cover
Contact Name
Regina Veronica Edijono
Contact Email
wacana@ui.ac.id
Phone
+6221 7863528
Journal Mail Official
wacana@ui.ac.id
Editorial Address
Faculty of Humanities, University of Indonesia Gd 2 , Lt 2 , Depok 16424, Indonesia
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 14112272     EISSN : 24076899     DOI : https://doi.org/10.17510/wacana
Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia is a peer-reviewed, open-access journal published by the Faculty of Humanities, University of Indonesia. It invites original articles on various issues within humanities, which include but are not limited to philosophy, literature, archaeology, anthropology, linguistics, history, cultural studies, philology, arts, library and information science focusing on Indonesian studies and research. Wacana seeks to publish a balanced mix of high-quality theoretical or empirical research articles, case studies, review papers, comparative studies, exploratory papers, and book reviews. All accepted manuscripts will be published both online and in printed forms. The journal publishes two thematic issues per year, in April and October. The first thematic issue consists of two numbers.
Articles 647 Documents
Indonesian teachers' and students' preferences for error correction Halimi, Sisilia S.
Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Walaupun hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat koreksi kesalahan pada tulisan siswa bertentangan satu dengan yang lain, pengajar bahasa tidak dapat berhenti mengoreksi kesalahan-keslahan karena siswa sendiri menginginkan pengajar mengoreksi kesalahan-kesalahan mereka (Walz 1982). Masalahnya adalah harapan siswa kerap kali berbeda dengan keyakinan pengajar tentang koreksi kesalahan (Diab 2006). Kajian ini ingin mengetahui keinginan para mahasiswa dan pengajar di Universitas di Indonesia tentang koreksi kesalahan tulisan mahasiswa. Sebuah kuesioner yang disusun berdasarkan kuesioner yang digunakan Leki (1991) dan kuesioner yang digunakan Diab (2006) digunakan untuk mengetahui keinginan pengajar dan mahasiswa tentang teknik koreksi dan keyakinan mereka tentang koreksi kesalahan tulisan yang effektif. Kuesioner ini dibagikan kepada mahasiswa dan pengajar di Indonesia. Jawaban pengajar dibandingkan dengan jawaban mahasiswa. Bila pengajar dan mahasiswa memahami tujuan dari teknik koreksi kesalahan tertentu dan setuju dengan penggunaannya, koreksi kesalahan diyakini akan sangat bermanfaat. Berdasarkan hasil kajian ini, beberapa implikasi bagi pengajaran bahasa di kelas dibahas.
Bahasa dan kognisi Studi korelasional tentang pemahaman teks ekspositori dan berpikir deduktif dan induktif pada siswa SMA Ramelan, Ratih
Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This correlational study is to show the role of deductive and inductive reasoning abilities as aspects of cognitive development on expository text comprehension among high school students who already have a capacity to think in conceptual and hyphotetical ways and to examine how they correlate and influence the text comprehension process. This study has broaden our knowledge of language and thinking, as it is different from other previous studies that focused on comprehension process among elementary students, narrative, reading strategies, and comprehension difficulties. It is found that deductive reasoning is more significantly correlated to expository text comprehension than inductive reasoning. There is other significant differences between natural sciences and social sciences students in expository text comprehension and deductive reasoning, where the average scores of the natural sciences students on both variables are higher than those of social sciences students. It shows that the ability to analisesyntesise, to relate some basic elements of a text, and to draw a conclusion or main idea of the text support the process of expository text comprehension, and can be taught and developed by learning process. Meanwhile, inductive reasoning ability is significantly different between male and female students, and it does not correlate to expository text comprehension.
"Ini apel ni nya" 'This here apple now'; Deictics in the Malay speech of Southwest Malukan migrants in the Netherlands1 van Engelenhoven, Aone
Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dialek Melayu yang dipakai para pendatang asal Maluku Selatan di Belanda ini memperlihatkan rangkaian demonstrativa dan endofora yang tidak ditemukan dalam bahasa Indonesia baku. Makalah ini mengkaji semantik dari rangkaian unsur deiktik tersebut dalam kerangka linguistik kognitif dan menjelaskannya sebagai sesuatu yang muncul dari bahasa ibu penutur, dengan mencontohkan bahasa Meher dan Leti. Makalah ini ditutup dengan mengaitkan penemuannya dengan bahasa Melayu Tangsi yang diduga adalah nenek moyang dari dialek Melayu yang digunakan pendatang Maluku di Belanda. Dinyatakan bahwa pencarian asal-usul dialek turunan Melayu Pijin sejenis ini hanya bisa dilakukan dengan berfokus pada makna yang disampaikan lewat konstruksikonstruksinya.
On the development of Urak Lawoi' Malay Steinhauer, Hein
Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urak Lawoi' yang berarti 'orang laut' adalah nama suku nelayan pengembara laut yang tersebar di Pulau Phuket (Thailand) dan Kepulauan Adang di sebelah selatannya. Bahasa mereka yang juga dikenal dengan nama Urak Lawoi' merupakan sebuah varietas Melayu yang khas. Dari pemeriannya yang ada tampaklah bahwa bahasa itu menyimpang dari varietas Melayu di daratan Thailand Selatan dan di semenanjung Malaysia. Dalam artikel ini direkonstruksikan perubahan bunyi dalam urutannya yang diakronis, yang telah memberikan wujud khas pada kata-kata leksikal Urak Lawoi' itu. Yang menonjol dalam hal itu adalah dua perubahan bunyi yang mengingatkan bahasabahasa di Kalimantan Barat dan Serawak, yaitu hilangnya letupan bersuara setelah konsonan nasal di dalam morfem (*-mb- > -m-, dan seterusnya), dan penggantian nasal pada akhir kata oleh konsonan tak bersuara yang homorgan (*-m > -p, dan seterusnya).
Perubahan peran dan fungsi benteng dalam tata ruang kota Marihandono, Djoko
Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explain and describe the colonial history of fortresses and their influence on the development of urban planning in Indonesia. The fortresses functioned as centres of colonial administration and control. In former days these fortresses were identified with the domination of power, economic exploitation and as symbols of foreign rule in areas ruled by local kings and entrepeneurs. Due to political and economic changes as well as in town planning, the funtion of these fortresses also changed. At present, the fortresses function as heritage sites and interesting places to be visited by tourists. The current efforts to conserve these historical sites can have an effect on urban development planning. The Indonesian government, especially the Department of Tourism and Culture, should give much attention not only for preservation but also for restauration of these sites.
Susan Blackburn, Kongres Perempuan Pertama: Tinjauan Ulang. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia dan KITLV-Jakarta, 2007, xviii + 256 hlm. ISBN 979-461-507-2. Harga: Rp63.750,00 (soft cover). Widyastuti, Thera
Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Xu Ziliang dan Wu Renfu. 实用对外汉语教学法 (Metode praktis bagi pengajaran bahasa cina sebagai bahasa asing). Beijing: Peking University Press, 2005, 228 hlm. ISBN 7-301-08092-1. Harga: RMB 22.00 (soft cover). Tjahjadi, Lilysagita
Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

B. Herry Priyono, Anthony Giddens: suatu pengantar. Cetakan kedua. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2003, 98 hlm. (Cetakan pertama 2002). ISBN 979-9023-85-8. Harga: Rp15.000,00 (soft cover). Madubrangti, Diah
Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yasraf Amir Piliang. Hiper-moralitas; Mengadili Bayang-Bayang. Yogyakarta: Belukar, 2003, iv + 176 hlm. ISBN 979-96572-0-2. Harga: Rp20.000,00 (soft cover). Kushendrawati, Selu Margaretha
Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fabrice Thumerel, La critique litt raire. Cetakan kedua. Paris: Armand Colin, 2002, 184 hlm. (Cetakan pertama tahun 2000). ISBN 2-200-26355-4. Soft cover. Bachmid, Talha
Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract