cover
Contact Name
Latif Anshori Kurniawan
Contact Email
latif@upgris.ac.id
Phone
+628386063355
Journal Mail Official
sasindo@upgris.ac.id
Editorial Address
Kampus 4 Universitas PGRI Semarang Program Studi PBSI, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Jl. Gajah Raya No.40 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Lontar Media Press
ISSN : 23374098     EISSN : 26146959     DOI : https://doi.org/10.26877/sasindo
Core Subject : Education,
Sasindo: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mencakup artikel penelitian, laporan penelitian, ulasan, dan komentar ilmiah dalam bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dengan perincian sebagai berikut. Pengajaran Bahasa Indonesia Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Pengajaran Sastra Indonesia Ilmu Bahasa (Linguistik) Semantik Sintaksis Analisis Wacana Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Pragmatik Sosiolinguistik Psikolinguistik Linguistik Kognitif Gaya Bahasa (Stilistika) Kajian Sastra Indonesia Folklore Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
PENERAPAN MODEL DIGITAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MEMAHAMI UNSUR KEBAHASAAN TEKS BIOGRAFI PADA PESERTA DIDIK KELAS X MAN 2 KOTA SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Putri Hagana Br Sembiring
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i1.10645

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan model Digital Learning dalam pembelajaran memahami unsur-unsur kebahasaan pada peserta didik kelas X MAN 2 Kota Semarang Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes dan nontes. Hasil yang diperoleh dalam pembelajaran memahami unsur-unsur kebahasaan teks biografi menggunakan model Digital Learning dapat diterapkan dalam pembelajaran teks biografi pada peserta didik kelas X MAN 2 Kota Semarang Tahun Pelajaran 2019/2020. Kemampuan peserta didik dalam menjawab soal teks biografi memperoleh kategori baik. Peserta didik dapat menjawab soal dengan baik dilihat dari nilai rata-rata peserta didik, yaitu 87 dengan Kriteria Ketuntasan Minimal 75 sesuai dengan yang ditetapkan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X MAN 2 Kota Semarang.
Penerapan Model Experiential Learning dalam Pembelajaran Menulis Puisi Melalui Aplikasi Microsoft Teams pada Peserta Didik Kelas X SMA N 2 Pati Tahun Pelajaran 2020/2021 Fara Dianti Ayu Wardani; Eva Ardiana Indrariani; Azzah Nayla
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i1.11257

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskrispikan penerapan model experiential learning dalam pembelajaran menulis puisi melalui Microsoft Teams pada peserta didik kelas X SMA N 2 Pati tahun pelajaran 2020/2021 dan untuk mendeskripsikan hasil dari penerapan model experiential learning dalam pembelajaran menulis puisi melalui Microsoft Teams pada peserta didik kelas X SMA N 2 Pati tahun pelajaran 2020/2021. Metode penelitian digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu penerapan model experiential learning dalam pembelajaran menulis puisi melalui Microsoft Teams dilaksanakan menggunakan empat tahap yaitu tahap pengalaman nyata, tahap observasi refleksi, tahap konseptual, dan tahap implementasi. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada pembelajaran menulis puisi pada peserta didik kelas X SMA N 2 Pati yaitu 87.
PERGESERAN NILAI NASIONALISME DALAM NOVEL NAGABONAR JADI 2 KARYA AKMAL NASERY BASRAL Siti Ulfiyani
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2/septembe (2013): sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v1i2/septembe.677

Abstract

This research entitled ?óÔé¼?ôThe Shifting of Nationalism Value in Novel Nagabonar Jadi 2 by Akmal Nasery Basral?óÔé¼?Ø. The problem of this research is How does the shifting of nationalism in Novel Nagabonar Jadi 2 bu Akmal Nasery Basral? The aim of this research is to describe the shifting of nationalism in Novel Nagabonar Jadi 2 bu Akmal Nasery Basral. The methods ?é?áused?é?á to analyze the problem is qualitative descriptive analysis. The source of the research data comes from Novel Nagabonar Jadi 2 by Akmal Nasery Basral and some books which relevan with the research object. The shifting of nasionalism value that analyzed divided into two explanations, they are nationalism on the narrow meaning and nationalism on the broad meaning. Nationalism on the narrow meaning in the novel can be seen from the way Nagabonar, as the main character, looking the relation between Indonesia and another nation in the world, especially Japan and Ducth. Nagabonar ?é?áalso has a skeptical attitude toward Indonesian people that reputed as the figure regardless ?é?ápatriot?é?á defending nation. Based on the first analysis, Nagabonar argued Indonesia is not supposed to cooperate with the ex-colonizer that has made them suffered. That Nagabonar act showed the sceptical of nationalism in his soul. After experiencing some incidents, Nagabonar has changed his mind. He starts to open his mind?é?á and?é?á relized that Indonesia has been independent and is developing which need help from other contries to realize. Key words:Kata kunci :pergeseran, nilai, nasionalisme
Analisis Gaya Bahasa Lirik Lagu Iwan Fals pada Album Iwan Fals in Love sebagai Alternatif Pembelajaran Puisi Kelas X SMA Anita Indah Mulyasari
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14540

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya salah satu ketrampilan berbahasa yang harus dikuasai peserta didik yaitu dalam ketrampilan mengolah bahasa dengan menggunakan gaya bahasa. Maka dari itu, penelitian ini menciptakan alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia yang mampu memberikan ekspresi lebih terhadap suatu karya dengan pembahasan gaya bahasa pada lirik lagu. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud gaya bahasa yang terdapat dalam lirik lagu karya Iwan Fals pada album Iwan Fals In Love sebagai alternative pembelajaran puisi kelas X SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menganalisis lirik lagu Iwan Fals pada album Iwan Fals In Love yang dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil analisis data dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat 4 jenis gaya bahasa dalam10 kategori. Kategori pertama yaitu Perumpamaan 3 (tiga) gaya bahasa, selanjutnya Metafora 21 (dua puluh satu), Personifikasi 11 (sebelas), Alegori 7 (tujuh), Hiperbola10 (sepuluh), Litotes 6 (enam),Alusi 18 (delapan belas), Gradasi 3 (tiga). Epizeukis 1 (satu), dan yang terakhir Anafora terdapat 14 (empat belas) gaya bahasa. Keseluruhan terdapat 94 gaya bahasa yang dapat dianalisis dari lirik lagu Iwan Fals pada album Iwan Fals In Love.
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN PADA ANTOLOGI CERPEN PERIHAL KEMATIAN YANG DIPERMAINKAN OLEH CERPEN PILIHAN KIAS 2017—2019 Inuk Pratiwi
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i2.6818

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam antologi cerita pendek Perihal Kematian yang Dipermainkan oleh cerpen pilihan KIAS 2017- 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil analisis pada antologi cerpen Perihal Kematian yang Dipermainkanmenunjukkan terdapat 8 cerita pendek yang memiliki nilai pendidikan, yaitu nilai pendidikan moral dan nilai pendidikan adat istiadat/tradisi budaya.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA REMAJA DALAM NOVEL SEBUAH USAHA MELUPAKANKARYA BOY CANDRA Anita Rizkiyanti
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i2.11017

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengungkap nilai karakter yang terdapat pada novel Sebuah Usaha Melupkan karya Boy Candra dan penanaman nilai karakter agar tersampaikan kepada para remaja setelah membaca novel ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui perspektif sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik content analysis (teks) dan teknik catat. Hasil penelitian ini ada sembilan nilai pendidikan karakter yaitu nilai religius, nilai kejujuran, nilai bekerja keras, mandiri, kreatif, tanggung jawab, peduli sosial, toleransi, dan semangat kebangsaan.
GAYA BAHASA HIPERBOLA DAN ASIDENTON PANATACARA PESISIR Widodo Widodo
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 Januari (2013): SASINDO
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v1i1 Januari.428

Abstract

Gaya bahasa hiperbola dan asidenton Panatacara pesisir terletak pada penyimpanganpenyimpangankonotatif bahasa panatacara yang hadir melalui tuturan dalam peristiwapawiwahan. Gaya bahasa tersebut untuk menciptakan kekhasan bahasa pesisir. Hiperbola danasidenton menjadi salah satu ciri pembeda gaya bahasa di pesisiran dengan gaya bahasaSurakarta dan Yogyakarta. Selain itu, gaya bahasa hiperbola dan asidenton panatacara dalamprosesi pawiwahan adat budaya Jawa pesisiran untuk membangun makna. Hasil penelitian inimendiskripsi aspek-aspek pilihan kata yang digunakan dalam gaya bahasa hiperbola danasidenton panatacara dalam pawiwahan Jawa pesisir.Kata kunci: gaya bahasa hiperbola, asidenton , panatacara pesisir
Penggunaan Kalimat Efektif dalam Buku Berbicara Itu Ada Seninya Karya Oh Su Hyang Ririn Tri Pratiwi; Nanik Setyawati; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud kalimat efektif pada buku Berbicara Itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode dan teknik penyediaan data yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu metode simak dengan menggunakan teknik dasar berupa teknik kepustakaan dan teknik lanjutan berupa teknik baca dan teknik catat. Metode analisis data dalam penelitian ini, yaitu metode agih dengan menggunakan teknik dasar berupa teknik bagi unsur langsung atau teknik BUL, sedangkan teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik lesap dan teknik baca markah. Metode dan teknik penyajian hasil analisis data yang dilakukan, yaitu metode informal. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa sebagaian besar kalimat dari buku Berbicara Itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang sudah efektif. Namun, terdapat beberapa kalimat yang tidak efektif. Penggunaan kalimat efektif berjumlah 321 kalimat (89,16%), sedangkan kalimat tidak efektif berjumlah 39 kalimat (10,83%).
PEMAKAIAN BAHASA GAUL DALAM KOMUNIKASI DI JEJARING SOSIAL Nanik Setyawati
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 Agustus (2014): SASINDO
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v2i2 Agustus.974

Abstract

Social networking is a medium that is widely used by speakers of the language to communicate remotely via the internet. The use of the vocabulary of slang in social networks continues to grow and change to follow the trend. Social networks are much in demand by the public, ie facebook, twitter, BBM, and whats app. Slang vocabulary that developed lately are often irregular ie no formula or to abbreviate words. There is also the use of a foreign language. This language is temporal and confidential, then the impression that this language is the secret language of the thieves or criminals, but they are not. The confidentiality factor causing the vocabulary used in slang often changed. The use of slang in the form of communication in social networks such as: (a) the word irregular and can not be formulated, (b) tend to abbreviate words, and (c) using particles. Factors behind the use of slang in social networking is (a) to strengthen the relationship, look for a form of identity, expressing self-expression; (b) to convey things that are considered to be closed for any other age group or that the other party can not know what he was talking about; and (c) for the purpose of concealment or antics.Keywords: slang, social networking
KESALAHAN PENULISAN AFIKS DALAM TEKS NEGOSIASI HASIL KARYA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 GROBOGAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Sulistiyowati Sulistiyowati; Eva Ardiana Indrariani; Icuk Prayogi
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i1.6808

Abstract

Masih banyak ditemukan kesalahan atau penyimpangan dalam penulisan afiks yang dilakukan peserta didik karena kurangnya pemahaman terhadap kaidah tata bahasa yang digunakan atau terdapat faktor lain seperti kekhilafan atau kecerobohan yang dilakukan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud penulisan afiks dalam teks negosiasi hasil karya peserta didik kelas X SMA N 1 Grobogan tahun pelajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik catat. Data disajikan berupa kalimat yang mendeskripsikan wujud kesalahan penulisan afiks dalam teks negosiasi hasil karya peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Grobogan Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan terbanyak terdapat pada kesalahan penulisan prefiks dengan persentase 41,12%.

Page 3 of 24 | Total Record : 231