cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 447 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS Simanjuntak, Fransiska Adelina; Hutahaean, Juniar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 12 No. 1 (2024): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v12i1.57199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok momentum dan impuls kelas X semester genap di SMAN 3 Tebing Tinggi T.P 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMAN 3 Tebing Tinggi T.P 2022/2023. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes dalam bentuk pilihan berganda. Pada pengujian normalitas dan homogenitas data postes diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Kelas eksperimen dengan kelas kontrol mempunyai kemampuan awal yang sama. Dan hasil uji-t satu pihak untuk postes diperoleh bahwa ada pengaruh model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok momentum dan impuls kelas X semester genap di SMAN 3 Tebing Tinggi T.P 2022/2023.Kata Kunci: Model Inkuiri Terbimbing, Hasil Belajar, Momentum dan Impuls
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS ANDROID PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS DI SMA NEGERI 14 MEDAN Saragih, Hidayatul Ummi; Megalina, Yeni
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 12 No. 2 (2024): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v12i2.60237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan efektifitas dari media e-modul berbasis android pada materi momentum dan impuls di SMA Negeri 14 Medan. Metode Pengembangan yang digunakan adalah 4D. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah peserta didik kelas X MIPA 3 SMA Negeri 14 Medan yang terdiri dari 35 orang. Dan objek penelitian berupa e-modul berbasis android pada materi Momentum dan Impuls. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan angket validasi dan instrument test . Hasil validasi media dan materi yang dikembangkan secara keseluruhan menunjukkan tingkat kelayakan media sebesar 90.27% dan kelayakan materi sebesar 98.80% dengan kategori sangat layak. Kemudian tingkat kepraktisan dapat dilihat dari respon guru dan peserta didik, untuk respon guru sebesar 89% dengan kategori sangat baik, dan respon peserta didik sebesar 89.13% dengan kategori sangat baik. Adapun hasil uji n-gain, mendapat skor n-gain 0.93 dan persentase n-gain sebesar 92.71% dengan kategori efektif. Dengan ini bahwa e-modul fisika yang dikembangkan dinyatakan efektif untuk digunakan pada pembelajaran fisika.Kata Kunci: e-modul, android, pengembangan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN SOFTWARE TRACKERUNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK KELAS X DI MAN 1 MEDAN Anggrainy, Nurintan; Ramadhani, Irham; Simanjuntak, Yanthy Leonita Perdana
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 12 No. 2 (2024): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v12i2.60238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker yang layak digunakan. (2) Mengetahui keefektifan LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker. (3) Mengetahui respon guru dan peserta didik MAN 1 Medan terhadap LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan memodifikasi 4D. Sampel penelitian berjumlah 36 peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah angket kelayakan materi LKPD, desain LKPD, kelayakan LKPD berbasis discovery learning, penilaian guru serta peserta didik LKPD yang dikembangkan. Teknik analisis data penelitian ini adalah deskriptif. Hasil validasi diperoleh pengembangan LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker materi gerak lurus berubah beraturan tingkat kelayakan materi LKPD memperoleh persentase 89%, kelayakan desain LKPD 92% dan kelayakan LKPD berbasis discovery learning 94%. Persentase tersebut memenuhi kriteria kelayakan BSNP dalam kriteria sangat layak. Penilaian peserta didik pada sampel kecil dan besar memperoleh persentase 89,3% dan 92,7% dengan kriteria sangat layak, respon guru bidang studi pada LKPD memperoleh persentase 94% dengan kriteria sangat layak.Kata Kunci: LKPD, discovery learning, gerak lurus berubah beraturan
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT AND DIVISION Siregar, Erlin Katie Melani; Siregar, Alkhafi Maas
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 12 No. 2 (2024): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v12i2.60239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi hubungan antara motivasi belajar dan kemampuan literasi sains siswa melalui pembelajaran kooperatif tipe student team achievement and division (STAD). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-postest control group. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan angket motivasi belajar dan tes kemampuan literasi sains berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 soal. Hasil penelitian yang didapatkan terdapat hubungan signifikan antara motivasi belajar dan kemampuan literasi sains. Hasil penelitian pembelajaran kooperatif tipe STAD menunjukkan hubungan signifikan antara motivasi belajar dan kemampuan literasi sains.Kata Kunci: STAD, Motivasi Belajar, Kemampuan Literasi sains
KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MATERI GERAK LINIER Cahyaningrum, Wuri; Bunawan, Wawan
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 12 No. 2 (2024): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v12i2.60240

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X di salah satu SMAN di Kota Medan pada materi gerak lurus berdasarkan indikator Facione. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas X MIPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis siswa pada indikator penjelasan sebesar 84,3% (sangat kritis), evaluasi sebesar 82,2% (sangat kritis), pengaturan diri sebesar 71,7% (kritis), interpretasi sebesar 68,3% (cukup kritis), analisis sebesar 58,8% (kurang kritis) dan penyimpulan sebesar 58,3% (kurang kritis). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas X di salah satu SMAN di Kota Medan pada materi gerak lurus adalah cukup (70,6%). Keterampilan berpikir kritis siswa masih kurang atau rendah disebabkan oleh beberapa faktor utama, siswa belum terbiasa dilatih soal-soal keterampilan berpikir kritis, kurang teliti dan siswa masih mengalami kesulitan dalam menganalisis dan memberikan gagasan.Kata kunci: analisis, keterampilan berpikir kritis, gerak linier
PENGEMBANGAN E-MODUL FISIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI GELOMBANG BUNYI KELAS XI SMA Lhutfiyah Syahfitri; Muhammad Kadri
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 14 No. 1 (2026): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/be27w660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul fisika berbasis discovery learning pada materi gelombang bunyi yang layak, praktis dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Subjek dalam penelitian ini adalah 24 siswa kelas XI IPA SMA Swasta Pembangunan Galang. Hasil validasi ahli materi memperoleh rata-rata 89,25% dengan kategori sangat layak, dan hasil validasi ahli media memperoleh rata-rata 95.67% dengan kategori sangat layak. Hasil uji kepraktisan guru fisika memperoleh rata-rata 97,4% dengan kategori sangat praktis dan Uji kepraktisan respon siswa memperoleh rata-rata 88,4% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan perhitungan N-gain, e-modul berbasis discovery learning memperoleh nilai n-gain sebesar 0,53 termasuk dalam kategori sedang untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini menunjukkan bahwa e-modul fisika berbasis discovery learning yang dikembangkan sangat layak, sangat praktis dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan PhET terhadap Hasil Belajar pada Materi Listrik Dinamis Beatrix Samosir; Purwanto Purwanto
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 14 No. 1 (2026): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/r8s5yq17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbantuan PhET terhadap hasil belajar fisika siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XII MIPA SMA Swasta Eria Medan. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling dan diberikan perlakuan berbeda. Kelas XII MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dengan model discovery learning berbantuan PhET dan kelas XII MIPA 2 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata pretest dan postest kelas eksperimen adalah 43 dan 80 sedangkan kelas kontrol adalah 40 dan 73. Berdasarkan hasil uji t diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh yang signifikan model discovery learning berbantuan PhET terhadap hasil belajar siswa pada materi listrik dinamis di kelas XII semester I SMA Swasta Eria Medan T.P 2024/2025.Kata Kunci: Discovery Learning, PhET, Listrik Dinamis, Hasil Belajar
Pengembangan E-Modul Berbasis Model Inkuiri Terbimbing pada Materi Fluida Dinamis di SMA Negeri 21 Medan putra william; Ratna Tanjung
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 14 No. 1 (2026): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bnzye882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul berbasis model inkuiri terbimbing pada materi fluida dinamis yang valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran fisika di SMA Negeri 21 Medan. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa dan guru terhadap media pembelajaran yang dapat mendukung pembelajaran mandiri. Tahap perancangan dan pengembangan menghasilkan produk E-Modul yang divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Hasil validasi oleh ahli materi memperoleh rata-rata persentase sebesar 94,25% dengan kategori sangat valid, sedangkan hasil validasi oleh ahli media memperoleh rata-rata 79,4% dengan kategori valid.Selanjutnya, uji kepraktisan dilakukan melalui uji kelompok kecil (small group trial) dan uji kelompok besar (field trial). Hasil uji kepraktisan kelompok kecil memperoleh rata-rata 93,25%, dan kelompok besar memperoleh 93,78%, keduanya termasuk dalam kategori sangat praktis. Selain itu, hasil uji kepraktisan guru memperoleh rata-rata 91,15%, juga dengan kategori sangat praktis.Uji efektivitas dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata pretest sebesar 41 meningkat menjadi 88 pada posttest, dengan perolehan N-Gain sebesar 0,79 yang termasuk kategori tinggi.Dengan demikian, E-Modul berbasis model inkuiri terbimbing pada materi fluida dinamis yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif, sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika dan dapat menjadi alternatif bahan ajar yang mendukung peningkatan pemahaman konsep serta kemandirian belajar siswa. Kata Kunci: E-Modul, Model Inkuiri Terbimbing, ADDIE, Fluida Dinamis, Hasil Belajar.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI ALAT-ALAT OPTIK UNTUK KELAS XI DI SMA NEGERI 7 MEDAN Fitri Handayani; Deo Demonta Panggabean
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 14 No. 1 (2026): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmpxke96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisan modul berbasis inkuiri terbimbing pada materi alat-alat optik di kelas XI semester II SMA Negeri 7 Medan. Penelitian ini menggunakan jenis Research & Development (R&D) menggunakan 4D Models, dengan sampel penelitian 1 kelas yaitu kelas XI MIPA 2. Berdasarkan hasil penelitian, modul fisika dinyatakan valid menurut ahli materi sebesar 98,48%, ahli media 85,10%, penilaian guru fisika sebesar 99,48% dan penilaian ahli strategi pembelajaran sebesar 83,33% dengan masing-masing presentese tersebut termasuk dalam kategori sangat valid. Respon peserta didik pada uji coba dengan sampel 34 orang siswa sebesar 91,17% termasuk dalam kriteria sangat praktis. Sehingga berdasarkan hasil validasi, penilaian guru fisika dan respon peserta didik dapat disimpulkan modul fisika berbasis inkuiri terbimbing pada materi pokok alat-alat optik layak dan sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran di SMA. Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Inkuiri Terbimbing, Alat-alat Optik
PENGEMBANGAN E-MODUL FISIKA BERBASIS MASALAH PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS KELAS XI SMA Romasna Manullang; Khairul Amdani
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 14 No. 1 (2026): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/b84c5r68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul fisika berbasis masalah pada materi momentum dan impuls dan menganalisis kelayakan e-modul yang ditinjau dari tingkat kelayakan, kepraktisan dan keefektifan e-modul. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model ADDIE. Teknik pengumpulan data berupa angket kelayakan, respon siswa serta tes hasil belajar. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Subjek penelitian ini meliputi validator materi dan validator media serta siswa kelas XI 6 SMA Negeri 2 Sidikalang. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 88,18% oleh ahli materi dan 91, 25% oleh ahli media dengan kategori sangat layak, tingkat kepraktisan sebesar 87,20% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan tingkat keefektifan yang diperoleh dari hasil belajar siswa sebesar 83,33% yang menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan efektif. Berdasarkan hasil penelitian, e-modul yang dikembangkan dikategorikan layak, praktis dan efektif.  Kata Kunci: e-modul, pembelajaran berbasis masalah, momentum dan impuls

Filter by Year

2013 2026