cover
Contact Name
Respati Retno Utami
Contact Email
respatiutami@unesa.ac.id
Phone
+6285736709270
Journal Mail Official
jurnalbaradha@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Lidah wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Baradha
ISSN : -     EISSN : 22525777     DOI : https://doi.org/10.26740/job.v17n1
JOB (Jurnal Online Baradha) is an open access journal published by the Javanese language and Literature Education Study Program, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Surabaya. First published issue of Volume 1 No 1 in 2009 with 1 article in it. JOB: Jurnal Online Baradha is published twice a year, namely in June and November. JOB (Jurnal Online Baradha) has an International Standard Serial Number (ISSN) in both print and electronic versions, e-ISSN 2252-5777 (electronic version). Focus and Scope JOB (Jurnal Online Baradha) is a scholarly journal that presents literature, culture and local wisdom, linguistics, and Javanese philology or manuscripts and javanese language teaching, including: Javanese language education Javanese tradition Javanese folklore Javanese art Javanese literary criticism Javanese morphology Javanese semantics Javanese philology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 383 Documents
Implementasi Budaya Jawa dalam Pendidikan Pramuka Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Mi'rajtin Tasnimatul Fajar Putri; Octo Dendy Andiyanto
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.334 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n4.p1316-1336

Abstract

ABSTRAK Kebudayaan Jawa yaitu wujud kompleks dari tata laku manusia, bahasa, perkumpulan sosial, sistem ilmu pengetahuan, peralatan, teknologi, pekerjaan, kepercayaan, religi di dalam masyarakat. Selaras dengan tujuan filsafat Jhon Dewey mengenai progesivisme, Pramuka Kertosono menjadi gerakan intelektual yang mendukung adanya pelestarian refleksi filosofis dalam ranah pendidikan. Penelitian ini membahas dan menjabarkan implementasi budaya Jawa dalam pendidikan Pramuka Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, berdasarkan filsafat Jhon Dewey. Tujuannya, untuk mengetahui budaya Jawa dalam pendidikan Pramuka Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk dan mengetahui tata cara melestarikan budaya Jawa yang diimplementasi dalam pendidikan Pramuka Pramuka Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan fenomenologi. Implementasi kebudayaan Jawa dalam pendidikan Pramuka yang berupa semboyan, yaitu Tata, Titi, Tatas, Titis, dan Sabda Pandhita Ratu. Implementasi kebudayaan Jawa dalam pendidikan Pramuka yang berupa tradisi, yaitu siraman, tumpengan dan makan bersama, jurit malam, nembang dolanan, serta menari tradisional. Yang terakhir, implementasi kebudayaan Jawa dalam pendidikan Pramuka berupa peralatan, yaitu pusaka dan kentongan. Kata kunci: Budaya, tradisi, filosofi, implementasi.
Pembelajaran Menuntut Ilmu Dengan Baik didalam Kitab Alala Gubahan Ta'lim Muta'allim Syihabul Khoir; Bambang Purnomo
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.207 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n3.p813-825

Abstract

Kitab Alala merupakan hasil gubahan dari kitab Ta'lim Muta'allim karya mahasiswa PP. Lirboyo Kediri. Kitab Alala diajarkan sebagai pelajaran pengantar selama mengajar yang berarti memiliki tingkat paling dasar. Kitab Alala termasuk dalam salah satu jenis sastra Jawa, khususnya sastra Jawa Tengah yang bernuansa Arab. Hasil gubahan tersebut berupa singir, yaitu bait-bait yang ditulis dengan huruf pegon, tersusun dari huruf hijaiyah. Kitab tersebut berisi ajaran-ajaran yang baik seperti metode pembelajaran, tujuan pembelajaran, prinsip pembelajaran, strategi pembelajaran dan sebagainya yang berkaitan dengan nilai-nilai moral agama agar manusia memiliki akhlak yang baik dan menjadikan ilmu yang bermanfaat. Gubahan tersebut bertujuan agar isi dari kitab lebih mudah dipahami, mudah dihafal, dan juga memiliki unsur keindahan karena merupakan salah satu karya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk 1) memahami isi kitab Alala 2) memahami konsep komposisi dan 3) dapat diterapkan oleh para pencari ilmu. Kata kunci: Pelajaran, kitab Alala, menuntut ilmu
Performansi Ujub Sesaji Sangkan Paran dalam Tradisi Ruwat Candi dan Petirtaan Jolotundo Kabupaten Mojokerto Novenda Nurriyah Putri; Octo Dendy Andriyanto
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.153 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n3.p788-812

Abstract

Mojokerto terkenal dengan sejarah kekuasaan kerajaan Majapahit. Latar belakang tersebut menjadikan beragamnya tradisi pada masyarakat Mojokerto. Situs terkenal yang menarik yakni candi dan petirtaan Jolotundo yang berada di Dukuh Balekambang, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas. Pada situs tersebut terdapat tradisi ruwat yang menggunakan ujub Sesaji Sangkan Paran yang juga merupakan ujub populer digunakan dalam ritual oleh komunitas budaya seJawa-Bali. Berlandaskan ketertarikan akan ujub tersebut, peneliti ingin mengupas lebih dalam mengenai performansi yang dimiliki oleh ujub Sesaji Sangkan Paran. Berharap dapat menemukan pola yang nantinya dapat diwariskan kepada anak cucu sebagai salah satu upaya pelestarian budaya Jawa. Berpijak pada teori antropolinguistik Duranti, penelitian ini berfokus pada (1) performansi konteks ujub Sesaji Sangkan Paran dalam tradisi ruwat candi dan petirtaan Jolotundo, (2) performansi ko-teks ujub Sesaji Sangkan Paran dalam tradisi ruwat candi dan petirtaan Jolotundo, dan (3) performansi struktur ujub Sesaji Sangkan Paran dalam tradisi ruwat candi dan petirtaan Jolotundo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang hasil pembahasannya disuguhkan berupa tulisan deskripsi. Dalam memperoleh data peneliti melakukan wawancara dan mengolah data tersebut dengan teknik analisis induktif berdasarkan fakta-fakta kecil terkait ujub yang kemudian menghasilkan rumusan berupa formula ujub. Penelitian ini menghasilkan performansi konteks berupa waktu, tempat, dan cara penggunaan teks di dalam ujubnya. Juga menemukan performansi ko-teks berupa penekanan suara, tinggi rendahnya suara, dan gerak isyarat tukang ujub. Terakhir yaitu menemukan performansi struktur berupa struktur mikro, superstruktur, dan makro. Kata kunci: performansi, ujub sesaji sangkan paran, candi dan petirtaan Jolotundo.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android E-Macer Untuk Materi Cerkak di MTS Darul Ulum Waru Wisnu Bayu Putra; Latif Nur Hasan
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.319 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n4.p1197-1216

Abstract

Pembelajaran bahasa Jawa di MTs Darul Ulum Waru masih menggunakan metode konvensional, terutama materi cerkak. Hal tersebut menyebabkan siswa kesulitan memahami materi. Maka dibutuhkan media pembelajaran yang menggunakan metode konseptual, salah satunya aplikasi android e-macer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran aplikasi android e-macer dan efektivitas penggunaan media tersebut. Prosedur penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Development, Design, Implementation, Evaluation) yang dijabarkan oleh Dick and Carey. Populasi dan sampel penelitian ini adalah kelas VIII H dan I yang berjumlah 62 siswa. Hasil penilaian ahli media dan ahli materi mendapatkan skor 84,05% dan skor 89,48% artinya layak digunakan di kelas. Efektivitas uji coba produk menghasilkan nilai pretest 64,88% dan nilai post tes dengan nilai 81,90%. Hal tersebut menunjukkan perubahan signifikan terhadap penggunaan media pembelajaran aplikasi android e-macer. Kesimpulan penelitian ini adalah media pembelajaran aplikasi android e-macer mampu meningkatkan kemampuan siswa dan menarik minat belajar siswa. Kata Kunci: pengembangan aplikasi android, efektivitas, cerkak
Wujud Penggunaan Prinsip Kerjasama serta Implikatur Percakapan antar Tokoh dalam Film Turah karya Wicaksono Wisnu Legowo (Kajian Pragmatik) Ropi'ah Ropi'ah; Surana Surana
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.741 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n4.p1363-1384

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui wujud penggunaan prinsip kerjasama beserta implikatur percakapan antartokoh dalam film Turah karya Wicaksono Wisnu Legowo dengan kajian pragmatik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Objek kajiannya yaitu film Turah karya Wicaksono Wisnu Legowo yang diproduksi oleh Fourclours Film. Analisis penelitian berpusat pada wujud pematuhan prinsip kerjasama, wujud pelanggaran prinsip kerjasama, dan makna pragmatis implikatur percakapan dari objek kajian yang telah ditentukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaiku teknik operasional dasar yaitu penyimakan dan pencatatan. Kemudian keseluruhan data dikodifikasi dan dianalisis miturut panggolongannya masing-masing. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data. Hasil dari penelitian ini, ditemukannya 12 data percakapan maksim kualitas, yang terbagi dalam 7 data pematuhan prinsip dan 5 data pelanggaran prinsip. Kemudian 27 data percakapan maksim kuantitas, yang terbagi dalam 10 data pematuhan prinsip dan 17 data pelanggaran prinsip. Didalam maksim relevansi, ditemukan 24 data percakapan yang terdiri dari 4 data pematuhan prinsip dan 20 data pelanggaran prinsip. Terkahir, ditemukan 23 data percakapan maksim cara yang terdiri dari 14 data pematuhan prinsip dan 9 data pelanggaran prinsip. Serta ditemukannya 32 data implikatur percakapan umum lan 54 data implikatur percakapan khusus. Kata Kunci: Prinsip Kerjasama, Pragmatik, Implikatur Percakapan, Makna Pragmatis, Turah.
Kuriositas Tokoh Utama dalam Novel Pulung Gantung Tali Pati karya Iman Budhi Santosa (Kajian Psikologi Sastra) Driviany Indah Puspitasari; Darni Darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.149 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n4.p1385-1399

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kuriositas dari tokoh utama dalam novel “Pulung Gantung Tali Pati” karya Iman Budhi Santosa dengan menggunakan kajian psikologi sastra. Teori yang digunakan adalah teori kepribadian oleh William Mc Dougall, tetapi difokuskan pada insting atau naluri manusia. Penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif yang menggunakan sumber data berupa novel “Pulung Gantung Tali Pati” karya Iman Budhi Santosa. Data penelitian ini adalah bentuk kuriositas tokoh utama dalam novel tersebut yang menurut jenisnya dibagi menjadi tiga, yaitu epistemic curiosity, perceptual curiosity, dan social curiosity. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka serta teknik baca dan catat. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data penelitian adalah teknik analisis isi. Selanjutnya, dari banyaknya data yang sudah dikumpulkan akan dianalisis menurut pembagiannya masing-masing. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk kuriositas tokoh utama dalam novel PGTP yang berjumlah 81. Dari banyaknya data tersebut, kemudian data dibagi menjadi 3 bagian. Data tentang bentuk epistemic curiosity ada 34. Bentuk perceptual curiosity ditemukan ada 25 data. Sedangkan ada 22 data yang termasuk bentuk social curiosity. Data-data tersebut berupa petikan dialog tokoh dan paragraf yang menggambarkan tentang rasa penasaran terhadap terjadinya suatu peristiwa, keadaan yang memberikan stimulus dan menumbuhkan rasa penasaran, serta seperti apa manusia yang memiliki rasa penasaran yang tinggi. Dari penelitian ini juga bisa diketahui tentang rasa penasaran (kuriositas) yang didasari dari adanya insting atau naluri manusia. Kata Kunci: Kuriositas, Insting, Pulung Gantung Tali Pati
Kirab Budaya Dewi Sekar Tanjung di Desa Tanjungan Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto Uqtarina Husni Mu'awanah; Yohan Susilo
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.198 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n4.p1400-1424

Abstract

Tradhisi Kirab Budaya Dewi Sekar Tanjung (TKBDST) yaitu salah satu tradisi yang ada di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Tradisi tersebut dilaksanakan sebagai wujud rasa hormat dan pengingat kepada leluhur Desa Tanjungan, sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan yang menjadikan Desa Tanjungan mempunyai alam yang subur, juga sarana meningkatkan wisata waduk Tanjungan supaya lebih berkembang. Tujuan dari penelitian ini yaitu menjelaskan: (1) Asal-usul TKBDST, (2) Prosesi pelaksanaan TKBDST, (3) Makna Uba rampe TKBDST, (4) Fungsi TKBDST, (5) Perubahan TKBDST. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teori Folklor Djames Danandjaja. Makna dan simbol ditafsirkan menggunakan teori Teeuw, dan fungsi yang terkandung dalam tradisi menggunakan teori Bascom. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini yaitu peneliti, daftar pertanyaan, dan alat bantu. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fungsi yang terdapat dalam TKBDST yaitu 1. Sebagai alat pendidikan, 2. Sebagai alat bersosialisasi, 3. Sebagai alat sindiran, 4. Sebagai alat hiburan, 5. Sebagai alat kritik sosial. Kata kunci : Tradisi, Kirab Budaya Dewi Sekar Tanjung, Folklor.
Nilai Kepahlawanan Dalam Naskah Babad Sengkala Kedhaton CAECILIA PRAMUDITA KUSUMANINGRUM; BAMBANG PURNOMO
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.492 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n4.p1425-1443

Abstract

Babad Sengkala Kedhaton merupakan salah satu hasil karya sastra Jawa klasik berbentuk puisi yang membahas tentang sejarah kerajaan Mataram Islam serta kehidupan pada masa penjajahan. Berdasarkan penjelasan diatas, masalah yang ada dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana deskripsi naskah Babad Sengkala Kedhaton, (2) Bagaimana suntingan naskah Babad Sengkala Kedhaton, (3) Bagaimana isi naskah Babad Sengkala Kedhaton, dan (4) Bagaimana nilai kepahlawanan dalam naskah Babad Sengkala Kedhaton. Metode penelitian untuk menjelaskan BSK berupa kualitatif. bersifat deskriptif yaitu penelitian yang hasil datanya berupa kata-kata yang tertulis. Metode Hermeneutika juga digunakan untuk menjelaskan isi naskah. Instrumen dari penelitian ini adalah kartu data yang digunakan oleh peneliti. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah teknik pustaka dan teknik mencatat. Hasil dari penelitian dianalisis dengan langkah-langkah yaitu deskripsi naskah, transliterasi, suntingan teks, dan menjelaskan nilai kepahlawanan dalam naskah BSK. Dalam penelitian ini langkah-langkah kerja filologi digunakan untuk memaparkan mengenai deskripsi naskah, transliterasi, suntingan teks, terjemahan teks, dan analisis isi teks yang dikaji dengan menggunakan indikator nilai kepahlawanan yang dikemukakan oleh Hartono Laras. Kata kunci : Babad Sengkala Kedhaton, Filologi, Nilai-Nilai Kepahlawanan
Ambisi Tokoh Novel Klelep ing Samudra Tresna karya Tulus Setiyadi (Kajian Psikologi Kepribadian Ludwig Klages) Robbi'atul Adhawiyaturrohmah; Darni Darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.194 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n4.p1444-1460

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui wujud ambisi negatif tokoh novel Klelep Ing Samudra Tresna dengan kajian psikologi kepribadian Ludwig Klages. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Sumber datanya yaitu novel Klelep Ing Samudra Tresna karya Tulus Setiyadi. Data diperoleh dari membaca dan memahami cerita novel, kemudian mencatat data yang sesuai mengenai wujud ambisi negatif tokoh novel (kepribadian tipe A, egoisme, perfeksionisme, dan kecanduan kerja). Hasil dari penelitian ini yaitu tokoh-tokoh yang dijelaskan dalam novel digambarkan memiliki ambisi yang bersifat buruk, sehingga disebut ambisi negatif. Tokoh yang memiliki ambisi negatif yaitu Dewi, Panji, Septi, dan Anggra. Setiap tokoh memiliki ambisi negatif untuk mewujudkan keinginannya. Akan tetapi dapat disimpulkan ambisi negatif yang paling dominan dalam setiap diri tokoh, yaitu 1) Dewi mempunyai ambisi negatif, yaitu cinta kepada juragan Panji yang mana sudahmempunyai istri, 2) Panji memiliki ambisi negatif untuk bercerai dari istrinya, Septi, agar bisa menikah dengan Dewi, 3) Septimemiliki ambisi negatif untuk menyelesaikan hubungan antara Panji dengan Dewi, dan 4) Septi memiliki ambisi negatif untuk bekerja keras demi mencukupi kebutuhan hingga sakit-sakitan.Kata Kunci: Ambisi Negatif, Kepribadian Tipe A, Egoisme, Perfeksionisme, Kecanduan Kerja
Melestarikan Dunia Wayang dalam Novel Lakon Anggitane Ardini Pangastuti (Kajian Psikologi Sastra Abraham Maslow) Ainur Rokhmah; Darni Darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.776 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n4.p1481-1501

Abstract

Novel dengan judul Lakon karya Ardini Pangastuti menceritakan tokoh utama yang memiliki rasa cinta dan peduli dengan dunia wayang. Rasa yang besar menumbuhkan keinginan untuk melestarikan dunia wayang. Akan tetapi dalam usahanya untuk melestarikan wayang, tokoh utama mempunyai masalah kejiwaan yang menjadi halangan dalam mewujudkan keinginannya. Artikel ini dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adanya masalah tersebut ditemukan 3 bab yang menarik perhatian untuk dianalisis, yaitu wujud aktualisasi diri tokoh utama ketika melestarikan dunia wayang, halangan tokoh utama ketika melestarikan dunia wayang, dan cara tokoh utama menyelesaikan halangan untuk melestarikan dunia wayang. Ketiga masalah tersebut dianalisis menggunakan teori psikologi sastra Abraham Maslow. Hasil analisis menunjukkan tokoh utama berhasil melestarikan dunia wayang melalui tulisan dan menjadi dalang di depan siswa-siswa sekolah. Wujud aktualisasi diri tokoh utama ketika melestarikan dunia wayang yaitu, fokusnya pikiran terhadap masalah wayang, menerima kodrat diri, dan mengalami pengalaman puncak yang menjadikan tokoh utama lebih kukuh dan semangat melestarikan dunia wayang. Halangan yang dialami yaiyu adanya rasa kurang percaya terhadap potensi diri, rasa khawatir, dan penolakan dari kekasihnya. Halangan tersebut bisa diselesaikan karena adanya teman yang selalu memberikan dukungan kepada tokoh utama. Kata kunci : Aktualisasi diri, dunia wayang, potensi.