cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021)" : 15 Documents clear
Pengembangan Website Kelurahan Gebang Putih Sukolilo sebagai Penunjang Sarana Komunikasi Berbasis Teknologi Informasi Arif Djunaidy; Wiwik Anggraeni; Faizal Mahananto; Retno Aulia Vinarti
Sewagati Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.48 KB)

Abstract

E-Goverment atau situs pemerintahan saat ini mulai menjadi trend baru dan berkembang pesat di dunia pemerintahan. Hal ini dikarenakan situs pemerintahan (website) dapat berperan sebagai media informasi, media interaksi dengan masyarakat, menjadi tolak ukur bagaimana aktif atau tidaknya kegiatan pemerintahan, menjadi tempat masyarakat menyampaikan aspirasinya. Dengan website warga juga dapat informasi terpercaya karena website dikelola langsung dari kantor pemerintahannya. Kelurahan Gebang Putih sebagai kelurahan yang berbatasan langsung dengan ITS merupakan salah satu kelurahan yang menjadi percontohan dalam beberapa aspek. Meskipun kelurahan tersebut telah menjadi percontohan, akan tetapi penyebaran data-data serta informasi sebagian besar masih dilakukan dengan manual. Hal ini menjadi kurang efektif dan memakan banyak waktu. Kepala Kelurahan juga mengeluhkan bahwa tidak ada sarana yang memudahkan komunikasi yang efektif dengan warga sehingga banyak informasi yang berhenti tidak sampai ke tujuan, begitu juga dengan informasi yang ada di warga juga tidak bisa dnegan cepat sampai ke kelurahan. Untuk itu, artikel ini berfokus untuk pengembangan website kelurahan yang dapat digunakan sebagai sarana untuk memudahkan komunikasi dalam berbagai hal antara warga dengan pihak Kelurahan Gebang Putih. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi perangkat kelurahan dalam melayani masyarakat.
Pemanfaatan Karbon Aktif Tempurung Kelapa sebagai Media Filtrasi Air di Desa Sumberwudi Lamongan Linda Silvia; Darminto; Agus Purwanto; Fahmi Astuti; Mochamad Zainuri
Sewagati Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1292.992 KB)

Abstract

Ketersediaan air bersih di wilayah pedesaan dan pinggiran sungai sangat tergantung pada sumber air di alam seperti sumur air tanah dangkal. Namun, ketika musim kemarau, sumur air tanah dangkal menjadi payau dan membuat masyarakat Desa Sumberwudi Karanggeneng Lamongan beralih memanfaatkan aliran air dari Sungai Bengawan Solo. Pengolahan air sudah dilakukan menggunakan metode pengendapan sederhana, namun seringkali air yang dihasilkan masih jauh dari kata jernih dan bersih karena masih banyaknya endapan lumpur yang terbawa sehingga berwarna kecoklatan. Sehingga dalam program pengabdian masyarakat ini akan dibuat alih teknologi dengan memanfaatkan karbon aktif tempurung kelapa yang keberadaannya melimpah di alam dengan harga yang cukup terjangkau sebagai media fitrasi air. Filter yang dibuat dipasang di salah satu fasilitas umum (mushola) dan SMPN 1 Karanggeneng Lamongan. Berdasarkan hasil pengujian air menggunakan water quality tester yang telah diperoleh bahwa filter air mampu meningkatkan kualitas air sebesar 25%. Pengujian yang digunakan antara lain: Total Dissolved Solid (TDS), pH, salinitas, elektrokonduktivitas, dan temperatur. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat membuat filter air secara mandiri menggunakan bahan di sekitar dengan harga yang cukup terjangkau untuk mendapatkan kualitas air yang memadai.
Proses Partisipatif dalam Pemetaan Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan di Kawasan Sekawan Sejati Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat Agnes Tuti Rumiati; Janti Gunawan; Lantip Trisunarno
Sewagati Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.328 KB)

Abstract

Kawasan Sekawan Sejati merupakan kawasan yang terdiri dari 3 desa, yaitu desa Sesaot, Pakuan dan Buwun Sejati di Kabupaten Lombok Barat. Berada di bawah kaki gunung Rinjani bagian barat, meliputi kawasan hutan lindung. Kawasan Sekawas Sejati ini diharapkan menjadi percontohan destinasi wisata edukasi lingkungan nasional terutama bagaimana pengelolaan sumber daya alam, manusia dan ekonomi dapat berjalan seiring dan berkelanjutan. Pusat kajian pembangunan berkelanjutan (SDG Center)- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan Pengabdian Masyarakat (Abmas) untuk membantu tiga desa di kawasan Sekawan sejati membuat pemetaan sumber daya desa terutama yang terkait dengan pengembangan wisata edukasi lingkungan. Pemetaan potensi desa dilakukan melalui pendekatan partisipatif dimana hasil peta potensi desa akan dituangkan dalam website Sekawan Sejati agar mudah diakses oleh masyarakat luas. Metodologi pengabdian yang bersifat partisipatoris dengan menghimpun harapan dari pemangku kepentingan telah menumbuhkan kepercayaan dan rasa kebersamaan pengelola desa untuk dapat bekerjasama antar lembaga dalam pembangunan Kawasan Sekawan Sejati berkelanjutan. Pemetaan desa di ini didukung oleh program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik melalui daring dan luring.
Desain Kolam Renang Berbasis Potensi Desa di Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang Lantip Trisunarno; Agus Raikhani; Ruslan Hidayat; Machrus Ali; Setiawan; Ardiyan Abi Winata
Sewagati Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2204.849 KB)

Abstract

Pengembangan wisata kolam renang desa Ngampungan perlu mengedepankan potensi ekonomi lokal dan sosial masyarakat agar didukung dan berdampak positif bagi ekonomi warga sekitar. Daya tarik wisata kolam renang harus di desain yang baik sehingga menjadi pilihan berwisata yang digemari oleh masyarakat bukan hanya di Jombang tetapi juga daerah lain. Wisata kolam renang desa Ngampungan yang ada di desa Ngampungan merupakan pilihan yang akan dikembangkan oleh desa dengan support desa sebagai bagian dari program inovasi desa. Permasalahan yang dihadapi oleh Desa (Mitra) adalah Mitra masih belum mampu untuk memberdayakan anggota kelompok masyarakat melalui pembuatan rencana kegiatan tersebut sehingga menjadi andalan dalam mengembangkan potensi desanya, belum mampu membuat desain perencanaan wisata kolam renang dan belum mampu melakukan pemasaran sesuai dengan konsep pemasaran. Permasalahan yang difokuskan untuk diselesaikan adalah desain kolam renang yang sesuai dengan kebutuhan warga desa Ngampungan sehingga pada tahun pertama untuk kegiatan pengabdian ini akan dilakukan perancangan desain kolam renang berdasarkan potensi desa yang ada. Metode yang digunakan dalam proses merancang kolam renang sesuai kebutuhan pelanggan adalah metode house of quality (HOQ). Metode House of Quality dipilih karena efektif dalam merumuskan atribut desain yang diprioritaskan sehingga pembuatan desain kolam renang menjadi representatif terhadap kebutuhan calon pengunjung.
Pembuatan Basis Data Pertanahan HasilPembebasan Lahan Di Luar Wilayah Peta Area Terdampak Lumpur Sidoarjo Teguh Hariyanto; Danar Guruh Pratomo; Khomsin; Cherie Bhekti Pribadi; Mohammad Rohmaneo Darminto
Sewagati Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.256 KB)

Abstract

Bencana lumpur Lapindo telah melanda wilayah Porong, Sidoarjo selama lebih dari 11 tahun. Dariperistiwa ini, ribuan kepala keluarga harus kehilangantempat tinggal, aset dan kerugian material yang tidaksedikit. Sehingga muncul konflik finansial antara korbandengan PT. Lapindo Brantas mengenai penuntutan gantirugi akibat peristiwa tersebut. Berkaitan dengan hal ini,pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden yang berisi tentang area terdampak, ketentuan ganti rugi dan halteknis lainnya yang telah dikeluarkan sejak tahun 2007 dantelah diperbarui sebanyak lima kali hingga yang terbaru berupa Perpres No. 33 Tahun 2013 yang berisi Peta AreaTerdampak (PAT). Dari wilayah PAT tersebut didapatkan data yang cukup besar sehingga perlu dilakukan pengelolaan untuk menyelesaikan permasalahan ganti rugiyang belum selesai menggunakan metode Sistem InformasiGeografis (SIG). Hasil akhir dari pengelolaan inimerupakan SIG yang dapat melakukan proses updating, editing, dan penyimpanan data yang berfungsi sebagai inventarisasi. Dari hasil processing data,didapatkan Peta Inventarisasi Aset Pemerintah yang tersebar di 12 desa dengan luas 495.854 Ha. Dari total luas ini, sebesar 70.279 Ha wilayah tidak masuk dalam batas area terdampak sesuai PAT yang terlampir dalam Perpres No. 33 tahun 2013. Untuk inventarisasi asetnya, sebesar24.88% dari total jumlah aset telah tersertifikasi dan sudah terbayar, 21.08% dari total jumlah aset belum tersertifikasi dan sudah terbayar, dan sebesar 54.04% dari total jumlah aset belum terbayar.

Page 2 of 2 | Total Record : 15