cover
Contact Name
Roushandy Asri Fardani
Contact Email
lppmpmfh@gmail.com
Phone
+6281907456950
Journal Mail Official
danylastchild07@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.poltekmfh.ac.id/index.php/JPKIK/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram
ISSN : 24078603     EISSN : 25411128     DOI : https://doi.org/10.33651/jpkik.v8i2.422
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram (JPKIK) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Politeknik Medica Farma Husada Mataram sejak tahun 2015 dengan pISSN 2407-8603 dan tahun 2016 memiliki eISSN 2541-1128. JPKIK menerima karya tulis ilmiah berupa laporan penelitian (original research paper) dengan fokus pada perkembangan permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk perkembangan dan permasalahan pokok di bidang epidemiologi; Promosi kesehatan; Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia. Meski fokus di wilayah Indonesia, JPKIK tidak menutup kemungkinan naskah di luar wilayah yang memiliki isu korelatif dan/atau sebanding dalam lingkup geografis tersebut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 155 Documents
Correlation Between Mother’s Nutritional Expertise and Toddler’s Stunting Incidence in Wainyapu Village Pandi, Mariana; Sari, Ni Luh Putu Dian Yunita; Prihandhani, IGAA Sherlyna; Triana, Komang Yogi
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 10 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33651/jpkik.v10i2.627

Abstract

Stunting is one of the world's nutritional challenges, particularly in impoverished and emerging countries. Stunting is an issue since it is connected with a higher risk of morbidity and mortality, as well as inadequate brain development, which leads to delayed motor development and stunted cerebral growth. The mother's health and nutritional status before and throughout pregnancy, the mother's body posture, the close spacing of pregnancies, the mother's adolescence, and poor dietary intake during pregnancy all have an impact on fetal growth and stunting risk. Stunting is influenced by the mother's nutritional expertise. This study aimed to evaluate the correlation between mothers’ nutritional expertise and the toddlers’ stunting incident in Wainyapu Village. This quantitative study employed an analytical survey design and a cross-sectional approach method. The population in this study were mothers who had toddlers 12-59 months and lived in Wainyapu Village. This study employed total sampling technique, with a questionnaire on mothers’ nutritional expertise as the research instrument. The Spearman correlation test was employed during data analysis. The findings yielded that the level of mothers’ nutritional expertise was mostly in the poor category (76.9%), with the incidence of stunting in toddlers as high as (75%), and there was a significant correlation between mothers’ nutritional expertise and the toddlers’ stunting incident as shown by Spearman correlation results were 0.945 with Sig p-value <0.01. It is expected that this study can provide mothers some information to better understand the importance of toddlers’ nutritional expertise in order to avoid stunting
PROFIL IMPLEMENTASI PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA KARYAWAN DI RUANG PACKING PT NARMADA AWET MUDA Maulana, Alfi; Aini, Aini
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 10 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33651/jpkik.v10i2.632

Abstract

The study aims to analyze Health, Accident, and Safety (K3) in employees at PT Narmada Awet Muda. The study uses quantitative descriptive methods. The purpose of this study is to conduct, inspect, investigate and evaluate risks at potentially hazardous places in the packing room of PT Narmada Muda. The sample used in this study was the entire worker on the packing part. Conclusions Implementation of the occupational health and safety program in the packing room of PT Narmada Awet Muda showed good results based on inspection investigation and risk assessment to prevent the occurrence of danger
ANALISIS KANDUNGAN BORAKS PADA BORAKS YANG DIJUAL DI PASAR KOTA MATARAM DENGAN METODE KERTAS KUBIS UNGU DAN KERTAS KURKUMIN Wahab, Wahab; Fardani, Roushandy Asri; Atfal, Bustanul
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33651/jpkik.v10i1.690

Abstract

Bakso adalah jenis makanan yang berupa bola-bola yang terbuat dari daging dan tepung. Makanan ini biasanya disajikan dengan kuah dan mie. Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan bakso adalah daging, bahan perekat, bumbu dan es batu/ air es (singgih, 2009). Asam borat atau boraks (boric acid) merupakan zat pengawet berbahaya yang tidak izinkan digunakan sebagai campuran bahan makanan. Boraks dalam senyawa kimia dengan berbentuk kristal putih, tidak berbau dan stabil pada suhu dan tekanan normal. Makanan yang nengandung boraks dapat dengan mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional. Tujuan penelitian adalah Untuk mengidentifikasi apakah terdapat kandungan boraks pada baksoyang dijual di pasar Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental murni. Data diperoleh dari hasil uji laboratorium dengan melihat perubahan warna dari kertas uji kubis ungu dan kertas kurkumin terhadap sampel bakso dipasar kota mataram.Hasil pengamatan menunjukkan bahwa semua sampel bakso yang digunakan negatif atau tidak mengandung boraks dari sampel beberapa pasar yaitu pasar X, Y, dan Z.
ANALISIS KUALITATIF ZAT PEWARNA RHODAMIN B DAN METHANYL YELLOW PADA KERUPUK SEBLAK DI KOTA MATARAM Kartina, Sri; Fardani, Roushandy Asri; Aini, Aini
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33651/jpkik.v10i1.691

Abstract

Kerupuk merupakan jenis makanan kering yang terbuat dari bahan-bahan yang mengandung pati cukup tinggi. Beredar berbagai macam kerupuk berwarna yang dicurigai menggunakan zat pewarna yang dilarang untuk makanan yaitu Rhodamin B dan methnyl yellow.Rhodamin B merupakan zat warna sintetik yang umum digunakan sebagai pewarna tekstil. Konsumsi methanyl yellow dalam jangka Panjang juga dapat menyebabkan berbagai masalah gangguan Kesehatan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya rhodamim B dan methanyl yellow yang terkadung dalam kerupuk yang dijadikan seblak dikota mataram. Metode penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini metode kromatografi kertas. Populasi penelitian ini adalah kerupuk seblak yang dijual dikota mataram yaitu 15 kerupuk berwarna merah dan 15 kerupuk berwarna kuning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 sampel kerupuk yang dianalisa didapatkan hasil negatif. Rf sampel tidak sama dengan Rf standar rhodamine B dan methanyl yellow.
ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF JAPANESE CAMBOJA (Adenium obesum) LEAF EXTRACT ON THE GROWTH OF THE BACTERI Sthaphylococcus aureus Lestari, Widya; Kurniawan, Edy; Ustyawati, Jumari; Mentari, Ika Nurfajri
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33651/jpkik.v10i1.692

Abstract

Staphylococcus aureus bacteria are microorganisms that can causing the most common infections such as skin infections. In the treatment of infections commonly use antibiotics, but there are often problems in use of antibiotics, leading to resistance. One way Preventing resistance is by looking for alternatives that are better cheap and efficient, one example is by using frangipani plants. (Adenium obesum). Japanese frangipani leaves themselves are believed to contain alkaloids, flavonoids and saponins that function as antibacterials. The purpose of this study was to determine the effect of giving Japanese frangipani leaf extract (Adenium obesum) on the growth of Staphylococcus aureus bacteria. This research method is a laboratory experiment by means of wells diffusion with concentrations of 50%, 25%, 15% and 10%. The results of this study indicate that there is no clear zone in each concentration. The conclusion is that Japanese frangipani leaves (Adenium obesum) are unable to inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria.