cover
Contact Name
Firat Meiyasa
Contact Email
firatmeiyasa@unkriswina.ac.id
Phone
+6285239192727
Journal Mail Official
arini.pekuwali@unkriswina.ac.id
Editorial Address
Universitas Kristen Wira Wacana Sumba Jalan R. Soeprapto No. 35, Waingapu 87111
Location
Kab. sumba timur,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Inovatif Wira Wacana
ISSN : -     EISSN : 29625998     DOI : 10.58300
Ruang lingkup Jurnal Informatics Networks Optimization Versatility Algorithm Teknik Informatika Wira Wacana (Jurnal INOVATIF WIRA WACANA): Teknologi Informasi (Information Technology), Sistem Informasi (Information Systems), Sistem Informasi Geografis (Geo Information System), Sistem Komputer dan Jaringan Komputer (Computer System and Network), Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence), Mutimedia, Keamanan Jaringan, Keamanan Web (Cyber Security), Software Engineering, Internet of Things, Big Data, Data Science, Game, Evolutionary Algorithm.
Articles 145 Documents
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Rumput Laut Di Desa Kaliuda Dengan Menggunakan Metode  Forward Chaining Dan Certainty Factor Berbasis Web Ronaldus Ndatang; Yustina; Trisari
Jurnal Inovatif Vol. 5 No. Special (2026): Volume 05 Edisi Khusus Agustus 2026
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/w4tzff38

Abstract

Budidaya rumput laut merupakan salah satu sumber penghasilan utama masyarakat pesisir Desa Kaliuda. Namun, produktivitasnya sering menurun akibat serangan berbagai penyakit seperti ice-ice, busuk thallus, dan penyakit bibit. Kurangnya pengetahuan petani dalam mengenali gejala awal penyakit menyebabkan keterlambatan penanganan yang berujung pada kerugian ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang mampu membantu petani dalam mendiagnosis penyakit secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar berbasis web yang dapat mendiagnosis penyakit pada rumput laut jenis Eucheuma cottonii dengan metode ForwardChaining sebagai mekanisme penelusuran gejala dan Certainty Factor untuk menghitung tingkat keyakinan hasil diagnosa. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan pakar, serta penerapan model pengembangan sistem Waterfall. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Hasil pengujian menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa sistem berjalan sesuai dengan fungsi yang dirancang. Berdasarkan 10 skenario uji coba, diperoleh 8 hasil diagnosis yang sesuai dengan pakar, sehingga tingkat akurasi sistem mencapai 80%. Dengan demikian, sistem pakar yang dikembangkan dinilai cukup efektif sebagai alat bantu diagnosis awal penyakit rumput laut berbasis web
PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK MENGANALISIS KEMAMPUAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS (STEM) SISWA(Studi Kasus: SMA Negeri 2 Wewewa Timur) Arniwati DapaDuu; Fajar; Eben
Jurnal Inovatif Vol. 5 No. Special (2026): Volume 05 Edisi Khusus Agustus 2026
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/3d0shw33

Abstract

 Kemampuan siswa dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi. Namun, perbedaan tingkat penguasaan pada setiap aspek STEM di kalangan siswa SMA Negeri 2 Wewewa Timur menyebabkan kesulitan bagi guru dalam menentukan strategi pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan berbasis data untuk mengelompokkan kemampuan siswa secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengukur tingkat kesesuaian algoritma K-Means Clustering dalam mengelompokkan kemampuan STEM siswa kelas XII berdasarkan nilai mata pelajaran yang merepresentasikan aspek Science, Technology, Engineering, dan Mathematics di SMA Negeri 2 Wewewa Timur. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi nilai siswa, kemudian melalui tahap preprocessing yang meliputi validasi data, pembersihan data tidak lengkap, serta normalisasi data. Selanjutnya, algoritma K-Means Clustering diterapkan untuk mengelompokkan data ke dalam tiga cluster, yaitu kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Model komputasi terbukti mencapai kondisi konvergen pada iterasi ke-10 dengan menghasilkan sebaran akhir sebanyak 2 siswa pada kategori rendah, 13 siswa pada kategori sedang, dan 16 siswa pada kategori tinggi. Evaluasi model menggunakan metode Silhouette Coefficient menghasilkan nilai global sebesar 0.4170, yang mengindikasikan bahwa struktur cluster yang terbentuk bersifat absah namun lemah dengan adanya tumpang tindih data. Hasil pengelompokan yang lemah ini diharapkan dapat menjadi pengetahuan tambahan bahwa pengelompokan kemampuan STEM berdasarkan data nilai mata pelajaran Biologi, Kimia, Fisika, Matematika dan TIK belum cocok digunakan untuk mengelompokkan kemampuan siswa sehingga diharapkan penelitian selanjutnya menggunakan variabel input atau algoritma pengelompokkan lainnya sperti Fuzzy Clustering.  
Perancangan Aplikasi Augmented Reality Berbasis Mobile untuk Simulasi Pemakaian Jas Tenun Sumba Timur secara Real-Time pada Artshop Ryani umbu darwin darma putra; Pingky
Jurnal Inovatif Vol. 5 No. Special (2026): Volume 05 Edisi Khusus Agustus 2026
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/pzezcn11

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi Augmented Reality berbasis mobile untuk simulasi pemakaian jas tenun Sumba Timur secara real-time pada Artshop Ryani. Aplikasi ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan media promosi konvensional yang masih menampilkan produk secara statis. Metode pengembangan yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle, meliputi tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Sistem dirancang menggunakan Unified Modeling Language dan diimplementasikan melalui fitur halaman produk, detail produk, simulasi AR, penyimpanan gambar, panduan penggunaan, dan informasi aplikasi. Pengujian meliputi fungsionalitas, performa perangkat, dan usability. Seluruh fitur utama berjalan sesuai fungsi berdasarkan Black Box Testing. Pengujian System Usability Scale terhadap 10 responden memperoleh nilai rata-rata 81,75 (SD = 9,21), termasuk kategori dapat diterima (acceptable), Grade B, dan Excellent. Aplikasi tetap stabil pada pengujian performa dan dapat mendukung promosi digital jas tenun Sumba Timur secara lebih interaktif.
Perancangan Virtual Tour Berbasis Website Sebagai Media Promosi Wisata Alam Di Piarakuku Hills Erlyn Meha; Pingky; Raynesta
Jurnal Inovatif Vol. 5 No. Special (2026): Volume 05 Edisi Khusus Agustus 2026
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/rh1xgg13

Abstract

Piarakuku Hills merupakan destinasi wisata alam di Kabupaten Sumba Timur yang memiliki daya tarik berupa perbukitan, jalur trekking, dan panorama alam. Namun promosi wisata belum didukung oleh platform digital yang mampu menyajikan informasi secara visual dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang virtual tour berbasis website sebagai media promosi wisata alam Piarakuku Hills. Sistem dikembangkan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahap konsep, desain, pengumpulan material, perakitan, pengujian, dan distribusi. Aplikasi menampilkan tiga spot utama, yaitu area pintu masuk atau parkir, jalur trekking, dan area puncak bukit menggunakan panorama 360 derajat dengan hotspot interaktif. Sistem dibangun menggunakan PHP, MySQL, HTML, CSS, JavaScript, Bootstrap, dan Pannellum Panorama Viewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website menyediakan halaman virtual tour, informasi wisata, peta lokasi, kontak, serta halaman administrator untuk mengelola konten. Pengujian Black Box menunjukkan fitur utama berjalan sesuai skenario. Dengan demikian, virtual tour berbasis website ini dapat digunakan sebagai media promosi digital Piarakuku Hills.
Rancang Bangun Sistem Manajemen Pengetahuan TerdesentralisasiOffline-First Berbasis Etnomatematika Tenun Ikat Kodi UntukEkosistem Pembelajaran Adaptif (Design and Development of a Decentralized, Offline-First KnowledgeManagement System Rooted in the Ethnomathematics of Kodi IkatWeaving to Support an Adaptive Learning Ecosystem.) Agustina Purnami Setiawi
Jurnal Inovatif Vol. 5 No. Special (2026): Volume 05 Edisi Khusus Agustus 2026
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/7vqd8r84

Abstract

This study designs and develops a decentralized offline-first knowledge management system to support an adaptive learning ecosystem that integrates the ethnomathematics of Kodi woven fabric in Southwest Sumba Regency, East Nusa Tenggara. The system is designed to address extreme digital infrastructure limitations in 3T (frontier, outermost, disadvantaged) regions by implementing Progressive Web Application (PWA), WebRTC-based peer-to-peer (P2P) technology for internet-independent data synchronization, and Bayesian Knowledge Tracing (BKT) adaptive learning algorithms running on-device through TensorFlow.js. The study employs a design-based research approach involving traditional weavers, customary leaders, mathematics teachers, students, and school principals from four districts of the Kodi Region as test subjects. The system implements the SECI model in digital architecture through social collaboration platforms, multimedia-based tacit knowledge externalization systems with speech-to-text and computer vision technology, Neo4j knowledge graph, and adaptive practice systems with spaced repetition algorithms. Test results show a System Usability Scale (SUS) score of 82.4 ("Excellent"), a 37.8% increase in learning effectiveness (pre-test 58.2 ? post-test 80.2, t(45)=8.94, p<0.01), and 94.7% offline synchronization success under limited network conditions. The system contributes to the development of inclusive educational technology for 3T regions and the preservation of indigenous knowledge through human-centered design that empowers indigenous communities as equal partners.