cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Buletin Peternakan
ISSN : 01264400     EISSN : 2407876X     DOI : https://doi.org/10.21059/buletinpeternak
Core Subject : Health, Education,
Bulletin of Animal Science is published every four months. The Annual subscription rate is Rp. 150.000,-/year. Bulletin receives original papers in animal science and technology which are not published at any other journals.
Arjuna Subject : -
Articles 1,046 Documents
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN STRATEGI PENGENDALIAN WABAH FLU BURUNG DI PROPINSI D.I. YOGYAKARTA, INDONESIA R. Ahmad Romadhoni; F. Trisakti Haryadi
Buletin Peternakan Vol 35, No 3 (2011): Buletin Peternakan Vol. 35 (3) Oktober 2011
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v35i3.1093

Abstract

Wabah flu burung (AI) merebak di Indonesia mulai tahun 2004. Departemen Pertanian telah menerbitkan kebijakan mengenai program pengendalian AI. Program tersebut adalah sembilan (9) langkah pengendalian AI, program ini terdiri dari 9 langkah untuk melindungi peternak dari bahaya wabah AI. Tahun 2007, AI masih terjadi dan peternak mengalami kerugian hingga 33 milyar pada bulan Januari hingga April. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui implementasi kebijakan strategi pencegahan flu burung dan efektivitas kebijakan dalam rangka mencegah penyebaran flu burung di tingkat peternak. Penelitian dilakukan menggunakan survei pada responden sampel yang diambil secara purposif. Berdasarkan pada analysis maka dapat disimpulkan bahwa: pertama, pelaksanaan kebijakan pengendalian AI ini perlu adanya pembenahan dari pihak-pihak yang terkait. Kedua, program pengendalian ini tidak efektif karena implementasinya hanya mencapai 45,22% dari seluruh langkah yang telah ditetapkan.(Kata kunci: Flu burung, Pelaksanaan kebijakan, Efektivitas)
ANALISIS PERMINTAAN DAN PREDIKSI KONSUMSI SERTA PRODUKSI DAGING BROILER DI KOTA KENDARI PROPINSI SULAWESI TENGGARA Hairil Adzulyatno Hadini; Sudi Nurtini; Endang Sulastri
Buletin Peternakan Vol 35, No 3 (2011): Buletin Peternakan Vol. 35 (3) Oktober 2011
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v35i3.1094

Abstract

Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging broiler di Kota Kendari, mengetahui respon (elastisitas) jumlah penduduk, pendapatan, harga daging broiler, daging sapi, daging ayamburas, telur, ikan bandeng, minyak goreng, beras dan kejadian flu burung terhadap perubahan permintaan daging broiler, dan memprediksi kebutuhan daging broiler di Kota Kendari. Penentuan lokasi dilakukan secara sengajaberdasarkan populasi terbesar. Metode penelitian adalah deskriptif analisis menggunakan data sekunder (time series) tahun1994-2008 meliputi jumlah penduduk, pendapatan, harga daging broiler, daging sapi, daging ayam buras, telur, ikan bandeng, minyak goreng dan beras. Estimasi fungsi permintaan menggunakan analisis Regresi Linier Berganda dalam logaritma. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel independen memberikan pengaruh signifikan (P<0,01) terhadap variabel dependen dengan nilai R2 sebesar 0,9804. Secara parsial jumlah penduduk, pendapatan, harga daging broiler, harga daging sapi, harga telur, harga ikan bandeng, harga minyak goreng dan harga beras, masing-masing berpengaruh terhadap permintaan daging broiler. Prediksi konsumsi daging broiler tahun 2015 mencapai 428.463 kg. Peningkatan jumlah penduduk, pendapatan perkapita, harga daging sapi dan ikanbandeng dapat menyebabkan meningkatnya permintaan daging broiler. Peningkatan harga daging broiler, minyak goreng dan beras dapat menurunkan permintaan daging broiler. Elastisitas pendapatan terhadap permintaan dagingbroiler masyarakat Kota Kendari bernilai positif dan kurang dari satu, menunjukkan bahwa daging broiler termasuk barang superior yang merupakan barang kebutuhan pokok. Elastisitas harga daging broiler sendiri bersifat inelastis yang menunjukkan daging broiler merupakan barang kebutuhan pokok. Daging broiler merupakan barang substitusi bagi daging sapi dan ikan bandeng, sedangkan minyak goreng dan beras termasuk barang komplementer. Perkembangan konsumsi daging broiler cenderung mengalami peningkatan, seiring dengan bertambahnya waktu dan jumlah penduduk.(Kata kunci: Permintaan, Daging broiler, Elastisitas)
EVALUASI PROGRAM PENGEMBANGAN SAPI POTONG GADUHAN MELALUI KELOMPOK LEMBAGA MANDIRI YANG MENGAKAR DI MASYARAKAT DI KABUPATEN MANOKWARI PAPUA BARAT Lukas Yowel Sonbait; Krishna Agung Santosa; Panjono (Panjono)
Buletin Peternakan Vol 35, No 3 (2011): Buletin Peternakan Vol. 35 (3) Oktober 2011
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v35i3.1095

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi program pengembangan sapi potong gaduhan melalui kelompok Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3), yang merupakan sebuah lembaga mandiri berbasis masyarakat di Manokwari, Papua Barat, ditinjau dari pendapatan peternak dari usaha sapi potong, penyerapan tenaga kerja dan kenaikan populasi sapi potong. Survei dilakukan terhadap seluruh peserta program gaduhan sebanyak 55 peternak yang berlangsung sejak bulan Agustus sampai Oktober 2010. Net present value (NPV), benefit cost ratio (BCR) dan internal rate return (IRR) dihitung dari kondisi sebelum dan setelah mengikuti program. Nilai NPV meningkat sebesar 64,40% dari Rp. 18.251.432,00 menjadi Rp. 28.338.774,00. Nilai BCR dan IRR berturut-turut adalah 21,35 dan 50%. Rerata pendapatan diperoleh sebesar Rp. 5.212.500,00 per tahun. Kenaikan populasi sapi potong secara alami adalah sebesar 27,05% per tahun. Program gaduhan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja sebesar 12,27%. Analisis regresi menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap waktu pengembalian oleh peternak adalah angka mortalitas (P<0,01), pengalaman beternak (P<0,05) dan calving interval (P<0,01). Kesimpulan yang diperoleh adalah program sapi potong gaduhan memberikan manfaat dalam hal peningkatan populasi, penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan terhadap peternak di Manokwari, Papua Barat.(Kata kunci: Program gaduhan sapi potong, Evaluasi program)
Penggunaan Complete Feed Berbasis Jerami Padi Fermentasi Pada Sapi Australian Commercial Cross Terhadap Konsumsi Nutrien dan Pertambahan Bobot Badan Harian Ali Agus; Bambang Suwignyo; Ristanto Utomo
Buletin Peternakan Vol 29, No 1 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (1) Februari 2005
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v29i1.1147

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Pengaruh Suhu Lingkungan dan Ketersediaan Air Minum Terhadap Kecernaan Pakan, Produksi Nitrogen Mikroba Rumen dan Kondisi Rumen pada Domba C. J. Thwaites; J. V. Nolan
Buletin Peternakan Vol 29, No 1 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (1) Februari 2005
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v29i1.1157

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini
Evaluasi Energi Metabolis, Kecernaan Protein, Zat Tepung, dan Sepuluh Bijian Legum pada Ayam Pedaging K. G. Wiryawan; J. G. Dingle
Buletin Peternakan Vol 29, No 1 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (1) Februari 2005
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v29i1.1158

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini
Studi Kelayakan Ekonomi dan Produksi Pemanfaatan Pakan Pengisi dan Phenomena Compensatory Growth pada Peternakan Ayam Pedaging F. Trisakti Haryadi; Wihandoyo (Wihandoyo)
Buletin Peternakan Vol 29, No 1 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (1) Februari 2005
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v29i1.1159

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini
Pengawetan Daging Segar dengan Ekstrak Metabolik Bakteri Asam Laktat dari Buah Tomat Suwedo Hadiwiyoto; Endang Sutriswati Rahayu; Irawan Yudha Bawono
Buletin Peternakan Vol 29, No 1 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (1) Februari 2005
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v29i1.1160

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini
Penggunaan Ekstrak Pankreas Sapi, Bromelin, Papain pada Suhu dan pH Optimum sebagai Agensia Bating dalam Proses Penyamakan Kulit Samiadi (Samiadi); Bulkaini (Bulkaini)
Buletin Peternakan Vol 29, No 1 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (1) Februari 2005
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v29i1.1161

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini
Longivitas dan Recovery Rate Pasca Thawing Semen Beku Sapi Fresian Holstein Menggunakan Bahan Pengencer yang Berbeda Arifiantini I.; T. L. Yusuf; Graha N.
Buletin Peternakan Vol 29, No 2 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (2) Mei 2005
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v29i2.1163

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini

Page 49 of 105 | Total Record : 1046


Filter by Year

1987 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 49, No 4 (2025): BULETIN PETERNAKAN VOL. 49 (4) November 2025 Vol 49, No 3 (2025): BULETIN PETERNAKAN VOL. 49 (3) August 2025 Vol 49, No 2 (2025): BULETIN PETERNAKAN VOL. 49 (2) MAY 2025 Vol 49, No 1 (2025): BULETIN PETERNAKAN VOL. 49 (1) FEBRUARY 2025 Vol 48, No 4 (2024): BULETIN PETERNAKAN VOL. 48 (4) NOVEMBER 2024 Vol 48, No 3 (2024): BULETIN PETERNAKAN VOL. 48 (3) AUGUST 2024 Vol 48, No 2 (2024): BULETIN PETERNAKAN VOL. 48 (2) MAY 2024 Vol 48, No 1 (2024): BULETIN PETERNAKAN VOL. 48 (1) FEBRUARY 2024 Vol 47, No 4 (2023): BULETIN PETERNAKAN VOL. 47 (4) NOVEMBER 2023 Vol 47, No 3 (2023): BULETIN PETERNAKAN VOL. 47 (3) AUGUST 2023 Vol 47, No 2 (2023): BULETIN PETERNAKAN VOL. 47 (2) MAY 2023 Vol 47, No 1 (2023): BULETIN PETERNAKAN VOL. 47 (1) FEBRUARY 2023 Vol 46, No 4 (2022): BULETIN PETERNAKAN VOL. 46 (4) NOVEMBER 2022 Vol 46, No 3 (2022): BULETIN PETERNAKAN VOL. 46 (3) AUGUST 2022 Vol 46, No 2 (2022): BULETIN PETERNAKAN VOL. 46 (2) MAY 2022 Vol 46, No 1 (2022): BULETIN PETERNAKAN VOL. 46 (1) FEBRUARY 2022 Vol 45, No 4 (2021): BULETIN PETERNAKAN VOL. 45 (4) NOVEMBER 2021 Vol 45, No 3 (2021): BULETIN PETERNAKAN VOL. 45 (3) AUGUST 2021 Vol 45, No 2 (2021): BULETIN PETERNAKAN VOL. 45 (2) MAY 2021 Vol 45, No 1 (2021): BULETIN PETERNAKAN VOL. 45 (1) FEBRUARY 2021 Vol 44, No 4 (2020): BULETIN PETERNAKAN VOL. 44 (4) NOVEMBER 2020 Vol 44, No 3 (2020): BULETIN PETERNAKAN VOL. 44 (3) AUGUST 2020 Vol 44, No 2 (2020): BULETIN PETERNAKAN VOL. 44 (2) MAY 2020 Vol 44, No 1 (2020): BULETIN PETERNAKAN VOL. 44 (1) FEBRUARY 2020 Vol 43, No 4 (2019): BULETIN PETERNAKAN VOL. 43 (4) NOVEMBER 2019 Vol 43, No 3 (2019): BULETIN PETERNAKAN VOL. 43 (3) AUGUST 2019 Vol 43, No 2 (2019): BULETIN PETERNAKAN VOL. 43 (2) MAY 2019 Vol 43, No 1 (2019): BULETIN PETERNAKAN VOL. 43 (1) FEBRUARY 2019 Vol 42, No 4 (2018): BULETIN PETERNAKAN VOL. 42 (4) NOVEMBER 2018 Vol 42, No 3 (2018): BULETIN PETERNAKAN VOL. 42 (3) AUGUST 2018 Vol 42, No 2 (2018): BULETIN PETERNAKAN VOL. 42 (2) MAY 2018 Vol 42, No 1 (2018): BULETIN PETERNAKAN VOL. 42 (1) FEBRUARY 2018 Vol 41, No 4 (2017): BULETIN PETERNAKAN VOL. 41 (4) NOVEMBER 2017 Vol 41, No 3 (2017): BULETIN PETERNAKAN VOL. 41 (3) AGUSTUS 2017 Vol 41, No 2 (2017): BULETIN PETERNAKAN VOL. 41 (2) MEI 2017 Vol 41, No 1 (2017): BULETIN PETERNAKAN VOL. 41 (1) FEBRUARI 2017 Vol 40, No 3 (2016): BULETIN PETERNAKAN VOL. 40 (3) OKTOBER 2016 Vol 40, No 2 (2016): BULETIN PETERNAKAN VOL. 40 (2) JUNI 2016 Vol 40, No 1 (2016): BULETIN PETERNAKAN VOL. 40 (1) FEBRUARI 2016 Vol 39, No 3 (2015): BULETIN PETERNAKAN VOL. 39 (3) OKTOBER 2015 Vol 39, No 2 (2015): BULETIN PETERNAKAN VOL. 39 (2) JUNI 2015 Vol 39, No 1 (2015): BULETIN PETERNAKAN VOL. 39 (1) FEBRUARI 2015 Vol 38, No 3 (2014): BULETIN PETERNAKAN VOL. 38 (3) OKTOBER 2014 Vol 38, No 2 (2014): BULETIN PETERNAKAN VOL. 38 (2) JUNI 2014 Vol 38, No 1 (2014): BULETIN PETERNAKAN VOL. 38 (1) FEBRUARI 2014 Vol 37, No 3 (2013): BULETIN PETERNAKAN VOL. 37 (3) OKTOBER 2013 Vol 37, No 2 (2013): BULETIN PETERNAKAN VOL. 37 (2) JUNI 2013 Vol 37, No 1 (2013): Buletin Peternakan Vol. 37 (1) Februari 2013 Vol 36, No 3 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (3) Oktober 2012 Vol 36, No 2 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (2) Juni 2012 Vol 36, No 1 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (1) Februari 2012 Vol 35, No 3 (2011): Buletin Peternakan Vol. 35 (3) Oktober 2011 Vol 35, No 2 (2011): Buletin Peternakan Vol. 35 (2) Juni 2011 Vol 35, No 1 (2011): Buletin Peternakan Vol. 35 (1) Februari 2011 Vol 34, No 3 (2010): Buletin Peternakan Vol. 34 (3) Oktober 2010 Vol 34, No 2 (2010): Buletin Peternakan Vol. 34 (2) Juni 2010 Vol 34, No 1 (2010): Buletin Peternakan Vol. 34 (1) Februari 2010 Vol 33, No 3 (2009): Buletin Peternakan Vol. 33 (3) Oktober 2009 Vol 33, No 2 (2009): Buletin Peternakan Vol. 33 (2) Juni 2009 Vol 33, No 1 (2009): Buletin Peternakan Vol. 33 (1) Februari 2009 Vol 32, No 3 (2008): Buletin Peternakan Vol. 32 (3) Oktober 2008 Vol 32, No 2 (2008): Buletin Peternakan Vol. 32 (2) Juni 2008 Vol 32, No 1 (2008): Buletin Peternakan Vol. 32 (1) Februari 2008 Vol 31, No 4 (2007): Buletin Peternakan Vol. 31 (4) November 2007 Vol 31, No 3 (2007): Buletin Peternakan Vol. 31 (3) Agustus 2007 Vol 31, No 2 (2007): Buletin Peternakan Vol. 31 (2) Mei 2007 Vol 31, No 1 (2007): Buletin Peternakan Vol. 31 (1) Februari 2007 Vol 30, No 4 (2006): Buletin Peternakan Vol. 30 (4) November 2006 Vol 30, No 3 (2006): Buletin Peternakan Vol. 30 (3) Agustus 2006 Vol 30, No 2 (2006): Buletin Peternakan Vol. 30 (2) Mei 2006 Vol 30, No 1 (2006): Buletin Peternakan Vol. 30 (1) Februari 2006 Vol 29, No 4 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (4) November 2005 Vol 29, No 3 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (3) Agustus 2005 Vol 29, No 2 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (2) Mei 2005 Vol 29, No 1 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (1) Februari 2005 Vol 28, No 4 (2004): Buletin Peternakan Vol. 28 (4) November 2004 Vol 28, No 3 (2004): Buletin Peternakan Vol. 28 (3) Agustus 2004 Vol 28, No 2 (2004): Buletin Peternakan Vol. 28 (2) Mei 2004 Vol 28, No 1 (2004): Buletin Peternakan Vol. 28 (1) Februari 2004 Vol 27, No 4 (2003): Buletin Peternakan Vol. 27 (4) November 2003 Vol 27, No 3 (2003): Buletin Peternakan Vol. 27 (3) Agustus 2003 Vol 27, No 2 (2003): Buletin Peternakan Vol. 27 (2) Mei 2003 Vol 27, No 1 (2003): Buletin Peternakan Vol. 27 (1) Februari 2003 Vol 26, No 4 (2002): Buletin Peternakan Vol. 26 (4) November 2002 Vol 26, No 1 (2002): Buletin Peternakan Vol. 26 (1) Februari 2002 Vol 25, No 4 (2001): Buletin Peternakan Vol. 25 (4) November 2001 Vol 25, No 3 (2001): Buletin Peternakan Vol. 25 (3) Agustus 2001 Vol 25, No 2 (2001): Buletin Peternakan Vol. 25 (2) Mei 2001 Vol 25, No 1 (2001): Buletin Peternakan Vol. 25 (1) Februari 2001 Vol 24, No 4 (2000): Buletin Peternakan Vol. 24 (4) November 2000 Vol 24, No 3 (2000): Buletin Peternakan Vol. 24 (3) Agustus 2000 Vol 24, No 2 (2000): Buletin Peternakan Vol. 24 (2) Mei 2000 Vol 24, No 1 (2000): Buletin Peternakan Vol. 24 (1) Februari 2000 Vol 23, No 4 (1999): Buletin Peternakan Vol. 23 (4) November 1999 Vol 23, No 3 (1999): Buletin Peternakan Vol. 23 (3) Agustus 1999 Vol 23, No 2 (1999): Buletin Peternakan Vol. 23 (2) Mei 1999 Vol 23, No 1 (1999): Buletin Peternakan Vol. 23 (1) Februari 1999 Vol 22, No 4 (1998): Buletin Peternakan Vol. 22 (4) November 1998 Vol 21, No 3 (1997): Buletin Peternakan Vol. 21 (3) November 1997 Vol 21, No 1 (1997): Buletin Peternakan Vol. 21 (1) April 1997 Vol 20, No 2 (1996): Buletin Peternakan Vol. 20 (2) Desember 1996 Vol 20, No 1 (1996): Buletin Peternakan Vol. 20 (1) Juni 1996 Vol 19, No 2 (1995): Buletin Peternakan Vol. 19 (2) Desember 1995 Vol 19, No 1 (1995): Buletin Peternakan Vol. 19 (1) Juni 1995 1995: BULETIN PETERNAKAN SPECIAL EDITION 1995 Vol 18, No 4 (1994): Buletin Peternakan Vol. 18 (4) Desember 1994 Vol 17, No 1 (1993): Buletin Peternakan Vol. 17 (1) Juni 1993 Vol 16, No 1 (1992): Buletin Peternakan Vol. 16 (1) Desember 1992 Vol 15, No 2 (1991): Buletin Peternakan Vol. 15 (2) Desember 1991 Vol 15, No 1 (1991): Buletin Peternakan Vol. 15 (1) Juni 1991 Vol 14, No 2 (1990): Buletin Peternakan Vol. 14 (2) Desember 1990 Vol 14, No 1 (1990): Buletin Peternakan Vol. 14 (1) Juni 1990 Vol 13, No 1 (1989): Buletin Peternakan Vol. 13 (1) September 1989 Vol 11, No 2 (1987): Buletin Peternakan Vol. 11 (2) September 1987 Vol 11, No 1 (1987): Buletin Peternakan Vol. 11 (1) Maret 1987 More Issue