cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
admin@jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa
ISSN : -     EISSN : 29870135     DOI : 10.59837
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,677 Documents
Training Peningkatan Pengetahuan dan Simulasi P3K pada Masyarakat Desa Blangkrueng Aceh Besar Aklima Aklima; Marlina Marlina; Fikriyanti Fikriyanti; Abul A’la Tarigan; Irfanita Nurhidayah; Rahmalia Amni; Ahyana Ahyana; Nova Fajri; Halimuddin Halimuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4434

Abstract

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) adalah upaya pertolongan dan perawatan sementara terhadap korban kecelakaan sebelum mendapat pertolongan selanjutnya. Hal ini berarti bahwa pertolongan tersebut bukan sebagai pengobatan atau penanganan yang sempurna, tetapi hanyalah berupa pertolongan sementara yang dilakukan oleh petugas P3K (petugas medik atau orang awam) yang pertama kali melihat korban. Tindakan P3K yang dilakukan dengan benar akan mengurangi cacat atau penderitaan dan bahkan menyelamatkan korban dari kematian, tetapi bila tindakan P3K dilakukan tidak baik malah bisa memperburuk kondisi korban bahkan menimbulkan kematian. Pertolongan pertama yang tepat sebelum tenaga medis datang dapat menyelamatkan jiwa korban dan mencegah kecacatan. Untuk itu pengetahuan dan keterampilan tentang P3K perlu diajarkan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di masyarakat dengan memberikan pelatihan bagi sejumlah masyarakat di desa BlangKrueng Aceh Besar. Masyarakat mendapatkan pelatihan tentang bagaimana cara menangani korban cedera kepala pada saat kecelakaan, korban pingsan, tauma muskuloskeltal dan bagaimana cara memindahkan korban dengan benar. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta kegiatan mampu menjelaskan kembali cara menangani korban jika terjadi kecelakaan atau pingsan. Namun untuk memindahkan korban dengan trauma muskoloskeletal para mengatakan masih ada rasa ragu-ragu karena takut terjadi luka yang lebih parah. P3K menjadi salah satu solusi untuk memberikan bantuan dengan cepat dan tepat. Jika tindakan pertolongan pertama tidak dilakukan selama kecelakaan dan cedera maka dapat memperburuk situasi korban bahkan menyebabkan kematian.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pekerja Sektor Informal Pengolahan Makanan Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Tulang Belakang Inayah Wahyu Widyaningrum; Rakhmad Rosadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4439

Abstract

Pekerja sektor informal pengolahan makanan berisiko mengalami musculoskeletal disorders (MSDs) akibat aktivitas kerja berulang dan posisi kerja yang tidak ergonomis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui edukasi ergonomi dan latihan peregangan pada pekerja yang mengalami keluhan muskuloskeletal pada tulang belakang. Kegiatan dilaksanakan pada Februari 2026 di usaha kuliner nasi goreng di Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dengan melibatkan 10 pekerja. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, screening keluhan muskuloskeletal menggunakan Nordic Body Map (NBM), pengukuran pengetahuan K3 melalui pre-test dan post-test, pemberian edukasi ergonomi menggunakan leaflet, serta demonstrasi latihan peregangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pekerja mengenai K3 dengan sebagian besar skor post-test mencapai 100%, serta penurunan keluhan muskuloskeletal pada tulang belakang setelah dilakukan latihan peregangan. Dengan demikian, edukasi ergonomi dan latihan peregangan efektif dalam meningkatkan pengetahuan K3 dan menurunkan keluhan muskuloskeletal pada pekerja sektor informal.
Penguatan Strategi Pembelajaran GTK: Workshop Pengembangan Modul Ajar Deep Learning Bagi Guru Profesional Luluk Faridah; Mustofa Mustofa; Heny Ekawati Haryono; Emmy Hamidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4440

Abstract

Penguatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran mencakup hirarki dari konseptual hingga teknis: model (kerangka konseptual), pendekatan (sudut pandang), strategi (rencana aksi), metode (cara prosedural), hingga teknik (implementasi spesifik). Pemahaman hierarki ini penting agar pembelajaran berpusat pada siswa, bermakna, dan mencapai tujuan kurikulum secara efektif. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kompetensi guru di SMP Darul Hikam Windu Lamongan tentang perancangan modul ajar (Bahasa Indonesia, Matematika, IPA/Fisika) dengan pendekatan Deep Learning. Metode kegiatan meliputi tahap presentasi, partisipasi/kerjasama, pemodelan, dan simulasi disertai tugas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kompetensi pemahaman materi penguatan deep learning meningkat 75%. Penyusunan Rencana Pembelajaran (RPP)/Modul Ajar meningkat 50%. Kesiapan implementasi di kelas meningkat 50%. Dampak terhadap kompetensi pedagogic meningkat 62.5%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap penguatan strategi pembelajaran.
Pemberdayaan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Edukasi Produksi Ecoenzyme di SMP Negeri 1 Pujon Saiful Arifin; Zarikha Adinda Saputri; Rivatul Mauluddia; As’ad Syamsul Arifin; Mistianah Mistianah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4446

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan karakter peduli lingkungan siswa melalui edukasi produksi ecoenzyme di SMP Negeri 1 Pujon sebagai solusi komprehensif pengelolaan limbah organik sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui skema Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP), yang mencakup penyuluhan ekologis serta workshop action learning pembuatan ecoenzyme dengan rasio standar 1:3:10. Untuk menjamin keberlanjutan progam, dibentuk kader “Duta Ecoenzyme” yang bertugas memantau proses fermentasi selama tiga bulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa limbah dikonversi secara total menjadi produk multiguna. Selain itu, terjadi transformasi karakter siswa dari sekedar memahami teori menjadi mampu menginternalisasi nilai kepedulian ekologis, kedisiplinan, dan gotong royong melalui praktik langsung. Kesimpulannya, program ini sukses mewujudkan SMP Negeri 1 Pujon sebagai institusi pendidikan berbasis lingkungan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
Edukasi Fisioterapi Static Stretching Dalam Meningkatkan Kesehatan Pada Pekerja Pembuatan Tempat Penetas Telur di Kelurahan Purwodadi Kota Malang Sena Nikita Risma; Nungki Marlian Yuliadarwati; Ika Arma Rani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4447

Abstract

Penyuluhan fisioterapi pada komunitas pekerja bertujuan meningkatkan pengetahuan mengenai gangguan muskuloskeletal akibat kerja serta memberikan edukasi pencegahan melalui latihan stretching. Keluhan seperti nyeri leher, bahu, dan punggung sering terjadi akibat postur kerja yang tidak ergonomis, gerakan berulang, dan aktivitas kerja yang berlebihan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan edukatif mengenai faktor risiko musculoskeletal disorders (MSDs), dampak posisi kerja yang salah, serta demonstrasi dan praktik static stretching yang dapat dilakukan secara mandiri sebelum maupun sesudah bekerja. Kegiatan dilakukan melalui pemberian materi, diskusi, dan praktik gerakan stretching sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja mengenai pentingnya menjaga postur kerja dan melakukan stretching untuk mengurangi risiko cedera serta meningkatkan fleksibilitas tubuh. Penyuluhan fisioterapi diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan pekerja dan meningkatkan kenyamanan saat bekerja.
Edukasi Fisioterapi Mengenai Latihan Peregangan Pada Kasus Neck Pain pada Komunitas Lansia di Kelurahan Candirenggo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Carolus Ekaprana Putra Jama; Nikmathur Rosidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4451

Abstract

Neck pain merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami lansia dan dapat menimbulkan penurunan kualitas hidup akibat nyeri, kekakuan otot, serta keterbatasan gerak leher. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh postur yang kurang baik, aktivitas statis berkepanjangan, serta proses degeneratif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman lansia mengenai pencegahan serta penanganan neck pain melalui edukasi fisioterapi dan latihan stretching cervical. Metode pelaksanaan dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan pada kelompok posyandu lansia di Desa Banjararum menggunakan media leaflet, demonstrasi latihan peregangan, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang terdiri dari lima pertanyaan untuk menilai efektivitas edukasi yang diberikan. Kegiatan diikuti oleh 12 lansia dan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pengetahuan peserta sebesar 16%, kemudian meningkat menjadi 100% pada hasil post-test. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi fisioterapi dan demonstrasi stretching cervical efektif dalam meningkatkan pemahaman lansia mengenai neck pain serta latihan peregangan yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Oleh karena itu, kegiatan edukasi serupa disarankan untuk dilakukan secara berkala guna meningkatkan kesadaran lansia dalam menjaga kesehatan muskuloskeletal dan mencegah kekambuhan neck pain.
Optimalisasi Manajemen Sekolah melalui Analisis SWOT Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan di SDN 2 Pesantren Kecamatan Wanayasa Yulianto Yulianto; Rendi Rendi; Srikandi Utami
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4463

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan optimasliasi manajmen sekolah melalui analaisis SWOT sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan di SDN 2 Pesantren Kecamatan Wanayasa. Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis data yaitu analisis deskriptif naratif. Penambilan referensi dalam penelitian dilakukan dengan melakukan studi literatur dari berbagai artikel jurnal dan hasil penelitian terdahulu. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu bahwa manajemen sekolah SDN 2 Pesantren melakukan analisis SWOT sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan dengan menentukan posisi strategis sekolah sehingga dapat menentukan strategi dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas baik tingkat dan mutu lulusan, prestasi sekolah, jumlah calon murid baru, dan hubungan masyarakat yang harmonis. Berdasarkan hasil analisis SWOT, posisi strategis SDN 2 Pesantren berada pada posisi Kuadran I yaitu Strategi Agresif-Pertumbuhan di mana sekolah berada dalam kondisi yang positif. Kekuatan seperti kualitas pendidikan serta teknologi digital bisa dimanfaatkan untuk menangkap peluang, seperti meningkatnya minat masyarakat terhadap penyelenggaran pendidikan. Dalam situasi ini, sekolah disarankan untuk meningkatkan kegiatan promosi digital, memperluas jangkauan promosi sekolah, menjalin kolaborasi dengan stakeholders, meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, serta meningkatkan kedisiplinan dan tertib administrasi.