cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jmei@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Jl. Raya Jatinangor Sumedang Jawa Barat, 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Material dan Energi Indonesia
ISSN : 2087748X     EISSN : 25796054     DOI : https://doi.org/10.24198/jmei
Core Subject : Science,
Jurnal Material dan Energi Indonesia (JMEI) merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian yang mencakup kajian teoretik, simulasi dan modeling, eksperimen, rekayasa dan eksplorasi dalam bidang Material dan Energi. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Redaksi menerima naskah ilmiah hasil penelitian, pikiran dan pandangan, review, komunikasi singkat dalam bidang material dan energi. Petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan dan secara online. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bebestari dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2025)" : 4 Documents clear
Pengaruh Penambahan Nanorod ZnO terhadap Mekanisme Transport Muatan dan Kinerja DSSC Berbasis TiO₂ SAFRIANI, LUSI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v15i2.69706

Abstract

Dye-sensitized solar cell (DSSC) merupakan teknologi fotovoltaik yang kinerja dan kestabilannya dipengaruhi oleh karakteristik fotoanoda. Fotoanoda berperan sebagai media adsorpsi dye sekaligus jalur transport elektron menuju rangkaian eksternal. Titanium dioksida (TiO₂) dan seng oksida (ZnO) banyak digunakan sebagai fotoanoda karena sifat optik dan elektroniknya yang baik. Pada penelitian ini, dilakukan sintesis nanorod ZnO dan fabrikasi DSSC menggunakan fotoanoda komposit nanorod ZnO/TiO₂ untuk mengkaji pengaruh struktur fotoanoda terhadap transport muatan dan kinerja DSSC. Nanorod ZnO disintesis melalui metode self-assembly dan dikarakterisasi menggunakan SEM, XRD, dan UV–Vis. Hasil SEM menunjukkan terbentuknya nanorod ZnO dengan diameter rata-rata sekitar 275 nm dan panjang sekitar 4.3 μm, sedangkan hasil XRD mengonfirmasi struktur kristal heksagonal wurtzite dengan orientasi dominan sejajar sumbu c. Energi celah pita nanorod ZnO yang diperoleh dari analisis UV–Vis adalah sekitar 3.1 eV. Fotoanoda komposit dibuat dengan mendeposisikan TiO₂ nanopori di atas nanorod ZnO dan direndam dalam pewarna ruthenium 535-bis TBA sebelum dirakit menjadi DSSC dengan struktur FTO/fotoanoda/dye/elektrolit/Pt-FTO. Pengukuran karakteristik J–V menunjukkan bahwa DSSC berbasis nanorod ZnO/TiO₂ menghasilkan efisiensi sebesar 0.45%. Efisiensi ini masih lebih rendah dibandingkan DSSC berbasis TiO₂, yang mengindikasikan bahwa ketidaksempurnaan antarmuka dan keterbatasan kontinuitas jalur transport elektron pada struktur komposit menjadi faktor pembatas utama kinerja DSSC.
EFESIENSI ENERGI AUDIT PENCAHAYAAN GEDUNG PROGRAM STUDI FISIKA LT2 UNIVERSITAS PADJAJARAN TRADILA, ARRYAN MUHABBY IZZAN; HIDAYAT, SAHRUL
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v15i2.69010

Abstract

Pencahayaan merupakan salah satu sumber penggunaan energi yang kita pakai sehari hari,  Termasuk pada gedung lembaga pendidikan seperti Gedung Program Studi Fisika Universitas Padjajaran, maka untuk itu Indonesia memiliki standar yang ditentukan oleh BSN SNI 6197:2011. Yang menyatakan bahwa standar pencahayaan 350 lux untuk ruang kelas dan kerja. 500 lux untuk laboratorium, serta 100 lux untuk koridor. Untuk mengetahui apakah standar pencahayaan di gedung lantai 2 ini sudah memenuhi maka Audit Pencahayaan dilakukan pada gedung Program Studi Fisika Universitas Padjajaran Jatinagor yang hasilnya menunjukkan bahwa seluruh ruang kelas, seluruh ruang dosen, dan sebagian besar ruang kinerja tidak memenuhi standar minimal 350–500 lx karena jenis lampu neon 18 watt/1200 lumen, terbilang menjadi luminer yang kurang baik. Nilai lux rata-rata pada setiap ruangan berada jauh di bawah standar, menunjukkan bahwa sistem pencahayaan yang ada tidak mampu menyediakan penerangan yang memadai untuk aktivitas belajar dan bekerja. dan pemakaian biaya untuk lampu neon aktual dan bila memenuhi standar terbilang sangat besar untuk kita dapat alihkan apabila lampu yang digunakan adalah LED dan terbilang bahwa biaya turun jauh sampai nilai 41%.
ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF TEMPERATURE, EQUIVALENCE RATIO (ER) AND GASIFYING AGENT AGAINST COLD GAS EFFICIENCY (CGE) AND TAR: SISTEMATIC LITERATURE REVIEW RAHMAH, DEWI ANISA; NURHILAL, OTONG
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v15i2.69127

Abstract

The global energy transition to renewable sources places biomass and gasification technologies as crucial solutions for producing syngas. The Systematic Literature Review (SLR) analyzed the influence of operational parameters, namely Temperature, Equivalent Ratio (ER) and Gasification Agent on Cold Gas Efficiency (CGE) and Tar in biomass gasification. Based on the PRISMA methodology and the analysis of 30 selected articles, it was found that temperature has a non-linear and critical relationship. CGE reaches a peak of 75% in the range of 750°C to 800°C, while tar reduction occurs above 800°C through a thermal cracking mechanism. The optimal ER value was identified at 0.37 which resulted in a maximum concentration of flammable gases of H2 and CO with minimal tar. In addition, gasification agents such as flue gas show better quality syngas than air. By design, the downdraft type reactor proved to be superior with a much lower tar concentration of 0.05-0.45 g/Nm3 compared to the updraft type of 10.9 g/Nm3. The SLR results underscore the importance of multivariable parameter optimization for efficient and reliable gasification performance.
Studi DFT Adsorpsi Gas CO₂ pada Graphene dengan Cacat Nitrogen: Substitusional dan Adatom ADIPERDANA, BUDI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v15i2.69632

Abstract

Graphene termodifikasi nitrogen merupakan material potensial untuk aplikasi penyerapan dan sensor gas karena sifat elektronik dan permukaannya yang dapat direkayasa. Pada penelitian ini, pengaruh penempatan atom nitrogen terhadap karakteristik adsorpsi gas CO₂ pada permukaan graphene dikaji menggunakan metode Density Functional Theory (DFT). Dua skema modifikasi nitrogen dianalisis, yaitu nitrogen substitusional dan nitrogen sebagai adatom. Hasil perhitungan relaksasi struktur menunjukkan bahwa skema nitrogen substitusional menghasilkan interaksi CO₂ yang relatif lemah, ditandai dengan jarak adsorpsi yang besar dan perubahan geometri molekul CO₂ yang sangat kecil. Meskipun demikian, energi adsorpsi meningkat dibandingkan graphene murni akibat modifikasi distribusi muatan dan hibridisasi orbital pada kisi graphene. Sebaliknya, pada skema nitrogen sebagai adatom, molekul CO₂ teradsorpsi lebih dekat ke permukaan graphene dengan perubahan sudut molekul yang signifikan, menunjukkan interaksi yang lebih kuat. Skema ini juga menghasilkan energi adsorpsi yang lebih rendah dibandingkan graphene murni dan skema nitrogen substitusional. Hasil ini menunjukkan bahwa konfigurasi nitrogen sebagai adatom lebih efektif dalam meningkatkan stabilitas adsorpsi CO₂, sehingga berpotensi untuk aplikasi penyerapan dan sensor gas berbasis graphene.

Page 1 of 1 | Total Record : 4