cover
Contact Name
Genoveva Mari
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalintheos@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
Published by Actual Insight
ISSN : 27767450     EISSN : 27757676     DOI : https://doi.org/10.56393/intheos.v1i1.170
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 11 (2022): November" : 5 Documents clear
Peran Ketua Dewan Pastoral Stasi dalam Meningkatkan Kreativitas Pembina Minggu Gembira di Stasi Santa Skolastika Sirumbia Sihombing, Meysi Sahputri; Ginting, Cicilia Bibiana Br; Tibo, Paulinus; Sembiring, Mimpin
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.872 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i11.1258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ketua dewan pastoral stasi dalam meningkatkan kreativitas pembina minggu gembira di stasi Santa Skolastika Sirumbia Paroki Santo Petrus dan Paulus Kabanjahe. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, kreativitas pembina minggu gembira dilakukan dengan beberapa bentuk kreasi. Kreativitas pembina dilaksanakan dengan empat bentuk yaitu kreasi dan variasi doa, kreasi tempat tempat duduk, kreasi acara aktivitas dan kreasi lagu dan gerak. Anak Minggu Gembira sangat menyukai, sangat bahagia dan antusias untuk mengikuti setiap kegiatan yang diberikan pembina. Pembina minggu gembira sudah kreatif mengemas setiap kegiatan minggu gembira. Kedua, peran ketua dewan pastoral stasi meningkatkan kreativitas pembina minggu gembira sudah menjalankan perannya. Ketua Dewan Pastoral Stasi mampu menjadi motor kegiatan dengan menggerakkan pembina minggu gembira untuk berlatih dan memberikan pelatihan kepada pembina minggu gembira, menyediakan atau memberikan fasilitas untuk mendukung kegiatan minggu gembira dan menjadi motivator.
Media Sosial: Rekonstruksi Pemuridan di Era Pandemi Covid-19 Fatubun, Rafael M
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.915 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i11.1259

Abstract

Semenjak virus Covid-19 menyerang kehidupan manusia maka terjadi pandemic global yang mana terjadinya batasan-batasann yang dibuat untuk mengurangi tersebarnya virus ini. Sehingga, karena pembatasan-pembatasan itu maka manusia harus mengadaptasikan diri dengan situasi. Akibat dari pandemic global ini juga dinamika kehidupan dari segala bidang menjadi tidak efektif. Banyak bidang dalam kehidupan manusia yang menjadi terganggu akibat pandemic global tak terkecuali dengan pemuridan. Semenjak pandemic global pemuridan sudah lagi tidak efektif bahkan dibeberapa tempat pemuridan diberhentikan agar tidak memperbesar penularan virus Covid-19 ini. Namun, pemuridan harus berjalan, untuk itu maka pemuridan harus memperbaiki dirinya, membangun kembali dinamikanya menggunakan alat dan cara yang ada. Maka dari itu media sosial merupakan salah satu alat dan cara yang paling efektif untuk melakukan rekonstruksi terhadap dinamika pemuridan. Media sosial dapat membantu membangun kembali dinamika pemuridan yang runtuh. Kita dapat menggunakan aset-aset dalam media sosial untuk beroperasi terhadap pemuridan. Media sosial juga pada dasarnya diciptakan untuk mempermudah hidup sosial manusia maka dari itu memanfaatkan media sosial sebagai alat rekonstruksi pemuridan di masa pandemic ini merupakan pilihan dan cara bijak yang harus dilakukan.
Fungsi Agama terhadap Perilaku Sosial Masyarakat Derung, Teresia Noiman; Mandonza, Maria; Suyatno, Gathan Aryasena; Mete, Alexius
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.703 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i11.1279

Abstract

Agama merupakan bentuk keyakinan manusia terhadap sesuatu yang bersifat adikodrati yang berkaitan dengan Tuhan Sang Maha Kuasa yang menyertai seluruh ruang lingkup kehidupan manusia baik individu maupun masyarakat. Dengan mengetahui fungsi yang terkandung di dalam agama, maka orang yang beragama dapat merasakan nilai-nilai yang luhur terutama dalam berperilaku ditengah masyarakat. Agama memiliki fungsi yang harus dijaga dan dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat antara lain: Fungsi Edukatif, fungsi penyelamat, fungsi sebagai pendamaian, fungsi kontrol sosial, fungsi pemupuk rasa solidaritas, fungsi transformatif, fungsi kreatif, fungsi sublimatif. Kesimpulannya Agama berfungsi sebagai sarana dan lambang keagamaan dalam masyarakat, kesakralan bersumber pada kekuatan yang dinyatakan berlaku oleh masyarakat secara keseluruhan bagi setiap anggotanya, dan fungsinya adalah mempertahankan dan memperkuat rasa solidaritas, kewajiban serta perilaku sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka. Peneliti mendeskripsikan dan menguraikan fungsi agama terhadap perilaku sosial masyarakat. Data tersebut diolah melalui beberapa artikel, jurnal dan berita.
Pentingnya Pendidikan Iman Anak dalam Keluarga di Era Digital Vita, Vincentia Ferra; Pius X, Intansakti
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.647 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i11.1285

Abstract

Orang tua sebagai pendidik iman anak di era digital memilki peran mengajarkan pemahaman iman, mengusahakan pembiasaan hidup beriman, menjadi teladan iman. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis ditemukan bahwa orang tua kesulitan dalam melaksanakan perannya dikarenakan kesulitan dalam membagi waktu untuk bekerja dan mendidik iman anak di era digital. Menyadari adanya hal tersebut, maka perlu diusahakan untuk meningkatkan pelaksanaan perannya sebagai pendidik iman anak di era digital. Berkaitan dengan hal ini, penulis berpendapat bahwa meningkatkan pelaksanaan peran orang tua sebagai pendidik iman anak di era digital, dapat dilakukan dengan kegiatan katekese keluarga dengan model Shared Christian Praxis (SCP). Khsusnya melalui katekese keluarga model SCP supaya dapat melatih nurani setiap pribadi dalam membedakan mana yang mendukung dan yang merugikan kepribadian dan iman, membantu menyadarkan dalam menggunakan secara positif media-media digital dan mengembangkan hal-hal positif yang mereka dapatkan di situ. Orang tua mendapatkan kesulitan-kesulitan dalam mendidik iman anak mereka. Orang tua seringkali mengalami kesulitan dalam membagi waktu untuk bekerja dan pendidikan iman anak, sehingga pendidikan iman anak menjadi terabaikan.
Pelaksanaan Pembinaan Sakramen Baptis pada Masa Covid-19 di Paroki Santo Albertus De Trapani Blimbing Sari, Fransisca Rida Dwita
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.152 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i11.1286

Abstract

Sakramen baptis berasal dari bahasa Yunani: Baptism, yang artinya “membasuh, mencelupkan”,adalah tanda dan sarana dimana orang yang dibaptis dan dilahirkan kembali menjadi anggota umat Allah dan dibersihkan dari dosa asal lewat pencurahan atau penenggelaman dalam air. Sakramen baptis adalah sakramen inisiasi pertama yang menjadi tanda dimasukkan dan diterimanya seseorang yang telah bertobat kedalam persekutuan kristiani. Awal Penyebaran Covid-19 Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengimbau seluruh keuskupan di Indonesia menghentikan ibadah massal harian atau mingguan dan semua ritus ibadah yang meliputi dan membawa banyak orang bersamanya, baik di komunitas, lingkungan, regional dan dll. Untuk menjaga kesehatan dan memutus mata rantai penularan Covid-19, Gereja Katolik mengikuti perintah pemerintah. Gereja Katolik membatalkan kekuatan langsung yang mengumpulkan orang-orang percaya secara massal dan pembinaan di gereja Santo Albertus De Trapani tersebut terganggu karena munculny Covid-19. Berdasarkan kesimpulan penelitian dan wawancara yang dilakukan penulis mengenai Pelaksanaan Pembinaan Sakramen Baptis di Paroki Santo Albertus De Trapani Blimbing.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 6 (2025): Juni Vol. 5 No. 5 (2025): Mei Vol. 5 No. 4 (2025): April Vol. 5 No. 3 (2025): Maret Vol. 5 No. 2 (2025): Februari Vol. 5 No. 1 (2025): Januari Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue