cover
Contact Name
Vici Sofianna Putera
Contact Email
schema@unisba.ac.id
Phone
+6281324544980
Journal Mail Official
schema@unisba.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung Jl. Tamansari No. 1 Gd. K. H. Mutaqien Lt 1 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Schema: Journal of Psychological Research
ISSN : 25810723     EISSN : 25810731     DOI : DOI: https://doi.org/10.29313/schema.v0i0
Core Subject : Social,
Schema : Journal of Psychological Research publishes academic research articles on theoretical and applied studies and focuses on Psychology with the following scope : Broken Home, Organizational Culture, Celebrity Worship, Delinquency, Early Adulthood, Work Discipline, Social Support, Health belief, Parasocial Interaction, Early Childhood Independence, Maturity Career, Job Satisfaction, Organizational Commitment, Obesity, Parasocial Relationship, Peak Performance, Character Education, Self Adjustment, Marriage Adjustment, Parenting, Learning Achievement, Psychological Well-Being, Religiosity, Late Adolescence, Self Esteem, Self regulation, Taaruf . This journal is published by UPT Publikasi Ilmiah UNISBA. Articles submitted to this journal will be processed online and using a double blind review by at least two reviewers.
Articles 94 Documents
Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Tendensi Cyberchondria Mental Disorder Pada Fase Dewasa Awal Arzakirah Rahmania Sitompul
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 6 No. 1 Mei 2021
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.239 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.5444

Abstract

Cyberchondria adalah aktivitas berlebihan pada individidu untuk mencari, meyakini, dan mendiagnosa diri sendiri terkait kesehatan diri. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan negatif antara regulasi emosi dan cyberchondria mental disorder. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan data purposive sampling. Jumlah subjek adalah 105 orang dengan kriteria berusia antara 19-40 tahun, pernah dan bisa mengakses internet, serta pernah melakukan pencarian online terkait kesehatan mental. Pengukuran regulasi emosi menggunakan skala Cognitive Emotion Regulation Questionnaire Short (CERQ-Short), sedangkan pengukuran cyberchondria mental disorder menggunakan skala Cyberchondria Scale (CS). Berdasarkan hasil penelitian pada uji korelasional product moment dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara regulasi emosi dengan tendensi cyberchondria mental disorder (Y) (r = 0,247, p < 0,05). Sementara itu, pada uji kausalitas analisis regresi linier sederhana dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh regulasi emosi terhadap tendensi cyberchondria mental disorder dengan rincian aspek regulasi emosi yang paling dominan mempengaruhi variabel cyberchondria mental disorder adalah aspek acceptance dan aspek refocus on planning.
Penyusunan Modul Pelatihan Penyesuaian Akademis Bagi Mahasiswa Unisba Tingkat Pertama Dewi Rosdiana
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 1 No.2 Januari 2009
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3892.081 KB) | DOI: 10.29313/schema.v1i2.2618

Abstract

Pendidikan perguruan tinggi memiliki karakteristik yang berbeda dengan sekolah menengah atas, tentunya juga memiliki tuntutan yang berbeda. Perguruan tinggi melibatkan struktur yang lebih besar dan impersonal, serta lebih fokus pada prestasi dan cara penyampaiannya (Santrock, 2004).  Di Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung, berdasarkan hasil observasi, hasil wawancara dengan beberapa mahasiswa dan dosen, ternyata masih banyak mahasiswa yang belum mampu menyesuaikan pola belajarnya dengan tuntutan kondisi perkuliahan yang dihadapi. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan program orientasi penyesuaian diri mahasiswa baru dalam bentuk pelatihan.Penelitian ini bertujuan untuk menyusun program pelatihan tentang cara penyesuaian diri dengan tuntutan belajar di perguruan tinggi bagi mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung yang sesuai dengan hasil analisis kebutuhan yang dihadapinya.Pada penelitian ini, digunakan metode analisis kebutuhan berupa kuesioner. Peneliti mengadaptasikan kuesioner penyesuaian diri akademis yang dibuat oleh Wuri Prasetyawati pada tahun 2003. Dalam analisis kebutuhan melibatkan 141 orang mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung tingkat pertama. 30 orang dilibatkan pada tahap uji coba alat ukur dan 111 orang dilibatkan pada tahap pengambilan data lapangan. Subjek yang menjadi sasaran dalam pelatihan ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung tingkat pertama.Tujuan umum dari pelatihan adalah agar peserta terampil dalam melakukan penyesuaian diri di lingkungan perguruan tinggi. Jumlah waktu pelatihan adalah 24 jam, terbagi menjadi 10 sesi. Evaluasi yang digunakan adalah evaluasi dari peserta tentang pelaksanaan program pelatihan.Program pelatihan ini belum diujicobakan, maka jika program ini akan dilaksanakan, disarankan untuk mengujicobakan dahulu sebelum melaksanakan pelatihan yang sebenarnya. Apabila saat uji coba atau pada saat pelaksanaan ternyata ada bagian dari modul yang tidak sesuai, maka sebaiknya dilakukan perbaikan atau bahkan mengubah bagian modul tersebut agar pada pelaksanaan berikutnya berjalan lebih tepat guna. Guna mengetahui sejauh mana pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum mengikuti pelatihan, sebaiknya dilaksanakan pre-test dan post test untuk hal tersebut, disarankan untuk membuat alat ukur pengetahuan dan keterampilan yang disertai observasi dari fasilitator agar perkembangan yang dicapai oleh setiap peserta setelah mengikuti program ini dapat terpantau. Sebelum melaksanakan pelatihan, sebaiknya dilaksanakan training for trainer bagi fasilitator, maka diharapkan peneliti selanjutnya membuat modul untuk program tersebut.
Gambaran Fear Yang Dialami Mahasiswa Prokrastinator Yang Sedang Mengerjakan Skripsi Suci Nugraha; Lilim Halimah; Farida Coralia
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 2 No.1 Januari 2011
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3703.772 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.2478

Abstract

Most students of 2005 class can complete the regular lectures on time and signed thesis in 8th semester, but only 3 of 35 students who could complete the thesis for a semester. This problem is not caused by poor ability due to delay completion of task. Delay the completion of the task behavior is known as procrastination. Burka and Yuen (2008) states that procrastination is caused by a sense of fear which classified into five forms, namely fear of failure, fear of success, fear of losing the battle, fear of separation and fear of intimacy. By using the procrastination Scale given to 50 students class of 2005 who are working on thesis obtained the result that 64% of them include procrastinator. The group of procrastinator students known that 78% felt the fear of failure and fear of success. Two form of fear are the most widely fear perceived by most procrastinator students.
RESTRUKTURISASI KOGNITIF TERHADAP PENINGKATAN DERAJAT KESABARAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Feni Sriwahyuni; Umar Yusuf; Siti Qadariah
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 5 No.1 Mei 2019
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.899 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.3687

Abstract

ABSTRAK Diabetes Mellitus tipe 2 adalah kelainan tubuh karena tidak merespon insulin. Penderita DM tipe 2 selain pemberian obat oral dan insulin. Penderita mengalami kekhawatiran terhadap kekuatan fisik yang menurun dan keharusan dalam pengobatan, sehingga penderita tidak taat aturan, tidak terima feedback, kurang optimis terhadap pengobatan. Dua orang subjek yang memiliki pikiran disfungsional dalam menghadapi penyakit yang dideritanya, sehingga memunculkan perilaku yang kurang sabar dalam melalukan proses pengobatan.Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner derajat kesabaran digunakan oleh peneliti sebelumnya, yaitu Fitria Budhi Nursabvira (2016). Alat ukur derajat kesabaran didasari AL-Quran dan Hadist yang dikonstruksikan oleh  Yusuf, dkk (2015). Validitas alat ukur dilakukan analisis rasional melalui expert judgment, diperoleh 99 item yang valid. Reliabilitasnya tidak menggunakan statistik, karena subjek terbatas. Hasil penelitian menunjukkan perubahan derajat kesabaran pada kedua subjek setelah diberikan treatment restrukturisasi kognitif dengan surat Al-fatihah berpengaruh terhadap peningkatan derajat kesabaran pada kedua penderita Diabetes Mellitus tipe 2. Kata Kunci :  Derajat Kesabaran, Restrukturisasi Kognitif dengan Surat Al-fatihah, Diabetes Mellitus tipe 2.
Kebahagiaan Pada Individu Yang Mengalami Low Vision: Suatu Studi Deskriptif di Yayasan Syamsi Dhuha Kota Bandung Suci Nugraha; Farida Coralia; Hilda Saptarina
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 2 No.2 Juni 2011
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5669.852 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.2421

Abstract

Low Vision means that someone whose having avision dysfunction despite treatment; Has avisual acuity less than 6/ 18 until it can receive light perception; Broad vision of less than 10 degrees from the fixation point; their potential can still use the remaining vision for the planning and or execution of a task. Physical barriers to be one factor that can inhibit the individuals in fulfilling the development task. If the individual can not fulfill the development task, then that individual will feel the unhappy. Different conditions occurin individuals who have low vision in Syamsi Dhuha Foundation showed positive emotions or happiness in the face of the ‘problematic’ and physical limitations. By using questionare of happiness by Martin E.P. Seligman (2005) to 10 individuals who have low vision, obtained results indicate that in general subjects feel happiness.30% of the subjects feel the happiness in their pass life, 90% of the subjects feel happy in the present, and 90% of the subjects felt the optimistic in the future.Subject who happy in today life has been using signature strengths and life satisfaction. Subjects to feel optimistic about their future of life does have the power of hope that leads subjects to feel positive felling about the future. Subjects who was unhappy about their past as the subject who does not build up maximum strength of forgiving power and grateful.
PENGARUH HEALTH EDUCATION TERHADAP PENINGKATAN KEPATUHAN MENJALANKAN PENGOBATAN MEDIS PADA PASIEN DENGAN SIMPTOM KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT ISLAM PKU MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA Dini Yulia Kurniati
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 4 No. 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.373 KB) | DOI: 10.29313/schema.v4i1.4444

Abstract

Di Indonesia, Ternate merupakan salah satu daerah dengan tingkat prevalensi penyebaran kanker payudara. Hal ini dikarenakan tingginya keyakinan irasional masyarakat akan pengobatan medis yang membuat pasien memilih untuk tidak patuh dalam mengikuti anjuran dokter. Kepatuhan itu sendiri adalah upaya keterlibatan aktif, sadar dan kolaboratif dari pasien terhadap perilaku yang mendukung kesembuhan, yang di dalamnya terdapat pilihan dan tujuan pengaturan, perencanaan pengobatan dan perawatan, dan pelaksanaan aturan hidup sesuai anjuran dokter.Penelitian ini dilakukan terhadap 4 orang pasien dengan simptom kanker payudara. Pasien tidak mampu mengatasi permasalahan keyakinan akan penyakit kanker payudara dan pengobatan medis di rumah sakit, sehingga menyebabkan munculnya ketidakpatuhan dalam menjalankan anjuran dokter.Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti ingin melihat pengaruh Health Education terhadap peningkatan kepatuhan menjalankan pengobatan medis pada pasien dengan simptom kanker payudara di RS Islam PKU Muhammadiyah Maluku Utara.Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kepatuhan menjalankan pengobatan medis yang terdiri dari 13 item pernyataan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan quasi eksperimental dalam bentuk one group pre test – post test designs. Hasil pengukuran test – post test terdapat peningkatan kepatuhan menjalankan pengobatan medis sebesar 61,6%.  Hasil tersebut menunjukkan bahwa Health Education dapat meningkatkan kepatuhan menjalankan pengobatan medis pada pasien dengan simptom kanker payudara di Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyyah Maluku Utara.  Kata Kunci: Health Education, simptom kanker payudara, kepatuhan
Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Stres Kerja Tenaga Kesehatan Carima, Wianne
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 7 No. 2 November 2022
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.395 KB) | DOI: 10.29313/schema.v7i2.11031

Abstract

Stres kerja merupakan permasalahan manajemen institusi dan pekerja. Stres kerja di kalangan tenaga kesehatan masih cukup tinggi begitu juga dengan tenaga kesehatan yang bekerja di puskesmas. Stres kerja ini dipengaruhi oleh beban kerja dan lingkungan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh beban kerja, lingkungan kerja terhadap stres kerja baik parsial maupun simultan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel penelitian 79 tenaga kesehatan di tiga Puskesmas di Kabupaten Bandung yaitu Puskesmas Katapang, Puskesmas Soreang, dan Puskesmas Sangkanhurip. Data yang didapat ditransformasi dengan menggunakan MSI, kemudian dilakukan uji regresi. Hasil penelitian menunjukan tingkat beban kerja berada dalam kategori tinggi, kondisi lingkungan kerja berada dalam kategori menyenangkan, tingkat stres kerja berada dalam kategori ringan, tidak terdapat pengaruh beban kerja terhadap stres kerja, terdapat pengaruh lingkungan kerja terhadap stres kerja secara signifikan, dan terdapat pengaruh yang lemah beban kerja dan lingkungan kerja terhadap stres kerja secara signifikan.
STUDI TENTANG PENGARUH SELF CONCEPT, AGRESI, SERTA FUNGSI REGULASI DAN KONTROL, TERHADAP PERILAKU KRIMINAL (SUATU MODEL STUDI TENTANG PERILAKU KRIMINAL PADA NARAPIDANA DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN KELAS 1 SUKAMISKIN BANDUNG). Umar Yusuf
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 1 No.2 Januari 2009
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2494.057 KB) | DOI: 10.29313/schema.v1i2.2647

Abstract

The objective of this study is to obtain descriptions concerning (1) the influence of self –concept, aggression, and the function of regulation and control on criminal behaviour; (2) the process dynamics of variables as a model of criminal behaviour manifestation. The theory of self-concept from Markus (1977, 1986, 1990) is used to analyse the data.As described in many research done by psychologists, criminals have negative self-concept, low self esteem, low competencies, and low self-confidence. They are also very aggressive and impulsive. However, those research result did not show description of the dynamic relationship between factors that draw out criminal behaviours.To be able to describe the dynamic relationship between factors that draw out criminal behaviours; the comparative causality research design is employed using expost-facto data. Data was gathered from 82 prisoners at the Suka miskin penitentiary, and 58 university students as control group, using questionnaire to measure self concept that based on theory from Markus (1977). A self-report was administered to measure aggression that is based on theory from Loeber and Schmaling (1985). Another self-report was carried out to measure the function of self regulation and control that is based on Markus and Wurf (1987) theory. To measure the criminal behaviour, a self report was made based on the definition of criminal behaviour from Andrew and Bonta (1993).The result of this study shows that self-concept, aggression, and the function of regulation and control, contributed as much as 53.72% to the manifestation of criminal behaviour. The result also shows that the process of manifestation of a criminal behaviour starts from bad self-concept that is marked by aggressive reactions to any emotional stimulus that is perceived as a threat to their self-identity. This kind of perception distortion, along with the cognitive failure to deal with the perceived threat from the environment, lead to uncontrolled behaviour.
GAMBARAN KRISIS PSIKOLOGIS MAHASISWA TINGKAT PERTAMA PROGRAM SARJANA UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG Rizka Hadian Permana; Miki Amrilya Wardati; Dwi Agustin Nuriani Sirodj
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.2 November 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.917 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.3391

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dalam bidang psikologi klinis. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah krisis psikologis yang mengacu pada teori dari Wiger pada tahun 2003. Studi ini fokus pada krisis psikologis yang dialami oleh mahasiswa tingkat pertama program sarjana Universitas Islam Bandung, dimana mahasiswa tersebut menghadapi tututan akademis maupun tuntutan sosial yang baru di lingkungan perguruan tinggi. Pengukuran yang dilakukan menyangkut jenis – jenis krisis psikologis yang dialami yaitu 1) krisis perkembangan, 2) krisis situasional, dan 3) krisis eksistensial. Sampel dipilih menggunakan metode systematic random sampling di setiap fakultas. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif. Hasil penelitian didapatkan gambaran bahwa mahasiswa tidak mengalami ketiga tipe krisis psikologis yaitu krisis identitas, krisis situasional, dan krisis eksistensial.
Efektivitas Restrukturisasi Kognitif Terhadap Penurunan Derajat Stres Pada Wanita Yang Menderita HSV 2 (Menggunakan Media Al-Qur’an Surat Maryam Ayat 4) Diane Meliani Sopiadar; Umar Yusuf; Suhana Suhana
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 6 No. 2 November 2021
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.634 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.5736

Abstract

Daya tahan tubuh kuat serta pikiran positif dapat berpengaruh terhadap proses penyembuhan pada penderita HSV 2. Akan tetapi, pikiran disfungsional yang dikembangkan subjek dalam kehidupannya dapat meningkatkan resiko kambuhnya penyakit. Munculnya pikiran ini dikarenakan adanya distorsi kognitif. Restrukturisasi kognitif dengan Al-Quran surat Maryam ayat 4 merupakan bentuk dari terapi kognitif yang dapat mengajarkan klien untuk mengidentifikasi pikiran negatif serta mengevakuasi pikiran otomatis yang mengarahkan pada kondisi stress. Restrukturisasi kognitif diberikan melalui taddabur surat Maryam ayat 4. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas restrukturisasi kognitif menggunakan Al-Quran Surat Maryam ayat 4 dalam menurunkan derajat stress. Subjek penelitian ini berjumlah dua orang, dengan desain penelitian one group pre-test post-test design. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes DASS (Depression Anxiety Stress Scales) yang berisi 42 pernyataan. Hasil penelitian menunjukan restrukturisasi kognitif dengan Al-Quran surat Maryam ayat 4 efektif menurunkan derajat stres dengan penurunan dari kategori sangat parah ke kategori sedang.

Page 8 of 10 | Total Record : 94