cover
Contact Name
Daru Estiningsih
Contact Email
daru_estiningsih@almaata.ac.id
Phone
+6281328739496
Journal Mail Official
bangundesa@almaata.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Alma Ata Jl. Brawijaya 99, Yogyakarta 55183 Telp : (0274) 434 2288,(0274) 434 2270 Email: pengabmas@almaata.ac.id
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Bangun Desa : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29884225     DOI : http://dx.doi.org/10.21927/jbd
Bagun Desa adalah Jurnal yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Alma Ata. Bangun Desa merupakan jurnal pengabdian yang mencakup kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang terkait dengan kesehatan, ekonomi, pendidikan, agama, informasi dan teknologi serta sosial humaniora dipertimbangkan dan disetujui oleh Tim Editorial. Bangun Desa terbit sebanyak dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Keluarga Habibah, Alfina; Dzar Ghifari, M. Beryl; Apriani, An-Nisa; Purwandari, Arlin Endah; Janah, Atika Izzatul; Lestari, Diah Cipto; Hapsari, Evita Tri; Wahlul, Fain Amri; Luthfianti, Farah Shifa; Rehanpratama, Handyana; Alya, Maghfiratul; R.Nasution, Nurindah Paramita
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(2).99-111

Abstract

Tingginya ketergantungan masyarakat pada obat kimia mendorong perlunya alternatif kesehatan mandiri yang lebih aman dan berkelanjutan. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi salah satu solusi karena mudah dibudidayakan di pekarangan serta memiliki khasiat sebagai obat tradisional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali, menanam, dan memanfaatkan TOGA. Metode kegiatan meliputi edukasi mengenai manfaat tanaman obat, pelatihan budidaya sederhana, serta praktik langsung penanaman beberapa jenis TOGA seperti jahe, kunyit, sereh, temulawak, kencur, beluntas, sirih, dan lidah buaya. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan partisipasi, diskusi, dan wawancara singkat untuk menilai peningkatan pemahaman dan motivasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan preventif berbasis herbal serta kemampuan praktis dalam merawat TOGA di pekarangan rumah. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui keterlibatan ibu PKK, kelompok wanita tani, dan dukungan pemerintah desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kemandirian kesehatan keluarga sekaligus memaksimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dan melestarikan kearifan lokal.
Sosialisasi Gaya Hidup CERDIK untuk Pencegahan PTM pada Siswa Kelas XII Madrasah Aliyah Mamba’ul Hikmah Magelang Ismalia, Anisa; Pratista, Sillphia Jaya; Hasyim, Ali Humaidi; Fadhila, Rifka; Putri, Eka Andaryani; Muniroh, Amanda Zuhratul; Nuha, Nailul Irfan Ulun; Husna, Nila Nurul; Hanafi, Khoirunnisa Nur; Rizal, Muhamad; Sari, Pramitha
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(2).112-119

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi penyebab kematian yang mendominasi di Indonesia. Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang dapat mulai terjadi sejak usia remaja. Sebanyak 10,7% dari 46 juta remaja di Indonesia terdeteksi sudah mengalami hipertensi. Faktor risiko yang menyebabkan hipertensi dapat terjadi di usia remaja adalah gaya hidup tidak sehat, pola makan yang tidak baik, kurangnya aktivitas fisik dan stres. Gerakan masyarakat CERDIK merupakan salah satu Upaya mencegah dan mengatasi hipertensi. Kegiatan sosialisasi CERDIK yang diadakan bagi siswa kelas XII Madrasah Aliyah Mambaul Hikmah ini bertujuan untuk meluaskan informasi terutama di lingkungan sekolah agar bahaya hipertensi dapat dicegah sejak dini. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 11 September 2025 dengan metode penyuluhan oleh tiga pembicara yang berasal dari Puskesmas Dukun dan dosen prodi S1 gizi Universitas Alma Ata Yogyakarta. 51% peserta memiliki tekanan darah normal tinggi, 33% memiliki tekanan darah normal,15% mengalami hipertensi derajat 1 dan 1% termasuk hipertensi derajat 2. Kesimpulannya, sosialisasi CERDIK perlu dilakukan pada remaja agar informasi mengenai bahaya hipertensi beserta cara pencegahan dan mengatasinya dapat diketahui sejak dini.
Pengolahan Sampah Organik menjadi Eco-Enzyme melalui Program KKN UNISI bersama Masyarakat Desa Sialang Panjang Yulianti, Yulianti; Syaputra, Mei Dian; Zulkifli, Zulkifli; Sapriyanto, Sapriyanto; Wulandari, Nindi; Roza, Yulia Eka; Fransperdinan, Andri; Rahayu, Mutiara Gita; Andriansyah, Andriansyah; Jannah. AB, Raudatul; Apriana, Ratna; Juliyanti, Juliyanti; Yona, Selfia Afri; Fadli, Muhammad Reyno
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(2).120-134

Abstract

Desa Sialang Panjang di Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah organik, di mana limbah rumah tangga belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung dibuang langsung ke lingkungan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran dan meningkatkan volume sampah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengolah sampah organik menjadi eco-enzyme sebagai alternatif pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Peserta pelatihan meliputi ibu-ibu PKK, perwakilan sekolah, serta pengurus RT/RW yang dibagi ke dalam dua kelompok. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi langsung proses pembuatan eco-enzyme menggunakan limbah buah, gula, dan air dengan perbandingan 3:1:10. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diawali dengan proses pembuatan eco-enzyme yang berlangsung selama tiga bulan, melalui tahapan pembentukan alkohol, asam organik, dan enzim. Setelah masa fermentasi selesai, hasilnya disaring untuk mendapatkan eco-enzyme siap pakai yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair, pembersih lantai, disinfektan alami, penyaring air, serta pestisida nabati. Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan sampah organik, serta kemampuan mereka dalam memproduksi eco-enzyme secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pengurangan timbulan sampah dan mendorong penerapan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Desa Sialang Panjang.

Page 13 of 13 | Total Record : 123