cover
Contact Name
Kharisma Kusumaningtyas
Contact Email
kharisma.kusumaningtyas@gmail.com
Phone
+6281332225503
Journal Mail Official
kharisma.kusumaningtyas@gmail.com
Editorial Address
https://gebindo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/gebindo/about/editorialTeam
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Gema Bidan Indonesia (e- Journal).
ISSN : 22528482     EISSN : 24078980     DOI : https://doi.org/10.36568/gebindo.v12i2
Core Subject : Health,
GEBINDO is a health scientific journal in the field of midwifery. This scientific journal publishes original research, literature reviews, perspectives, editorials, and case reports. We accept articles in the areas of midwifery such as: Pregnancy Childbirth Postpartum Family planning program Neonatus, baby, toddler, and child health Heatlh reproduction in teenager and women Menopause Midwifery service management Midwifery education management
Articles 123 Documents
Risiko Perilaku Makan Selama Hamil Terhadap Kejadian Preeklamsia Di Puskesmas Panekan Tahun 2018 Anik Suparti; Suparji Suparji; Nana Usnawati
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i1.5

Abstract

Preeclampsia (PE) is a contributor to mortality and morbidity of mothers and babies. Preeclampsia is the second biggest cause of maternal mortality, affecting 3% to 8% of pregnant women worldwide. The prevalence of preeclampsia in pregnant women in Magetan in 2017 as many as 189 people, while in 2018 as many as 270 people. An increase in the incidence of pre-eclampsia from 2017 to 2018 as many as 81 people. The research objective to analyze the risks of eating behavior during pregnancy on the incidence of preeclampsia in Puskesmas Panekan 2018. This study is a retrospective observational analytic approach (case- control). The subjects were birth mothers, 27 respondents in the case group and 27 respondents in the control group, for a total of 54 respondents. Data was collected by using a questionnaire, conducted on birth mothers in Puskesmas Panekan Year 2018. The analysis technique used is logistic regression. The results used logistic regression eating behavior p value = 0.00 (p <0.05) and OR (Exp B) 35.714. Based on the description above can be concluded that the eating behavior influenced the incidence of preeclampsia. pregnant women who have unhealthy eating behaviors have 35x greater risk for preeclampsia than women who have healthy eating behaviors, so it is advised untuk reduce the incidence of pre-eclampsia in pregnant women with preeclampsia risk factor control needed in pregnancy that is by implementing a healthy eating behavior. Keywords :Preeclampsia, eating behavior.
Gambaran Kejadian Kasus Kegawatdaruratan Maternal di Wilayah Puskesmas Kartoharjo Kabupaten Magetan Eni Nurwati; Suparji Suparji; Teta Puji Rahayu
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i1.6

Abstract

Kegawatadaruratan kehamilan dengan faktor risiko tinggi adalah suatu kehamilan yang membawa ancaman bagi jiwa dan kesehatan ibu dan bayi. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator paling sensitif untuk menilai derajat kesehatan dan kualitas hidup suatu bangsa. Sedangkan di Kabupaten Magetan Jawa Timur AKI selama 3 tahun terakhir cenderung mengalami peningkatan. Berbanding lurus dengan data AKI kabupaten Magetan berdasarkan laporan KIA Puskesmas Kartoharjo tahun 2017 menunjukkan bahwa AKI di Puskesmas Kartoharjo selama 3 tahun terakhir juga mengalami peningkatan dengan rincian jumlah kematian maternal tercatat 3 kasus dari 342 kelahiran. Kecenderungan peningkatan AKI menunjukkan kegagalan dalam pencapaian target penurunan AKI sesuai Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan suatu fenomena yang terjadi di dalam masyarakat, dalam penelitian ini kegiatan survei bertujuan untuk menggambarkan kasus kegawatdaruratan maternal tahun 2016 - 2018 di Puskesmas Kartoharjo Kabupaten Magetan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus kegawatdaruratan maternal pada masa kehamilan yang tertinggi adalah Preeklampsia, Abortus dan Ketuban Pecah Dini. Untuk kasus kegawatdaruratan maternal pada masa persalinan yang tertinggi adalah Persalinan Kala II Lama. Serta kasus kegawatdaruratan maternal pada masa nifas yang tertinggi adalah Infeksi Nifas. Dari ketiga temuan kasus kegawatdaruratan maternal diatas penyebab kematian ibu di Puskesmas Kartoharjo Magetan adalah perdarahan dan infeksi nifas, maka perlu penanganan yang komperehensif terkait kasus tersebut untuk mencegah AKI dikemudian hari. Kata Kunci : Kegawatdaruratan; Maternal; Kehamilan; Persalinan; Nifas
Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap dalam Menghadapi Menarche di MIN Takeran Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Sri Sasmiati; Rahayu Sumaningsih; Hery Sumasto
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i1.7

Abstract

Latar belakang: Pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi remaja saat ini sangat kompleks dan mengkhawatirkan terutama pada pengetahuan tentang pengenalan organ reproduksi mengenai bentuk dan fungsinya serta cara merawatnya. Sekitar 80% -95% wanita usia reproduksi mengalami gejala Menarche yang dapat mengganggu beberapa aspek kehidupan mereka. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan menstruasi dan sikap Menarche terhadap siswa di MIN Takeran, Kabupaten Takeran, Kabupaten Magetan. Metode: Jenis penelitian ini adalah survei korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik pengambilan sampel sehingga diperoleh sampel sebanyak 60 responden. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah rumus korelasi Chi square. Hasil: Pengetahuan tentang menstruasi adalah 53,33% kategori cukup dan sikap terhadap menarche adalah 38,33% kategori positif. Nilai koefisien Chi square 30.917 dengan nilai sig. 0,000 <0,05. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang menstruasi dan sikap dalam berurusan dengan Menarche pada siswa kelas V di MIN Takeran kecamatan Takeran Kabupaten Mametan pada tahun 2019. Saran: Untuk siswa kelas V di MIN Takeran Anda harus lebih aktif dalam mencari informasi tentang menstruasi kepada saudara perempuan, orang tua dan guru. Sehingga mereka tidak merasa cemas dan takut jika mereka mengalami Menarche. Kata kunci: Pengetahuan, sikap dan Menarche.
Hubungan Usia Ibu Hamil Dan Paritas Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Wilayah Kerja Puskesmas Padas Kabupaten Ngawi Mariana Aprilasari; Sunarto Sunarto; Hery Sumasto
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i2.8

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah kondisi yang berlebihan selama masa hamil dan bisa menyebabkan dehidrasi karena muntah sehingga cairan ekstraseluler dan plasma berkurang. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh usia ibu hamil dan paritas terhadap kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Padas tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan metode crossectional. Pengambilan sampel menggunakan metode total populasi sebanyak 91 ibu hamil. Variabel bebas penelitian ini adalah usia ibu hamil dan paritas, sedangkan variable terikatnya adalah kejadian hiperemesis gravidarum. Uji statistik yang digunakan adalah Spearman Rank dengan derajad kepercayaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan usia ibu hamil Trimester I dari 91 responden yang berusia <20 tahun sebanyak 13 responden atau 14,29%, usia 20-35 tahun sebanyak 68 responden atau 74,73% dan >35 tahun sebanyak 10 responden atau 10,99%. Berdasarkan paritas, sebanyak 58 ibu hamil atau 63,74% merupakan primigravida, sebanyak 29 atau 31,87% ibu hamil merupakan multigravida dan 4 ibu hamil atau 4,40% merupakan Grande Multigravida. Uji hipotesis menunjukkan ada pengaruh antara pengaruh usia ibu hamil terhadap kejadian hiperemesis gravidarum dan ada pengaruh paritas terhadap kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Padas tahun 2019. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa usia ibu hamil dan paritas berpengaruh terhadap kejadian hiperemesis. Di harapkan klien melakukan pemeriksaan kehamilan atau ANC secara teratur untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu dan janin serta mengetahui secara dini komplikasi yang terjadi selama kehamilan. Kata Kunci : Usia, Paritas, Hiperemesis gravidarum.
Determinan Gangguan Hipertensi Dalam Kehamilan (HDK) Di Wilayah Kerja Puskesmas Maospati Kabupaten Magetan Elly Marliana; Agung Suharto; Ayesha Hendriana Ngestiningrum
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i2.9

Abstract

Penyakit hipertensi dalam kehamilan (HDK) merupakan kelainan vaskular yang terjadi pada kehamilan atau timbul dalam kehamilan atau pada masa nifas. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh determinan riwayat hipertensi, obesitas, penggunaan KB hormonal terhadap kejadian hipertensi dalam kehamilan (HDK). Penelitian observasi analitik, dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ibu hamil yang berkunjung dan tercatat Puskesmas Maospati Kabupaten Magetan pada 2018 sebanyak 332. Teknik pengambilan sample dengan teknik Simpel Random Sampling, besar sampel 183. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah riwayat hipertensi, obesitas dan riwayat penggunaan KB hormonal. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kejadian HDK. Pengumbulan data dengan pendekatan studi dokumentasi, dengan lembar observasi. Analisis data mengunakan uji statistic Regresi Logistic, dengan penetapan tingkat kesalahan α 0,05. Hasil penelitian ibu hamil yang mengalami HDK tersebut yang terpapar hipertensi sebanyak 11%, yang ada riwayat atau terpapar obesitas 45,6%, terpapar KB Hormon sebesar 36.3%. Hasil analisis bivariat variabel Riwayat hipertensi dengan HDK ρ 0,01< α 0,05 , hasil Riwayat obesitas dengan HDK dρ 0,024< α 0,05 , Riwayat KB Hormon dengan HDK ρ 0,21< α 0,05. Hasil analisis multivariat menunjukkan hanya variabel riwayat hipertensi yang memenuhi syarat uji Regresi logistic dengan hasil ρ < α 0,05 (0,002<0,05), OR sebesar 0,099. Kesimpulan: faktor riwayat hipertensi dan riwayat obesitas saja yang berpengaruh sangat signifikan. Riwayat hipertensi menyumbang 9,9% dalam kejadian HDK. Saran: pendampingan ibu hamil resiko tinggi oleh masyarakat, peningkatan pemanfaatan Buku KIA, Penguatan ANC Terpadu: peningkatan peran bidan dan dokter umum dalam melakukan skreening bumil risti. Kata Kunci : Riwayat Hipertensi, Obesitas, HDK.
Hubungan Antara Informasi Dan Sikap WUS (Wanita Usia Subur) Dengan Keikutsertaan Pemeriksaan IVA Di Desa Gunungan Wilayah Kerja Puskesmas Kartoharjo Magetan: Hubungan Antara Informasi Dan Sikap WUS (Wanita Usia Subur) Dengan Keikutsertaan Pemeriksaan IVA Di Desa Gunungan Wilayah Kerja Puskesmas Kartoharjo Magetan Hesty Nur Hasanah
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i3.11

Abstract

Cervical cancer ranks first, which affects many women in Indonesia. According to WHO about 240,000 cases of female deaths, 80% of cases occur in developing countries. According to data from the Magetan District Health Office in 2017 the IVA examination results, namely (5.79%) were still below the target (30%). Kartoharjo Health Center is a Puskesmas with the lowest IVA examination in 2017, which is equal to (1.01%). The purpose of this study was to find out information and attitudes of WUS with the participation of IVA examinations in Gunungan Village, the working area of Kartoharjo Magetan Health Center. This study is using a cross sectional design. The study sample was 150 women of childbearing age (WUS), using simple random sampling techniques. The independent variable in this study is information and attitude, while the dependent variable in this study is the participation of IVA examination. Data analysis using Chi Square test (α <0.05). The results showed that most of the WUS who had received information had conducted IVA examinations. WUS, which has a positive attitude, has already conducted IVA examinations. Information IVA with the participation of IVA examination obtained Chi Square test results with a p value of 0.00. While the WUS attitude towards the participation of IVA examination was obtained by Chi Square test with a p value of 0.00. There is a relationship between the information and the participation of the IVA examination and there is a relationship between the attitude of WUS and the participation of examination IVA.
The Pengaruh Paritas dan Akses Informasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Kegawatdaruratan Dalam Kehamilan di Puskesmas Panekan, Kabupaten Magetan: Pregnancy iik bekti budyawati; Triana Septianti Purwanto; subagyo subagyo
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i2.12

Abstract

Pregnancy can be a determinant of maternal and fetal well-being. Lack of maternal knowledge in emergencies during pregnancy is one of the causes of a lack of early detection which causes a lack of anticipation of the dangers of pregnancy. To prove the effect of parity and access to the health information on the knowledge of pregnant women regarding emergency pregnancies at Panekan Health Center. This study is an analytical study that is cross-sectional. Samples were taken with a sampling technique of 80 respondents. Data collection using a closed questionnaire. The influence of the dependent and independent variables was tested using Linear Regression with p-value <0.005. The results of the statistical test using linear regression on the variable parity to the knowledge of pregnant women obtained a value of p = 0.022 so that there is an influence between parity and knowledge of pregnant women regarding the emergency of pregnancy. The results of statistical tests on health information access variables on the knowledge of pregnant women using linear regression obtained p-value = 0,000 so that there is a significant influence between access to health information with the knowledge of pregnant women regarding emergency pregnancies. This is also supported by the results of the significance tests of the three variables tested together using linear regression which shows 0,000. The concluded that there is an influence of parity and access to health information on the knowledge of pregnant women regarding emergency pregnancies at Panekan Health Center, Magetan Regency.
Heatlh reproduction in teenager Pengaruh Penyuluhan Gizi Masa Prakonsepsi Terhadap Perilaku Pemenuhan Gizi Wanita Usia Subur di Kecamatan Talibura Eusabia Liansiani Ledor
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i3.20

Abstract

Nutrition in the preconception period is the main factor affecting the condition of women of childbearing age in pregnancy and the well-being of the baby. The purpose of this study is to determine the effect of nutrition counseling in the preconception period on the knowledge, attitudes and actions (practices) of fulfilling the nutrition of women of childbearing age. This research is an experimental study with a quasy experiment pre post test design with control group design. Sampling using purposive sampling technique.Total sample of 30 women of childbearing age divided into 2 groups, namely the intervention group and the control group. The intervention group was given the preconception period nutritional counseling treatment while the control group was not given the treatment. Data collection using questionnaires. The results of the study obtained the influence of changes in knowledge, attitudes and actions (practices) of fulfilling nutrition after being given nutritional counseling. Analysis using the Wilcoxon test obtained knowledge of p value = 0.001, attitude of p value = 0.002 and action value of p = 0.001 where the value of p<0.05 showed that there was an influence before and after nutritional counseling. The results of the Mann Withney value of p<0.05 indicated differences in the behavior of the intervention group and control group after being given counseling. Nutrition counseling in the preconception period can increase knowledge, influence the attitude of women in a positive direction, and improve the ability of women to prepare and consume nutritionally balanced foods.
Hubungan Karakteristik Ibu dengan Status Gizi pada Balita Usia 12-24 Bulan meishafa nanda
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i3.23

Abstract

Status gizi kurang pada balita bisa menimbulkan pengaruh yang bisa menghambat pertumbuhan mental,fisik serta kemampuan berpikir. Hasil Riskesdas Provinsi Jawa Timur tahun 2018 menunjukkan balita yang mengalami gizi kurang meningkat sebesar 44%. Jumlah balita gizi kurang di Kabupaten Jombang tahun 2018 meningkat sebesar 0,6%.Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara karakteristik ibu dengan status gizi padaibalita 12-24 bulan.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 134 balita usia 12-24 bulan yang telah dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Variabel independen yaitu karakteristik ibu.Variabel dependeniyaitu status gizi pada balita. Tempat dan waktu penelitian di Desa Rejosopinggir pada bulan Januari 2022. Instrumen penelitian berupa kuesioneridan pengukuran tinggi badan,berat badan. Data diolah dengan SPSS untuk dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (p value ≤ α 0,05).Hasil penelitian Tidak ada hubungan antara usia ibu dengan status gizi dengan p=0,977 .Ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan status gizi dengan p=.0,015 Tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan status gizi balita dengan p=0,659.Ada hubungan antara status ekonomi dengan status gizi balita dengan p=0,00. Berdasarkan uraian dapat disimpulkan bahwa tingkatipendidikan dan status ekonomi berhubungan dengan peningkatan status gizi balita. Usia ibu dan pekerjaan ibu tidak ada hubungan dalam meningkatkan status gizi balita
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN TERHADAP KEJADIAN AMENOREA PADA IBU DI TPMB DOMINGAS M.L.S.O SURABAYA Anastasya Suryaning Illah
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i3.24

Abstract

Injecting family planning users dominate in Indonesia, especially in the city of Surabaya in 2020 reaching 80%. Menstrual disorders are one of the side effects of using injectable contraceptives, especially 3-month injections. Menstrual disorders that are often complained of is amenorrhea. Amenorrhea is a condition in which women do not experience menstruation for at least 3 consecutive months. The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between the duration of the use of 3-month injectable contraceptives on the incidence of amenorrhoea in mothers at TPMB Domingas M.L.SO Surabaya. This research method uses an analytical survey with a cross sectional approach. The population of this study were all acceptors of 3-month injection KB as many as 135 people. Obtained a sample of 100 people who meet the inclusion criteria. The sampling technique used the purposive sampling method. The independent variable is the duration of the use of injectable contraception for 3 months and the dependent variable is the incidence of amenorrhoea in the mother. Data analysis was performed using the chi-square test. The results showed that most users (68.3%) experienced amenorrhea. Statistical test showed that p = 0.000 (≤ 0.05). This means that there is a relationship between the duration of the use of 3 months injectable contraceptives and the incidence of amenorrhoea in mothers at TPMB Domingas M.L.S.O Surabaya. The conclusion in this study is that the longer you use the 3-month injectable contraception, the higher your risk of experiencing amenorrhea. It is recommended to the head of TPMB Domingas M.L.S.O Surabaya to continue to improve counseling and counseling to acceptors of 3-month injection KB regarding the long-term side effects of using 3-month injection KB.

Page 6 of 13 | Total Record : 123