cover
Contact Name
Kharisma Kusumaningtyas
Contact Email
kharisma.kusumaningtyas@gmail.com
Phone
+6281332225503
Journal Mail Official
kharisma.kusumaningtyas@gmail.com
Editorial Address
https://gebindo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/gebindo/about/editorialTeam
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Gema Bidan Indonesia (e- Journal).
ISSN : 22528482     EISSN : 24078980     DOI : https://doi.org/10.36568/gebindo.v12i2
Core Subject : Health,
GEBINDO is a health scientific journal in the field of midwifery. This scientific journal publishes original research, literature reviews, perspectives, editorials, and case reports. We accept articles in the areas of midwifery such as: Pregnancy Childbirth Postpartum Family planning program Neonatus, baby, toddler, and child health Heatlh reproduction in teenager and women Menopause Midwifery service management Midwifery education management
Articles 123 Documents
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Kehamilan Ektopik (Literature Review) Estu Sixzar Rohmahtin
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i4.57

Abstract

Terjadinya kehamilan ektopik bisa dipicu oleh sel telur yang sudah dibuahi namun mengalami hambatan dalam perjalanan menuju ke endometrium, sehingga implantasi terjadi diluar endometrium. Kejadian kehamilan ektopik akan membawa risiko pada hasil konsepsi. Kehamilan ektopik merupakan salah satu keadaan yang dapat menjadi penyebab kematian maternal selama kehamilan pada minggu pertama. Kehamilan ektopik tidak dapat dicegah, namun faktor risikonya dapat dikurangi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi kejadian kehamilan ektopik melalui literature review. Metode: penelitian ini dilakukan dengan cara mereview beberapa artikel sesuai kriteria inklusi yang telah ditetapkan berdasarkan tema, lalu dilakukan pengulasan. Hasil: dari 12 artikel ditemukan faktor risiko meliputi riwayat penyakit radang panggul yang terdapat pada 5 artikel, riwayat aborsi terdapat pada 4 artikel, riwayat kehamilan ektopik terdapat pada 5 artikel, riwayat operasi dibahas pada 5 artikel, usia dan paritas terdapat pada 4 artikel, vaginal douching terdapat pada 1 artikel, penggunaan kontrasepsi darurat terdapat pada 2 artikel, dan infertilitas tuba terdapat pada 1 artikel. Faktor risiko kehamilan ektopik yang paling dominan adalah riwayat penyakit radang panggul dan riwayat kehamilan ektopik. Kejadian kehamilan ektopik sering terjadi pada wanita usia reproduksi dan wanita multipara. Simpulan dan saran: berdasarkan hasil penelitian faktor risiko yang paling dominan yang mempengaruhi kehamilan ektopik meliputi riwayat aborsi, riwayat penyakit radang panggul, riwayat kehamilan ektopik, riwayat operasi, usia dan paritas, vaginal douching, penggunaan kontrasepsi darurat, dan infertilitas tuba. Saran yang dapat disampaikan untuk mereview lebih dalam guna mengkaji secara lebih rinci faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya kehamilan ektopik.
Pengaruh Abdominal Stretching Exercise Terhadap Dismenore Pada Remaja Putri Di MAN Bangkalan Dea Rosalia Putri; Evi Pratami; Kharisma Kusumaningtyas; Sukesi
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i2.66

Abstract

Dismenore merupakan rasa sakit, kram pada pinggang hingga perut bagian bawah yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari yang terjadi saat dan sebelum menstruasi. Salah satu upaya mengatasi nyeri dapat menggunakan Metode farmakologis dengan mengkonsumsi obat-obat analgetik seperti asam mefenamat, ibu profen, dan nefroxen. Sedangkan non farmakologi merupakan upaya yang dilakukan tidak menggunakan obat-obatan sehingga tidak menimbulkan efek samping.Tujuan dari penelitian ini untuk diketahuinya pengaruh Abdominal Stretching Exercise terhadap dismenore pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen yang bersifat one grup pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh Siswa Kelas XI Di MAN Bangkalan yang mengalami dismenore sejumlah 84 orang. Besar sampel dalam penelitian ini mengunakan rumus slovin dengan jumlah sampel 70  responden kelas XI di MAN Bangkalan dengan teknik Purposive sampling. Variabel indenpenden dalam penelitian ini adalah Abdominal Stretching Exercise, variabel dependen adalah dismenore. Intsrumen pada penelitian ini menggunakan Numeric Ratting Scale (NRS), Standart Operasional Prosedur (SOP) dan Lembar Observasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian abdominal stretching exercise sebagian besar mengalami nyeri skala ringan Dan setelah pemberian abdominal stretching exercise setengahnya mengalami skala tidak nyeri. Dari Hasil analisis menggunakan Uji Wilcoxon dengan nilai signifikansi p-value 0,000 yang artinya adanya pengaruh abdominal stretching exercise terhadap dismenore pada remaja putri di MAN Bangkalan Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian Abdominal Stretching Exercise kepada remaja putri dapat mengurangi dismenore. diharapkan setelah melakukan Abdominal Stretching Exercise responden dapat menerapkan setiap mengalami menstruasi untuk mengurangi nyeri dismenore yang dialaminya  
Efektivitas Metode Lamaze Terhadap Tingkat Nyeri Pada Ibu Bersalin Ihda Nabilah Rumaitsa; Evi Yunita Nugrahini; Dwi Purwanti; Siti Mar’atus Sholikah
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i2.71

Abstract

Labor pain is defined as a condition that feels unpleasant and very subjective because each mother’s pain treshold is different either scale or level. If not controlled properly, it will have an impact on the health of the mother, baby and delivery process. Pain control due to contractions needs to be done, among others, by the Lamaze method. Objective: To find out the effectiveness of the Lamaze method against the pain level of maternity mothers. Method:This research is a Literature Review by reviewing customized articles. Article searches were conducted in 4 databases (Proquest, ResearchGate, Semantic Scholar and Google Scholar) using Boolean Operators with article selection using PRISMA Flowchart as well as article quality assesment using JBI Critical Appraisal. The results found 17 articles that met the inclusion. Results: After reviewing 17 articles, 10 of them stated that the Lamaze method proved effective against reducing the level of labor pain. In addition to pain, 5 article stated that the Lamaze method affects anxiety, 4 articles stated that this method affects the duration of labor and 6 articles state that this method is able to improve a good and healthy labor outcomes. Conclusion: The results of the study based on a review of 17 articles obtained, concluded that the Lamaze method proved effective in reducing pain levels in maternity mothers. In addition, this method also affects the level of anxiety, the duration of labor and labor outcomes (both maternal/neonatal outcomes). Implications: To add to the Literature Review related to the management of labor pain in a non pharmacological manner using the Lamaze method.  
Perbedaan Pemberian Aromaterapi Lavender dan Yoga Terhadap Kejadian Emesis Pada Ibu Hamil Elsabillah Rike Chenarna; Sukesi; Tatarini Ika Pipitcahyani; Dwi Wahyu Wulan Sulistyowati
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i2.73

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah suatu kondisi dimana ibu hamil mengalami mual dan muntah berlebihan yang dapat memperburuk kesehatan ibu dan janin. Oleh karena itu, dalam upaya promotif dan preventif terhadap hiperemesis gravidarum perlu dilakukan penanganan dini gejala mual dan muntah fisiologis agar kadar muntah pada ibu hamil tidak berlebihan sampai terjadi hiperemesis gravidarum. Ibu hamil diharapkan menggunakan terapi nonfarmakologi untuk mengatasi mual muntah seperti aromaterapi lavender atau yoga. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan two-group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil yang memeriksakan diri di Klinik Anugrah Pratama Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 26 responden, diambil secara purposive sampling dan dibagi menjadi 2 kelompok. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Rhodes INVR/Rhodes Index for Nausea, Vomitting dan Retching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan aromaterapi lavender hampir setengah responden tidak mengalami mual muntah dan hampir setengah responden yang mendapatkan yoga mengalami mual muntah ringan. Hasil uji statistik menunjukkan pengaruh aromaterapi lavender terhadap kejadian emesis pada ibu hamil (p=0,008) dan pengaruh yoga terhadap kejadian emesis pada ibu hamil (p=0,007). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pemberian aromaterapi lavender dan yoga terhadap kejadian emesis pada ibu hamil. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai terapi nonfarmakologis yang lebih efektif untuk menurunkan angka kejadian emesis pada ibu hamil.
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin dengan Siklus Menstruasi Nabilatul Mukaromah; Novita Eka Kusuma Wardani; Siti Alfiah; Sukesi
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 4 (2023): December
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i4.77

Abstract

Pendahuluan : Kontrasepsi suntik merupakan kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh WUS di Indonesia. Penggunaan kontrasepsi suntik progestin meningkat beberapa waktu belakangan dan menunjukkan gangguan menstruasi pada akseptor KB suntik. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan penggunaan kontrasepsi suntik progestin dengan siklus menstruasi. Metode : Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan studi Cross Sectional. Lokasi penelitian di Puskesmas Tanah Kali Kedinding. Sampel yang digunakan berjumlah 102 responden pengguna kontrasepsi suntik dengan Teknik simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penggunaan kontrasepsi suntik progestin, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah siklus menstruasi. Pengambilan Data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji korelasi Chi Square. Hasil : Penelitian ini menunjukkan sebagian besar akseptor kontrasepsi suntik yaitu sebanyak 59.8% memilih kontrasepsi suntik progestin. Sebagian besar akseptor kontrasepsi suntik yaitu sebanyak 71.6% memiliki siklus menstruasi yang tidak normal. Analisis : Hubungan penggunaan kontrasepsi suntik progestin dengan siklus menstruasi diperoleh nilai signifikan ρ = 0.000 (< 0.05) dengan Contingen Coefficiency sebesar 0.509. Pembahasan : Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan penggunaan kontrasepsi suntik progestin dengan siklus menstruasi dengan keeratan hubungan sedang. Saran : Diharapkan calon akseptor lebih cerdas memilih kontrasepsi yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan serta mempertimbangkan efek samping yang akan di dapat.
Pengaruh Aplikasi Klik KB terhadap Pengetahuan Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur Cicilia Dewi; Sukesi; Tatarini Ika Pipitcahyani; Dwi Wahyu Wulan Sulistyowati
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i2.81

Abstract

Aplikasi Klik KB adalah sebuah inovasi yang bertujuan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi, mendapatkan edukasi serta melakukan konsultasi secara online. Namun, penggunaan aplikasi ini masih belum maksimal, petugas kesehatan masih lebih sering menggunakan lembar balik sebagai alat pemberian konseling mengenai macam-macam metode kontrasepsi Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh penyuluhan menggunakan aplikasi “Klik kb” terhadap pengetahuan WUS tentang kontrasepsi. Penelitian ini merupakan quasi-experiment dengan menggunakan group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah WUS di Desa Kedungrejo yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 36 responden, diambil menggunakan Purposive sampling. Variabel independen berupa media aplikasi “klik kb” dan variabel dependen berupa pengetahuan WUS. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara bivariat dengan hasil penelitian menunjukan sebelum responden yang diberi penyuluhan dengan aplikasi “klik kb” rata-rata pengetahuan adalah 17,89 dan setelah diberi penyuluhan menggunakan media aplikasi “klik kb” rata-rata skor pengatahuan menjadi mengalami peningkatan pengetahuan dengan rata-rata 20,77. Dari analisis menggunakan Wilcoxon Matched Pairs Test (p = 0,001 atau p value < α) disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media aplikasi “Klik Kb” terhadap pengetahuan WUS tentang kontrasepsi. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan adanya pengaruh penggunaan media aplikasi “klik kb” terhadap pengetahuan WUS tentang kontrasepsi sebelum dan setelah diberikan media aplikasi di Desa Kedungrejo, Tanjunganom, Nganjuk sehingga aplikasi “klik kb” diharapkan dapat digunakan dalam memberikan penyuluhan.
The Relationship Between Age And Parity With The Incidence Of Prolonged Labor at Jemursari Islamic Hospital Surabaya in September-November 2021 Aulia Savitri; Queen Khoirun Nisa' Mairo; Mamik; Astuti Setiyani
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i3.84

Abstract

Prolonged labor is one of the complications in labor that can harm the moter and also the fetus, according to the data obtained, the number of deliveries at the Jemursari Islamic Hospital in Surabaya is 188 out of 1000 deliveries.The purpose of this study want to know the relationship between age and parity with the incidence of prolonged labor at Jemursari Islamic Hospital Surabaya in September-November 2021. This type of this research is analitic survey with used quantitative data or secondary data with a Cross Sectional approach tested with Chi Square analysis test and techniques sampling using simple random sampling technique with a population of 277 and then obtained a sample of 72 respondents data. The results showed there is no significant relationship between age and the incidence of prolonged labor at Jemursari Islamic Hospital Surabaya and there is a significant relationship between parity and the incidence of prolonged labor at Jemursari Islamic Hospital Surabaya. So that the suggestions that can be given are that it is hoped then can be used as a reference as a factor related to old parturition and the scope of the research is expanded.
Pengaruh Pemberian Pijat Punggung (Back Massage) Terhadap Kualitas Tidur Ibu Menopause Yulia Viskiy; Kasiati; Dwi Purwanti; Rijanto
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i3.85

Abstract

Menopause adalah tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut diakibatkan oleh ovarium secara progresif yang telah gagal dalam memproduksi hormon estrogen. Standar kebutuhan tidur pada ibu menopause adalah 7 jam/hari. Apabila kurang dari 7 jam/hari maka bisa dikatakan kualitas tidurnya tidak baik. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan dan tingkat stress yang lebih tinggi. sehingga seringkali pada ibu menopause mengkonsumsi obat-obatan farmakologi. Terapi farmakologi memiliki efek yang cepat, akan tetapi jika diberikan dalam waktu jangka panjang dapat menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan. Sedangkan salah satu Intervensi non farmakologi untuk penanganan kualitas tidur ibu menopause adalah dengan terapi back massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pijat punggung (Back Massage) terhadap kualitas tidur ibu menopause di wilayah kerja puskesmas burneh. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 30 ibu menopause yang diambil dengan metode sampling kuota. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan kuisioner, uji analisis data uji Mc Nemar. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan p=0,000 bahwa terdapat perubahan kualitas tidur antara sebelum dan sesudah perlakuan dan 22 ibu menopause mengalami perubahan kualitas tidur sedangkan 8 ibu menopause tidak mengalami perubahan kualitas tidur. Berdasarkan hasil penelitian terdapat adanya pengaruh pemberian pijat punggung  (Back Massage) terhadap kualitas tidur ibu menopause. Perlunya pemberian pengetahuan dan juga peningkatan pelayanan asuhan kebidanan serta penerapan intervensi yang tepat seperti penerapan sleep quality bagi ibu menopause yang mengalami penurunan kualitas tidur. Kata kunci: Menopause, kualitas tidur, Pijat punggung
Hubungan Usia, Pengetahuan, Pendidikan, Pekerjaan, Dan Budaya Akseptor Kb Aktif Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang Dewi Kavita Mayangsari; Rekawati Susilaningrum; Tatarini Ika Pipitcahyani; Mamik
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i3.86

Abstract

Cakupan  akseptor KB MKJP jauh lebih rendah dibandingkan dengan cakupan KB NONMKJP. Ada beberapa faktor yang berhubungan dengan pemilihan penggunaan alat kontrasepsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa adanya hubungan faktor usia, pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, dan budaya terhadap penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi merupakan seluruh akseptor KB aktif di Desa Pandean dengan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Dalam penelitian ini menggunaka uji statistik chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden dengan usia >30tahun menggunakan KB MKJP sebanyak 22,4% dengan uji stastik p=0.011, 29,5% responden dengan pengetahuan baik menggunakan KB MKJP dengan uji stastik p=0.000, 22.2% responden dengan budaya yang mendukung menggunakan KB MKJP dengan uji statstik p=0.028 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan penggunaan KB MKJP. Selain itu 17.4% responden dengan pendidikan dasar menggunakan KB MKJP dengan uji statistik p=0.739, dan 17.1% respon sebagai IRT (Ibu rumah tangga) menggunakan KB MKJP dengan uji statistik p=0.263 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan dengan penggunaan KB MKJP. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan faktor usia, pengetahuan dan budaya terhadap penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Selain itu tidak terdapat hubungan faktor pendidikan dan pekerjaan terhadap penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP. Kata kunci: Faktor-faktor, kontrasepsi, metode kontrasepsi jangka panjang
Hubungan Usia Menarche Dan Paritas Dengan Terjadinya Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Kamal Lutfiyah; Ervi Husni; Elfira Nurul Aini; Kasiati
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i3.88

Abstract

  Menopause adalah periode menstruasi spontan terakhir yang disebabkan oleh berhentinya fungsi ovarium secara permanen. Menarche adalah menstruasi yang dialami pertama kali oleh seorang perempuan. Paritas adalah jumlah anak yang pernah dilahirkan. Pada kenyataan dilapangan usia menopause dipengaruhi oeh usia menarche dan paritas.. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross ectional. Populasi terdiri dari 135 wanita menopause dan sampel diambil dengan teknik Simple random sampling sejumlah 101 responden. Variabel independennya adalah usia menarche dan paritas, sedangkan variabel dependen adalah menopause. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik chi square dengan nilai α  < 0,05.  Dari hasil penelitian didapatkan wanita menopause sebagian besar (60,4%) menarche usia 12-14 tahun, sebagian besar (71,3%) paritas 2-4 kali, dan sebagian besar (74,2%) menopause usia 40-52 tahun. Wanita yang menarchenya <12 tahun hampir setengahnya (33,3%) menopause lambat, yang menarche 12-14 tahun sebagian besar (70,7%) menopause normal dan yang menarchenya >14 tahun sebagian besar (57,1%) menopause lebih cepat. Wanita yang paritasnya <2 sebagian besar (71,4% ) menopause cepat, yang paritasnya 2-4 kali hampir seluruhnya (86,7%) menopause normal dan yang paritasnya >4 sebagian besar (58,3%) menopause lebih lambat. Dari Hasil analisis didapatkan P Value  0.000 < 0.05 yang berarti ada hubungan antara usia menarche dengan terjadinya menopause, selain itu juga didapatkan P Value 0.000 <0.05 yang berarti juga terdapat hubungan paritas dengan terjadinya menopause. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan usia menarche dan paritas dengan terjadinya menopause. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk menambahkan faktor pemakain kontrasepsi yang berhubungan dengan terjadinya menopause    

Page 8 of 13 | Total Record : 123