INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles
415 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR DI KELAS X SEMESTER II MAN 3 MEDAN T.P 2018/2019
Fitri Handayani;
Karya Sinulingga
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 1 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.409 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v9i1.23766
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X semester II MAN 3 Medan. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain two group pre-test dan post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 3 Medan yang berjumlah 150 siswa. Sampel penelitian dilakukan secara simple random sampling dan diperoleh 2 kelas yaitu kelas X-MIA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-MIA 5 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari observasi, wawancara, dan test. Instrumen tes yang digunakan yaitu tes hasil belajar kognitif siswa. Analisa data untuk pre-test kelas eksperimen diperoleh rata-rata 34,96 dan pre-test kelas kontrol diperoleh rata-rata 31,33. Post-test kelas eksperimen memperoleh rata-rata 64,36 dan post-test kelas kontrol memperoleh rata-rata 58,70. Kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji hipotesis postes thitung > ttabel pada taraf nyata 0,05 artinya Ho diterima menyatakan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa materi pokok suhu dan kalor. Rata-rata nilai aktivitas siswa di kelas eksperimen diperoleh 75,47 dengan kategori aktif.Kata Kunci: Problem Based Learning, Aktivitas Belajar, Dan Hasil Belajar
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGI DI KELAS VIII SMP AL-HIDAYAH MEDAN T.P 2013/2014
Fadhli .;
Togi Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 1 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.799 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v4i1.5416
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan akibat model kooperatif tipe Student Teams Achievement Division(STAD)terhadap hasil belajar fisikapada materi pokok Usaha dan Energi di Kelas VIII semester II SMP Al-Hidayah Medan T.P 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII yang terdiri dari 7 kelas. Dengan teknik cluster random sampling terpilih kelas VIII-2 dan VIII-3masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen berupa tes soal pilihan berganda. Data rata-rata pretes kelas eksperimen dan kelas kontrolmasing-masing adalah 35,46 dan 35,31. Pada pengujian data pretes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t pretes diperoleh kemampuan awal siswa pada kedua kelas sama. Kemudian diberikan perlakuan yaitu kelas eksperimen denganmodel kooperatif tipe STADdan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional.Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh data postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 70,15 dan 64,53. Pada pengujian data postes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen.Hasiluji t diperoleh bahwaada pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe STADterhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci : Kooperatif STAD, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS
Pintor Simamora;
Khazali Fahmi
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 3 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (70.926 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v2i3.1995
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X semester 2 SMA Negeri 10 Medan T.P 2013/2014.Melalui teknik cluster random sampling terpilih kelas X-1 dan X-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen berupa tes pilihan berganda yang telah di uji dengan validitas konten dan lembar observasi aktivitas siswa. Data rata-rata nilai pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 39,17 dan 34,47. Pada pengujian data pretes kedua kelas diperoleh bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Selain itu data juga diuji dengan menggunakan uji beda dan diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan kedua kelas sama. Kemudian diberikan perlakuan yaitu kelas eksperimen denganmodel pembelajaran Kooperatif tipe TGT dan kelas kontrol denganmodel pembelajaran konvensional. Data postes yang diperoleh pada kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 73,61 dan 61,71. Kemudian dilakukan uji hipotesis memberikan bahwa thitung > ttabel (4,179>1,667) untuk taraf signifikansi 0.05, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa hasil belajar kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih tinggi dari dari hasil belajar kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: Kooperatif Tipe TGT, quasi eksperimen, Hasil Belajar ABSTRACT This study aims to determine the significant influence of cooperative learning model Teams Games Tournament on activity and learning outcomes of students in the subject matter of dynamic electric. This research is quasi-experimental. The population is the entire second semester of tenth grade students of SMA Negeri 10 Medan T.P 2013 / 2014. Trough the cluster random sampling technique was selected classes X-1 and X-2 as the experimental class and the control class. Instrument in the form of multiple-choice tests that have been tested with content validity and observation of student activity sheets. Average data values pretest experimental class and control class was 39.17 and 34.47. In both classes of the test data obtained pretest that the data were normally distributed and homogeneous. In addition, data was also tested using different test and it is concluded that the ability of the same class. Then given treatment that is experimental class with TGT Cooperative learning model and grade control with conventional learning models. Posttest data were obtained in the experimental class and the control class is 73.61 and 61.71. Then test the hypothesis gives that tcount> t table (4.179> 1.667) for the 0.05 level, so it can be concluded that the results of classroom learning using cooperative learning model TGT higher than classroom learning outcomes using conventional learning models. [ Keywords: cooperative type TGT, quasi-experimental, learning outcomes
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN 5E BERBASIS INKUIRI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI FLUIDA STATIS DI SMA NEGERI 10 MEDAN T.P 2015/2016
Monika M. Simanjuntak;
Mariati Purnama Simanjuntak
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 3 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (366.971 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v5i3.9123
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran 5E berbasis inkuiri terhadap pemahaman konsep siswa pada materi fluida statis di kelas XI IPA semester II SMA Negeri 10 Medan T.P 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain two control group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil dua dari tiga kelas yaitu kelas XI IPA-I sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA-III sebagai kelas eksperimen yang masing-masing berjumlah 40 orang. Instrumen yang digunakan berupa tes berbentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal dengan 5 option jawaban. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes untuk kelas kontrol sebesar 34,75 dan untuk kelas eksperimen sebesar 31,81. Nilai rata-rata postes untuk kelas kontrol sebesar 50,31 dan kelas eksperimen sebesar 58,31 Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji beda (uji-t) diperoleh ada perbedaan yang signifikan karena pengaruh model pembelajaran 5E berbasis inkuiri terhadap pemahaman konsep siswa, sehingga dapat dikatakan model pembelajaran 5E berbasis inkuiri lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi fluida statis di kelas XI semester II SMA Negeri 10 Medan T.P 2015/2016.Kata kunci : model 5E, pemahaman konsep, fluida statis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI POKOK FLUIDA DINAMIS DI KELAS XI SEMESTER II SMA NEGERI 1 BATANG KUIS T.P. 2015/2016
Wita Pardede;
Rappel Situmorang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 2 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (487.843 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v5i2.9116
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi pokok Fluida Dinamis di SMA Negeri 1 Batang Kuis T.P. 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA Semester II yang terdiri dari 4 kelas. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yang diambil secara cluster random sampling, yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional yang masing-masing berjumlah 30 orang. Hasil pengujian awal melalui pretes diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen yaitu 42,43 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol yaitu 40,76. Setelah pembelajaran diberikan, dilakukan postes dengan nilai rata-rata postes kelas eksperimen = 80,33 dan nilai kelas kontrol = 72,50. Hasil pengolahan data postes melalui uji t satu pihak diperoleh ada pengaruh signifikan dari model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi pokok Fluida Dinamis di kelas XI semester II SMA Negeri 1 Batang Kuis T.P. 2015/2016. Kata kunci : Keterampilan proses sains siswa, Inkuiri terbimbing, Aktivitas siswa
FEASIBILITY TEST OF CRITICAL THINKING SKILLS ON HIGH SCHOOL STUDENTS IN STATIC FLUID MATERIAL
Amelia Sitompul;
Wawan Bunawan
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 3 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.29 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v9i3.27800
This study aims to develop critical thinking instruments in high school students with static fluid material. The development model used in this study is the Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate (ADDIE) learning design model. The subjects of this study were 90 students of XI MIA class in MAN 1 of Medan. The research methods used were interviews, tests, questionnaires, and documentation. The developed test instrument consisted of a grid of test questions, questions, answer sheets, answer keys and scoring guidelines, and guidelines for interpretation of results. Validity test used is content validity test. The results of the validity test by three expert validators showed that the critical thinking test instrument developed was valid. The reliability of the questions developed was 0.82, which means a reliable test item. There are 15 questions, and 12 questions are used for limited scale tests, 10 questions are used for broad scale tests.Keywords: critical thinking skill, multiple choice, static fluid.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KINEMATIKA GERAK LURUS DI SMA NEGERI 1 TANJUNG MORAWA T.P. 2015/ 2016
Henok Siagian;
Rizal Yosua Manurung
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 2 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (61.125 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v4i2.5506
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok kinematika gerak lurus di kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Morawa T.P. 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Morawa T.P. 2015/2016 yang terdiri dari 10 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas yaitu kelas X-9 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-10 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berbentuk essay test dengan jumlah 9 soal dan lembar observasi untuk mengamati aktivitas siswa. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 15,88 dan kelas kontrol 14,91. Berdasarkan uji normalitas dan uji homogenitas diperoleh bahwa data pretes kedua kelas sampel normal dan homogen. Setelah diberi perlakuan berbeda, yaitu model pembelajaran berdasarkan masalah pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol maka diperoleh nilai rata-rata postes kelas eksperimen 63,85 dan kelas kontrol 53,55. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas kelas eksperimen meningkat setiap pertemuan, dengan nilai rata-rata masing-masing secara berurut adalah 60, 66 dan 73. Hasil uji hipotesis diperoleh bahwa ada pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok kinematika gerak lurus di kelas X semester I SMA Negeri 1 Tanjung Morawa T.P. 2015/2016. Kata kunci: model pembelajaran berdasarkan masalah, hasil belajar, aktivitas.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK FLUIDA STATIS
Yeni Arisa;
Pintor Simamora
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.566 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2121
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Inquiry Training terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Fluida Statis. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 5 kelas. Dengan menggunakan teknik cluster random sampling terpilih kelas X MS-A dan X MS-B sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pilihan berganda dan lembar observasi untuk mengukur hasil belajar dan aktivitas siswa. Data rata-rata pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 39,05 dan 39,5. Pada pengujian data pretes kedua kelas diperoleh bahwa kemampuan awal siswa pada kedua kelas sama. Setelah diberi perlakuan yaitu kelas eksperimen dengan pembelajaran Inquiry Training dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional diperoleh data postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 76,7 dan 64,14. Pada pengujian data postes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen serta ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Inquiry Training terhadap hasil belajar siswa. Selama proses pembelajaran nilai rata-rata aktivitas belajar siswa kelas eksperimen adalah 70,7 dengan kategori aktif. Kata kunci: Inquiry Training, Quasi Eksperimen, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE KELAS XI SEMESTER I DI SMA TAMAN SISWA BINJAI T.P. 2017/2018
Fitria Dewi Sitorus;
Abdul Hakim Siregar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 6, No 2 (2018): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (500.426 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v6i2.10099
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran induktif dan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar siswa pada materi elastisitas dan hukum Hooke kelas XI semester I di SMA Taman Siswa Binjai T.P. 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain two group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas XI semester I yang terdiri dari 2 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampel total. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk essay test. Hasil penelitian diperoleh rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 32,83 dan kelas kontrol adalah 32,2 sedangkan rata-rata postes kelas eksperimen 78,53 dan kelas kontrol 61,03. Hasil uji t diperoleh thitung > ttabel (5,67 > 2,00) sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran induktif terhadap hasil belajar siswa pada materi elastisitas dan hukum Hooke kelas XI semester I di SMA Taman Siswa Binjai T.P. 2017/2018.Kata Kunci : model pembelajaran induktif, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA
Sartika Harahap;
Abu Bakar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 7, No 4 (2019): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.503 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v7i4.17077
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa di kelas XI dan untuk mengetahui pengaruh dari model discovery learning terhadap hasil belajar siswa di kelas XI. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan populasi seluruh siswa kelas XI SMAN 2 Percut Sei Tuan yang berjumlah 2 kelas. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas yang ditentukan dengan teknik random sampling, yaitu jumlah siswa 30 orang di kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan jumlah siswa 30 orang di kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua, yaitu yang pertama tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan 5 pilihan jawaban sebanyak 15 soal yang telah dinyatakan valid oleh validator dan instrumen observasi guru dan siswa selama melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian diperoleh data nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen adalah 53,33 dan pada kelas kontrol adalah 50,44. Hasil pengujian hipotesis dua pihak diterima, yang berarti kedua kelas yang menjadi sampel penelitian memiliki kemampuan awal yang sama. Setelah dilakukan perlakuan pada masing-masing kelas diperoleh nilai rata-rata post-test pada kelas eksperimen dengan model discovery learning sebesar 72,67 sedangkan siswa pada kelas kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional diperoleh 65,11. Hasil pengujian hipotesis satu pihak diterima yang berarti ada perbedaan hasil belajar siswa akibat diberi perlakuan pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning terhadap hasil belajar siswa di kelas eksperimen kelas XI. Model discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di kelas.Kata Kunci: discovery learning, hasil belajar, elastisitas zat padat dan hukum hooke