cover
Contact Name
Trianom Suryandharu
Contact Email
lppm@machung.ac.id
Phone
+62341-550171
Journal Mail Official
lppm@machung.ac.id
Editorial Address
https://ocs.machung.ac.id/index.php/senam/editorialteam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Ma Chung
ISSN : -     EISSN : 28086813     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat merupakan prosiding yang menjadi media publikasi atas makalah atau paper yang diseminarkan pada seminar pengabdian yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Ma Chung. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarkat ber ISSN 2808-6813 terbit satu kali dalam setahun (bulan Oktober) dengan cakupan materi: Ilmu Eksakta untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Sosial untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Kependidikan untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Kesehatan untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Ekonomi untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Seni untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Agama & Filsafat untuk Pengabdian Kepada Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
KONSERVASI SUMBER AIR DAN EDUKASI LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA PANDANLANDUNG Elfrida BR. Silalahi; Sovita Choirul Nisa; Shabrina Syadiyah Sari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ABDIMAS ini adalah bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan Dosen dan juga mahasiswa yang bersama-sama berkontribusi dalam pengembangan lingkungan terkhusus di sumber air Kucur, Desa Pandalandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, dimana kegiatan ABDIMAS ini banyak sekali memiliki potensi; seperti hal nya pengelolaan sumber daya air yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, dalam lingkungan masyarakat setempat. Namun, kerap kali penggunaan sumber air tersebut belum diimbangi dengan upaya pelestarian yang optimal di sekitar sumber air, sehingga dapat mengakibatkan penurunan kualitas dan ketersediaan sumber air dan kuantitas dari air itu sendiri. Program kerja ABDIMAS ini difokuskan pada upaya masyarakat untuk melakukan konservasi sumber air dengan tujuan peningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber air yang ada dilingkungan setmpat. Adapun Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan seperti; observasi yaitu untuk identifikasi kondisi sumber air; perencanaan kegitan oleh TIM ABDIMAS dan koordinasi dengan pemerintahan desa setempat, serta melakukan evaluasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan area di sekitar sumber air, lingkungan desa, edukasi tentang konservasi sumber air kepada masyarakat setempat, melakukan penanaman tanaman di area resapan air, serta dokumentasi sumber air. Melalui program ini, diharapkan dapat menciptakan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian sumber air yang ada dilingkungan setempat guna nantinya bias berguna kegenerasi kedepan.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MELALUI TEKNOLOGI MESIN PIROLISIS SEBAGAI SUMBER BAHAN BAKAR ALTERNATIF Almer Rasyid; Arya Dewangga; Antonio Dwi Arizona; Anma Santyka; Antonius Dwi Saputro
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Dusun Ngingrim, Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, menjadi tantangan lingkungan yang memerlukan solusi inovatif dan berkelanjutan. Pengelolaan sampah yang masih terbatas pada pemilahan dan penimbunan menyebabkan penumpukan limbah serta potensi pencemaran lingkungan. Artikel ini bertujuan mengkaji implementasi teknologi mesin pirolisis sebagai alternatif pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar cair. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, perancangan dan pembuatan mesin pirolisis, uji coba produksi bahan bakar, serta sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat dan Karang Taruna. Proses pirolisis dilakukan melalui tahapan pemilahan plastik jenis Polypropylene (PP) dan Polyethylene (PE), pencucian, pengeringan, pencacahan, hingga pemanasan dalam reaktor tanpa oksigen pada suhu 200– 500°C. Hasil uji coba menunjukkan bahwa dari 1 kg sampah plastik dapat dihasilkan sekitar 500 ml bahan bakar cair yang mudah terbakar dan berpotensi sebagai energi alternatif. Selain keberhasilan teknis, program ini juga meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi. Dengan demikian, mesin pirolisis menjadi solusi strategis dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan energi berbasis sumber daya lokal. Teknologi pirolisis yang diterapkan dalam program ini terbukti mampu mengolah berbagai jenis plastik rumah tangga menjadi energi yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat setempat. Bahan bakar cair yang dihasilkan memiliki karakteristik yang serupa dengan minyak tanah dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak hingga bahan bakar mesin sederhana. Program ini juga menghasilkan carbon black sebagai produk sampingan yang berpotensi digunakan sebagai briket atau bahan campuran konstruksi. Keberlanjutan program didukung melalui pembentukan kelompok pengelola berbasis Karang Taruna yang terlatih secara teknis dan manajerial. Ke depan, replikasi model ini di desa-desa lain di Kecamatan Wagir maupun wilayah sekitarnya diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas, baik dari sisi pengurangan volume sampah plastik maupun peningkatan kemandirian energi masyarakat pedesaan.
OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI PENERAPAN SISTEM INFORMASI DESA (SID) BERBASIS WEBSITE DESA PARANGARGO Richo Pradana; Gilang Reza Pahlevi; Gerin Mayrantika Tengor; Yogi Maulana Aji Dewa Brata
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah desa untuk mengoptimalkan pelayanan publik berbasis digital. Namun, di Desa Parangargo masih ditemukan permasalahan berupa pengelolaan administrasi yang bersifat manual, keterbatasan akses informasi publik, serta rendahnya literasi digital aparatur desa. Kondisi ini menyebabkan pelayanan publik belum berjalan secara efektif, transparan, dan terintegrasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan penerapan Sistem Informasi Desa (SID) berbasis website yang terintegrasi. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu persiapan dan riset; desain dan pengembangan, pelatihan dan peluncuran; serta pendampingan dan keberlanjutan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Desa (SID) menghasilkan website desa yang fungsional dengan sembilan halaman utama, yakni halaman (1) beranda dengan banner slider dan widget berita; (2) profil dan struktur organisasi desa; (3) layanan publik dengan fitur pengajuan surat secara online; (4) berita dan pengumuman; (5) halaman transparansi untuk publikasi APBDes dan laporan keuangan; (6) katalog UMKM lokal; (7) galeri kegiatan; (8) fitur aspirasi masyarakat; serta (9) panel admin untuk pengelolaan konten. Website juga telah dilengkapi dengan integrasi Google Maps, tampilan responsif yang ramah perangkat seluler, sertifikat SSL untuk keamanan, serta optimasi SEO guna meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas. Selain itu, terjadi peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola platform digital. Simpulan menunjukkan bahwa penerapan SID berbasis website sangat optimal dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, transparansi informasi, dan tata kelola desa berbasis digital.
INOVASI OLAHAN JERUK DAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK PENINGKATAN NILAI EKONOMI MASYARAKAT DUSUN GENDERAN, DESA SUKODADI Lutfia Aziza; Lintang Ayu Nuraini; Leza Fetricia Parnata; Marcelino Jorgi; Dwi Dian Wigati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dusun Genderan, Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir memiliki potensi produksi jeruk yang melimpah, namun masih menghadapi permasalahan fluktuasi harga dan rendahnya daya serap pasar saat panen raya, sehingga sebagian hasil panen tidak terjual dan pendapatan masyarakat menurun. Di samping itu, masyarakat juga masih awam terkait inovasi olahan jeruk yang lebih menjual. Program ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi komoditas jeruk melalui inovasi produk olahan berupa jelly dan selai, disertai penguatan pengetahuan aspek pengemasan dan strategi pemasaran. Metode yang digunakan meliputi tahap survei, perencanaan, pelaksanaan demonstrasi pengolahan, dan evaluasi dengan pendekatan praktik langsung kepada ibu-ibu PKK dan remaja karang taruna. Selain pelatihan teknis produksi, peserta juga diberikan edukasi mengenai higienitas, pengemasan, penentuan harga, serta promosi secara daring dan luring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah jeruk menjadi produk bernilai tambah serta meningkatnya pemahaman tentang pentingnya branding dan pemasaran sebagai strategi peningkatan daya saing. Kegiatan ini terbukti memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan pendapatan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan kreativitas warga terhadap potensi yang dimiliki desanya dibandingkan dengan hanya menjual buah segar hasil pertanian jeruk saja. Inovasi ini berpotensi mengurangi kerugian saat panen raya, memperpanjang daya simpan produk, serta membuka peluang usaha rumahan berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.
REAKTIVASI BUDIDAYA IKAN NILA BERBASIS SEKOLAH DESA SEBAGAI INOVASI PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA Dias Dwitama Anandika; Dheka Adelia Reninda; Destine Gloria Putri; Dimas Adinata; De Fercelly Selvansius; Andrijani Sumarahinsih
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan nila merupakan salah satu sector yang berpotensi meningkatkan ekonomi rumah tangga masyarakat desa. Namun, di desa sasaran, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan teknis, minimnya akses informasi, serta kurangnya pendampingan yang terorganisir. Kondisi ini menyebabkan rencana pengembangan budidaya ikan nila yang telah direncanakan belum dapat direalisasikan secara maksimal. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan budidaya ikan nila melalui pembentukan Sekolah Desa Nila sebagai pusat pembelajaran, pendampingan, dan pertukaran pengetahuan bagi masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap dan sistematis melalui beberapa kegiatan, yaitu identifikasi potensi dan permasalahan desa, sosialisasi program kepada masyarakat, pelatihan teknis budidaya ikan nila, pendampingan praktik budidaya, dan penyelengaraan Sekolah Desa Nila sebagai sarana peningkatan kapasitas masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi lapangan. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan perubahan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa reaktivasi budidaya ikan nila yang didukung oleh Sekolah Desa Nila berfungsi sebagai ruang pembelajaran berkelanjutan yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan usaha perikanan. Kegiatan ini juga membuka peluang peningkatan pendapatan dan keberlanjutan usaha berbasisi potensi lokal. Temuan pelaksanaan kegiatan ini integrasi antara Sekolah Desa Nila dan reaktivasi budidaya ikan nila terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian ekonomi masyarakat desa.
IMPLEMENTASI ECOBRICK-BOOKSHELF DALAM PENGUATAN POJOK BACA DAN EDUKASI LINGKUNGAN DI SDN 3 MENDALANWANGI Pramitha Putri Windianti; Presti Melisa Putri; Ponsiana Silviani Febri; Cahya Nova Kurniawan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan limbah sampah plastik sekaligus memperkuat fasilitas literasi sekolah melalui pemanfaatan ecobrick-bookshelf di SDN 3 Mendalanwangi yang berada di Wagir, Kabupaten Malang. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah masih rendahnya pengelolaan sampah plastik di lingkungan sekitar sekolah serta keterbatasan sarana pojok baca yang mendukung kegiatan literasi siswa. Kegiatan ini menggunakan pendekatan action research yang meliputi tahapan perencanaan (plan), pelaksanaan tindakan (act), observasi (observe), dan refleksi (reflect). Pada tahap perencanaan, dilakukan pemetaan permasalahan sampah plastik serta perancangan desain furnitur berbasis ecobrick yang akan digunakan sebagai rak buku. Tahap implementasi meliputi pemilahan sampah plastik, pencacahan material, pemadatan plastik ke dalam botol sebagai ecobrick, serta perakitan rak buku, meja, dan kursi dengan memanfaatkan kombinasi botol ecobrick dan papan kayu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa limbah plastik yang sebelumnya tidak termanfaatkan dapat diolah menjadi furnitur yang fungsional dan estetis untuk mendukung pengembangan pojok baca di sekolah. Selain meningkatkan ketersediaan sarana literasi, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui praktik daur ulang sederhana. Dengan demikian, pemanfaatan ecobrick tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah plastik, tetapi juga menjadi media pembelajaran lingkungan yang mendorong terbentuknya kesadaran ekologis sejak dini di lingkungan sekolah.
PEMANFAATAN LIMBAH IKAN LELE MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR MELALUI SISTEM AQUAPONIK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN PETUNGSEWU Danang Sumajid; Berliana Putri Widiaty; Cessy Alexandria; Rahman Arifuddin
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, difokuskan pada revitalisasi budidaya ikan lele sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh belum adanya pengelolaan budidaya ikan lele secara optimal dan masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan potensi lingkungan sekitar. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pendampingan kepada masyarakat mengenai teknik budidaya ikan lele yang sederhana, produktif, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan perangkat desa dan warga sekitar, dokumentasi, serta pendampingan langsung dalam proses pembangunan dan pengelolaan kolam ikan lele. Strategi revitalisasi dilakukan melalui pembuatan kolam ikan lele, penataan lokasi budidaya, penyebaran bibit ikan lele, serta pemberian arahan mengenai pemeliharaan, pemberian pakan, dan perawatan kualitas air. Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat secara aktif agar mereka memiliki rasa tanggung jawab terhadap keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budidaya ikan lele sebagai sumber pangan alternatif. Selain itu, masyarakat memperoleh keterampilan baru dalam memelihara bibit ikan lele dan mengelola kolam secara mandiri. Program ini juga mendorong terbentuknya partisipasi kolektif dalam menjaga dan mengembangkan budidaya ikan lele di RT 9 Desa Petungsewu. Revitalisasi budidaya ikan lele ini tidak hanya mengembangkan kreativitas dan kinerja mahasiswa dalam kegiatan pengabdian, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat agar terus berkembang secara produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
OPTIMALISASI GREENHOUSE MELALUI PENYEDIAAN SISTEM HIDROPONIK DAN PENYIRAMAN OTOMATIS DALAM PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI Anandhayu Mahatma Ratri; Dinda Iga Mawarni; Salma Khoirun Nisa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan di wilayah peri-urban seperti Dusun Sariasri, Desa Sitirejo, Kabupaten Malang menghadapi tantangan serius akibat alih fungsi lahan dan rendahnya adopsi teknologi pertanian modern. Kelompok Tani Sri Rejeki 1 memiliki greenhouse seluas 20 m² hasil program hibah, namun pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan kapasitas teknis dan manajerial petani. Greenhouse hanya berisi 50 polybag tanaman kangkung dengan sistem konvensional, sistem penyiraman manual, dan produktivitas hanya 30 kg/bulan sehingga belum mampu memenuhi permintaan pasar. Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan greenhouse melalui penerapan sistem hidroponik metode Deep Flow Technique (DFT) dan sistem irigasi otomatis berbasis Real Time Clock (RTC). Metode pelaksanaan menggunakan kombinasi pendidikan masyarakat, pelatihan, difusi ipteks, dan pendampingan intensif selama 30 hari. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan produktivitas signifikan menjadi 40 kg/bulan kangkung dan 32 kg/bulan selada air, serta pengembangan 200 bibit cabai, 50 bibit terong, dan 30 bibit tomat. Efisiensi penggunaan air meningkat 35-40% dan pengurangan biaya tenaga kerja 40-60%. Pendapatan kotor kelompok tani meningkat menjadi Rp1.940.000 per siklus panen. Simpulan dari program ini adalah optimalisasi greenhouse melalui integrasi teknologi hidroponik DFT dan irigasi otomatis RTC terbukti efektif meningkatkan produktivitas, efisiensi sumber daya, kapasitas kelompok tani, serta ketahanan pangan lokal secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN UMKM PETERNAK SAPI PERAH MELALUI INOVASI PRODUK DAN PROMOSI DIGITAL DI DESA KOTES Adam Jati Laksono; Dinda Iga Mawarni; Sufiyanto Sufiyanto; Djoko Andrijono
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM peternak sapi perah di Desa Kotes memiliki potensi ekonomi melalui produksi susu. Pemanfaatan hasil ternak sapi masih terbatas pada penjualan susu mentah dengan nilai ekonomi yang masih rendah dan memiliki ketergantungan pada pengepul. Permasalahan utama yang dihadapi oleh UMKM peternak sapi di Desa Kotes meliputi keterbatasan kemampuan dalam pengolahan produk hasil susu, belum adanya identitas merek produk, serta belum optimalnya sistem pemasaran digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM peternak sapi melalui inovasi produk susu pasteurisasi dan implementasi sistem promosi digital guna meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing usaha produk olahan susu. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, pelatihan pengolahan susu pasteurisasi, pendampingan branding dan pengemasan, serta penerapan sistem pemasaran digital melalui media sosial dan WhatsApp Business. Hasil kegiatan pendampingan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa satu liter susu yang sebelumnya dijual Rp. 12.000 dapat diolah menjadi empat cup produk bernilai   Rp. 48.000 dengan potensi keuntungan bersih Rp. 18.000 per liter. Mitra UMKM peternak sapi di Desa Kotes juga berhasil membangun identitas merek sederhana pada produk olahan susu yang dihasilkan dan mulai memanfaatkan kanal digital untuk promosi serta sistem pre-order penjualan produk tersebut. Program pendampingan ini menunjukkan bahwa inovasi produk dan digitalisasi system pemasaran mampu meningkatkan nilai tambah dan membangun fondasi sistem usaha yang lebih berkelanjutan.
PENGEMBANGAN TEMPAT PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU (TPST) 3R DI DESA PANDANLANDUNG KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG Ucok Hariadi Fathula; Umbu Damu Lodu Worubay; Theresia Melati Cahyaningtyas; Bertha Resivia Intan Gayatri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan volume sampah rumah tangga di Desa Pandalandung, Kabupaten Malang, telah menimbulkan permasalahan lingkungan yang signifikan akibat minimnya sistem pengelolaan terintegrasi dan pemilahan sampah yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R) sebagai solusi pengelolaan sampah berkelanjutan di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif analitis dengan observasi lapangan, wawancara, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TPST 3R mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah, serta menghasilkan nilai tambah ekonomi melalui pengolahan sampah organik menjadi kompos dan pupuk cair. Pengembangan TPST 3R Desa Pandanlandung mentransformasi sistem sampah konvensional menjadi berbasis sumber secara mandiri dan professional. Melalui teknologi tepat guna yang harganya terjangkau dan mudah direplikasi, sampah organic rumah tangga dapat diolah menjadi kompos padat dan cair yang berkualitas.Keterlibatan aktif masyarakat serta peran BUMDes dalam pengembangan TPST menjadi faktor kunci keberhasilan program ini sebagai model pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di desa-desa. Inisiatif ini tidak hanya memitigasi kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemandirian pupuk organic dan lingkungan yang lebih sehat. Temuan ini dapat menjadi acuan untuk replikasi di wilayah lain dengan permasalahan sampah serupa.