cover
Contact Name
Muryan Awaludin
Contact Email
istpmedan01@gmail.com
Phone
+628562616116
Journal Mail Official
istpmedan01@gmail.com
Editorial Address
JL. DR. T.D. Pardede No. 8 Medan 20153 Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP
ISSN : 23560878     EISSN : 27146758     DOI : https://doi.org/10.59637/jsti
Core Subject : Science,
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP (Institut Sains dan Teknologi TD.Pardede) ini merupakan salah satu media publikasi penelitian yang menambah deretan jurnal dengan disiplin ilmu sains dan teknologi, dengan No ISSN 2356-0878 dan diharapkan mampu menjadi media pemicu untuk menambah keinginan kaum akademisi untuk mengadakan penelitian, menambah karya penulisan, serta menjadikan media ini salah satu penyebaran perkembangan informasi sains dan teknologi terbaru kepada masyarakat luas.
Articles 183 Documents
ESTIMASI SUMBERDAYA BATU PASIR DENGAN METODE CROSS SECTION DAN METODE CONTOUR DI CV. MITRA KURING DESA PAKU KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA Bungaran Tambun; Analiser Halawa; Syah Vetri
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 19 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang kaya akan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya. Ada banyak potensi yang masih belum tereksplorasi yang bisa dimanfaatkan demi kepentingan orang banyak. Seiring dengan perkembangan jaman maka pembangunan secara fisik seperti pembangunan industri dan perumahan pun meningkat pesat. Salah satu potensi bahan galian mineral batuan (Undang – Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara) pada daerah penelitian adalah batu pasir.Penelitian ini dilakukan untuk memberikan estimasi kuantitas sumberdaya yang ada di IUP di Desa Paku Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang. Luas daerah penelitian sekitar 777 m2. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan cara melakukan studipustaka, pengamatan pada penyebaran endapan pasir batu, pengumpulan data, sampai dengan kesimpulan dan saran.Hasil perhitungan menggunakan pada metode cross section adalah sebesar 272.988,48m3, sedangkan metode contour adalah sebesar 278.427,83m3. Lapisan tanah penutup dihitung dengan menggunakan metode cross section dengan hasil sebesar 68.233,74 m3. Hasil perhitungan dengan metode cross section menghasilkan besar volume sumberdaya yang lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan metode contour. Perbedaan ini dapat terjadi karena pada metode cross section sepanjang jarak antara dua sayatan yaitu 20 meter, permukaannya dianggap linier/rata sehingga apabila terdapat elevasi yang lebih tinggi di antara dua sayatan hasil perhitungan akan lebih kecil sedangkan pada metode contour jarak antar liniernya/jarak antar kontur yaitu 1 meter, sehingga lebih akurat dan akibatnya estimasi dengan metode contour menghasilkan hasil yang lebih besar bila dibandingkan dengan metode cross section. Selisih estimasi antara kedua metode adalah sebesar 5.439,35m3. Dengan tingkat kesalahan relatif sebesar 1,954%.
PENENTUAN TINGKAT HUBUNGAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.SURYAMAS LESTARI PRIMA MEDAN Rasmi Sitohang; Mona H. Siregar; Jekki Krindo HT. Balian
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 19 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah perusahaan tidak akan berhasil maju, melawan dan mengatasi setiap tantangan dan rintangan, apabila perusahaan tersebut tidak menempatkan manusia, dalam hal ini para karyawan, sebagai aset yang bernilai tinggi. Persaingan dalam dunia usaha memerlukan kualitas, termasuk di dalamnya sumber daya manusia, produk, pelayanan, dan sebagainya. Perusahaan perlu menyelenggarakan pendidikan dan latihan yang lebih sering kepada pegawai/karyawan secara merata sehingga perkembangan pegawai lebih cepat dan lebih merata Pengumpulan data dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan pengamatan langsung keperusahaan, wawancara dengan karyawan, dan mencari informasi dari bagian administrasi. Pemecahan masalah pada PT. Suryamas Lestari Prima dilakukan dengan berbagai metode perhitungan, yaitu dengan menghitung kinerja karyawan, kemudian diuji dengan metode korelasi. Pelaksanaan pengembangan yang dijalankan selama ini membawa dampak positif terhadap kinerja karyawan di PT Suryamas Lestari Prima, karena dengan diadakannya pengembangan karyawan, kinerja karyawan semakin meningkat.
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU IFU MI DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) DI PT. INTI PANGAN JAYA Piala Mutiara; Linda Mariaty
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 19 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memenuhi permintaan konsumen yang seringkali kehabisan stok (sold out) serta menjaga kepercayaan konsumen terhadap produk Ifu Mi, maka PT. Inti Pangan Jaya perlu menjaga ketersediaan produk dan kualitas produk selalu dalam keadaan baik. Maka dari itu penulis melakukan penelitian terhadap persediaan di PT. Inti Pangan Jaya dan melihat terdapat sebuah permasalahan yakni, persediaan produk yang dipesan mengalami kehabisan stok (sold out). Maka pada Tugas Akhir ini, peneliti melakukan penelitian untuk memecahkan masalah yang terjadi di PT. Inti Pangan Jaya tersebut. Untuk memecahkan masalah tersebut peneliti menggunakan metode MRP (Material Requirement Planning).Hasil yang didapatkan dari penelitian antara lain, jumlah peramalan permintaan rata-rata terhadap produk Ifu Mi di PT. Inti Pangan Jaya pada periode Januari 2023 s/d Desember 2023 adalah 891 dus/bulan. Jumlah persediaan bahan baku perbulan yang harus disediakan untuk memenuhi permintaan produk Ifu Mi selama periode Januari 2023s/d Desember 2023 adalah : Tepung tetigu 5.342.500 gr/ bulan, Air 2.671.250 gr /bulan, Tepung substitusi 801.375 gr/ bulan, Tepung telur 534.250 gr/bulan, Garam yodium 106.850 gr/bulan, Minyak makan 213.700 gr/bulan, Carboksimetil cellulose (CMC) 53.425 gr/bulan, Soda Abu 53.425 gr/bulan, Zat pewarna 53.425 ml/bulan.
IDENTIFIKASI DAN POLA PENANGANAN KAWASAN KUMUH DI KECAMATAN BINJAI KOTA: Studi Kasus : Kelurahan Setia Liofanni Malau; Rahmad Dian Sembiring; Dessy Eresina Pinem
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 19 No. 2 (2023): JULI
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59637/jsti.v19i2.285

Abstract

Kelurahan Setia merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di Kecamatan Binjai Kota, dimana pada kelurahan Setia ini terdapat kawasan yang teridentifikasi kumuh berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat No.2 Tahun 2016 Tentang Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh, yaitu di tepatnya dilingkungan II, III, IV dan V. Dimana pada tiap lingkungan terdapat kriteria kumuh yang berbeda-beda. Berdasarkan hasil survey lapangan, dilihat dari segi fisiknya gambaran kondisi kekumuhan di lokasi penelitian yaitu permukiman penduduk yang sebagian terletak di bantaran sungai, letak bangunan rumahnya relatif acak, tidak berpola dan termasuk bangunan yang padat, sehingga rawan bencana kebakaran, kemudian lingkungan ini juga di perburuk oleh kualitas sarana dan prasarana yang tidak memadai, dan tidak ada Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kondisi lingkungan seperti ini akan terus mengalami penurunan kualitas lingkungan jika tidak ditanggapi dengan serius maka diperlukan tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi ataupun mencegah timbulnya kawasan kumuh baru. Adapun kriteria-kriteria yang di analisa adalah kondisi kekumuhan berupa kondisi bangunan, kondisi jaringan jalan lingkungan, kondisi penyediaan air minum, kondisi drainase lingkungan, kondisi pengelolaan air limbah, kondisi pengelolaan persampahan, kondisi proteksi kebakaran, kondisi legalitas tanah berupa kejelasan status penguasaan tanah kesesuaian Rencana Tata Ruang, identifikasi pertibangan lain berupa nilai strategis lokasi, kependudukan, kondisi sosial, ekonomi, dan budaya. Berdasarkan hasil identifikasi dan pembobotan maka diketahui bahwa Lingkungan II, III dan IV merupakan kawasan kumuh sedang dengan legalitas tanah merupakan tanah legal sedangkan untuk Lingkungan V merupakan kawasan kumuh berat dengan legalitas tanah merupakan sebagian tidak memiliki surat tanah sehingga dapat diketahui pola penanganan yaitu si lingkungan II, III dan IV pola penanganannya peremajaan sedangkan di Lingkungan V pola penanganannya adalah permukiman kembali
PENGARUH BIAYA PROMOSI DAN BIAYA DISTRIBUSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PT. KIATTAMA MANDIRI Omry Pangaribuan; Bungaran Tambun; Joslen Sinaga
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 19 No. 2 (2023): JULI
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Kiattama Mandiri merupakan perusahaan importir dan distributor sekaligus penjual peralatan atau perlengkapan bayi merek Vitaflow yang beralamat di Pulo Gadung Trade Center Jakarta Timur. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan saat ini sehubunngan dengan penjualan produknya, adalah sebagai berikut: adanya persaingan usaha yang semakin ketat diantara perusahaan yang sejenis, yang mengakibatkan market share perusahaan makin berkurang, terjadinya penurunan biaya promosi dan biaya biaya pendistribusian produk-produk ke masing-masing agen ditengah persaingan yang cukup ketat diantara perusahaan yang sejenis yang berakibat terhadap penurunan hasil penjualan, PT. Kiattama Mandiri belum mengetahui secara detail seberapa besar pengaruh biaya promosi dan biaya distribusi terhadap volume penjualan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh biaya promosi, biaya distribusi baik secara individual maupun secara bersama-sama terhadap volume penjualan produk PT.Kiattama Mandiri. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan tahun selama perusahaan beroperasi dimana setiap tahun tersebut terjadi pengeluaran biaya promosi dan distribusi serta hasil penjualan. Sedangkan sampel dalam penelitian ini, adalah hanya dua tahun dari tahun pengoperasian perusahaan untuk dijadikan penelitian, yaitu tahun 2021 dan dan tahun 2022. Yang menjadi variable dalam penelitian ini adalah, biaya promosi, distribusi dan penjualan. Pengolahan dan analisis data menggunakan analisa dan uji regresi linier sederhana, regresi linier berganda serta prinsip-prinsip penggunaan statistic dengan bantuan program komputer SPSS versi 16. Setelah data dikumpulkan dan diolah, maka diperoleh hasil sebagai berikut: terdapat pengaruh yang positif dan signifikan biaya promosi terhadap volume penjualan pada PT. Kiattama Mandiri, terdapat pengaruh positif dan signifikan biaya distribusi terhadap volume penjualan pada PT. Kiattama Mandiri, terdapat pengaruh signifikan biaya promosi dan biaya distribusi secara bersama-sama terhadap volume penjualan pada PT. Kiattama Mandiri, dengan persamaan regresi Y = 2.075E8 + 298.048 X1+ 9.018 X2, hal ini berarti bahwa secara bersama sama biaya promosi dan biaya distribusi yang tinggi akan memeberikan hasil yang semakin tinggi terhadap volume penjualan pada PT. Kiattama Mandiri. Besarnya pengaruh atau kontribusi/sumbangan biaya promosi dan biaya distribusi secara bersama-sama terhadap volume penjualan adalah sebesar 94%. Dan sisanya sebesar 0,6% merupakan pengaruh factor lainnya yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Dan yang paling dominan pengaruhnya diantara biaya promosi dan biaya distribusi terhadap volume penjualan PT. Kiattama Mandiriadalah biaya distribusi, yaitu sebesar 0,898 atau 89,8%.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI MASYARAKAT SEKITAR TERHADAP DAMPAK TPA: TPA Terjun Jalan Paluh Nibung Lingkungan 1 Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan Kota Medan Wulan Wulan; Dessy Eresina Pinem; Rahmad Dian Sembiring
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 19 No. 2 (2023): JULI
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TPA (Tempat Permbuangan Akhir) Terjun Jalan Paluh Nibung Lingkungan 1 Kelurahan PayaPasir Kecamatan Medan Marelan merupakan TPA satu-satunya yang ada dikota Medan. Sehingga menimbulkan persepsi masyarakat sekitar mengenai dampak TPA di Lingkungan mereka. Faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat sekitar terhadap dampak TPA yaitu faktor umur, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, pekerjaan, kendaraan yang dipakai dan jarak tempat tinggal ke lokasi TPA.Studiinidilakukanmelaluianalisissecaradeskriptifkualitatifberdasarkanhasilkuesionerdanpengamatanlangsungdilapangan (observasi visual) untuk melihat fakta kondisi sebenarnya seperti kondisi TPA, sarana dan prasarana dan lain sebagainya.Kemudian mencari hubungan antara factor atau variabel yang dianggapmenyebabkanataumenjadi faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat sekitar terhadap dampak TPA. Mencari hubungan ada atau tidak adanya hubungan antara factor atau variabel yang dianggap berpengaruh, yang dianalisis dengan menggunakan Metode Analisa Crosstab secara Chi-Square, sehingga diperoleh dengan jelas faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat sekitar terhadap dampak TPA.Adapun untuk variable bebas ditetapkan dari faktor umur (X1), tingkat pendidikan (X2), tingkat pendapatan (X3), pekerjaan (X4), kendaraan yang dipakai (X5) dan jarak tempat tinggal ke lokasi TPA (X6).Sedangkan untuk variable terikat ditetapkan dari persepsi masyarakat sekitar terhadap dampak TPA Terjun Jalan Paluh Nibung Lingkungan 1 Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan (Y). Berdasarkan hasil pengujian Crosstab secaraChi-square terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat sekitar terhadap dampak TPA, maka diperoleh hasil yang ditetapkan bahwa variable jarak tempat tinggal ke lokasi TPA, variable pendapatan, variable pekerjaan ,variable pendidikan dan variabel umur yang dinyatakan memiliki hubungan kuat dalam mempengaruhi persepsi masyarakat sekitar terhadap dampak TPA.
PENGARUH PENCAHAYAAN TERHADAP KENYAMANAN VISUAL DI GARPOO CAFÉ Isniar TL Ritonga; Sanggam Sihombing
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 19 No. 2 (2023): JULI
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaaan pada umumnya merupakan hal yang sangat penting yang dibutuhkan manusia untuk melihat, mengenal dan mempelajari apa yang ada di sekitar. Pada bangunan, pencahayaan dapat memfasilitasi penampilan visual; dan membantu kreatifitas di dalam pembentukan lingkungan visual. Penelitian kali ini akan membahas mengenai Pengaruh Pencahayaan pada Kenyamanan di Garpoo Café. Metode dalam Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa Pencahayaan pada Garpoo Café di Medan sudah cukup nyaman.
PENENTUAN ENDAPAN EMAS EPITERMAL SULFIDA TINGGI BERDASARKAN ANALISA MINERAL ALTERASI DI DAERAH MARTABE, TAPANULI SELATAN SUMATERA UTARA Lismawaty Lismawaty; Joni Fitra; Sedarta; Tengku Tibri; M. Eka Onwardana
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 19 No. 2 (2023): JULI
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan endapan logam emas banyak dihasilkan dari larutan hidrotermal (larutan sisa magma) yang salah satunya dari tipe epitermal sulfide tinggi, yaitu dari larutan hidrotermal bersifat lebih asam dengan temperature 100oC– 350oC. Interaksi larutan hidrotermal dengan batuan samping akan membentuk mineral alterasi dan mineral logam (mineralisasi). Pembentukan mineral alterasi dan mineral logam sangat dipengaruhi oleh kondisi atau komposisi larutan dan batuan sampingnya. Dengan demikian dari kehadiran mineral alterasi tertentu dapat ditafsirkan jenis larutannya yang selanjutnya digunakan untuk menafsirkan tipe endapannya maupun jenis mineral logam yang akan dihasilkan. Penelitian dilakukan melalui sampel core dari enam sumur dengan tujuan untuk mengetahui proses alterasi, kondisi larutan dan jenis larutan hidrotermal melalui mineral-mineral alterasinya. Identifikasi mineral- mineral alterasi dilakukan melalui pengamatan megaskopis, mikroskopis (analisa petrografi) dan analisa PIMA. Stratigrafi daerah penelitian secara berurutan dari tua ke muda disusun oleh satuan andesit hornblende dan breksi vulkanik yang secara umum telah teralterasi dengan intensitas alterasi lemah-kuat. Mineral alterasi yang hadir berupa monmorilonit, kaolinit, haliosit, piropilit, serisit/muskopit, klorit, dickit, alunit dan silika. Mineral alterasi hadir dengan tekstur desiminated, vugy, veint, veintlet, stratiform, colloform, comb structure. Himpunan mineral alterasi tersebut membentuk zona alterasi intermediet argilic, advanced argilic dan, zona alterasi argilic. Larutan hidrotermal yang mengontrol proses alterasi daerah penelitian memiliki temperatur 100oC-300oC dengan kondisi pH asam sampai sedikit netral atau dengan kata lain dari jenis larutan epitermal sulfida tinggi. Aktivitas hidrotermal di daerah penelitian ditafsirkan terjadi dua kali proses, hal ini berdasarkan kondisi larutan serta tekstur maupun struktur alterasinya.
KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETON DENGAN CAMPURAN BUBUR KERTAS Amri Muharam Shaleh; Ganjar Jojon Johari
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 19 No. 2 (2023): JULI
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para peneliti terdahulu terus melakukan yang terbaik untuk mencari inovasi campuran beton yang ramah lingkungan, salah satu inovasi yang dikembangkan adalah daur ulang limbah kertas menjadi beton. Tujuan dari beton kertas (papercrete) diharapkan dapat menjadi alternatif campuran untuk penyusun beton yang ekonomis dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimental dengan substitusi persentase agregat halus diganti dengan bubur kertas dalam campuran beton dengan variasi 30%, 40%, dan 50%. Adapun penambahan zat kimiawi, admixture superplasticizer bertujuan untuk memudahkan beton dalam mencapai nilai slump. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah beton setelah umur 28 hari didapatkan nilai uji kuat tekan yang paling tinggi adalah BC 2 (30% penambahan bubur kertas) senilai 4,48 MPa dan yang paling rendah adalah BC 2 (50% penambahan bubur kertas) senilai 2,85 Mpa dan untuk uji kuat tarik belah paling tinggi adalah BC 1 (30% penambahan bubur kertas) senilai 3,61 MPa dan yang paling rendah adalah BC 1 (50% penambahan bubur kertas) senilai 2,85 MPa.
PENGARUH PENAMBAHAN KADAR AIR TERHADAP KUAT GESER TANAH PADA LOKASI LONGSOR KOORDINAT 2°08'01"N 98°34'06"E JALAN PROVINSI DOLOKSANGGUL-PAKKAT Semangat Marudut Tua Debataraja; Jupiter Bremalemta Sembiring; Yusuf Aulia Lubis; Rahidun Simangunsong
Jurnal Sains dan Teknologi ISTP Vol. 19 No. 2 (2023): JULI
Publisher : LPPM ISTP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The shear strength of the soil is the resistance force exerted by the soil grains against the push or pull. This study aims to determine the physical and mechanical properties of the soil, to determine the effect of adding and reducing water content on the shear strength of the soil against the direct shear test and the free compressive strength test in Arbaan Village, Kec. Onan Ganjang, Humbang Hasundutan District. This study uses testing methods in the laboratory. The results of testing the physical properties of the original soil according to USCS are classified as CL group, namely inorganic clay soils with low to medium plasticity, gravelly clay, sandy clay, silty clay, lean clays, according to AASHTO these soils fall into group A-6. Silt – Clay (Silt Clay). The results of testing the mechanical properties of the original soil obtained values, (c) = 0.141kg/cm2, water content 33.15% and (qu) = 1.282 kg/cm2 and (ϕ) = 12˚ from these parameters the value was obtained (τ) = 0.207 kg/cm2 Clay with the addition of water 12.5%, 15% and 17.5%, an increase in the value of water content 20.62%, 24.75% and 28.87%, air dry clay 4 hours, 6 hours and 8 hours there was a decrease in the value of the water content of 3.56%, 5.58% and 8.93%, changes in the value of the water content in the soil affected the values ​​of shear strength, cohesion and compressive strength values. During the drying process it greatly influences the soil mechanical properties test and increases the shear strength and compressive strength values ​​of the original soil.

Page 11 of 19 | Total Record : 183