cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
admin@jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa
ISSN : -     EISSN : 29870135     DOI : 10.59837
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,677 Documents
Manajemen Keuangan UMKM melalui Pelatihan Break Even Point (BEP) pada My.Honeycraft Ainin Syukuria Putri; Yonatan Alvin Stefan; Sellafandia Zhica Ferdika Aurora
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4356

Abstract

Usaha mikro di Indonesia umumnya menghadapi keterbatasan dalam manajemen keuangan, khususnya dalam perencanaan biaya dan perhitungan laba. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan mitra UMKM My.Honeycraft melalui pelatihan Break Even Point (BEP). Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pelatihan intensif dengan pendekatan kontekstual dan partisipatif, pendampingan aplikatif, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra berhasil memahami konsep biaya tetap dan variabel, menghitung BEP sebesar 15 unit per bulan, serta menyusun target laba dengan penjualan minimal 35 unit per bulan. Mitra juga menunjukkan perubahan perilaku nyata dengan berkomitmen menerapkan perhitungan BEP secara rutin setiap awal bulan. Kegiatan ini menegaskan bahwa analisis BEP merupakan instrumen yang relevan dan aplikatif bagi penguatan manajemen keuangan UMKM, dan model pengabdian yang digunakan layak direplikasi pada UMKM lain dengan karakteristik serupa.
Pendampingan Penggunaan Media Couple Card pada Materi Ikatan Kimia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas XI Riska Imanda; Sri Setiawaty; Ratna Unaida; Halimatus Sakdiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4363

Abstract

Pengabdian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan memahmi konsep materi ikatan kimia karena kurangnya perhatian peserta didik terhadap penyampain materi, sehingga berpengaruh terhadap minat belahar dan siswa kurang konsentrasi, mengantuk, melamun, sehingga peserta didik melakukan kesalahan saat menjawab soal-soal kimia. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan media couple card pada materi ikatan kimia, untuk mengetahui apakah media couple card dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, dan untuk mengetahui respon siswa terhadap media couple card. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, implementasi, evaluasi, serta refleksi dan tindak lanjut. Subjek kegiatan adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, pre-test, post-test, dan angket respon siswa serta guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar kognitif siswa, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai post-test dibandingkan pre-test pada kedua kelas, dimana pre-test kelas XI 7 yaitu 56,9, hasil post-testnya yaitu 81, dan hasil pre-test kelas XI 8 dengan skor rata-rata 52,4, dan kelas XI 8 dengan skor post-test rata-rata 79,8. Selain itu, penggunaan media couple card mampu meningkatkan keaktifan, minat belajar, serta interaksi antar siswa selama pembelajaran. Respon siswa dan guru terhadap media ini tergolong positif karena pembelajaran menjadi lebih menarik, menyenangkan, dan tidak monoton.
Optimalisasi Media Sosial untuk Meningkatkan Brand Awareness UMKM Toko Kue Mpok Rukiah melalui Peran Community Engagement Amanda Aura Zalianty; Aldina Shiratina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4365

Abstract

Ditengah pesatnya perkembangan teknologi digital, banyak pelaku UMKM di Indonesia yang masih belum memanfaatkan media sosial secara optimal sebagai sarana pemasaran, sehingga jangkauan pasar dan daya saing usaha menjadi terbatas. Kondisi ini juga dialami oleh UMKM Toko Kue Mpok Rukiah yang belum memiliki strategi promosi digital, identitas visual, serta pengelolaan media sosial yang terstruktur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan media sosial melalui pendekatan community engagement guna meningkatkan brand awareness, keterlibatan konsumen, dan kinerja penjualan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi media sosial yang terencana mampu meningkatkan interaksi audiens, memperluas jangkauan promosi, serta memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan, di mana rata-rata pendapatan meningkat dari Rp 3.398.883 menjadi Rp 5.597.286 atau sebesar 64,7%. Selain itu, interaksi yang responsif, komunikatif, dan konsisten terhadap audiens, serta distribusi konten positif secara konsisten, berkontribusi dalam memperkuat citra dan kepercayaan konsumen. Secara keseluruhan kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan brand awareness dan pertumbuhan bisnis UMKM.
Peran Content Creator dalam Meningkatkan Brand Awareness pada UMKM Toko Kue Mpok Rukiah melalui Optimalisasi Pengelolaan Media Sosial Anindya Ardaneswari; Aldina Shiratina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4366

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan media sosial untuk meningkatkan brand awareness UMKM Toko Kue Mpok Rukiah di Jakarta Barat. Sebelum proyek dilaksanakan, pemanfaatan media sosial belum dilakukan secara strategis sehingga jangkauan pasar dan visibilitas usaha masih terbatas. Metode yang digunakan adalah perencanaan pemasaran digital melalui model SOSTAC yang didukung analisis SWOT untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal usaha. Strategi pelaksanaan difokuskan pada penentuan segmentasi pasar, target audiens, posisi merek, serta penyusunan konten promosi yang menarik melalui platform Instagram dan TikTok. Kegiatan optimalisasi dilakukan melalui pembuatan identitas visual, penyusunan kalender konten, produksi materi promosi, serta evaluasi performa berdasarkan insight media sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan jangkauan akun, keterlibatan audiens, dan penguatan citra merek secara digital. Dengan demikian, pengelolaan media sosial yang terencana, konsisten, dan sesuai kebutuhan pasar terbukti efektif dalam memperluas pasar serta meningkatkan brand awareness UMKM.
Upaya Promotif melalui Penyuluhan Osteoarthritis dengan Pendekatan Fisioterapi pada Komunitas Lansia di Puskesmas Kendalsari Aulia Salsabila; Ali Multazam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4368

Abstract

Fisioterapi merupakan tenaga kesehatan yang berperan dalam meningkatkan fungsi gerak melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Salah satu upaya promotif yang dapat dilakukan adalah penyuluhan kesehatan, khususnya pada lansia yang rentan mengalami osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif sendi yang ditandai dengan nyeri, kekakuan, dan keterbatasan gerak yang dapat menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan osteoarthritis dengan pendekatan fisioterapi terhadap peningkatan pengetahuan lansia. Metode yang digunakan adalah edukasi melalui media leaflet dan poster kepada 10 lansia di Puskesmas Kendalsari. Pengukuran dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa pada pre-test, sebagian besar responden masih belum memahami materi, dengan persentase ketidaktahuan sebesar 72,5% pada aspek osteoarthritis dan 78,3% pada latihan mandiri. Setelah dilakukan penyuluhan, seluruh responden (100%) menunjukkan peningkatan pemahaman. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 72,5% dan 78,3%. Dengan demikian, penyuluhan berbasis fisioterapi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam melakukan latihan mandiri, serta berpotensi meningkatkan kualitas hidup dan mencegah progresivitas osteoarthritis.
Penguatan Pendidikan Islam Moderat Melalui Dakwah Kultural dan Pemberdayaan Ekonomi Kopi Organik: Pengabdian Mahasiswa Pascasarjana di Desa Pegayaman Ali Surohman; Zainal Abidin; Hulaifi Hulaifi; Novena Ade Fredyarini Soedjiwo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4375

Abstract

Penelitian pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan global berupa konflik berbasis identitas, intoleransi, radikalisme, dan eksklusivisme keagamaan yang berpotensi mengganggu harmoni sosial masyarakat multikultural di Indonesia. Dalam konteks tersebut, penguatan moderasi beragama menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, dan membangun kehidupan masyarakat yang inklusif. Desa Pegayaman, Kabupaten Buleleng, Bali, dipilih sebagai lokasi pengabdian karena merupakan desa Muslim yang hidup harmonis di tengah dominasi budaya Hindu Bali serta memiliki tradisi toleransi dan akulturasi budaya yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan pendidikan Islam moderat melalui pendekatan dakwah kultural dan pemberdayaan ekonomi kopi organik sebagai model integratif moderasi beragama berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif berbasis Community-Based Participatory Research (CBPR). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan keterlibatan langsung mahasiswa pascasarjana dalam aktivitas sosial-keagamaan dan ekonomi masyarakat. Informan penelitian terdiri atas tokoh agama, pemerintah desa, kelompok tani kopi organik, dan masyarakat Desa Pegayaman. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validasi data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama di Desa Pegayaman telah terinternalisasi secara kuat dalam kehidupan masyarakat melalui pendekatan dakwah kultural yang adaptif, humanis, dan kontekstual. Nilai-nilai Islam moderat diwujudkan dalam praktik akulturasi budaya seperti penggunaan nama Bali-Islam, bahasa Bali alus dalam komunikasi sehari-hari, tradisi ngejot lintas agama, serta arsitektur masjid bernuansa budaya Bali. Konsep menyama braya menjadi landasan sosial yang memperkuat solidaritas, toleransi, dan kohesi sosial antarumat beragama. Selain itu, pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan kopi organik bersertifikat internasional terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat interaksi sosial lintas agama melalui kerja sama produksi, pengolahan, dan pemasaran kopi. Mahasiswa pascasarjana juga berperan penting sebagai agen perubahan melalui digitalisasi pemasaran kopi, penguatan literasi moderasi beragama, pelatihan manajemen usaha, serta pengembangan pendidikan sosial-keagamaan berbasis nilai moderasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara dakwah kultural, kearifan lokal, dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi desa mampu membentuk model moderasi beragama yang efektif, kontekstual, dan berkelanjutan. Model ini tidak hanya memperkuat harmoni sosial, tetapi juga dapat direplikasi di wilayah multikultural lain di Indonesia sebagai strategi penguatan pendidikan Islam moderat dan pembangunan masyarakat yang damai, inklusif, serta sejahtera.
Penguatan Kapasitas Pelayanan Publik Berbasis Digital Melalui Kegiatan Magang Mahasiswa di Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) Perwakilan Ntb Regina Reni; Bilal Asbadil; Al Nofal Hanafi; Hidayatullah Hidayatullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4377

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan kapasitas pelayanan publik berbasis digital melalui program magang mahasiswa di Kementerian Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) Perwakilan Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan adalah metode pelaksanaan pengabdian dengan pendekatan partisipatif, dimana mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan pelayanan administrasi berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi seperti barcode (QR Code) dalam penerimaan tamu, penggunaan tanda tangan digital, serta pengelolaan dokumen melalui scanning mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan, selain itu, keterlibatan mahasiswa turut mendukung proses adaptasi teknologi di lingkungan instansi namun, implementasi pelayanan digital belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan pemanfaatan sistem dan kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem dan peningkatan kapasitas SDM guna mendukung keberlanjutan transformasi digital.
Peningkatan Keterampilan Manajemen Waktu Untuk Menjadi Pribadi Yang Unggul Bagi Komunitas Smart Netra Sherly Rosalina Tanoto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4378

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan manajemen waktu anggota komunitas Smart Netra dalam menghadapi tantangan profesional dan personal. Keterampilan manajemen waktu yang merupakan bagian dari regulasi diri juga kunci utama dalam menjalani hidup secara mandiri sebagai penyandang disabilitas. Melalui teknik Eisenhower Matrix dan SMART goal yang diajarkan pada pelatihan ini, peserta tunanetra mampu merefleksikan seberapa mendesak dan pentingnya aktivitas mereka sehari-hari dan merancang tujuan yang jelas, spesifik, dan terukur. Metode pelaksanaan pelatihan mencakup diskusi, refleksi, dan latihan kuadran waktu dengan fokus pada pelatihan berbasis inklusi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya kesadaran peserta akan konsep manajemen waktu, peningkatan kemampuan mengelola prioritas, perumusan target yang SMART, dan rencana aksi yang realistis. Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan kehidupan mandiri bagi peserta tunanetra untuk menjadi pribadi yang unggul.
Implementasi Digital Asesmen Formatif untuk Meningkatkan Keterlibatan dan Pemahaman membaca Siswa Iwan Iwan; Maulina Maulina; Titin Rahmiatin; Yuliyanah Sain; Andi Rachmawati Syarif; Andi Hamzah Fansury; Geminastiti Sakkir; Irfan Ullah Stanikzai
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4379

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman membaca (reading) siswa di SMA Al Qur’an Wahdah Islamiyah Kendari melalui implementasi asesmen formatif digital dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Generasi digital saat ini memiliki kedekatan yang sangat tinggi dengan teknologi, namun pemanfaatan media digital untuk keperluan asesmen akademik yang bersifat interaktif dan sistematis masih belum optimal. Kegiatan ini dilaksanakan pada Februari 2026 dengan jumlah 27 siswa sebagai subjek utama. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini meliputi penyuluhan interaktif mengenai konsep asesmen digital, pelatihan intensif penggunaan platform asesmen, praktik pengerjaan soal membaca berbasis digital secara langsung, serta evaluasi menyeluruh terhadap hasil pemahaman siswa. Media pembelajaran yang digunakan selama kegiatan mencakup presentasi visual, video edukasi, serta platform asesmen digital interaktif seperti Google Docs dan Canva. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, di mana partisipasi aktif siswa mencapai 92%, pemahaman terhadap materi teks bacaan sebesar 87%, dan keterampilan siswa dalam menggunakan perangkat digital untuk evaluasi meningkat hingga 85%. Temuan ini secara konsisten mengindikasikan bahwa implementasi asesmen formatif digital sangat efektif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis, meningkatkan motivasi, serta memperkuat kemampuan literasi membaca siswa secara terukur dan sistematis.
Edukasi Praktik Budidaya Kopi yang Baik di Kalangan Remaja Pecinta Kopi di Kabupaten Lamandau Roni Ismoyojati; Nur Ikhsan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4380

Abstract

Budidaya kopi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman kopi secara berkelanjutan. Generasi muda khususnya remaja pecinta kopi perlu diberikan edukasi mengenai praktik budidaya kopi yang baik agar memiliki pengetahuan dasar tentang proses produksi kopi dari hulu hingga hilir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Kabupaten Lamandau pada bulan April 2026 dengan sasaran peserta yaitu remaja pecinta kopi dan komunitas pemuda lokal. Metode yang digunakan terdiri atas: 1) tahap persiapan dengan mempersiapkan materi dan perlengkapan kegiatan; 2) tahap pelaksanaan melalui ceramah, diskusi, dan praktik sederhana; serta 3) tahap evaluasi menggunakan kuisioner untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dan memperoleh tambahan pengetahuan mengenai pemilihan bibit, pemeliharaan tanaman, pemupukan, pengendalian hama penyakit, serta teknik panen kopi yang baik. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi pertanian kopi di kalangan remaja sehingga dapat mendukung pengembangan komoditas kopi di Kabupaten Lamandau.