common Effect, dengan variabel kontrol ukuran perusahaan, return on assets, umur perusahaan, likuiditas, tangibility, dan growth. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender dan pendidikan CEO berpengaruh signifikan terhadap capital structure, sementara masa jabatan dan usia CEO tidak berpengaruh signifikan. CEO perempuan cenderung lebih agresif dalam menggunakan utang, sedangkan CEO dengan pendidikan terkait keuangan lebih konservatif. Temuan ini menunjukkan bahwa preferensi risiko CEO lebih memengaruhi capital structure dibandingkan faktor lainnya. Batasan: Batasan penelitian ini meliputi perusahaan sektor consumer cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2019–2023. Penelitian hanya mengkaji karakteristik CEO (masa jabatan, gender, pendidikan, dan usia) tanpa mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi atau kebijakan pemerintah. Selain itu, pengukuran capital structure hanya menggunakan rasio debt to equity ratio (DER), yang mungkin tidak mencakup seluruh aspek keputusan pendanaan perusahaan. Implikasi: Secara akademis, penelitian ini memperkuat penerapan teori Upper Echelons dalam konteks keputusan capital structure dan memberikan kontribusi pada pemahaman tentang pengaruh karakteristik CEO terhadap kebijakan pendanaan perusahaan. Secara praktis, regulator disarankan untuk mempertimbangkan faktor-faktor internal seperti karakteristik CEO dalam kebijakan tata kelola perusahaan, perusahaan perlu memperhatikan kecenderungan kepemimpinan CEO dalam menentukan strategi pendanaan, sementara investor diharapkan memasukkan karakteristik CEO sebagai pertimbangan dalam penilaian risiko investasi dan keputusan pendanaan.Orisinalitas: Penelitian ini berkontribusi dengan mengidentifikasi karakteristik CEO yang meliputi gender, pendidikan, masa jabatan, dan usia, serta menguji pengaruhnya terhadap pengambilan keputusan capital structure perusahaan sektor consumer cyclical di Indonesia. Temuan ini mengisi kesenjangan literatur yang ada, dengan memberikan wawasan baru mengenai bagaimana preferensi risiko dan gaya kepemimpinan CEO memengaruhi keputusan pendanaan perusahaan.
Peran Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dalam Memperbaiki Kinerja Pelayanan Publik pada Pemerintah Kota Kupang (Sektor: Pengelolaan Sampah) Elsi Yefia Tiran; Suyanto Suyanto
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 14, No 3 (2026): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v14i3.117195

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran APIP dalam memperbaiki kinerja pelayanan publik pada pemerintah kota kupang. Serta menganalisis penyebab belum optimalnya peran APIP dalam memperbaiki kinerja pelayanan publik pada pemerintah kota kupang. Metode penelitian – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada Inspektorat Kota Kupang. Data yang dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, dan analisis dokumen yang relevan.Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran APIP dalam pengawasan pengelolaan sampah di Kota Kupang telah dilaksanakan melalui pengawasan berbasis risiko, audit kinerja, assurance, dan consulting, namun masih didominasi pada penguatan kepatuhan dan tata kelola sehingga dampaknya terhadap kualitas pelayanan publik masih belum merata. Rekomendasi APIP meningkatkan kapasitas operasional dan akuntabilitas DLHK, tetapi optimalisasi peran APIP terhambat pada keterbatasan SDM, anggaran dan sarana prasarana. Kapabilitas APIP masih pada level 2 IACM sehingga pengawas belum sepenuhnya berbasis kinerja pelayanan publik.Kontribusi akademis – Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian pengawasan internal sektor publik, khususnya peran APIP dalam memperbaiki kinerja pelayanan publik. Penelitian ini memperkaya literatur mengenai implementasi fungsi assurance dan consulting APIP dalam konteks pelayanan publik di pemerintah daerah.Implikasi – Penguatan kapasitas kelembagaan APIP, seperti SDM, anggaran, dan sarana prasarana, serta optimalisasi fungsi consulting dan tindak lanjut rekomendasi diperlukan agar pengawasan internal mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik pengelolaan sampah secara berkelanjutan.Keterbatasan – Penelitian ini terbatas pada satu sektor pelayanan publik yaitu pengelolaan sampah, dengan informan yang masih terbatas yaitu fokus pada Inspektorat, DLHK dan masyarakat. Teknik pengumpulan data melalui wawancara secara tatap muka dan ada yang dilakukan secara daring.
Analisis Perbandingan Tata Kelola Syariah pada Bank Umum Syariah dengan Unit Usaha Syariah (Studi Kasus Bank Syariah Indonesia dan Bank BPD DIY Syariah) Hui Aminu Rabih
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 14, No 3 (2026): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v14i3.117944

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dan perbandingan tata kelola syariah serta koordinasi antara fungsi tata kelola syariah dengan fungsi tata kelola pada umumnya dalam BUS dan UUS di Indonesia. Metode penelitian – Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan data primer dengan melakukan wawancara semi-terstruktur dan data sekunder berupa peninjauan dokumen yang relevan. Objek pada penelitian ini adalah BSI dan Bank BPD DIY Syariah. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI dan Bank BPD DIY Syariah telah dilengkapi dan menjalankan fungsi-fungsi syariah sebagaimana diatur dalam POJK No.2 Tahun 2024. Namun, masih terdapat berbagai kendala dalam menerapkan tata kelola syariah yang baik dan efektif, seperti tantangan dalam pelaksanaan manajemen risiko syariah, audit internal syariah, dan kaji ulang eksternal. Selain itu, perbedaan bentuk kelembagaan yang diterapkan oleh BSI dan Bank BPD DIY Syariah berdampak terhadap perbedaan penerapan tata kelola syariah dari segi posisi dan pendekatan fungsi syariah serta perbedaan pada koordinasi antara fungsi tata kelola syariah dengan fungsi tata kelola pada umumnya. Batasan/Implikasi – Penelitian ini terbatas pada analisis penerapan dan perbandingan tata kelola syariah pada BSI dan Bank BPD DIY Syariah serta menganalisis koordinasi yang terjadi antara fungsi tata kelola syariah dengan fungsi tata kelola pada umumnya dalam tata kelola syariah pada bank syariah. Orisinalitas – Penelitian ini mengisi kesenjangan penelitian sebelumnya mengenai penerapan tata kelola syariah pada BUS dan UUS di Indonesia yang masih terbatas dan didukung dengan diterbitkannya peraturan terbaru, yaitu POJK No.2 Tahun 2024. Penelitian ini berfokus untuk mengkaji pelaksanaan fungsi manajemen risiko syariah, fungsi kepatuhan syariah, fungsi audit internal syariah, dan kaji ulang eksternal.
Analisis Faktor Intrinsik dan Ekstrinsik yang Mempengaruhi Intensi UMKM Mikro Untuk Mengadopsi Pembiayaan Syariah Setia Utami Amien; Sony Warsono
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 14, No 3 (2026): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v14i3.120430

Abstract

UMKM mikro mendominasi sektor usaha di Indonesia, namun tingkat adopsi pembiayaan syariah masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah, religiusitas, persepsi manfaat-biaya, dan persepsi kompleksitas terhadap intensi UMKM mikro untuk mengadopsi pembiayaan syariah. Penelitian ini mengisi keterbatasan studi sebelumnya dengan menguji secara simultan peran faktor intrinsik dan ekstrinsik dalam kerangka Self-Determination Theory (SDT). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 200 pelaku UMKM mikro di Provinsi Jawa Barat yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah dan persepsi manfaat-biaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi adopsi pembiayaan syariah, sedangkan religiusitas dan persepsi kompleksitas tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman mengenai pembiayaan syariah serta manfaat ekonomi yang dirasakan lebih berperan dalam mendorong intensi adopsi dibandingkan faktor religius maupun persepsi kompleksitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah dan penguatan persepsi manfaat ekonomi perlu menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan adopsi pembiayaan syariah pada UMKM mikro.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2026): August Vol 14, No 2 (2026): May Vol 14, No 1 (2026): February Vol 13, No 4 (2025): November Vol 13, No 3 (2025): August Vol 13, No 2 (2025): May Vol 13, No 1 (2025): February Vol 12, No 4 (2024): November Vol 12, No 3 (2024): August Vol 12, No 2 (2024): May Vol 12, No 1 (2024): February Vol 11, No 4 (2023): November Vol 11, No 3 (2023): August Vol 11, No 2 (2023): May Vol 11, No 1 (2023): February Vol 10, No 4 (2022): November Vol 10, No 3 (2022): August Vol 10, No 2 (2022): May Vol 10, No 1 (2022): February Vol 9, No 4 (2021): November Vol 9, No 3 (2021): August Vol 9, No 2 (2021): May Vol 9, No 1 (2021): February Vol 8, No 4 (2020): November Vol 8, No 3 (2020): August Vol 8, No 2 (2020): May Vol 8, No 1 (2020): February Vol 7, No 4 (2019): November Vol 7, No 3 (2019): August Vol 7, No 2 (2019): May Vol 7, No 1 (2019): February Vol 6, No 4 (2018): November Vol 6, No 3 (2018): August Vol 6, No 2 (2018): May Vol 6, No 1 (2018): February Vol 5, No 4 (2017): November Vol 5, No 3 (2017): August Vol 5, No 2 (2017): May Vol 5, No 1 (2017): February Vol 4, No 4 (2016): November Vol 4, No 3 (2016): August Vol 4, No 2 (2016): May Vol 4, No 1 (2016): February Vol 3, No 4 (2015): November Vol 3, No 3 (2015): August Vol 3, No 2 (2015): May Vol 3, No 1 (2015): February Vol 2, No 4 (2014): November Vol 2, No 3 (2014): August Vol 2, No 2 (2014): May Vol 2, No 1 (2014): February Vol 1, No 4 (2013): November Vol 1, No 3 (2013): August Vol 1, No 2 (2013): May Vol 1, No 1 (2013): February More Issue