cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
flourishing.journal@um.ac.id
Phone
+62341-552115
Journal Mail Official
flourishing.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jln. Semarang 5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Flourishing Journal
ISSN : -     EISSN : 27979865     DOI : -
Core Subject : Social,
Flourishing Journal is an open-access and peer-reviewed journal dedicated to publishing research articles in the field of psychology. Flourishing Journal accepts research articles that have the potential to make a significant contribution to the exploration and development of psychology and behavioral sciences. Articles submitted to this journal must display a well-thought-out study design, appropriate data analysis, and interpretation.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 5 Documents clear
Makna Qanun Khalwat Bagi Wanita Aceh yang Berpacaran: Studi Fenomenologi Nurmalitasari, Femmi
Flourishing Journal Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i32025p152-162

Abstract

Qanun khalwat is a regulation made to regulate the interaction between women and men who are not mahrams, where both are not allowed to be in the same place without a mahram, which is often seen as a form of morality regulation in Acehnese society. However, data shows that adolescents or individuals in the emerging adulthood stage in Aceh continue to have dating relationships. It is recorded those adolescents with higher education or college and upper secondary education levels are known to have free sex behavior. This study aims to explore the meaning of the application of Qanun khalwat for Acehnese women involved in dating relationships. The research method used is qualitative research on phenomenological approaches. The data collection technique was carried out using semi-structured interviews. The participants in this study consisted of two students from Aceh. The results of the study show that the meaning of Qanun formed for Acehnese women who date is Qanun khalwat is positive but often creates a positive stigma in society so that it makes it uncomfortable. AbstrakQanun khalwat merupakan peraturan yang dibuat untuk mengatur interaksi antara wanita dan pria yang bukan mahram, dimana keduanya tidak diperbolehkan berada dalam satu tempat tanpa mahram, yang sering kali dipandang sebagai bentuk pengaturan moralitas dalam masyarakat Aceh. Namun, data menunjukkan bahwa remaja ataupun individu di tahap emerging adulthood di Aceh tetap menjalani hubungan pacaran. Tercatat remaja dengan jenjang pendidikan tinggi atau mahasiswa dan jenjang pendidikan menengah atas diketahui memiliki perilaku free sex. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna dari penerapan qanun khalwat bagi wanita Aceh yang terlibat dalam hubungan pacaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara semi terstruktur. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari dua mahasiswa yang berasal dari Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna qanun yang terbentuk bagi wanita Aceh yang berpacaran adalah qanun khalwat itu sebenarnya positif namun seringkali membuat stigma positif dimasyarakat sehingga membuat tidak nyaman.
Dinamika Self-Disclosure dalam Pengasuhan Digital: Analisis Peran Mediasi Teknologi pada Hubungan Parent Child Long Distance Husna, Badiatul; Chusniyah, Tutut
Flourishing Journal Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i32025p163-174

Abstract

Long-distance parenting has become increasingly relevant in today's digital era, particularly with the rising mobility of parents due to work, education, or other personal circumstances. This phenomenon presents significant challenges in maintaining relationships between parents and children who are often separated by considerable physical distance. In this context, self-disclosure—the process by which individuals share personal information about themselves with others—emerges as an important aspect that needs to be analyzed. This study aims to understand the dynamics of self-disclosure in digital parenting within long-distance relationships between parents and children, highlighting the mediating role of digital technology. The method employed is a qualitative approach using snowball sampling. This technique begins with selecting a few initial respondents who meet the criteria, and then they recommend other relevant individuals to be included in the study. Data were collected through in-depth interviews with respondents, consisting of parents and children engaged in long-distance parenting. This study aims to explore how technology can facilitate or hinder the self-disclosure process between them. The findings are expected to provide new insights for researchers and practitioners in psychology and education regarding the importance of effective communication in digital parenting. Abstrak Pengasuhan jarak jauh (long distance parenting) menjadi semakin relevan di era digital saat ini, terutama dengan meningkatnya mobilitas orang tua akibat pekerjaan, pendidikan atau situasi pribadi lainnya. Fenomena ini memunculkan tantangan signifikan dalam menjaga hubungan antara orang tua dan anak yang sering kali terpisah oleh jarak fisik yang jauh. Dalam konteks ini, self-disclosure atau proses di mana individu berbagi informasi pribadi tentang diri mereka kepada orang lain menjadi aspek penting yang perlu dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika self-disclosure dalam pengasuhan digital pada hubungan jarak jauh antara orang tua dan anak dengan menyoroti peran mediasi teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik snowball sampling. Teknik ini dimulai dengan memilih beberapa responden awal yang memenuhi kriteria, kemudian mereka merekomendasikan individu lain yang relevan untuk diikutsertakan dalam penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap responden yang terdiri dari orang tua dan anak yang menjalani pengasuhan jarak jauh. Penelitian ini jua bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat memfasilitasi atau menghambat proses pengungkapan diri di antara mereka. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para peneliti dan praktisi di bidang psikologi serta pendidikan tentang pentingnya komunikasi yang efektif dalam pengasuhan digital.
Systematic Literature Review: Pengaruh Virtual Leadership Terhadap Work Engagement Pada Karyawan dalam Setting Kerja Virtual Zduroikhan, Taufiq
Flourishing Journal Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i32025p140-151

Abstract

Technological developments have driven the increase in virtual work globally, but low employee work engagement is a major challenge due to suboptimal communication and virtual leadership. This study aims to analyze the effect of virtual leadership on employee work engagement in a virtual work setting through a systematic literature review approach. By utilizing two major databases, Google Scholar and Science Direct, this study identified 600 relevant scientific articles. After going through a rigorous screening process, including the elimination of duplicates and evaluation of titles and abstracts, 16 articles were selected for further analysis, and finally 4 main articles were synthesized. This study reveals that effective virtual leadership, characterized by intensive communication, mental support, training, and the use of ideal digital platforms, plays a significant role in increasing employee work engagement. However, challenges such as low employee work engagement due to suboptimal communication and the need for an adaptive leadership approach are still major obstacles. This study highlights the importance of developing a targeted virtual leadership strategy to strengthen work engagement in the digital era. AbstrakPerkembangan teknologi telah mendorong peningkatan pekerjaan virtual secara global, namun rendahnya work engagement karyawan menjadi tantangan utama akibat komunikasi dan kepemimpinan virtual yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh virtual leadership terhadap work engagement karyawan dalam pengaturan kerja virtual melalui pendekatan sistematic literature review. Dengan memanfaatkan dua basis data utama, Google Scholar dan Science Direct, penelitian ini mengidentifikasi sebanyak 600 artikel ilmiah yang relevan. Setelah melalui proses penyaringan ketat, termasuk penghapusan duplikasi dan evaluasi judul serta abstrak, 16 artikel dipilih untuk dianalisis lebih lanjut, dan akhirnya 4 artikel utama disintesiskan. Penelitian ini mengungkap bahwa virtual leadership yang efektif, ditandai oleh komunikasi intensif, dukungan mental, pelatihan, dan penggunaan platform digital yang ideal, berperan signifikan dalam meningkatkan work engagement karyawan. Namun, tantangan seperti rendahnya keterikatan kerja karyawan akibat komunikasi yang kurang optimal serta kebutuhan akan pendekatan kepemimpinan yang adaptif masih menjadi kendala utama. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan strategi virtual leadership yang terarah untuk memperkuat keterlibatan kerja di era digital.
Kebermaknaan Hidup Susteran Usia Dewasa Madya Ilmi, Fadhilah Nur; Nilawaty, Azzah
Flourishing Journal Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i32025p175-191

Abstract

The meaning of life is a crucial value, as discovering it can lead to true happiness. This qualitative case study explores the process of finding life’s meaning through the life journey of Sister L. The study applies pattern matching and explanation-building analysis to examine how experiences, attitudes, and creativity influence her understanding of life’s purpose. Data were collected through interviews, observations, and documentation. Sister L’s journey reveals that personal experiences, reflective attitudes, and creative expression contribute significantly to the development of self-understanding and a mature self-concept. Spiritual maturity and continuous learning from life experiences guided her in setting meaningful life goals and sustaining strong personal commitments. Support from her social environment also played a vital role in reinforcing her path as a religious sister. Her deep experiences of suffering and reflection eventually led her to find life’s meaning when she joined the Compagnia Missionaria del Sacro Cuore congregation. Through disciplined routines and consistency, Sister L gradually achieved her life goals, found inner satisfaction, and reached self-actualization. Her final life purpose is now centered on readiness to face God. This study offers valuable insight into life’s meaning and decision-making, particularly for individuals choosing a solitary or celibate life path. AbstrakMakna hidup menjadi nilai yang penting karena jika seseorang mampu menemukan arti hidupnya maka kebahagiaan akan muncul. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Menggunakan metode analisis kombinasi pattern matching dengan analisis explanation building, fokus menganalisis aspek kebermaknaan hidup pada tahapan alur hidup suster dan menggali pengaruh proses penemuan makna hidup. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Aspek-aspek pengalaman, sikap, dan kreativitas dapat mempengaruhi proses pencarian makna hidup dari Suster L. Suster L menemukan makna hidup melalui pengalaman, sikap, dan kreativitas yang membentuk pemahaman diri dan kematangan konsep diri. Pembelajaran dari pengalaman hidup serta kematangan rohani membantunya menentukan tujuan dan komitmen hidup. Dukungan sosial turut memperkuat tekadnya sebagai suster. Pengalaman penderitaan dan pemaknaan hidup membawanya pada arti hidup saat bergabung dengan kongregasi Compagnia Missionaria del Sacro Cuore. Dengan menjalani rutinitas secara konsisten, ia berhasil mencapai tujuan-tujuan hidup, merasakan kepuasan, dan mengaktualisasikan diri. Kini, tujuan akhirnya adalah kesiapan untuk menghadap Tuhan. Dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru untuk masyarakat luas mengenai pandangan hidup dan pemilihan keputusan, terutama pada individu yang memutuskan untuk hidup melajang dan sendiri.
Perbedaan Motivasi Kerja Generasi Milenial Berstatus Sosial Ekonomi Rendah di Kota Makassar Hasmy, Zulfauzy Abu; Riyono, Bagus
Flourishing Journal Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i32025p124-139

Abstract

Millennial workers are a group of individuals who are relatively new to the workforce and have limited experience. Nevertheless, they have rapidly grown to dominate the job market. Several previous studies have explored the various work motivations of the millennial generation, which have since sparked ongoing debates. The purpose of this study is to examine and describe the differences in work motivation among Millennials with low socioeconomic levels in Makassar. This study hypothesizes that simultaneously there is a significant difference in the Millennials’ work motivation based on the personal need fulfillment of Millennials workers in Makassar. The participants in this study are 200 millennial workers with a low economic level. They are consisted of work focused in the service sector, employees in the production sector, sales workers, and fishermen. The Work Motivation Scale is used for data collection by an online platform and a paper-and-pencil test. Moreover, the difference test in the multivariate analysis of variance (MANOVA) is generated in this research. The result shows that, simultaneously, there is a significant difference in the work motivation based on personal need fulfilment of the Millennials who have low economic level in Makassar. AbstrakKelompok pekerja generasi milenial merupakan mereka yang baru serta minim pengalaman yang memasuki dunia kerja. Meskipun demikian perkembangan mereka sangat cepat dalam mendominasi lapangan pekerjaan. Beberapa studi terdahulu menjelaskan berbagai motivasi kerja generasi milenial yang kemudian menjadi perdebatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mendeskripsikan perbedaan motivasi kerja pada generasi milenial berstatus sosial ekonomi rendah di Kota Makassar. Hipotesis penelitian ini adalah secara simultan terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi kerja berdasarkan pemenuhan kebutuhan pada pekerja milenial di Kota Makassar. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 200 orang pekerja milenial berstatus sosial ekonomi rendah yang bekerja pada bidang pekerjaan pelayanan jasa, industri dan pengolahan, tenaga penjualan serta nelayan tangkap. Pengumpulan data menggunakan skala motivasi kerja yang disebar pada platform online serta dengan cara paper and pencil test. Analisis data menggunakan uji perbedaan multivariat analysis of varians (Manova). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi kerja berdasarkan pemenuhan kebutuhan pada pekerja milenial berstatus sosial ekonomi rendah di Kota Makassar.

Page 1 of 1 | Total Record : 5