cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 171 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2019)" : 171 Documents clear
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menyiapkan Lulusan yang Berkompeten di Dunia Kerja Di Era Revolusi Industri 4.0 (Studi Di SMK Negeri 1 Trucuk Klaten) Istanto Istanto; Fakhruddin Heri Yanto; Suwito Eko Pramono; Muhammad Wakhid Rozik; Erni Sari Dwi Devi Lubis
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah lembaga yang paling sentral dalam membentuk dan membangun generasi-generasi bangsa yang berkarakter dan berbudi pekerti. Oleh karenanya lembaga pendidikan harus mampu untuk mengelola sistem pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Dalam pengelolaan lembaga pendidikan tentunya cukup dipengaruhi oleh peran Kepala Sekolah. Untuk itu kepala sekolah harus mempunyai program yang terencana dan bertahap untuk mewujudkan visi serta misi sekolah. Dalam penelitian ini akan membahas tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menyiapkan Produk Lulusan yang Berkompeten di Dunia Kerja dengan studi kasus di SMK Negeri 1 Trucuk Klaten. Metode dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Pengumpulan yang digunakan adalah Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa kepala sekolah SMK Negeri 1 Trucuk Klaten menggunakan beberapa strategi dalam menyiapkan produk lulusan yang berkompeten di dunia kerja. Diantaranya; pertama memperbaiki akhlak siswa dan guru, kedua membentuk lingkungan sekolah yang baik, ketiga mendorong guru meningkatkan kompetensi keahliannya, dan keempat melakukan sinkronisasi antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan dunia industri. Dari hasil penelitian dapat dianalisa bahwa Kepala Sekolah di SMK Negeri 1 Trucuk Klaten menggunakan teori kepemimpinan humanistik/populistik dan tipe kepemimpinan yang demokratis.
Peranan Guru dan dalam Pembelajaran Berkarakter di Era Revolusi Industri 4.0 Izhar Izhar
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan, spesifiknya pembelajaran berkarakter bukanlah topik baru dalam dunia pendidikan. Sejak beberapa tahun lalu fenomena karakter sudah dimunculkan di kurikulum pendidikan dan di implementasikan di sekolah-sekolah di Indonesia. Sejak awal, pendidikan karakter dimunculkan untuk mengatasi krisis moral pada masyarakat. Krisis moral yang ditandai dengan meningkatnya kejahatan, kekerasan, pencurian, penyalahgunaan narkoba, korupsi dan lain-lain. Kini, di era Revolusi Industri 4.0 pendidikan karakter dinilai difokuskan pada kearifan menggunakan teknologi. Indikator karakter menurut Kemendiknas pada tahun 2011, meliputi: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab (Hamid & Sudira, 2013). Maka, penting bagi pendidik untuk terus menggeliatkan pembelajaran berkarakter sehingga terbentuk pola karakter dari individu pembelajar. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji peranan guru dalam pembelajaran berkarakter. Metode yang digunakan dalam kajian ini ialah metode observasi dokumen dan kegiatan pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa selain sebagai pengajar, guru memiliki peranan sebagai model dan teladan, pendidik, fasilitator, motivator, pembimbing, evaluator, dan inovator dalam membentuk sejumlah karakter siswa.
Hubungan Keseimbangan Statis dengan Hasil Tendangan Mae Geri pada Siswa yang Mengikuti Ekstrakulikuler Karate di SMA Xaverius 3 Palembang Jujur Gunawan Manullang
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keseimbangan statis dengan hasil tendangan mae geri pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler karate. Penelitian ini dilakukan di SMA Xaverius 3 Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X, XI, dan XII berjumlah 250 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode korelasional. Analisis data yang digunakan adalah Korelasi Pearson Product Momen (r), dimana nilai rxy = 0,291 < rtabel = 0,396 , dimana nilai uji t, thitung =1,462 < ttabel = 2,069, dan termasuk kategori rendah. Disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara keseimbangan statis dengan hasil tendangan mae geri pada siswa yang mengikuti eskstrakurikuler karate di SMA Xaverius 3 Palembang.
Pelaksanaan Prinsip Lex Sportiva dalam Penyelesaian Kasus Tindak Pidana pada Sepakbola di Bima NTB Khairul Amar; Ridwan Ridwan
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepakbola memiliki berbagai bentuk aturan yang mengikat, baik dalam bentuk organisasi olahraga maupun pemain profesional yang bernaung di bawah organisasi tersebut. Lex Sportiva sebagai asas hukum dalam dunia olahraga memiliki otonomi hukum sendiri yang bersifat mandiri dan independen dalam setiap penyelesaian perkara yang terjadi dalam olahraga. Tindakan kekerasan yang terjadi di dalam pertandingan sepakbola di Bima Nusa Tenggara Barat dapat berpotensi sebagai tindak pidana penganiayaan atau tindak pidana lain yang terkait dengan itu memiliki dualisme dalam penyelesaiannya, yaitu menggunakan hukum pidana nasional, dan komisi disiplin organisasi olahraga. Penelitian ini menggunakan metode doktrinal dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Penyelesaian kasus tindak pidana dalam permainan sepakbola antara hukum pidana nasional dengan Statuta PSSI ini saling mengecualikan, artinya hanya dapat dilakukan oleh salah satu sistem saja, dalam hal ini adalah melalui mekanisme Kode Etik Disiplin PSSI. Hal ini merupakan berlakunya prinsip Lex Specialist derogat legi generalist dalam hukum pidana. Tindakan yang tepat untuk menyelesaikan kasus perkelahian antar klub sepakbola di Bima Nusa Tenggara Barat adalah dengan menggunakan mekanisme sebagaimana diatur di dalam Kode Etik Disiplin PSSI mengingat kekhususan dalam hal keolahragaan sebagaimana diatur di dalam Pasal 57 huruf (d) Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional.
Generasi Milenial yang Siap Menghadapi Era Revolusi Digital (Society 5.0 dan Revolusi Industri 4.0) di Bidang Pendidikan Melalui Pengembangan Sumber Daya Manusia Monovatra Predy Rezky; Joko Sutarto; Titi Prihatin; Arief Yulianto; Irajuana Haidar
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi millenial sangat erat kaitannya dengan Revolusi Industri 4.0 atau Revolusi Industri Generasi ke empat. Dimana revolusi ini menitikberatkan pola digitalisasi dan otomasi disemua aspek kehidupan manusia. Banyak pihak yang belum menyadari akan adanya perubahan tersebut terutama di kalangan pendidik, padahal semua itu adalah tantangan generasi muda atau generasi millenial saat ini. Apalagi di masa-masa sekarang generasi milenial mempunyai tantangan sendiri menghadapi era revolusi Digital (Society 5.0 Dan Revolusi Industri 4.0) Sebagian besar tumbuh dan berkembangan melalui pendidikan, sehingga pendidikan menjadi wahana bagi pengembangan generasi milenial. Untuk itu, maka di perlukannya SDM yang kompeten sebagai aset bagi proses pengembangan generasi milenial yang siap akan problematika dan tantangan, Dengan demikian, SDM menjadi bagian penting dalam proses pengembangan pendidikan bagi generasi milenial,. Terdapat lima domain SDM yang dipandang penting dalam pengembangan SDM bidang pendidikan. Kelima domain tersebut adalah: profesionalitas, daya kompetitif, kompetensi fungsional, keunggulan partisipatif, dan kerja sama. Namun demikian, pengembangan terhadap kelima domain SDM tersebut diperlukan total quality qontrol (TQC) dan program diklat terpadu agar tercapai efektivitasnya. total quality qontrol (TQC) merupakan sistem manajemen yang dinamis yang mengikut sertakan seluruh anggota organisasi dengan penerapan konsep da teknik pengendalian kualitas untuk tercapainya kepuasaan pelanggan dalam hal ini generasi milenial.
Kemampuan Literasi dalam Menyelesaikan Soal Ujian Nasional Berbasis Komputer yang Mempunyai Daya Serap Rendah Siswa Kelas XII Mufaridah Dinar Nirmala; Isnarto Isnarto; Mulyono Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas XII dalam menyelesaikan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019 yang memiliki daya serap rendah. Penelitian ini bersifat kualitatif yaitu penelitian tentang riset dengan menganalisa suatu permasalahan dengan subyek penelitiannya adalah siswa kelas XII SMA Bustanul Ulum NU Bumiayu tahun ajaran 2019/2020 jurusan IPA sejumlah 63 siswa. Indikator domain proses literasi matematika: (1) merumuskan situasi matematis (formulate), (2) menggunakan konsep matematika,prosedur, fakta, dan penalaran (employ), (3) menafsirkan, menerapkan, dan mengevalusi hasil dari suatu proses matematika (interpret). Teknik pengambilan data dengan dokumentasi nilai pasca evaluasi Penilaian Tengah Semester (PTS). Analisis data diperoleh dari wawancara dan tes yang diambil dari soal-soal Ujian Nasional Berbasis Komputer tahun 2019 yang memiliki daya serap rendah. Ruang lingkup materi yang diujikan meliputi aljabar, kalkulus, geometri, trigonometri dan statistika. Dari hasil penelitian didapatkan data bahwa hanya 26,98% siswa yang mampu mengevaluasi solusi dari soal yang diberikan dan 19,04% dari jumlah siswa yang mampu merumuskan situasi matematis yang terdapat dalam soal.
Model Pembelajaran Group Investigation dan Jiwa Sosial Siswa Kelas VIII MTS Al-Hikmah Cidempet Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu Muhafidin Muhafidin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak sejatinya perlu bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Disini orang tua harus memberikan kegiatan untuk menunjang perkembangan sosial anak, misal berkomunikasi dengan keluarga, teman sebaya dan orangorang di lingkungan sekitarnya. Selain orang tua perkembangan sosial anak dapat ditunjang dari sekolah dimana ia belajar. Di kelas mereka perkembangan sosial bisa dikembangkan. Di sekolah, anak berinteraksi dengan temannya yang heterogen, guru, dan karyawan. Dari proses sosialisasi dan berintegrasi anak diharapkan mempunyai sikap sosial, belajar berkomunikasi dengan baik, belajar berorganiasasi, dan menghargai perbedaan, dan menghargai harmoni dan kompromi (Nugraha, 2006:1.21). Untuk mengetahui gambaran jiwa sosial siswa, salah satunya bias dilakukan dengan penerapan model pembelajaran group investigation. Penelitian ini dilakukan untuk untuk mengetahui gambaran jiwa sosial siswa dengan metode pembelajaran group investigation dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi naskah drama. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) metode observasi yang digunakan untuk memperoleh data tentang jiwa sosial siswa kelas VIII MTs Al-Hikmah Cidempet Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu; (2) metode wawancara dilakukan tidak terstruktur kepada subjek penelitian yaitu siswa terkait dengan jiwa sosial mereka pada model pembelajaran group investigation. Penelitian Observasi dibagi menjadi tiga segmen dari model pembelajaran group investigation, yaitu tahap pendahuluan pembelajaran, kegiatan inti pembelajaran, dan penutup. Adapun kesimpulan dari penelitian tersebut, yaitu: pada kegiatan pendahuluan, 100% siswa melakukan aspek kejujuran dan tanggungjawab dan 99,38% siswa melakukan aspek jiwa sosial kedisiplinan dan tanggungjawab; pada tahap kegiatan inti, 99,07% siswa melakukan aspek jiwa sosial kejujuran, kedisiplinan dan tanggungjawab; dan pada kegiatan penutup, 100% siswa melakukan aspek jiwa sosial kejujuran, kedisiplinan dan tanggungjawab.
Pengaruh Metode Latihan Drill dan Kelincahan terhadap Ketepatan Pukulan Forehand para Petenis Club Tenis Nasional Usia 10–12 Samarinda Muhamad Rohadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan pengaruh metode latihan drill jarak pukul dan tingkat kelincahan terhadap ketepatan pukulan forehand dari para petenis pria Club Tenis Nasional berusia 10–12 di Samarinda. Penelitian eksperimen 2 x 2 faktorial ini mengambil populasi dari 16 pemain pria. Para peserta diambil dengan menggunakan total sampling, didapatkan 16 peserta. Variable terikat antara lain drill jarak pukul dan kelincahan. Variabel bebasnya adalah ketepatan pukulan forehand. Instrument yang digunakan adalah test keahlian tennis lapangan, dengan modifikasi test forehand groundstroke dari Hewit Tennis Test oleh Mulyo Biyakto. Data penelitian dianalisa dengan ANOVA dua jalur. Hasilnya menunjukkan (1) adapengaruh antara drilling jarak pendek dan jauh terhadap ketepatan pukulan forehand dari pemain berusia 10–12 tahun tersebut dengan jumlah 25.689 (p = 0.000 < 0.05), (2) terdapat pengaruh antara kecepatan pukulan forehand pemain dengan kelincahan tinggi jauh lebih baik dari pada yang berkelincahan rendah, serta (3) ada interaksi yang signifikan antara drilling jarak dekat dan jauh dan tingkat kelincahan terhadap ketepatan pukulan forehand. Disarankan bagi para pelatih untuk memilih drilling pukulan jarak jauh untuk meningkatkan akurasi pukulan forehand para pemain tennis.
Hubungan Minat Belajar Dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Muatan Pembelajaran IPS Isa Ansori; Hidayatul Fithri
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan temuan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Gringsing Batang yang kurang optimal disebabkan oleh faktor minat belajar dan disiplin belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji ada tidaknya hhubungan yang signifikan antara minat belajar dan disiplin belajar dengan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri Gugus Ki Hajar Dewantara kecamatan Gringsing Batang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi. Teknik sampel yang digunakan adalah sampel jenuh sebanyak 122 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: (1) ada hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar dan prestasi belajar IPS, nilai rhitung = 0,665 dan termasuk kategori kuat serta berkontribusi sebesar 44,3% terhadap prestasi belajar siswa; (2) ada hubungan yang positif dan signifikan antara disiplin belajar dan prestasi belajar IPS, nilai rhitung = 0,720 dan termasuk kategori kuat serta berkontribusi sebesar 51,8% terhaddap hasil belajar siswa; (3) ada hubungan yang positif dan sifgnifikan antara minat belajar dan disiplin belajar terhadap prestasi belajar IPS, nilai rhitung = 0,757 dan termasuk kategori kuat serta berkontribusi sebesar 57,3% terhadap hhasil belajar siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar dan disiplin belajar dengan prestasi belajar muatan pembelajaran IPS.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Pembelajaran Treffinger Berdasarkan Self Efficacy Hendra Yulianto; Siti Suprihatiningsih
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dikembangkan pada setiap topik matematika, karena komunikasi matematis dapat membantu siswa dalam membangun pengetahuan matematika. Namun, permasalahan yang sering terjadi adalah kemampuan komunikasi matematis siswa yang masih kurang, sehingga perlu ditinjau lebih lanjut berdasarkan self efficacy. Hal ini dikarenakan self efficacy dapat menjadikan kemampuan komunikasi matematis siswa lebih efektif. Self efficacy adalah konsep diri terkait kepercayaan individu pada kemampuannya untuk melakukan atau menyelesaikan suatu tugas atau masalah. Kemudian, supaya diperoleh kemampuan komunikasi matematis yang efektif, maka dilakukanlah pembelajaran treffinger. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi mengenai kemampuan komunikasi matematis siswa berdasarkan self efficacy dengan menggunakan pembelajaran treffinger.