cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 171 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2019)" : 171 Documents clear
Penguatan Karakter dan Literasi Baru pada Sekolah Berbasis Boarding Menjawab Tantangan Era Society 5.0 Nur Rohman
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penguatan karakter dan literasi baru pada sekolah berbasis boarding menjawab tantangan era Society 5.0 di SMP Unggulan Terpadu Bumi Kartini Islamic Boarding School Jepara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data berasal dari informan yaitu kepala sekolah, guru, pengasuh boarding, murobbi-murobbiyah dan para siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik penyajian data dilakukan dengan triangulasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan penguatan karakter diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dan boarding melalui pembiasaan karakter dalam kehidupan sehari-hari dengan pengawalan dan pemberian suri tauladanmeliputinilai kejujuran, keikhlasan, kedisiplinan, ketaatan, kesederhanaan, kebersihan, semangat mencari ilmu, semangat mengaji kitab kuning dan menghafal al-Qur’an, semangat belajar bahasa asing, shalat berjama’ahdan shalat sunnah. Penguatan literasi baru dilaksanakan melalui pembelajaran formal di sekolah dimana para siswa telah dibiasakan mengasah ketrampilan 4C (komunikasi, kolaborasi, kritis dan kreatif) dan di boarding melalui literasi data, literasi teknologi dan literasi sumber daya manusia.Kendala yang dihadapi yaitu terjadi dikotomi antara guru sekolah dengan kepengasuhan danpenyelarasan antara manajemen sekolah dan boarding. Ini menarik untuk dilakukan penelitian berikutnya. Perlu pendekatan menyeluruh, konsep sekolah berbasis boarding terutama dalam memahami siswa-siswi.
Tingkat Kemampuan Berpikir Geometri Siswa Kelas VIII Nurul Ma’rifah; Iwan Junaedi; Mulyono Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir geometri siswa kelas VIII menurut teori Van Hiele. Metode yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 20siswa kelas VIII SMP PT Ulul Abshor Semarang. Data dianalisis secara deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui metode tes dan non tes. Metode tes berupa soal kemampuan berpikir geometri pada materi segiempat sedangkan metode non tes berupa wawancara kepada siswa dan guru. Berdasarkan data yang diperoleh dari analisis kemampuan berpikir geometri siswa dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat kemampuan berpikir geometri siswamasih berada pada tingkat pre 0 (level terendah) yaitu baru mampu mengenal bangun segiempat dari bentuknya, namun tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan mendefinisikan bangun datar, belum mampu mengetahui aturan melabeli bangun, persamaan dan perbedaan segiempat, menerapkan model geometri dan sifat-sifatnya dalam pemecahan masalah.
Eksplorasi Etnomatematika Alat Musik Gong Waning Masyarakat Sikka Petronela Ivoni Susantya; Zaenuri M; Iqbal Kharisudin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dan budaya adalah hal yang tidak dapat dipisahakan. Budaya merupakan cara hidup yangberkembang dalam sekelompok orang yang diwariskan turun temurun. Etnomatematika hadir menjadijembatan bagi pendidikan dan budaya, khususnya pada pelajaran matematika. Tanpa disadari konsep dasarmatematika dan ide-ide matematis telah digunakan oleh masyarakat dalam berbagai aktivitas kehidupan. Salah satunya adalah aktivitas bermusik masyarakat Sikka dalam musik gong waning. Penelitian ini adalahpenelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengeksplorasi bentuk-bentuk etnomatematika pada alat musik Gong Waning. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil eksplorasimenunjukkan bahwa alat musik gong waning mengandung unsur-unsur matematika di antaranya bangun datar dan bangun ruang.
Redesigning English For Specific Purpose (Esp) Curriculum To Pre-Service Teachers Of Primary Education Department At STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung Pratiwi Amelia
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to design English for Specific Purposes (ESP) curriculum to pre-service teachers under Primary Education Department of STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung (STKIP MBB), Pangkalpinang, Indonesia. Based on observation and need analysis, there are no specific English materials of teaching which enables the learners to participate actively based on their socio-cultural context. The English course which is taught to the students were general English without specific consideration when designing its curriculum. The writer is eager to redesign the English course by following the Common European Framework (CEFR) provided by the European Council and also implement the language curriculum design and socialization by Mickan, Peter (2013) and Macalister, J and Nation (2010). It is hoped that this curriculum would be beneficial to the students and it can be used as one of model on teaching English as Second Language for specific purpose.
Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Inpres Rabakodo Kecamatan Woha Kabupaten Bima Rabwan Satriawan
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya konsentrasi siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo dalammengikuti pembelajaran, perkembangan IPTEK menyebabkan sebagian siswa kurang beraktivitas, dan belum diketahui tingkat kesegaran jasmani siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo.Penelitian ini adalah penelitian diskriptif kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo yang berjumlah 27 siswa. Penelitian ini penelitian populasi dengan menggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah Tes Kesegaran Jasmani Indonesia 2010 untuk anak umur 10-12. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif berdasarkan norma kesegaran jasmani dan Tingkat Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualifikasi tingkat kesegaran jasmani siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo, sebagai berikut : terdapat 0% siswa dalam klasifikasi baik sekali, 0% siswa dalam klasifikasi baik, 81% atau sebanyak 22 siswa dalam klasifikasi sedang, 19% atau sebanyak 5 siswa dalam klasifikasi kurang dan 0% siswa dalam kalsifikasi kurang sekali. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat kesegaran jasmani siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo berkategori sedang.
Kemampuan Representasi Matematis Siswa pada Model Auditory Intellectually Repetition (AIR) Rahastri Pundhi Sari; S B Waluya; Supriyadi Supriyadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika khususnya di kelas masih belum melibatkan siswa secara optimal. Prosespembelajaran yang melibatkan siswa secara penuh dan aktif (student-centered) akan membantu siswa dalam membangun dan mengkonstruk ide-ide matematis secara mandiri. Salah satu kemampuan yang dapat meningkatkan ketercapaian tujuan dalam menyelesaikan permasalahan matematika yakni kemampuan representasi matematis siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan pemecahan masalah matematika dengan model AIR. Representasi adalah suatu bentuk interpretasi dari pemikiran siswa terhadap suatu masalah yang digunakan sebagai alat bantu dalam menemukan solusi dari permasalahan tersebut. Bentuk representasi yang muncul dari setiap siswa tentu berbeda-beda. Representasi dapat berupa kata-kata, tulisan, gambar, tabel, grafik, simbol matematika, dan sebagainya sesuai kemampuan siswa tersebut. AIR adalah singkatan dari Auditory, Intelectually and Repetition. Pembelajaran seperti ini akan efektif apabila memperhatikan tiga hal tersebut. Belajar bermodel auditory yaitu belajar mengutamakan berbicara dan mendengarkan. Intellectually bermakna bahwa belajar haruslah menggunakan kemampuan berpikir (mind-on), haruslah dengan konsentrasi pikiran dan berlatih menggunakannya melalui bernalar, menyelidikan, mengidentifikasi, menemukan, mencipta, mengonstruksi, memecahkan masalah, dan menerapkan. Sedangkan pada aspek ketiga yaitu repetition merupakan pengulangan dengan tujuan memperdalam dan memperluas pemahaman siswa yang perlu dilatih melalui pengerjaan soal, pemberian tugas dan kuis.
Kemampuan Koneksi Matematis siswa melalui Model Pembelajaran Preprospec Menggunakan Edmodo Ranggamurti Iswara; Dewi N.R Nino Adhi; Nur A. Cahyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab rendahnya kualitas pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika yaitu guru terlaluberkonsentrasi pada hal-hal prosedural dan mekanistik seperti pembelajaran yang berpusat pada guru, konsepmatematika sering disampaikan secara informatif dan siswa dilatih menyelesaikan banyak soal tanpapemahaman mendalam. Hal ini membuat kepercayaan diri untuk mengeksplorasikan kemampuan siswaterhambat sehingga siswa tidak mampu mengikuti pelajaran dengan baik. Sedangkan pembelajaranmatematika pada kurikulum 2013 diharapkan mampu membuat siswa memahami konsep, mengaitkanantarkonsep, mengaplikasikan konsep,akurat, efesien dan tepat dalam pemecahan masalah.Dalam tujuantersebut mengaitkan antarkonsep merupakan kemampuan koneksi matematis. Koneksi matematis merupakankemampuan mengaitkan antarkonsep matematika, antara matematika dengan materi lain dan antaramatematika dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menunjang kemampuan koneksi guru harus mendesain danmemilih model pembelajaran yang sesuai dengan tema dan kemampuan yang dicapai oleh siswa.penulismencoba untuk menggali model pembelajaran Preprospec dimana model pengajarannya bercirikan prapemaparan, problem solving, presentation, evaluation dan conclusion. Penggunan model ini agar siswa dapatmembandingkan kemampuannya sendiri dengan kemampuan siswa lain sehingga mendapatkan motivasi untukmemperbaiki diri.
Model Pembelajaran Inkuiri Blended Learning Strategi Flipped Classroom dengan Media Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Rini Nurhayati; S. B. Waluya; T. S. Noor Asih
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah saat ini harus menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuandan teknologi menghadapi society 5.0 dengan mengintegrasikan berbagai inovasi di era revolusi indrustri 4.0.Menghadapi tantangan society 5.0, dibutuhkan individu dengan kemampuan berpikir kritis. Modelpembelajaran inkuiri blended learning mengkombinasikan pembelajaran tatap muka dan belajar secaraonline dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Strategi flipped classroom dilakukan dimanakonten-konten berupa materi, video, tugas, diskusi dan tes kompetensi diberikan oleh guru secara onlinesebelum maupun sesudah pembelajaran tatap muka melalui Learning Management System (LMS) berbasisGnomio, dan siswa dapat mengaksesnya di rumah masing-masing. Pengembangan LSM dibuat denganGnomio, sedangkan media interaktif dibuat dengan program Adobe Flash CS6, GeoGebra, dan Quizizzdengan memperhatikan karakteristik pembelajaran inkuiri dan kemampuan berfikir kritis. Model Pembelajaraninkuiri blended learning dengan media interaktif, akan menghasilkan pembelajaran aktif, menarik,menyenangkan dan berpusat pada siswa, serta dapat merangsang proses berfikir kritis matematis menjadimeningkat.
Penerapan Model Siklus Belajar (Learning Cycle) dengan Pendekatan STEM Untuk Peningkatan Keterampilan Proses Sains Siswa Rinto Rinto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji coba penggunaan model siklus belajar dengan pendekatanSTEM pada konsepBioteknologi untuk mendapatkan gambaran efektivitasnya dalam meningkatkan Keterampilan Proses Sains SiswaSMK, serta memperoleh gambaran tanggapan siswa dan guru terhadap model siklus belajar (Learning Cycle)denganpendekatan STEM yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain therandomized pretest-posttest control group design yang dilaksanakan di kelas X SMKKhaira UmmahjurusanKeperawatan di Kabupaten Cirebon. Teknik pengambilan sampel dengan metode cluster random sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest, lembar observasi untuk mengamati keterlaksanaanpembelajaran, angket untuk mengetahui tanggapan guru dan siswa terhadap penerapan model siklus belajar(Learning Cycle)dengan pendekatan STEM. Pengolahan data dilakukan dengan statistik uji t untuk beda rerata. Hasilpenelitian diperoleh rata-rata N-gain keterampilan proses sains 0,306 untuk kelas kontrol dan 0,490 untuk kelaseksperimen. N-gain tertinggi keterampilan proses sains kelas kontrol sebesar 0,581 dan terendah sebesar 0,080. Gurudan siswa memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model siklus belajar (Learning Cycle denganpendekatan STEM. Disimpulkan bahwa model siklus belajar (Learning Cycle)dengan pendekatan STEM secarasignifikan dapat lebih meningkatkan keterampilan proses sains siswa dibandingkan dengan model pembelajarankonvensional.
Efektifitas Model Pembelajaran Bilingual FFVP (Fresh Fruit & Vegetable Program) Sebagai Salah Satu Upaya Pendidikan Kesehatan dan Gizi untuk Anak Usia Dini Ririn Ambarini
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian model pembelajaran bilingual FFVP (Fresh Fruit & Vegetable Program)sebagai salah satu upaya pendidikan kesehatan dan gizi untuk anak usia dini sebagai acuan dalam meningkatkankemampuan komunikasi anak usia dini dalam pembelajaran bilingual melalui FFVP (Fresh Fruit & VegetableProgram) sebagai salah satu upaya pendidikan kesehatan dan gizi untuk anak usia dini. Hasil dari t-test lebih tinggidari t-table 2.14, ini berarti bahwa hipotesis yang diterima adalah Hi yang menyatakan bahwa ada nilai signifikandari kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran bilingual setelah model pembelajaran FFVP (Fresh Fruit &Vegetable Program) sebagai salah satu upaya pendidikan kesehatan dan gizi untuk anak usia dini diterapkan dalamproses pembelajaran.

Page 5 of 18 | Total Record : 171