Media Pendidikan Gizi dan Kuliner
Journal of Nutrition and Culinary Education Media (JMPGK) is a six-monthly journal containing manuscripts in the fields of education, nutrition and culinary. The scope of JMPGK is in the form of research results and critical-analytical studies in the fields of Education, Nutrition and Culinary. The publication of articles in this journal is addressed to the editorial office. Complete information for loading articles and instructions for writing articles are available in each issue. Incoming articles will go through a bestari partner or editor selection process. This journal is published periodically twice a year, namely in April and November.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 1 (2017)"
:
10 Documents
clear
MANFAAT PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA PRAKTIKUM SENI TATA HIDANG
Nida Hadaina Farida;
Atat Siti Nurani;
Ai Mahmudatusa’adah
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (458.225 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i1.8849
Penelitian ini dilatarbelakangi bagaimana manfaat yang dirasakan oleh mahasiswa dalam penerapan metode pembelajaran role playing atau bermain peran di dalam praktikum mata kuliah Seni Tata Hidang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui manfaat yang dirasakan mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran mata kuliah Seni Tata Hidang dengan metode pembelajaran role playing, dilihat dari kemampuan well groomed sebagai sikap menjadi waiter di restoran¸ kemampuan mise en scan dan mise en place sebagai keterampilan persiapan area restoran, dan teknik prosedur pelayanan secara umum di restoran. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan menggunakan instrumen berupa angket. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa prodi Pendidikan Tata Boga angkatan 2014, dan sampel total sejumlah 45 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran role playing pada praktikum mata kuliah Seni Tata Hidang pada kemampuan well groomed sebagai sikap menjadi seorang waiter di restoran ada pada kategori sangat bermanfaat, pada kemampuan mise en scan dan mise en place sebagai keterampilan persiapan area restoran ada pada kategori bermanfaat, serta pada kemampuan teknik prosedur pelayanan secara umum di restoran ada pada kategori bermanfaat. Secara keseluruhan dari kemampuan sikap dan keterampilan berada pada kategori bermanfaat. Rekomendasi ditujukan kepada Dosen Pengampu untuk menerapkan metode pembelajaran role playing pada jenis restoran yang lebih besar. Mahasiswa Pendidikan Tata Boga yang telah mengikuti pembelajaran mata kuliah Seni Tata Hidang mendapatkan pengetahuan serta pengalaman langsung dan dapat dijadikan bekal untuk menjadi pendidik atau pun bekerja di bidang yang berkaitan dengan restoran.Kata kunci: Manfaat, Role Playing, Praktikum Seni Tata Hidang
ANALISIS PENGETAHUAN TENTANG “FLOUR” UNTUK KESIAPAN PRAKTEK PASTRY SISWA SMK PARIWISATA TELKOM BANDUNG
Dilla Handayani;
Sri Subekti;
Ai Nurhayati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (507.978 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i1.8843
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat pengetahuan sebagian siswa yang rendah pada materi “Flour” yang cenderung akan mempengaruhi kesiapan dalam melaksanakan praktek pastry di SMK Pariwisata Telkom Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa terkait pengertian tepung terigu, jenis-jenis tepung terigu, fungsi tepung terigu, cara penyimpanan tepung terigu, dan penggunaan tepung terigu pada materi “Flour” untuk kesiapan praktek pastry. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan analisis statistik deskriptif. Populasi merupakan siswa program keahlian Tata Boga kelas X di SMK Pariwisata Telkom Bandung tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 100 orang. Sampel diambil menggunakan metode proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 81 orang. Instrumen yang digunakan berupa tes objektif pillihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa mengenai materi “Flour” terkait pengertian tepung terigu, jenis-jenis tepung terigu, fungsi tepung terigu, dan cara penyimpanan tepung terigu berada pada kriteria cukup dan tingkat pengetahuan sisiwa mengenai materi “Flour” terkait penggunaan tepung terigu berada pada kriteria baik. Saran ditujukan kepada guru mata pelajaran Basic Bakery agar lebih mengembangkan kompetensi pengetahuan siswa tentang materi “Flour” terutama materi yang masih kurang dipahami dengan cara memberikan tugas pengayaan berupa laporan rangkuman materi tentang flour.
PENDAPAT GURU PAMONG TENTANG KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR PRAKTIKAN PPL PRODI PENDIDIKAN TATA BOGA
Tia Kusmiati;
Elly Lasmanawati;
Rita Patriasih
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (851.753 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i1.8850
Keterampilan dasar mengajar merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh guru dalam kegiatan belajar dan pembelajaran agar tercipta suasana belajar yang kondusif sehingga mampu mencapai tujuan pembelajaran secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapat Guru Pamong mengenai kemampuan keterampilan dasar mengajar praktikan Program Studi Pendidikan Tata Boga angkatan 2010 pada pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan sampel total sebanyak 15 orang Guru Pamong praktikan PPL angkatan 2010. Hasil penelitian mengungkapkan sebagian besar Guru Pamong berpendapat bahwa praktikan sering menerapkan seluruh komponen keterampilan dasar mengajar yang meliputi keterampilan bertanya, memberi penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan, membuka dan menutup pelajaran, membimbing diskusi dan kelompok kecil, mengelola kelas dan mengajar kelompok kecil dan perorangan. Saran penelitian ditujukan kepada Praktikan PPL Prodi Pendidikan Tata Boga agar lebih mengoptimalkan kemampuan keterampilan dasar mengajar ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah.Kata kunci : Keterampilan Dasar Mengajar, Praktikan PPL.
MANFAAT PENGETAHUAN BUMBU DAN REMPAH PADA PENGOLAHAN MAKANAN INDONESIA SISWA SMKN 9 BANDUNG
Erfah Hikmatulloh;
Elly Lasmanawati;
Tati Setiawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (457.35 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i1.8844
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya masalah tentang siswa yang masih salah dalam membedakan bumbu dan rempah yang digunakan pada pengolahan makanan Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi mengenai manfaat pengetahuan bumbu dan rempah pada aspek persiapan dan aspek pengolahan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 209 siswa yang terdiri dari kelas XI dan XII Jasa Boga. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah 68 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat pengetahuan bumbu dan rempah pada aspek persiapan sebesar 68% berada pada kritetia bermanfaat, sedangkan untuk pengetahuan bumbu dan rempah pada aspek pengolahan sebesar 64% berada pada kriteria bermanfaat dan secara keseluruhan manfaat pengetahuan bumbu dan rempah pada aspek persiapan dan aspek pengolahan sebesar 65% berada pada kriteria bermanfaat. Diharapkan agar siswa dapat mengoptimalkan pengetahuan bumbu dan rempah dengan cara mengeksplor atau menggali tidak hanya di sekolah ketika mendapatkan tugas tetapi di luar sekolah seperti observasi ke pasar tradisional, pasar modern, dan supermarket.Kata Kunci : Manfaat Pengetahuan, Bumbu dan Rempah, Pengolahan Makanan Indonesia
MANFAAT HASIL BELAJAR “MENGOLAH STOCK, SOUP DAN SAUCE” PADA KESIAPAN UJI KOMPETENSI HIDANGAN KONTINENTAL SISWA SMK SANDHY PUTRA BANDUNG
Irawati Irawati;
Ade Juwaedah;
Atat Siti Nurani
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (522.713 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i1.8845
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terdapatnya 30% siswa yang memiliki nilai hasil belajar sama dengan nilai standar KKM. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui manfaat hasil belajar “mengolah stock, soup dan sauce” pada kesiapan uji kompetensi hidangan kontinental unsur pengetahuan tentang pembuatan proposal kerja (proposal project work), persiapan, pengolahan dan penyajian. Metode yang digunakan yaitu metode deskriftif dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling sebanyak 34 responden. Instrumen penelitian menggunakan angket tertutup. Hasil Penelitian ini mengungkapkan kemampuan pengetahuan siswa terkait pembuatan proposal kerja (proposal project work) pada kriteria bermanfaat (63%), tahap persiapan pada kriteria bermanfaat (69%), tahap pengolahan pada kriteria bermanfaat (61%) dan tahap penyajian berada pada kriteria bermanfaat (69%). Kesimpulannya adalah Manfaat Hasil Belajar “Mengolah Stock, Soup dan Sauce” pada Kesiapan Uji Kompetensi Hidangan Kontinental Siswa SMK Sandhy Putra Bandung berada pada kriteria Bermafaat. Berdasarkan hasil penelitian bahwa siswa perlu mempertahankan dan meningkatkan belajar dengan membaca buku yang berkaitan dengan hidangan kontinental khususnya materi stock, soup dan sauce serta memahami konsep dan berlatih menghitung food cost.Kata Kunci: Manfaat, Hasil Belajar, Mengolah Stock, Soup dan Sauce, Uji Kompetensi
PENDAPAT PESERTA DIDIK TENTANG HASIL BELAJAR “PARIWISATA” DI SMK NEGERI 3 CIMAHI
Adinda Anisa;
Sri Subekti;
Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (363.979 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i1.8840
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan hasil belajar pariwisata peserta didik kelas X Jasa Boga 2 belum optimal sebanyak 30% masih berada di bawah dan batas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat peserta didik tentang hasil belajar pariwisata pada aspek kemampuan pengetahuan dan keterampilan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitik, dengan populasi peserta didik kelas X Jasa Boga di SMK Negeri 3 yang telah mempelajari “pariwisata”. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah Sampling Purposive dan sampel peneletian peserta didik kelas X Jasa Boga 2 sejumlah 35 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Kesimpulan pendapat peserta didik tentang hasil belajar pariwisata pada aspek kemampuan pengetahuan dan kemampuan keterampilam berada pada kategori cukup baik. Rekomendasi ditujukan kepada peserta didik kelas X Jasa Boga 2 agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan usaha jasa dan sarana wisata melalui membaca dan mencari literatur secara online (e-book) dan untuk guru mata pelajaran pariwisata agar lebih memberikan dorongan atau motivasi kepada peserta didik untuk mempelajari pariwisata baik secara regional maupun global.Kata kunci : Peserta didik, Hasil belajar, SMK Pariwisata 3 Cimahi
EVALUASI LINGKUP PENILAIAN PADA KETERAMPILAN VOKASIONAL DI SLB
Karpin Karpin
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (493.619 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i1.8847
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya Permendikbud No. 23 tahun 2016 tentang standar penilaian pendidikan yang berlaku umum, padahal karakteristik siswa SLB memiliki kekhususan. Penelitian evaluasi ini bertujuan mengevaluasi lingkup penilaian pada keterampilan tata boga di SLB. Penelitian ini jenis penelitian evaluasi dengan menggunakan Discrepancy Evaluation Model (DEM), dari Malcolm Provus. Tiga tahap utama proses evaluasi yaitu analisis Standard (S) yaitu analisis lingkup penilaian dari Permendikbud No. 23 tahun 2016, deskripsi performance (P) yaitu deskripsi pelaksanaan lingkup penilaian pada keterampilan tata boga di SLB, dan comparison antara standard dan performance. Hasil comparison diperoleh informasi kesenjangan atau discrepancy (D). Komponen standar penilaian hasil belajar peserta didik oleh pendidik adalah lingkup penilaian. Subjek penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui angket, wawancara, observasi dan kajian dokumen penilaian. Teknik analisis data menggunakan Analysis Interactive Model dari Miles dan Huberman yang membagi kegiatan analisis menjadi empat bagian yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Temuan penelitian ini adalah terdapat kesenjangan antara pelaksanaan lingkup penilaian hasil belajar peserta didik oleh pendidik pada keterampilan tata boga di SLB dengan standar lingkup penilaian pendidikan. Pelaksanaan lingkup penilaian hasil belajar peserta didik oleh pendidik pada keterampilan tata boga belum sepenuhnya sesuai dengan standar lingkup penilaian. Pemerintah sebaiknya menetapkan standar penilaian pendidikan untuk pendidikan khusus.Kata Kunci: lingkup penilaian. Keterampilan vokasional
MANFAAT HASIL BELAJAR SENI KULINER PADA PRAKTIKUM CIPTA BOGA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN TATA BOGA ANGKATAN 2013
Annisa Ubadillah;
Sudewi Yogha;
Rita Patriasih
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (432.761 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i1.8841
Penelitian ini dilatar belakangi dengan masih terdapat hidangan praktikum Cipta Boga yang penataannya belum optimal. Hal ini terihat dari beberapa hidangan yang penyajiannya belum menerapkan unsur warna dengan baik, prinsip perbandingan dan keseimbangan dengan tepat, padahal mahasiswa telah menempuh perkuliahan Seni Kuliner yang berkaitan tentang unsur dan prinsip desain seni kuliner. Diduga mahasiswa belum memanfaatkan hasil belajar Seni Kuliner dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat hasil belajar Seni Kuliner pada praktikum Cipta Boga. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif. Populasi mahasiswa prodi Pendidikan Tata Boga angkatan 2013, sampel total sejumlah 43 mahasiswa, dan teknik pengumpulan data mengguanakan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar Seni Kuliner pada Praktikum Cipta Boga yang mengacu pada unsur dan prinsip dasar seni desain pada kemampuan pengetahuan dan kemampuan keterampilan ada pada kategori bermanfaat, sedangkan pada kemampuan sikap ada pada kategori sangat bermanfaat. Secara keseluruhan dari kemampuan pengetahuan, sikap, dan keterampilan berada pada kategori bermanfaat. Rekomendasi ditujukan kepada mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Boga yang akan mengontak mata kuliah Cipta Boga supaya lebih mendalami hasil pembelajaran Seni Kuliner, dan melatih sikap serta keterampilannya terkait dengan unsur dan prinsip desain seni kuliner yang telah dipelajari sebelumnya.Kata kunci : Manfaat, hasil belajar, Seni Kuliner, Praktikum, Cipta Boga
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF EXAMPLE NON EXAMPLE DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU GIZI DI SMK NEGERI 3 CIMAHI
Konitati Nur Fitriani;
Ade Juwaedah;
Elis Endang Nikmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (545.973 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i1.8848
Strategi pembelajaran kooperatif example non example merupakan salah satu strategi pembelajaran yang menggunakan gambar atau ilustrasi sebagai contoh dalam bentuk media pembelajaran. Ilmu Gizi merupakan salah satu mata pelajaran produktif yang ada di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hasil belajar siswa pada mata pelajaran ilmu gizi masih kurang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai penerapan strategi pembelajaran kooperatif example non examples pada mata pelajaran ilmu gizi dengan materi zat gizi sumber pembangun melalui hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan strategi pembelajaran kooperatif example non examples dapat digunakan untuk meningatkan hasil beajar siswa. Hasil belajar pada kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 60,84% dengan nilai N-Gain 0,76 yang termasuk pada kriteria N-Gain “Tinggi”. Hal ini menunjukan bahwa pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif example non examples yang dilakukan secara runtut melalui langkah pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ilmu gizi dengan materi zat gizi sumber pembangun dan dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran oleh guruKata kunci: Penerapan, Strategi Pembelajaran Kooperatif Example non Examples, Ilmu Gizi
REVITALISASI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DAN INTEGRASI PENDIDIKAN GIZI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN GIZI ANAK USIA SEKOLAH
Cica Yulia
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (446.597 KB)
|
DOI: 10.17509/boga.v6i1.8842
Indonesia saat ini mengalami masalah gizi ganda pada anak sekolah dasar. Di tunjukkan dengan tingginya masalah underweight dan obesitas. Selain masalah gizi, masalah keamanan pangan jajanan juga merupakan ancaman bagi para anak sekolah. Revitalisasi pemberian makanan tambahan anak sekolah berbasis kearifan lokal diperlukan untuk mengatasi masalah gizi yang terjadi pada anak sekolah, tidak hanya di tujukan bagi daerah miskin tetapi juga perlu di lakukan diseluruh sekolah dasar sehingga status gizi dan kesehatan anak dapat terjamin. Intergrasi pendidikan gizi berbasis kearifan lokal dapat dijadikan dalah satu alternative dalam upaya meningkatkan pengetahuan anak mengenai gizi dan kesehatan. Melalui pendidikan formal di sekolah dalam bentuk pembelajaran di kelas maupun ekstrakurikuler, dengan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kearifan lokal setempat sehingga dapat merubah perilaku makan yang lebih positif dan berdampak pada perbaikan status gizi anak sekolah. Sebagai upaya peningkatan status kesehatan anak sekolah, dapat di lakukan dengan meningkatkan kebugaran anak sekolah melalui olahraga permainan tradisional, yang telah terbukti dapat meningkatkan kebugaran dan memperbaiki status gizi anak. Revitalisasi pemberian makanan tambahan dan integrasi pendidikan gizi berbasis kearifan lokal diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perbaikan status gizi dan kesehatan anak sekolah serta dapat berkontribusi dalam pelestarian budaya Indonesia.Kata Kunci: Revitaslisasi, Kearifam Lokal, Perbaikan Gizi