Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram (JPKIK) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Politeknik Medica Farma Husada Mataram sejak tahun 2015 dengan pISSN 2407-8603 dan tahun 2016 memiliki eISSN 2541-1128. JPKIK menerima karya tulis ilmiah berupa laporan penelitian (original research paper) dengan fokus pada perkembangan permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk perkembangan dan permasalahan pokok di bidang epidemiologi; Promosi kesehatan; Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia. Meski fokus di wilayah Indonesia, JPKIK tidak menutup kemungkinan naskah di luar wilayah yang memiliki isu korelatif dan/atau sebanding dalam lingkup geografis tersebut.
Articles
155 Documents
DUKUNGAN SUAMI DAN KELUARGA MEMPENGARUHI KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GANGGA
Irni Dwiastiti Irianto;
Siti zuraida Muhsinin
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (485.34 KB)
|
DOI: 10.33651/jpkik.v6i2.149
Cakupan pemberian ASI eksklusif kabupaten Lombok Utara 2015 masih rendah 45,50%, kecamatan Gangga mempunyai cakupan ASI eksklusif terendah yaitu 30,4%. Kurangnya dukungan yang didapatkan ibu baik itu dukungan dari petugas kesehatan maupun dukungan dari keluarga, penelitian ini betujuan untuk menganalisis dukungan suami dan keluarga yang mempengaruhi tingkat keberhasilan pemberian ASI Eksklusi f pada bayi 6-11 bulan di wilayah kerja puskesmas Gangga. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. tehnik sample random sampling Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pada 183 ibu yang mempunyai bayi umur 6-11 bulan. Data kemudian di Analisis menggunakan analisis bivariat dengan Uji Chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan respoden yang berhasil memberikan ASI Eksklusif (68,3%) pemberian ASI Eksklusif berhasil karena ada hubungan antara dukungan suami , dukungan ibu atau mertua, dan dukungan saudara atau keluarga dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Diharapkan di saat petugas memberikan penyuluhan ASI ekslusif melibatkan keluarga dan memperlihatkan tanyangan video bahaya memberikan makanan kepada bayi baru lahir dan memberikan makanan tambahan selain ASI sebelum bayi berusia 6 bulan
PENGARUH PEMBERIAN VIDEO EDUKASI TERHADAP KETERAMPILAN KELUARGA MELAKUKAN ROM PADA PASIEN STROKE
Siti Zuraida Muhsinin
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (611.261 KB)
|
DOI: 10.33651/jpkik.v6i2.150
Stroke merupakan salah satu penyakit dengan angka kejadian yang tinggi dan merupakan penyebab utama kecacatan di seluruh dunia. Pemulihan kecacatan akibat penyakit inipun membutuhkan waktu yang lama, sehingga di perlukan keterampilan keluarga dalam proses pemulihan pasien stroke secara mandiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian video edukasi terhadap keterampilan keluarga melakukan ROM pada pasien stroke. Desain penelitian yang akan digunakan adalah pra eksperimental one group pre-post test design, Populasi dalam penelitian adalah keluarga yang sedang merawat pasien stroke di RSUD Kota Mataram dengan jumlah sampel penelitian 21 orang, analisis data menggunakan uji beda Wilcoxon dengan nilai p < 0,05. Hasil uji beda dengan Wilcoxon didapatkan nilai p < 0,05 yaitu 0.000 artinya ada pengaruh pemberian video edukasi dengan keterampilan keluarga dalam melakukan ROM pada pasien stroke.
SIFAT FISIK SEDIAAN GEL EKSTRAK RIMPANG LENGKUAS (Alpinia galanga) DENGAN VARIASI KADAR CMC-Na
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (496.981 KB)
|
DOI: 10.33651/jpkik.v6i2.151
Lengkuas (Alpinia galanga) memiliki kandungan eugenol yang dapat digunakan masyarakat sebagai obat jamur pada kulit. Masyarakat biasa menggunakan lengkuas dengan cara ditumbuk dan ditempelkan pada daerah kulit, maka peneliti membuat sediaan gel dari ekstrak rimpang lengkuas (Alpinia galanga). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji fisik sediaan gel ekstrak rimpang lengkuas (Alpinia galanga) dengan variasi kadar CMC-Na formula A 4%, formula B 5% dan formula C 6 %. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dan desain penelitian observasi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis hasil menggunakan analisa univariat dan disajikan secara deskriptif. Hasil uji organoleptik ketiga formula sediaan gel sama yaitu bentuk gel yang semi solid, warna coklat muda, bau khas lengkuas serta tekstur yang lembut dan dingin sesuai khas tekstur gel. Hasil uji homogenitas dari ketiga formula yaitu homogen. Hasil uji pH dari ketiga formula gel memenuhi standar yaitu 5,5. Hasil uji viskositas sediaan gel formula A yaitu 2180 cps dan formula B yaitu 2629 cps telah memenuhi standar, formula C yaitu 6759 cps tidak memenuhi standar. Hasil uji daya sebar formula A yaitu 7,5 cm tidak memenuhi standar, formula B yaitu 6,8 cm dan formula C yaitu 5,6 cm memenuhi standar. Dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini hasil uji fisik sediaan gel ekstrak rimpang lengkuas (Alpinia galanga) yang memenuhi standar yaitu formula B dengan kadar CMC-Na 5%.
GAMBARAN PENERIMAAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI NTB
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.648 KB)
|
DOI: 10.33651/jpkik.v6i2.152
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan suatu usaha untuk menyajikan informasi yang akurat, tepat waktu dan sesuai kebutuhan guna menunjang proses fungsi-fungsi manajemen dan pengambilan keputusan dalam memberikan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerimaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai RSUD Provinsi NTB pengguna SIMRS yang bekerja pada bagian front office yang berjumlah 104 orang dan berdasarkan perhitungan menggunakan rumus Slovin diperoleh sampel sejumlah 51 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportional random sampling. Hasil penelitian menggambarkan bahwa mayoritas responden memiliki perceived ease of use dalam kategori baik, perceived usefulness sangat baik, attitude toward using dalam kategori baik dan behavioral intention to use dalam kategori baik.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI KELAS X & XI DI SAMN 1 LEMBAR LOMBOK BARAT NTB
Intan Komala
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (600.917 KB)
|
DOI: 10.33651/jpkik.v6i2.153
Sampai Saat ini remaja putri rentan mengalami flour albus. Salah satu perawatan yang penting adalah menjaga kebersihan genetalia, karena kurangnya kualitas personal hygiene dapat menyebabkan terjadinya Flour Albus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya hubungan personal hygiene dengan kejadian flour albus pada remaja putri kelas X & XI di SMAN 1 Lembar Lombok Barat NTB. Desain penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik Cluster Random sampling digunakan untuk mendapatkan 121 sampel dari 174 populasi remaja putri kelas X & XI di tahun 2019.Analisa data yang digunakan adalah uji Spearman Rank dengan taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian remaja putri di SMAN 1 Lembar memiliki personal hygiene buruk sebanyak 67 responden (55,4%) dan sebagian dari remaja putri terkena flour albus sebanyak 105 responden (86,8%). Dari responden yang memiliki personal hygiene buruk diantaraya mengalami flour albus sebanyak 67 responden(55,3%). Ada hubungan antara personal hygiene dengan kejadian flour albus di SMAN 1 Lembar dengan nilai (p = 0,000). Diharapkan SMAN 1 Lembar lebih memperhatikan kesehatan reproduksi siswanya khususnya tentang kejadian flour albus agar dapat melakukan pencegahan dengan personal hygiene yang baik.
THE CORRELATION BETWEEN ANTENATAL CARE (ANC) REGULAR VISIT AND ANAEMIA CASE OF PREGNANT WOMEN IN THE THIRD TRIMESTER IN TANJUNG KARANG HEALTH CENTER MATARAM
Liza nurul khawatib
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (500.661 KB)
|
DOI: 10.33651/jpkik.v6i2.154
Antenatal Care treatment is an examination to optimize phsycal and mental health of pregnant women in order to be able to face birth delivery, postnatal condition, providing breast milk, and the retrieval of reproduction heath condition normally. Now pregnant women still face anaemia. This research is aimed at identifying the correlation between Antenatal Care regular visit and anaemia case of pregnant women in third trimester in Tanjung Karang Health Center Mataram. This research is designed as descriptive analytic study with Cross-Sectional approach. The samples was were 32 selected through purposive sampling from 46 populations pf pregnant women in third trimester . the instrument to the measure the variables is registry book in April 2019 and the data analyzed using Chi-Square with level of significance of 5%. The research showed that 81,2% of pregnant women has the regular Antenatal Care visit. 11,5% had anaemia. Of 88,5% women that had no anaemia. 66,7% had no regular visit of Antetanatal Care. There is correlation between Antenatal Care regular visit to health center and anaemia case of pregnant women in third trimester in Tanjung Karang Health Center Mataram p=0,003. The more regular the antenatal visit, the less risk of anaemia is. Pregnant women should be more actively and regularly visit health center to avoid anaemia
THE EFFECT OF SADARI (HEALTH TRAINING OF SELF CHECKING OF BREAST G) ON KNOWLEDGE AND ATTITUDE OF STUDENTS GRADE X OF SMKN 1 GERUNG
Ria Rizki Aminah
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (507.978 KB)
|
DOI: 10.33651/jpkik.v6i2.155
Health training is one of the efforts to affect other people which aimed to increase knowledge. Theone of the efforts to improve the health of women is by providing training such as SADARI. The knowledge of women to early detect the risk of breast cancer is positively affecting the health, behavior, and attitude of health so that professional nurses can develop the program of breast health. This research is aimed at determining the effect of SADARI (Health Training Of Self Checking Of Breast G) on the knowledge and attitude of students grade X of SMKN 1 Gerung. This research is designed to use a cross-sectional approach, the samples were 64 respondents selected through random sampling from 129/populations. The data were collected through questionnaires and analyzed with Wilcoxon Signed Rank Test. The research showed that (p-value)0.00<0.05 meaning that there is a significant effect of self-checking of the breast on the knowledge before and after the health training.(p-value) 0.00<0.05 meaning that there is a significant effect of self-checking of the breast on the attitude before and after the health training. There is the influence of breast self-examination health education on knowledge and attitudes on class X students in SMK N 1 Gerung.
HUBUNGAN KEPATUHAN MELAKUKAN PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU NIFAS DENGAN KELANCARAN PRODUKSI AIR SUSU IBU (ASI) DI PUSKESMAS PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA (KLU) PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT (NTB)
Wahyuni
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (508.303 KB)
|
DOI: 10.33651/jpkik.v6i2.156
Perawatan payudara pada masa nifas merupakan perawatan yang dilakukan untuk mempersiapkan payudara agar dalam kondisi baik pada saat menyusui bayinya, meliputi perawatan kebersihan payudara baik sebelum maupun sesudah menyusui, merawat payudara baik selama kehamilan maupun masa nifas untuk menjaga bentuk payudara, kelancaran pengeluaran ASI dan payudara senantiasa bersih dan mudah dihisap oleh bayi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan melakukan perawatan payudara pada ibu nifas dengan kelancaran produksi Air Susu Ibu (ASI) di Puskesmas Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua ibu nifas hari pertama yang melahirkan anak hidup sebanyak 32 orang, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang. Variabel independen penelitian ini adalah kepatuhan melakukan perawatan payudara dan variabel dependen adalah kelancaran produksi ASI. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara dan kuesioner. Dianalisis dengan menggunakan uji chi-square dengan ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 24 responden (75,0%) patuh melakukan perawatan payudara dan produksi ASI yang lancar ada 25 responden (78,1%). Setelah dianalisis, maka diperoleh p=0,000 dengan derajat kemaknaan (?=0,05). Sehingga didapatkan hasil bahwa p, berarti Ha di terima artinya ada hubungan antara kepatuhan melakukan perawatan payudara dengan kelancaran produksi ASI. Kesimpulan ada hubungan kepatuhan melakukan perawatan payudara dengan kelancaran produksi ASI, maka perlu diadakan peningkatan sosialisasi perawatan payudara agar produksi ASI berjalan dengan lancar.
HUBUNGAN LAMA TERJADINYA KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI PUSKESMAS TANJUNG KARANG KOTA MATARAM NUSA TENGGARA BARAT
Siti Aminah Azahrah
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.695 KB)
|
DOI: 10.33651/jpkik.v6i2.157
World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa setiap tahunnya sekitar 3% (3,6 juta) bayi baru lahir mengalami asfiksia dan satu diantaranya meninggal dunia. Ketuban pecah dini (KPD) bisa menyebabkan terjadinya hipoksia dan asfiksia akibat oligohidramnion yang dimana keadaan air ketuban kurang dari normal yaitu 300 cc. KPD preterm adalah KPD sebelum usia 37 minggu minggu dan KPD memanjang adalah KPD yang terjadi lebih dari 12 jam sebelum waktunya melahirkan. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya hubungan Lama Terjadinya Ketuban Pecah Dini Dengan Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir di Puskesmas Tanjung Karang Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan retrospektf. Sampel dalam peneletian ini adalah semua ibu bersalin dengan KPD berjumlah 58 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan pada dua variabel adalah buku register bersalin dan bayi serta analisa data menggunakan uji chi square dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian didapatkan p-value > ? (alfa) yaitu 0,05 > 0.478. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara lama terjadinya ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Puskesmas Tanjung Karang Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Kesimpulannya adalah kejadian asfiksia sebagian besar tidak dipengaruhi oleh ketuban pecah dini karena jumlah responden yang tidak mengalami asfksia lebih banyak yaitu 31 responden
HUBUNGAN PERDARAHAN POST PARTUM DENGAN ANEMIA PADA KEHAMILAN DI RSUD KOTA MATARAM
Febi Alfisyar
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (599.555 KB)
|
DOI: 10.33651/jpkik.v6i2.158
World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa penyebab terbanyak kematian ibu di dunia adalah perdarahan post partum (25%). Anemia dalam kehamilan ialah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin dibawah 11 gr% pada trimester satu dan tiga atau kadar < 10,5 gr% pada trimester dua . penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya hubungan antara perdarahan post partum dengan anemia pada kehamilan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam peneletian ini adalah semua ibu bersalin dengan perdarahan post partum berjumlah 281 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan adalah buku register bersalin serta analisa data menggunakan koefisien kontingensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kejadian anemia dalam kehamilan yang mengalami perdarahan sebanyak 72 responden (25,6%) dan yang tidak mengalami anemia sebanyak 209 (74,4%) responden. Ada hubungan antara perdarahan post partum dengan anemia pada kehamilan di RSUD Kota Mataram dengan nilai (p=0,000) dan nilai korelasi sebesar 0,405 dengan tingkat keeratan hubungannya sedang.