cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 415 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS DI KELAS X SEMESTER II SMA N 14 MEDAN T.P 2018/2019 Susy Pramanita Manurung; Makmur Sirait
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 10, No 1 (2022): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.358 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v10i1.33128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan macromedia flash terhadap hasil belajar siswa pada materi momentum dan impuls di kelas X SMA Negeri 14 Medan T.P 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X semester II SMA Negeri 14 Medan yang terdiri dari tujuh kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling dan diberikan perlakuan berbeda, kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen berjumlah 33 siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan macromedia flash dan X MIPA 3 sebagai kelas kontrol berjumlah 33 siswa dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar yakni tes pilihan berganda yang terdiri dari 15 item. Hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 41,8 dan kelas kontrol 38,2 sedangkan nilai rata-rata postes kelas eksperimen 78 dan kelas kontrol 64,8. Hasil uji t data postes menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan macromedia flash pada materi momentum dan impuls di kelas X semester II SMA Negeri 14 Medan T.P 2018/2019.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA David Manurung; Makmur Sirait
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 3 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.018 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i3.5581

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi listrik dinamis. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 11 Medan yang berjumlah 8 kelas. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X-8 sebanyak 40 orang sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training dan kelas X-5 sebanyak 39 orang sebagai kelas kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Setelah dilakukan perlakuan pada masing-masing kelas diperoleh rata-rata nilai postes pada kelas eksperimen sebesar 75,60 dan rata-rata postes kelas kontrol sebesar 62,18. Dari hasil pengamatan observer diperoleh rata-rata peningkatan aktivitas n-gain siswa cukup baik dari pertemuan I ke pertemuan II sebesar 0,58 dengan kategori sedang dan dari pertemuan II ke pertemuan III sebesar 0,86 dengan kategori tinggi. Dari hasil uji hipotesis diperoleh ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci :Model Pembelajaran Inquiry Training, Pembelajaran Konvensional, Aktivitas, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK GERAK LURUS KELAS X SEMESTER I SMA NEGERI 11 MEDAN T.A. 2014/2015 Nurliana Nurliana; Rita Juliani
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 1 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.715 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i1.8030

Abstract

This study aims to determine the effect of problem-based learning model for student learning outcomes in the subject matter straight motion X class first semester of SMA 11 Medan T.A. 2014/2015. This research is quasi experiment. The population is the entire class X MIA semester SMA 11 Medan consists of five classes. Samples were taken two classes of grade X MIA 3 as the experimental class and class X MIA 4 as the control class, each of which consist of 40 students is determined by cluster random sampling. Both classes are given different treatment, the experimental class with problem-based learning model and grade control with conventional learning. The data used in the research is a description of the number of about 10 items that have been divalidkan. The results showed that the learning outcomes of students using problem-based learning model has increased significantly. Testing results of the study by testing the hypothesis of effect is obtained that the problem-based learning model for student learning outcomes in the subject matter straight motion X class first semester of SMA 11 Medan T.A. 2014/2015. Keywords :    problem-based learning, straight motion, student learning                        outcomes
DESAIN EVALUASI HASIL BELAJAR FISIKA BERBASIS COMPUTER BASED TEST (CBT) PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGI Agnes Br Manurung; Juniastel Rajagukguk
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 6, No 4 (2018): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.833 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v6i4.12479

Abstract

Computer Based Test (CBT) menjadi salah satu yang banyak dilirik dalam dunia pendidikan dalam beberapa dekade terakhir karena keuntungan yang dapat diperoleh, soleh karena itu CBT sangat perlu diterapkan terutama dalam bidang evaluasi kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan tes berbasis CBT pada materi pokok usaha dan energi. Jenis penelitian yang dilakukan penelitian dan pengembangan. Penelitian ini meliputi 4 tahap, yaitu: (1)define, (2)design, (3)development, (4)disseminate. Penelitian ini dilaksanakan hingga tahap design, dikarenakan keterbatasan waktu dan kemampuan peneliti dalam pelaksanaan penelitian ini. Define yaitu dilakukan analisis kebutuhan siswa. Instrumen soal yang ada pada CBT ini dibuat sesuai dengan kurikulum 2013 revisi. Instrumen soal sebelum diberikan kepada siswa dilakukan validasi oleh pakar dan validiasi ramalan. Design yaitu perancangan CBT. Development, melaksanakan uji coba terbatas dan melakukan revisi. Tahap disseminate, uji coba skala luas dan revisi. Software yang digunakan dalam perancangan CBT ini yaitu learning management system Moodle. CBT dicobakan terlebih dahulu dan divalidasi oleh pakar. Hasil yang didapat pada penelitian ini yaitu diketahuinya proses tahapan pembuatan, penggunaan, dan keefektifan CBT. Kata Kunci: evaluasi hasil belajar, CBT, moodle
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBASIS STEM TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA PADAMATERI POKOK FLUIDA STATIS DI KELAS XI SMANEGERI 4 TEBING TINGGI T.P 2019/2020 Rika Mawarni; Ridwan Abdullah Sani
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 8, No 2 (2020): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.79 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v8i2.18678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model project based learning berbasis STEM terhadap keterampilan berpikir kreatif (KBK) siswa pada materi Fluida Statis di kelas XI SMA Negeri 4 Tebing Tinggi T.P 2019/2020. Jenis penelitian ini quasi experiment dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA di SMA Negeri 4 Tebing Tinggi yang berjumlah 6 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 35 orang dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 35 orang. Kelas eksperimen diterapkan PjBL berbasis STEM dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes berbentuk uraian sebanyak 8 item untuk mengukur KBK. Nilai rata-rata pretest KBK kelas eksperimen adalah 36,96 dan kelas kontrol 36,43. Berdasarkan hasil uji t diperoleh kemampuan awal siswa pada kedua kelas adalah sama dalam hal KBK. Nilai rata-rata posttest eksperimen adalah 74,46 dan kontrol 68,30. Berdasarkan uji t terdapat perbedaan yang signifikan, yang berarti ada pengaruh PjBL berbasis STEM terhadap KBK.Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kreatif, Model Project Based Learning, Dan STEM
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 8 MEDAN T.P 2012/2013 Rita Juliani; Maria Firma S. Ginting
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 1 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.636 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i1.1954

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa kelas X Semester II pada materi pokok Listrik Dinamis di SMA N 8 Medan T.P 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 8 kelas yaitu kelas X-4 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 34 orang dan kelas X-3 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 36 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar yang telah divalidasi dalam bentuk pilihan berganda berjumlah 20 soal dan lembar aktivitas siswa. Hasil nilai pretes diperoleh 34,71 dan postest 73,38. Analisis  uji t diperoleh thitung lebih besar daripada ttabel sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Listrik Dinamis di kelas X semester II SMA Negeri 8 Medan T.P 2012/2013.   Kata Kunci: model pembelajaran, inquiry training, hasil belajar   ABSTRACT This study aimed to determine the effect of inquiry learning model of training on learning outcomes of students of class X Semester II in the subject matter Dynamic Electric Field in SMA N 8 TP 2012/2013. The study was quasi-experimental. Sampling was done by cluster random sampling by taking 2 classes from 8 randomized class is class X-4 as an experimental class that numbered 34 people and class X-3 as a control class that numbered 36 people. T-test results of data analysis showed that the obtained t than t table, thus it is concluded no difference in inquiry learning model due to the influence of training on learning outcomes of students in the subject matter Dynamic Power in the second half of class X SMA Negeri 8 Terrain TP 2012/2013. Key Word: model of teaching, inquiry training, learning outcames  
PENGEMBANGAN LKPD TERINTEGRASI STEM UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Maria Elvina; Erwin Prasetyo; Adi Jufriansyah
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 10, No 4 (2022): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.397 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v10i4.40603

Abstract

Target pencapaian Kurikulum 2013 membutuhkan keterampilan abad 21 yaitu Critical Thinking, Communication, Creative Thinking, dan Collaboration atau dikenal dengan 4C. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Science, Technology, Engineering and Math (STEM). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD Terpadu STEM-PBL pada materi usaha dan energi menggunakan model Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran) atau dikenal dengan 4D. Instrumen penelitian berupa lembar validasi dan angket kepraktisan. Informasi yang valid dan praktis diperoleh dari analisis skala likert. Berdasarkan hasil analisis angket validitas yang dilakukan oleh 2 validator dengan persentase 94% dinyatakan sangat valid. Hasil analisis kepraktisan dilakukan oleh guru fisika dan siswa dengan tingkat persentase 91,67% dengan kategori sangat praktis, sedangkan motivasi siswa dilihat dari peningkatan gain skor pada kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan sudah valid dan praktis untuk digunakan.Kata Kunci: STEM, R&D, PBL, usaha dan energi.
I NVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUANKONSEPTUAL FISIKA PADA TINGKAT SMP Sahyar .; Syariva Maris
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 4 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.443 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i4.5650

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  apakah hasil belajar dengan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar pengetahuan konseptual fisika siswa pada materi cahaya. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan menggunakan desain penelitian pretest-postest control group design. Penelitian dilaksanakan di MTs Swasta Nurul Iman Tanjung Morawa dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling dan pemilihan kelas dilakukan secara random, diperoleh siswa kelas VIII-6 sebagai kelas eksperimendan kelas VIII-7 sebagai kelas kontrolyang masing-masing berjumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes esai pengetahuan konseptual dengan jumlah soal15 item dan lembar observasi afektif serta keterampilan. Analisis data menggunakan uji t pada taraf signifikansi 5% dengan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil uji hipotesis dengan uji tmenunjukkan hasil belajar pengetahuan konseptual fisika dengan model kooperatif tipe GIlebih baik daripada pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GIterhadap hasil belajar pengetahuan konseptual.   Kata Kunci :group investigation, pengetahuan konseptual, cahaya
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 20 MEDAN T.P 2013/2014 Nova Eunike Br Perangin-angin; Henok Siagian .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.574 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5133

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa kelas X semester II pada materi pokok suhu dan kalor SMA Negeri 20 Medan T.P 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas X Peminatan science yang terdiri dari 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas yaitu kelas X-MS 1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 orang dan kelas X-MS 2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 33 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar yang berbentuk essay test dengan jumlah 10 soal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 43,69 dengan simpangan baku 7,8 dan nilai rata-rata kelas kontrol 42,78 dengan simpangan baku 8,5. Berdasarkan hasil uji beda nilai kedua kelas pada taraf signifikan α = 0,05 diperoleh thitung =  0,455  dan ttabel = 1,998 maka kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran berbasis masalah dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan, dilakukan postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 75,06 dengan simpangan baku 8,587 dan kelas kontrol 67,818 dengan simpangan baku 7,69. Berdasarkan hasil uji t diperoleh thitung = 3,70 dan ttabel = 1,669 yang berarti ada pengaruh yang signifikan terhadap penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor kelas X SMA Negeri 20 Medan.   Kata Kunci : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil belajar,  Suhu dan  Kalor
THE EFFECT OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE GROUP INVESTIGATION TOWARD STUDENT LEARNING OUTCOMES ON CIRCULAR MOTION AT X SMA NEGERI 18 MEDAN ACADEMIC YEAR 2018/2019 Rio Mahera Lumbantoruan; Derlina Nasution
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 8, No 4 (2020): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.948 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v8i4.21140

Abstract

The purpose of this research was to know how student learning outcomes using cooperative learning model type group investigation toward student learning outcomes on circular motion at X SMA Negeri 18 Medan Academic Year 2018/2019. This research used a quasi experiment method with the design of two Pretest and Posstest groups. The population in this study were all students of class X consisting of six classes. In the study sample selected two classes with random techniques, obtained class X MIA 3 as the experimental class and X MIA 6 as the control class with a total of 35 students. And this research uses instruments, namely 20 multiple choice questions. The results of the data obtained are pretest for experiment class and control class is experimental class bigger than control class. Then the normality and homogeneity tests are normally distributed and homogeneous. So it can be said that the initial abilities in both classes are the same. The result posttest for experiment class and control class is experiment class bigger than control class. The results of the t test one tail showed that there were significant differences due to the effect of cooperative learning model type group investigation on student learning outcomes.Keywords: Group Investigation, Learning Outcomes, Regular Motion