cover
Contact Name
Muhammad Nazar
Contact Email
mnazar.unsyiah@gmail.com
Phone
+6281345000144
Journal Mail Official
chimica@fkip.usk.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kimia FKIP USK Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee Kopelma Darussalam, 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Chimica Didactica Acta : Journal of Chemistry and Chemistry Education
ISSN : 23384522     EISSN : 28096789     DOI : https://doi.org/10.24815/jcd
Core Subject : Science, Education,
Chimica Didactica Acta is a peer reviewed journal publishing research articles that address the topics of chemistry and chemistry education and practices. We focus on the topics but not limited to organic chemistry, inorganic chemistry, analytical chemistry, biochemistry, physical chemistry and educational chemistry and practices
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014)" : 7 Documents clear
HUBUNGAN HASIL PEMBUATAN MIND MAPPING DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KROMATOGRAFI KERTAS DIJURUSAN PENDIDIKAN KIMIA IAIN AR-RANIRY Riza Zulyani; Sri Adelila Sari; Komala Pontas
Chimica Didactica Acta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP USK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.835 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hasil pembuatan mind mapping dengan hasil belajarmahasiswa. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia IAINAr-Raniry Letting 2010 sebanyak 49 orang mahasiswa, sedangkan yang menjadi sampelnya adalah mahasiswaJurusan Pendidikan Kimia IAIN Ar-Raniry Letting 2010 unit I sebanyak 28 orang mahasiswa. Pengumpulan datadilakukan melalui lembar observasi, tes, angket dan rubrik mind mapping. Data yang diperoleh diolah denganmenggunakan rumus korelasi Product Moment Pearson yang hasil datanya diolah menggunakan SPSS 16. Hasilpenelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas mahasiswa dan mahasiswa terlihat antusias mengikuti kegiatanpembelajaran. Persentase keaktifan siswa pada pertemuan pertama sebesar 73,86% dan 93,18% pada pertemuankedua. Hasil belajar mahasiswa dengan penggunaan metode mind mapping secara klasikal mencapai ketuntasansebesar 89,29%. Persentase siswa yang memberi tanggapan positif terhadap penggunaan metode mind mappingmencapai 82,15%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang positif antara hasil pembuatanmind mapping mahasiswa terhadap hasil belajar pada materi kromatografi kertas.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL PADA SMAN DI PULAU NASI KABUPATEN ACEH BESAR Adlim Adlim; Niswanto Niswanto; Rusman Rusman; Rabi Yusnabita
Chimica Didactica Acta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP USK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.602 KB)

Abstract

Kajian terhadap materi muatan lokal yang berbasis life skill serta modulnya yang sesuai dengan kebutuhan sesuaidengan daerah kepulauan terutama untuk siswa SMAN 1 Pulo Aceh telah dilakukan. Data dikumpulkan melaluiobservasi langsung, angket, wawancara dan FGD untuk mengumpulkan segala informasi yang dibutuhkan untukmenyusun modul pembelajaran muatan lokal yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan potensi daerah Pulo Acehadalah pertanian dan perikanan sedangkan pekerjaan yang diminati oleh mayoritas siswa SMA adalah wirausaha.Muatan muatan lokal yang dipilih oleh mayoritas guru, siswa dan masyarakat adalah penyulingan minyak cengkeh,penyulingangn nilam, holtikultura dan pengasapan ikan. Modul yang dibuat sesuai dengan data penelitian iniditanggapi dengan skor mayoritas baik dan sangat baik pada setiap indikator kualitas modul oleh pakar dari fakultaspertanian. Alat pengasapan ikan telah berhasil dibuat dan telah dibuktikan dapat digunakan dengan baik. Sebanyak93% dari 14 orang guru sebagai responden terhadap modul pelajaran muatan lokal setuju bahwa modul mulok yangtelah dihasilkan dari penelitian ini adalah menarik, dapat menjadi bagian dari pelajaran mulok, dapat menginspirasiberwirausaha dan hidup mandiri, dapat diterapkan baik di sekolah maupun di tengah masyarakat. Mayoritas (60-100%) frekuensi respon dari siswa menilai bahwa modul pembelajaran mulok bermanfaat bagi mereka danmerekomendasi untuk diterapkan di sekolah.
PEMBELAJARAN MODEL COOPERATIVE INTERGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA MATERI KOLOID DI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Afrida Hanum; M Hasan; Ibnu Khaldun
Chimica Didactica Acta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP USK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.636 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran model CIRC dalam meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi koloid. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain The Randomized Control Group Pretest Posttest. Penelitian dilaksanakan di kelas XI SMA Negeri 12 BandaAceh tahun pelajaran 2012. Teknik pengambilan sampel berdasarkan tes awal pada seluruh siswa kelas XI. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes awal, tes akhir untuk hasil belajar dan keterampilan berpikirkritis, lembar observasi, dan angket untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran model CIRC. Pengolahan data dilakukan dengan statistika uji t untuk pengujian kesamaan dua rata-rata. Hasil penelitian diperoleh rata-rata N-gain hasil belajar untuk kelompok eksperimen 0,54 dan 0,34 untuk kelompok kontrol, keterampilan berpikir kritis 0,57 untuk kelompok eksperimen dan 0,25 untuk kelompok kontrol. Hasil uji t untuk N-gain terhadap hasil belajar diperoleh 0,007 lebih besar dari 0,005, sehingga ada perbedaan secara signifikan antara kedua kelompok tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model CIRC dapat meningkatkan hasil belajardan keterampilan berpikir kritis siswa SMA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Di samping itu, siswa memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran model CIRC.
PENERAPAN METODE PENUGASAN DAN TANYA JAWAB TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA KIMIA PADA KONSEP SIFAT KOLIGATIF LARUTAN M Nasir
Chimica Didactica Acta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP USK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.898 KB)

Abstract

Metode mengajar sangat berperan dalam proses belajar mengajar, apapun pendekatan dan model yang digunakandalam mengajar , maka harus didukung oleh metode mengajar. Dalam kegiatan mengajar makin tepat metode yangdigunakan, maka makin efektif dan efesien kegiatan pembelajaran yang pada akhirnya akan menunjang danmengantarkan keberhasilan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru atau dosen. Metode dalam mengajar berperansebagai alat untuk menciptakan proses mengajar dan belajar. Telah dilakukan penelitian terhadap penerapan metodepenugasan dan tanya jawab dalam mengajar konsep sifat koligatif larutan. Tujuan dari penelitian adalah untukmengetahui: ada tidaknya perbedaan hasil belajar Mahasiswa pada konsep sifat koligatif larutan yang diajarkandengan metode penugasan dan metode tanya jawab. Dengan penerapan metode tersebut diharapkan dapat diketahuimetode yang mana terjadi peningkatan hasil belajar mahasiswa. Uji t digunakan untuk membandingkan hasil belajarMahasiswa yang diajarkan dengan metode Penugasan dan metode tanya jawab, Hasil analisis data hasil ujianmahasiswa diperoleh thitung sebesar 0,276 dan ttabel pada α 0,05 sebesar 2,021, karena thitung lebih kecil dari ttabelmaka Ho diterima dan Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan, tidak terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa untukmata kuliah kimia dasar yang diajarkan dengan menggunakan metode penugasan dan metode tanya jawab.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL PADA MATERI HIDROKARBON DI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH Ayu Rahmi; Yusrizal Yusrizal; Ilham Maulana
Chimica Didactica Acta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP USK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan hasil belajar kognitif siswa pada materihidrokarbon melalui penggunaan pengembangan bahan ajar modul. Pengembangan modul menggunakan modelHannafin and Peck yang terdiri atas tiga fase, yaitu fase analisis keperluan, desain,serta pengembangan danimplementasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel diambil secara acak dan terbagi dalam kelaskontrol dan eksperimen. Penelitian dilaksanakan di kelas X SMA Negeri 11 Banda Aceh tahun pelajaran 2012/2013.Pengumpulan data untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan hasil belajar kognitif siswa dilakukanmelalui tes awal dan tes akhir pada kedua kelas, dan untuk mengetahui tanggapan guru dan siswa terhadappenggunaan modul sebagai bahan ajar pada materi hidrokarbon digunakan angket. Pengolahan data dilakukan melaluibeberapa tahapan, diantaranya validitas, reliabilitas, uji tingkat kesukaran dan daya beda untuk instrumen yang akandigunakan dalam penelitian. Selanjutnya, untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan hasil belajar kognitifsiswa dilakukan perhitungan N-gain dari hasil tes awal dan tes akhir siswa. Uji hipotesis menggunakan beberapapengujian, diantaranya uji normalitas, homogenitas, dan uji kesamaan dua rerata. Berdasarkan hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa penggunaan modul hidrokarbon dapat meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar kognitifsiswa. Di samping itu, guru dan siswa sangat setuju terhadap penggunaan modul tersebut.
MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN KIMIA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR MELALUI IMPLEMENTASI LESSON STUDY Nurchaili Nurchaili
Chimica Didactica Acta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP USK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.481 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Kimia di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) DarussalamKabupaten Aceh Besar Melalui Implementasi Lesson Study” bertujuan untuk mengetahui kualitas pembelajaran kimiadi MAN Darussalam melalui implementasi Lesson Study, sebagai jawaban atas permasalahan bagaimanakahkualitas pembelajaran kimia di MAN Darussalam melalui implementasi Lesson Study. Peningkatan kualitaspembelajaran melalui Lesson Study dapat diketahui melalui beberapa indikator, diantaranya perencanaan (plan)pembelajaran secara kolegalitas/tim, pelaksanaan (do) oleh guru model melalui open lesson, dan refleksi (see) yangberkualitas, serta aktivitas peserta didik dalam pembelajaran. Data dikumpulkan dengan cara observasi danmengedarkan angket kepada enam responden, yang terdiri dari dua orang praktikan PPL PPG SM-3T, guru pamong,dosen pembimbing, dan dua orang guru kimia yang terlibat dalam observasi open lesson. Data yang terkumpuldianalisis dengan teknik persentase berdasarkan perhitungan skor yang diberikan responden dibandingkan denganskor maskimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran kimia di MAN Darussalam sangat baik,yaitu dengan persentase sebesar 95,83%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBASIS LESSON STUDY PADA MATERI GAYA ANTAR MOLEKUL KELAS XI MAN RUKOH BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Irna Aditya
Chimica Didactica Acta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP USK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.147 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbasis Lesson StudyPada Materi Gaya Antar Molekul Kelas XI MAN Rukoh Banda Aceh Tahun Pelajaran 2012/2013”. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui aktivitas dan ketuntasan belajar siswa pada materi gaya antar molekul setelahmenerapkan model pembelajaran tipe Jigsaw berbasis lesson study. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IA 1,dengan jumlah siswa 29 orang yang terdiri dari 18 orang siswa laki-laki dan 21 orang siswa perempuan. Penelitian inidilaksanakan mulai bulan Agustus sampai bulan November 2012 bertempat di MAN Rukoh Banda Aceh.Pengumpulandata dilakukan melalui lembar observasi aktivitas siswa, lembar refleksi, dan tes tertulis. Berdasarkan hasil penelitianmenunjukkan siswa aktif dalam mengikuti proses pembelajaran dengan nilai rata-rata 82 yang diperoleh dari lembarobservasi aktivitas siswa dan lembar refleksi. Ketuntasan belajar siswa setelah mengikuti tes tertulis pada materi gayaantar molekul dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbasis lessonstudydengan nilai ratarata75,92 dan persentase ketuntasan 100% dari 27 orang siswa (semua tuntas), dibandingkan dari ketuntasan belajarsiswa pada tahun lalu dengan materi sama tetapi tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsawberbasis lesson study yaitu nilai rata-rata 63,12 dengan persentase ketuntasan 79,17%. Hal ini menandakan bahwapenerapan model kooperatif tipe Jigsaw berbasis lesson study dapat meningkatkan aktivitas, dan ketuntasan belajarsiswa serta mendapat manfaat yang positif bagi para guru yang mengikuti kegiatan lesson study dalam merancangperencanaan pembelajaran dan meningkatkan keprofesionalan guru dalam mengajar.

Page 1 of 1 | Total Record : 7