cover
Contact Name
Kharisma Kusumaningtyas
Contact Email
kharisma.kusumaningtyas@gmail.com
Phone
+6281332225503
Journal Mail Official
kharisma.kusumaningtyas@gmail.com
Editorial Address
https://gebindo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/gebindo/about/editorialTeam
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Gema Bidan Indonesia (e- Journal).
ISSN : 22528482     EISSN : 24078980     DOI : https://doi.org/10.36568/gebindo.v12i2
Core Subject : Health,
GEBINDO is a health scientific journal in the field of midwifery. This scientific journal publishes original research, literature reviews, perspectives, editorials, and case reports. We accept articles in the areas of midwifery such as: Pregnancy Childbirth Postpartum Family planning program Neonatus, baby, toddler, and child health Heatlh reproduction in teenager and women Menopause Midwifery service management Midwifery education management
Articles 123 Documents
Hubungan Perilaku Remaja dengan Anemia pada Remaja Putri Di SMAN 2 Malang Irfani Nur Sa'adah
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i3.28

Abstract

Anemia merupakan kondisi konsentrasi hemoglobin atau jumlah sel darah merah dibawah normal. Kadar hemoglobin pada remaja putri normalnya adalah 12 mg%. Bersumber dari data Kemenkes RI, persentase anemia pada remaja putri masih tinggi yaitu sebesar 32% yang artinya 3-4 dari 10 remaja mengalami anemia. Sedangkan di Jawa Timur berdasarkan data (Dinkes Provinsi Jawa Timur, 2020) 42% remaja putri di Jawa Timur mengalami anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan perilaku remaja dengan anemia pada remaja putri.Jenis penelitian ini adalah analitik observasional yang menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini siswa perempuan kelas X di SMAN 2 Malang. Pengambilan sampel dengan teknik Purposive sampling dengan jumlah sampel 125 responden. Variabel indepeden dalam penelitian ini adalah anemia sedangkan variabel dependen adalah perilaku remaja. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner dan alat Haemometer quick test. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho.Pengetahuan remaja putri hampir seluruh (96,1%) pengetahuan baik, sikap remaja putri sebagian besar (53,9%) sikap positif, tindakan remaja putri hampir seluruh (79,7%) tindakan cukup. Hasil uji analisis hubungan pengetahuan dengan anemia didapatkan p value = 0,030, hasil uji analisis hubungan sikap dengan anemia didapatkan p value hubungan antara sikap dengan anemia pada remaja putri didapatkan p value = 0,783, hasil uji analisis hubungan tindakan dengan anemia didapatkan p value = 0,511.Simpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan anemia dan tidak ada hubungan sikap dan tindakan dengan anemia.Diharapkan dengan penelitian ini bisa menjadi pencegahan tingkat sekolah dengan cara meningkatkan pengetahuan pada remaja putri.
Hubungan Riwayat Faktor Resiko Ibu Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Puskesmas Kayangan I DESAK AYU APRIYANTI
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i2.29

Abstract

Bayi berat lahir rendah mempengaruhi tingginya angka kesakitan dan kematian pada bayi. Salah satu indikator keberhasilan suatu negara dalam meningkatkan kesehatan masyarakat adalah dengan menurunnya angka kematian bayi (AKB). Untuk Indonesia AKB mencapai 24 per 1000 kelahiran hidup dimana yang masih jauh dari target Indonesia dalam Rencanan Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 yaitu 16 per 1000 kelahiran hidup. Bayi berat lahir rendah disebabkan karena berbagai faktor resiko salah satunya dari faktor resiko ibu yang meliputi ibu dengan terlalu muda (usia <20 tahun), terlalu tua (usia > 35 tahun), terlalu dekat (jarak kehamilan <2 tahun), terlalu banyak (paritas >4) . Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat faktor resiko ibu dengan kejadian berat badan lahir rendah. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei analitik dengan rancangan case control dan menggunakan pendekatan restrospektif. Populasi dalam penelitian ini yaitu Ibu bersalin di Puskesmas Kayangan periode Januari-Desember 2021. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan puposive sampling dan besar sampel 237 sampel. Hasil. Penelitian ini membuktikan bahwa dengan hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat hubungan faktor resiko ibu dengan kejadian BBLR. Kesimpulan penelitian ini Terdapat hubungan riwayat faktor resiko ibu dengan kejadian BBLR. Perlunya peningkatan pemantauan ANC terpadu dan konseling kepada ibu dengan faktor resiko, sehingga dapat mengatasi BBLR maupun komplikasi kehamilan dan persalinan. Kata Kunci : Faktor Resiko Ibu, BBLR
Efektivitas Aromaterapi Lavender Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin Kala I di PMB Kabupaten Serang Banten Ilmiyati Amalia; Kharisma Kusumaningtyas; Siti Mar’atus Sholikah; Titi Maharrani
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i1.34

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan merupakan perasaan khawatir, takut pada pikiran sendiri, perasaan tegang, dan gelisah. Terapi non farmakologi menggunakan aromaterapi lavender, penggunaan dengan cara inhalasi menggunakan diffuser lebih efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu bersalin kala 1.Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis efektivitas aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin kala 1 Metode: Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian posttest only control grup design. Sampel yang digunakan menggunakan purposive sampling. Populasi pada penelitian ini sebanyak 22 responden. Variabel independen yaitu aromaterapi lavender dan variabel dependen yaitu tingkat kecemasan ibu bersalin kala 1. Menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS). Analisis penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji normalitas dan uji Mann-Whitney).Hasil: Hasil penelitian pada ibu bersalin kala 1 yang tidak diberikan aromaterapi lavender mayoritas mengalami tingkat kecemasan berat dengan jumlah 5 orang (55,57%). Adanya perbedaan tingkat kecemasan ibu bersalin kala 1 yang diberikan aromaterapi lavender dengan ibu bersalin kala 1 yang tidak diberikan aromaterapi lavender (pendampingan suami) dengan hasil signifikan 0.000 (p<0.05). Simpulan: Pada penelitain ini terdapat perbedaan tingkat kecemasan ibu bersalin kala 1 pendampingan suami dengan pemberian aromaterapi lavender.  
Pengaruh Pengetahuan dan Dukungan Suami Terhadap Kunjungan K 1 Ideal di Polindes Sidodadi Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo Theresia Pratiwi Suyanti; Dwi Wahyu Wulan Sulistyowati; Titi Maharrani
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i1.45

Abstract

Latar Belakang:Pencapaian kunjungan ANC K1 di Polindes Sidodadi Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo terjadi penurunan sebagaimana disebutkan berdasarkan PWS KIA Puskesmas Trosobo cakupan ibu hamil Kunjungan pertama (K1) pada tahun 2021 mengalami penurunan dibandingkan sebelumya cakupan ibu hamil Kunjungan pertama (K1) pada tahun 2020. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengetahuan Dan Dukungan Suami Terhadap Kunjungan K1 Ideal Di Polindes Sidodadi Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Metode: penelitian ini kuantitatif analitik observasional dengan Rancangan penelitian Cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah Ibu Hamil yang melakukan kunjungan K1 Ideal di Polindes Sidodadi Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah sebanyak 31 orang dengan Teknik sampling Purposive Sampling. Variabel independen penelitian ini adalah Pengetahuan dan Dukungan suami, serta Variabel dependen penelitian ini adalah Kunjungan K1 Ideal. Hasil: Hasil uji statistik nilai P Value 0.037 (α<0.05) yang berarti ada pengaruh signifikan antara pengetahuan Ibu Hamil dengan K1 Ideal. Sebagian Besar (61.9%) Ibu Hamil dengan tidak mendapatkan dukungan suami tidak melakukan K1 ideal, Sementara itu setengahnya (50%) Ibu hamil dengan dukungan suami melakukan K1 Ideal. Kesimpulan: Ada hubungan antara Dukungan Suami dengan kunjungan K 1.
Hubungan Penyakit Infeksi Dengan Status Gizi Balita Dwi Nurhastutik; Rekawati Susilaningrum; Ani Media Harumi; Rijanto
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i1.48

Abstract

Latar Belakang:Status gizi kurang masih banyak terjadi di negara berkembang seperti di Indonesia. Penyakit infeksi yang sering terjadi adalah ISPA dan diare dan mempengaruhi status gizi kurang pada balita. Tujuan.Tujuan dari literature review ini adalah melakukan review secara sistematik pada beberapa hasil penelitian terbaru yang mengkaji hubungan penyakit infeksi dengan status gizi kurang balita. Metode. Pencarian artikel dengan metode Boolean strategicdengan penyaringan artikel menggunakan Flow Diagram. Database yang digunakan ProQuest, Pubmed, Science Direct, Research Gates, dan Google Schoolar. Jurnal internasional maupun nasional terindeksasi oleh SINTA dan Scopus, sehingga artikel yang digunakan bereputasi, dengan pencarian artikel 5 tahun kebelakang. Hasil.12 artikel menyatakan bahwa penyakit infeksi yang terjadi pada balita adalah ISPA dan diare. 8 artikel lain menyebutkan penyakit infeksi lain yaitu TBC, pneumonia, campak, dan infeksi telinga. 11 artikel internasional membahas penyakit infeksi pada balita yaitu ISPA dan diare merupakan penyakit infeksi yang sering terjadi pada balita di negara berkembang lainnya seperti Afrika Timur, Bangladesh dan Ethiopia. Penyakit infeksi dan status gizi kurang pada balita memiliki hubungan sinergis. Kesimpulan.Penyakit infeksi yang sering terjadi pada balita adalah ISPA dan diare dan berhubungan dengan status gizi kurang balita. Saran.Diperlukan penelitian lanjutan mengenai ulasan lanjutan untuk dapat mengetahui mengapa ISPA dan diare merupakan penyakit yang sering terjadi pada balita di Indonesia dan negara berkembang lainnya. Implikasi: Untuk menambah kajian literatur terkait hubungan penyakit infeksi dengan status gizi pada balita.
Hubungan Sikap Ibu Dengan Keikutsertaan WUS Dalam Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui IVA Test di Puskesmas Jenu Kabupaten Tuban Lailatul Mufida; Dwi Purwanti; Domas Nurchandra Pramudianti; Siti Alfiah
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i4.49

Abstract

ABSTRAK Banyak wanita yang masih belum mengetahui dan melakukan pemeriksaan IVA. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kurangnya perilaku sesorang untuk melakukan deteksi dini kanker serviks antara lain sikap ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap ibu dengan keikutsertaan WUS dalam deteksi dini kanker serviks melalui IVA Test di Puskesmas Jenu Kabupaten Tuban. Metode penelitian menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Variabel independent sikap ibu dan variabel dependent keikutsertaan WUS. Penelitian ini menggunakan Teknik probability sampling dengan rancangan penelitian simple random sampling. Populasi sebanyak 98 WUS, didapatkan sampel sejumlah 78 WUS. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sikap. Analisis data menggunakan Uji Chi Square. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar responden mempunyai sikap positif sebanyak 74,4%. Sebagaian besar responden pernah melakukan IVA Test sebanyak 71,8 %. Hubungan sikap ibu dengan keikutsertaan WUS dalam deteksi dini kanker serviks melalui IVA Test hampir seluruh responden mempunyai sikap positif dan pernah melakukan IVA Test dalam 3 tahun terakhir sebanyak 53 responden (91,4%). Adapun sebagian kecil responden yang bersikap positif namun tidak pernah melakukan pemeriksaan IVA Test dalam 3 tahun terakhir sebanyak 5 responden (8,6%). Hasil Uji Chi Square didapatkan hasil nilai signifikan 0,000 atau p value < α (0,05). hasil analisis ada hubungan sikap ibu dengan keikutsertaan WUS dalam deteksi dini kanker serviks melalui IVA Test di Puskesmas Jenu. Diharapkan Puskesmas untuk mensosialisasikan pentingnya pemeriksaan IVA Test dengan penyuluhan yang mudah dipahami sehingga timbul sikap positif pada WUS bahwa penting melakukan deteksi dini kanker serviks. Kata kunci: Sikap Ibu, Keikutsertaan WUS, Pemeriksaan IVA Test.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN PADA IBU HAMIL DI ERA PANDEMI COVID-19 (Literature Review) Dyandries Tri M Widiyatmiko
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i4.50

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang. Kasus Corona Virus Disease saat ini telah menjadi masalah kesehatan dunia. Hal ini, menyebabkan kecemasan ibu hamil menjadi meningkat, karena cemas terhadap penyebaran infeksi covid-19 serta aman atau tidaknya dalam pemeriksaan kehamilan selama pandemi. Tujuan. Melakukan review secara sistematik pada beberapa hasil penelitian terbaru yang mengkaji faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecemasan pada ibu hamil di era pandemi covid-19. Metode. Literature review dilakukan pada tiga database elektronik (Pubmed, Proquest dan Science Direct) diterbitkan kurun waktu tiga tahun terakhir yang dipublikasikan dalam Bahasa Inggris. Kemudian dilakukan penyeleksian yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil. Faktor ekonomi 13 jurnal yang mempengaruhi kecemasan, 4 jurnal tidak mempengaruhi. Pendidikan 12 jurnal yang mempengaruhi, 6 jurnal tidak mempengaruhi. Komplikasi kehamilan 12 jurnal yang mempengaruhi, 3 jurnal tidak mempengaruhi. Dukungan sosial 8 jurnal yang mempengaruhi. Paritas 7 jurnal yang mempengaruhi, 6 jurnal tidak mempengaruhi. Akses ke faskes 7 jurnal yang mempengaruhi. Media 5 jurnal yang mempengaruhi,1 jurnal tidak mempengaruhi. Usia kehamilan 5 jurnal yang mempengaruhi, 4 jurnal tidak mempengaruhi. Usia ibu 5 jurnal yang mempengaruhi, 11 jurnal tidak mempengaruhi. Simpulan. Faktor yang dominan mempengaruhi kecemasan pada ibu hamil di era pandemi covid-19 yaitu faktor ekonomi. Kata kunci: faktor; kecemasan; hamil; covid-19
Analisis Partisipasi Keluarga Pada Program Perbaikan Gizi Balita Melalui Aplikasi Mobile Nur Rosida Aisiana; Sri Utami; Ani Media Harumi; Novita Eka Kusuma Wardani
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i1.51

Abstract

Latar Belakang: Status gizi pada anak berusia 0-23 bulan menjadiIprioritas penting pada masa tumbuh kembang anak.  Permasalahan gizi di Indonesia masih terbilang cukup tinggi. Partisipasi keluarga memiliki peran penting demi optimalnya program gizi pada anak. Namun melibatkan orang tua dalam program tersebut masih menjadi tantangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk  melakukan review secara sistematik pada beberapa hasil penelitian terbaru yang mengkaji partisipasi keluarga dalam program perbaikan gizi melalui aplikasi mobile terhadap berbagai kasus. Metode. Jenis penelitian Literature Review dengan design penelitian menggunakan pendekatan Preferred ReportingIItems for SystematicIReview, MetaIAnalisisI (PRISMA) dan Population, IIntervention, IComparation, Outcomes, StudyIdesign (PICOS). Hasil: Sebanyak 18 artikel yang telah direview ditemukan 11 artikel menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan aplikasi mobile terhadap peningkatan pengetahuan orang tua tentang gizi anak, 4 artikel menunjukkan terdapat pengaruh dari penggunaan aplikasi mobile terhadap peningkatan partisipasi keluarga dan 3 artikel menunjukkan tidak ditemukan pengaruh apilikasi mobile terhadap peningkatan status gizi anak. Kesimpulan:Aplikasi mobile secara signifikan memiliki pengaruh dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi orang tua dalam perbaikan gizi anak, tetapi tidak menunjukkan berpengaruh terhadap peningkatan gizi anak.  
Kesiapan Menikah Pada Mahasiswa D4 Tingkat Akhir di Poltekkes Kemenkes Surabaya Erika Armanda Wardjuno; Tatarini Ika Pipitcahyani; Yuni Ginarsih; Hery Sumasto
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i1.53

Abstract

Di Indonesia, dari 34 provinsi, provinsi Jawa Timur menduduki peringkat pertama dengan kasus perceraian dan kota Surabaya sendiri angka perceraian masih tergolong tinggi selama periode Bulan Januari hingga Juni tahun 2020. besar yang dialami oleh mahasiswa/i yang sedang menempuh pendidikan tingkat akhir atau semester akhir. Tujuan penelitian mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kesiapan menikah pada mahasiswa D4 tingkat akhir di Poltekkes Kemenkes Surabaya. Metode : Penelitian analitik Cross Sectional. Populasi mahasiswa aktif Prodi D4 yang sedang menempuh pendidikan tingkat akhir di Poltekkes Kemenkes Surabaya sebanyak 197 mahasiswa/i. Sampel 132 mahasiswa/i dengan Purposive Sampling . Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen yaitu usia, fisik, finansial, mental, dan emosi. Variabel tergantung yaitu kesiapan menikah. Pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Analisis menggunakan uji Chi Square (α = 0,05). Hasil : Dari 132 responden, berdasarkan uji statistik Chi Squarehasil tidak terdapat hubungan antara usia (0,244 > ) dengan kesiapan menikah pada mahasiswa D4 tingkat akhir. Terdapat hubungan antara fisik (0,044 < ), finansial (0,000 < ), mental (0,024 < ), dan emosi (0,008 < ) dengan kesiapan menikah pada mahasiswa D4 tingkat akhir. Diskusi : Dalam penelitian ini faktor usia tidak memiliki hubungan dengan kesiapan menikah pada mahasiswa, namun faktor fisik, finansial, mental, dan emosi memiliki hubungan dengan kesiapan menikah pada mahasiswa.  
Gambaran Depresi Pada Remaja Korban Kekerasan Seksual kiki berliana; Dwi Purwanti, S.Kp., SST., M.Kes.; Sukesi, A.Per.Pend., S.Kep., Ns., M.Kes; Dr. K.Kasiati, S.Pd., S.Tr Keb., M.Kes
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i4.56

Abstract

Introduction: Sexual violence or rape is sort of violence that is all too common.. Rape victims as adolescents might suffer form a variety of consequences including psychological trauma in the type of depression. Physical symptoms include a lack of self-efficacy, eating and sleeping disorders, anhedonia, and psychological symptoms such as self-weakness, self-control, sensitivity, a sense of worthlessness, lacking in self, and social symptoms can include withdrawal from the environment and emotional distress. The purpose of this literature review is to examine different study findings on the description of depression in adolescents who have been sexually abused. Methods: PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyzes) and the JBI checklist were used to conduct literature review. The phrases were gathered from 7 databases (Semantic Scholar, Wiley, Sage Journals, Proquest, PubMed, Researche Gate, and Elsevier) which yielded 1781 articles of which 36 were chosen to fit the inclusion criteria. Articles are timed for the previous five years. Results: According of 36 articles review, 6 articles describe low self-concept, 5 articles describe emotional dysregulation, 3 article describes a loss of interest (anhedonia),3 article describes disturbed sleep pattern, 2 article describe an eating disorders, 4 articles describes disturbed psycotic problems, and 3 article describes self harm,4 article describes suicide attempt, and 3 article describes antisocial behavior and 3 articles describes psychotic symptomps. as a description of adolescent depression with sexual violence experiences. Conclution: The incidence of low self concept is the most prevalent of the 36 articles. Discussion : Of course, futher study is indeed to examine other aspects of depression among teenagers who have suffered sexual abuse.”

Page 7 of 13 | Total Record : 123