Schema: Journal of Psychological Research
Schema : Journal of Psychological Research publishes academic research articles on theoretical and applied studies and focuses on Psychology with the following scope : Broken Home, Organizational Culture, Celebrity Worship, Delinquency, Early Adulthood, Work Discipline, Social Support, Health belief, Parasocial Interaction, Early Childhood Independence, Maturity Career, Job Satisfaction, Organizational Commitment, Obesity, Parasocial Relationship, Peak Performance, Character Education, Self Adjustment, Marriage Adjustment, Parenting, Learning Achievement, Psychological Well-Being, Religiosity, Late Adolescence, Self Esteem, Self regulation, Taaruf . This journal is published by UPT Publikasi Ilmiah UNISBA. Articles submitted to this journal will be processed online and using a double blind review by at least two reviewers.
Articles
94 Documents
Pengaruh Rangsangan Tertawa Terhadap Penyelesaian Block Design Test
siti qodariah;
lelywati Idham suryana;
Vita Latifah
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 2 No.1 Januari 2011
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3945.167 KB)
|
DOI: 10.29313/schema.v0i0.2482
Education systems in the Faculty of Psychology Unisba quite heavy and tight especially in semester V. The pressures and demands could reduce the ability in learning the material and complete the study.. Pressures and demands can affect the emotions of students, it cause less efficient and effective in solving the problem. Therefore it is necessary to design an intervention that take the practically, energy or cost efficiency, so it does not create a new problem for students. In the current study, researchers wanted to give stimulation of laugh. The method of research is experimental design by using Randomized Two Group Design. With stimulation of laugh as an Independent Variable and Solve the Block Design Test (analogy of the problem) as the Dependent Variable. The sample is students of the Faculty of Psychology Unisba semester V, with Purposive Sampling technique. The results is the stimulation of laugh can affect the ability to solve the Block Design Test, that is stimulation of laugh can accelerate the ability to solve problems in academic or social.
Pengaruh Cognitive Behavior Therapy terhadap Peningkatan Regulasi Emosi pada Individu Pelaku NSSI (Non-Suicidal Self Injury)
Miftahul Adila;
Ihsana Sabriani Borualogo;
Endah Nawangsih
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 5 No. 2 November 2019
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (694.658 KB)
|
DOI: 10.29313/schema.v0i0.3966
NSSI (Non-Suicidal Self Injury) merupakan perilaku melukai diri sendiri dengan sengaja tanpa maksud untuk bunuh diri (Klonsky, 2008). Pelaku NSSI mengalami emosi negatif yang sangat intens dan kesulitan dalam meregulasi emosi. Emosi negatif diakibatkan oleh adanya pikiran negatif yang selalu menyalahkan diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CBT dalam meningkatkan regulasi emosi. Subjek penelitian adalah perempuan berusia 21 tahun. Metode penelitian single subject research (SSR) dengan rancangan desain changing criterion. Pengumpulan data menggunakan skala Emotion Regulation Questioner (ERQ) dari Gross & John (2003), wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan CBT berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi subjek pelaku NSSI. Terlihat dari perubahan skor dimana skor aspek Cognitive Reappraisal (CR) meningkat sebesar 52.17% dan skor aspek Expressive Supression (ES) menurun sebesar 30% pada fase treatment dibanding fase baseline. Tingkat Regulasi Emosi subjek berada pada kategori sangat adaptif dimana skor aspek CR lebih tinggi dari pada skor aspek ES. Kata kunci: Cognitive Behavior Therapy (CBT), Regulasi Emosi, Non-Suicidal Self Injury (NSSI)
Hubungan Religious Commitment Dengan Motivasi Belajar Pada Mahasiswa di UNISBA
Yuli Aslamawati;
Eneng Nurlailiwangi;
Ari Wulandari
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 2 No.2 Juni 2011
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (9310.315 KB)
|
DOI: 10.29313/schema.v0i0.2428
There is a phenomenon in UNISBA as a private Islamic University, the students show low motivation in their learning behavior process. Their effort to achieve a good grade without optimizing their capabilities, there is a tendency to choose an easy way, cheating and violating the university rules, these were associated to the low of a Religious Commitment. According to Glock & Stark. Religious Commitment is a religious consciousness includes the obedience to do the ritual believes, the faith, which that is application of their religious knowledge.The objective of this research are to obtain data and empirical picture about the relationship between religious commitment and the learning motivation among the students; and to see which dimension of religious commitment has greater closeness to learning motivation.This research used the correlation method. The measurement tool to describe the students Religious commitment used a scale based Glock and Stark theory; and the scale of student’s learning motivation is constructed based on the learning motivation theory from Gage and Berliner. 340 UNISBA’s students who are currently actively registered as the population in this study. The data gathering is based on cluster random sampling. The result was rs= 0.524; there was a positive correlation between the religious commitment and learning motivation among the students. It means the lower the religious commitment, the lower the motivation of learning among the students.
ANALISIS KUALITAS AITEM INTELLIGENCE STRUCTURE TEST (IST) MELALUI METODE ITEM RESPONSE THEORY (IRT)
Dwi Agustin Nuriani Sirodj
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 4 No. 2 November 2018
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (790.479 KB)
|
DOI: 10.29313/schema.v4i2.4420
Intelligence Structure Test (IST) merupakan salah satu tes psikologi untuk mengukur kemampuan intelegensi seseorang. Di Universitas “X” penggunaan IST dijadikan sebagai acuan untuk seleksi masuk mahasiswa. Sebagai salah satu prediktor keberhasilan mahasiswa dalam menempuh pendidikan sarjana, penting untuk memastikan apakah kualitas dari tes IST masih baik untuk saat ini. Mengingat bahwa alat tes IST yang ada di Indonesia pada saat ini masih hasil adaptasi dari IST-70 dan belum ada revisi hingga saat ini. Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan maka berkembang pula salah satu metode yaitu item respon theory (IRT). IRT merupakan teori tentang bagaimana variabel kemampuan seseorang dan variabel aitem menentukan data respons ketika seseorang menjawab aitem tersebut. Kualitas tes IST apakah baik atau tidak ditentukan oleh ketepatan alat tes tersebut dalam mengukur kecerdasan individu (validitas), konsistensi dari alat tes tersebut (reliabilitas), derajat kesukaran aitem yang bergerak dari mudah ke sulit, daya pembeda aitem yang mampu membedakan individu yang mempunyai kemampuan tinggi dan rendah, serta index guessing agar aitem tidak mudah untuk ditebak jawabannya. Atas dasar tersebut peneliti ingin melakukan penelitan mengenai analisis kualitas aitem IST melalui metode IRT pada proses seleksi penerimaan mahasiswa baru Universitas “X” pada periode 2017- 2018. Dari hasil penelitian di dapat bahwa secara keseluruhan IST masih layak digunakan sebagai alat test yang mengukur kecerdasan seseorang dan dipakai sebagai prediktor keberhasilan calon mahasiswa baru dalam menempuh pembelajaran di universitas, hanya saja perlu adanya perbaikan dalam penempatan aitem yang disesuaikan dengan index facility nya. Selain itu terdapat delapan aitem tes yang tidak layak digunakan sehingga perlu diganti.
Peran Kelekatan dengan Teman Sebaya pada Otonomi di Mahasiswa
Permata Sari, Diana;
Romendo, Dicki
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 8 No. 1 Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/schema.v8i1.11657
Mahasiswa berada di masa peralihan dari remaja ke dewasa di mana mereka mulai melepaskan ikatan dari orang tua dan menjalin kedekatan/hubungan dengan teman/pasangan. Penelitian kuantitatif ini melihat pengaruh dari kelekatan dengan teman sebaya dengan otonomi di mahasiswa. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara daring dari skala yang sudah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia yaitu sub skala Peer Attachment dari Inventory of Parent and Peer Atachment (IPPA) milik Greenberg dan Armsden (1987) dan Adolescent Autonomy Scale milik Noom (1999). Penyebaran kuesioner melalui Google Form kepada para mahasiswa pada rentang waktu empat minggu. Sebanyak 105 responden yang terdiri dari 22 laki-laki dan 83 perempuan responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis regresi menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan kelekatan dengan teman sebaya terhadap terhadap otonomi (p = 0.789). Lalu, hasil analisis korelasi ditemukan bahwa kelekatan dengan teman tidak berkorelasi dengan otonomi (p=0.841).
Pengaruh Stres Kerja Terhadap Burnout Karyawan Generasi Y di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Febryanti, Retno;
Damayanti, Desita Dyah;
Alamanda, Karina Putri
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 8 No. 1 Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/schema.v8i1.11672
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh tingkat stres kerja terhadap tingkat burnout yang dimiliki oleh karyawan generasi Y di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian korelasi. Pengambilan sampel yang digunakan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek pada penelitian ini yaitu 49 karyawan generasi Y baik laki-laki dan perempuan di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis regresi sederhana dengan bantuan aplikasi spss 26. Hasil penelitian menujukkan adanya pengaruh tingkat stres kerja terhadap tingkat perilaku burnout pada karyawan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, yang menunjukkan nilai koefisien korelasi stres kerja terhadap burnout sebesar 0.453 dengan p = 0.001 (sig < 0.05). Hasil analisis persentase kategori tingkat stres kerja karyawan yang lebih dominan yaitu kategori sedang dengan 93.3%, sedangkan persentase tingkat burnout yang lebih dominan juga dikategori sedang yaitu 55.1%. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat stres kerja karyawan maka semakin tinggi pula tingkat burnout yang dimiliki karyawan.
Hubungan Career Optimism dan Social Support dengan Career Adaptability Mahasiswa Pengguna Layanan Career Development Center UNS
Ramadhanti, Hanin Dhiya;
Priyatama, Aditya Nanda
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 8 No. 1 Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/schema.v8i1.11673
Studi ini didasarkan pada pemikiran bahwa perencanaan dan sikap adaptif menjadi sangat penting bagi mahasiswa untuk mengatasi tantangan dalam transisi college-to-work. Tujuan studi adalah untuk mengetahui hubungan antara career optimism dan social support dengan career adaptability. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan uji korelasi ganda dan uji korelasi parsial. Populasi yang dipilih yaitu mahasiswa aktif Universitas Sebelas Maret pengguna layanan Career Development Center UNS dengan teknik purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 105 mahasiswa. Instrumen dalam studi ini adalah skala career adaptability, skala career optimism, dan skala social support. Berdasarkan hasil uji korelasi ganda terdapat hubungan kuat yang signifikan ant ara career optimism dan social support dengan career adaptability. Career optimism dan social support secara bersamaan menyumbang sebesar 49,4% terhadap career adaptability. Sedangkan, hasil uji parsial menunjukkan adanya hubungan kuat yang signifikan antara career optimism dengan career adaptability, sementara antara social support dengan career adaptability tidak terdapat hubungan yang signifikan.
Efektivitas Acceptance Commitment Therapy untuk Menurunkan Kecemasan pada Perempuan Korban Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) di Bandung
Pratiwi, Sarah Dian Asri;
Qadariah, Siti;
Halimah, Lilim
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 8 No. 1 Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/schema.v8i1.11648
Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) merupakan kekerasan yang ditujukan untuk menyerang gender yang difasilitasi teknologi internet. Mayoritas korban kasus KBGO ini adalah perempuan usia dewasa awal. Korban yang memiliki pengalaman KBGO akan merasakan dampak dan merasakan hilangnya hak aman serta nyaman di ruang media sosial. Salah satu dampak yang paling tinggi ialah kecemasan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk memperoleh data empirik mengenai pemberian Acceptance Commitment Therapy (ACT) terhadap penurunan kecemasan pada korban KBGO. Desain penelitian yang digunakan adalah one group design pre test-post test, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 3 (tiga) orang. Berdasarkan hasil pengukuran dan analisis menggunakan uji statistika paired t test, didapatkan hasil yang menunjukkan terdapat penurunan tingkat kecemasan secara signifikan pada perempuan korban Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) di Kota Bandung setelah diberikan intervensi Acceptance Commitment Therapy (ACT). Adapun penurunan tingkat kecemasan pada subjek secara keseluruhan yaitu sebesar 68,9%.
Efektivitas Acceptance and Commitment Therapy (ACT) untuk Meningkatkan Self-Acceptance Pada Pasien Kanker Payudara Pasca Mastektomi
Setiawan, Maghfira Aulia Putri;
Qadariah, Siti;
Halimah, Lilim
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 8 No. 1 Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/schema.v8i1.11649
Kanker payudara tergolong jenis kanker yang perkembangannya cukup pesat. Salah satu pengobatan yang dapat dilakukan oleh pasien kanker payudara adalah mastektomi. Mastektomi adalah pengobatan kanker payudara dengan cara mengangkat seluruh jaringan payudara. Hal tersebut berdampak pada keadaan psikologis pasien, yaitu penerimaan diri karena kehilangan salah satu organ penting bagi para wanita. Acceptance and Commitment Therapy (ACT) adalah terapi yang bertujuan untuk meningkatkan aspek psikologis untuk lebih fleksibel dalam menjalani perubahan, mengerti akan keadaan diri, fokus terhadap kehidupannya saat ini dan menyikap sesuai dengan nilai yang dianut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas intervensi ACT untuk meningkatkan self-acceptance pada pasien kanker payudara pasca mastektomi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pre-test post-test design dan analisis data parametrik paired t-test. Hasil analisis statistik deskriptif didapatkan nilai sig. 0,001 < 0,05, artinya ada perbedaan skor pre-test dan post-test secara signifikan. Sehingga intervensi ACT efektif meningkatkan self-acceptance pada pasien kanker payudara pasca mastektomi.
Pengaruh Resiliensi Terhadap Depresi Pada Emerging Adulthood
Sabila, Shania;
Evanytha, Evanytha;
Paramita, Anindya Dewi
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 8 No. 2 November 2023
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/schema.v8i2.12249
Individu dengan usia 16 – 24 tahun merupakan kelompok dengan tingkat depresi tertinggi di Indonesia. Depresi terbukti memiliki dampak negatif bagi individu yang mengalaminya, sehingga perlu ditelusuri hal apa yang dapat menekan angka depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh resiliensi terhadap depresi pada emerging adulthood dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 165 partisipan berusia 18-29 tahun di Jabodetabek. Instrumen yang digunakan yaitu Beck Depression Inventory-II (BDI-II) dan The Connor Davidson Resilience scale (CD-RISC). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa resiliensi berpengaruh secara signifikan terhadap depresi pada emerging adulthood. Resiliensi juga berpengaruh negatif terhadap depresi pada emerging adulthood. Semakin tinggi resiliensi maka semakin rendah depresi, dan semakin rendah resiliensi maka semakin tinggi depresi pada emerging adulthood. Oleh karena itu dengan adanya kaitan antara resiliensi dan penurunan tingkat depresi menjadikan individu harus melakukan upaya dalam mengembangkan resiliensinya dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat menimbulkan depresi pada masa transisi ini.