cover
Contact Name
Adin Ariyanti Dewi
Contact Email
adinariyantidewi@uny.ac.id
Phone
+6285746876152
Journal Mail Official
jscepls22@gmail.com
Editorial Address
Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Depok Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Society and Continuing Education
ISSN : 29874955     EISSN : 29876613     DOI : https://doi.org/10.21831
Journal of Society and Continuing Education. Journal periodically published three times in January, May, and September. Contains writings raised from the results of research and critical analysis studies in the fields of: 1. Non-formal Education 2. Community Empowerment 3. Social Innovation 4. Human Resource Development 5. Social Entrepreneurship 6. Informal Education 7. Internship and Training
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Proses Pendampingan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga di UPT P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Yogyakarta Rizka Dwita Andini
Journal of Society and Continuing Education Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v2i1.19166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pendampingan korban kekerasan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan : 1) Proses pendampingan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di UPT P2TP2A, 2) Faktor pendukung dan penghambat proses pendampingan korban kekerasan rumah tangga (KDRT) di UPT P2TP2A. Penelitan ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pengelola, konselor dan klien di UPT P2TP2A. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti sebagai instrumen dalam penelitian dengan dibantu oleh pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Proses pendampingan korban kekerasan dalam rumah tangga di UPT P2TP2A Kota Yogyakarta meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. 2) Faktor pendukung dalam proses pendampingan korban kekerasan dalam rumah tangga di P2TP2A Kota Yogyakarta adalah kesabaran pendamping dalam melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan, hubungan kelembagaan atau kemitraan, partisipasi korban, dukungan dari keluarga korban dan lingkungan sekitar korban. Kemudian dalam upaya mendukung proses pendampingan agar maksimal bagi klien yaitu diberikannya pelayanan yang optimal berupa pelatihan- pelatihan yang memberdayakan , ruang drop in, pendampingan yang nyaman, layanan olahraga berupa senam sehat agar lebih rileks dan bugar. 3) Faktor penghambat dalam proses pendampingan adalah : ketidak hadirannya klien dalam proses pendampingan tersebut, ketidakpastian klien akan keputusannya, fasilitas yang belum memadai seperti belum adanya mobil antar jemput klien, belum adanya shelter, dan belum tersedianya website.
Partisipasi Orangtua dalam Penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C Kelas X di SPNF SKB Wonogiri Sulis Setyani
Journal of Society and Continuing Education Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v2i1.19167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memperoleh informasi mengenai bentuk partisipasi orangtua dalam penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan paket C kelas X di SPNF SKB Wonogiri, (2) mengetahui faktor penghambat partisipasi orangtua, dan (3) mengetahui faktor pendukung partisipasi orangtua. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah orangtua peserta didik yang mengikuti program pendidikan kesetaraan paket C kelas X dan pengelola program pendidikan kesetaraan SPNF SKB Wonogiri. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data model interaktif dengan langkah-langkah meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat partisipasi orangtua dalam bentuk partisipasi materi, partisipasi ide/gagasan, partisipasi tenaga dan partisipasi moril; (2) faktor penghambat partisipasi meliputi kondisi ekonomi, jarak, kurangnya komunikasi dan informasi yang diperoleh; (3) faktor pendukung partisipasi meliputi adanya kesadaran internal, kemauan keras peserta didik, tuntutan lapangan pekerjaan, succes story, sikap terbuka dari pengelola dan kepercayaan orangtua kepada pengelola.
Manfaat Pelatihan Kewirausahaan Masyarakat dalam Meningkatan Kesejahteraan Ekonomi dan Sosial Masyarakat Petani di Desa Kampung Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul Novan Arif Kardianto
Journal of Society and Continuing Education Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v2i1.19168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan kegiatan pelatihan kewirausahaan masyarakat petani di desa kampung dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial, serta faktor penghambat dan solusi dalam pelatihan kewirausahaan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pengurus, tokoh masyarakat, dan masyarakat petani sasaran. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, waancara, dan dokumentasi. Peneliti sebagai instrumen utama dalam penelitan dengan dibantu pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah display data, reduksi data dan pengambilan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunnjukan bahwa: kegiatan pelatihan terdiri atas perencanaan yaitu, latar belakang, tujuan, narasumber dan sosialisasi. pelaksanaan meliputi motivasi, penyadaran, perbaikan infrastruktur penunjang pertanian, pembuatan green house, membuat media tanam, praktik menanam bibit, perawatan tanaman, praktik memanen dan pemasran produk hasil pertanian. evaluasi, dilakukan dengan pengamatan seberapa paham peserta mengaplikasikan pelatihan dalam kegiatan pertanian sehari-hari. manfaat ekonomi yaitu masyarakat mendapat tambahan pendapatan 600-1,3 jt setiap panen, sudah memiliki tabungan di koperasi, proses memasarakan produk lebih mudah, tercukupinya kebutuhan hidup dan tidak lagi berhutang. Manfaat sosial masyarakat aktif mengikuti kegiatan bersama dalam peningkatan kemajuan desa. faktor penghambat yaitu Air dan bahasa komunikasi narasumber.
Implementasi Pariwisata Berbasis Masyarakat (Comunity Based Tourism) pada Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta Laila Nursafitri
Journal of Society and Continuing Education Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v2i1.19164

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) seberapa besar tingkat implementasi pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism) pada Desa Wisata Pentingsari. (2) Faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi pariwisata berbasis masyarakat. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah Kepala Desa Umbulharjo, Pengelola Desa Wisata Pentingsari, warga Pentingsari, dan wisatawan. Peneliti adalah instrumen utama dalam melakukan penelitian yang dibantu oleh pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu menggunakan analisis model interaktif yatu pengumpulan data, reduksi data, display data, serta mengambil kesimpulan dan verifikasi. Pengujian keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data berupa triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dari berbagai indikator implementasi pariwisata berbasis masyarakat dalam buku Suansri hampir semua indikator sudah dapat diimplementasikan pada Desa Wisata Pentingsari. (2) Faktor penghambat pada komunikasi yaitu belum terlaksananya pelaporan secara kontinyu perihal transparansi dana dan pada faktor pendukung sumber daya yang mencukupi, mempunyai dukungan dari pihak luar dan masyarakat yang sadar akan lingkungan sehingga dapat menjaga lingkungan dengan baik.
Persepsi Anak Terhadap Pengasuhan Ibu dengan Peran Ganda pada Wanita Pekerja (Buruh) di Kampung Begajah Aisyah Lartriyani
Journal of Society and Continuing Education Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v2i1.19165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi anak terhadap pengasuhan pada peran ganda wanita pekerja (buruh) di Kampung Begajah, Sukoharjo, Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu wanita pekerja (buruh) dan anak-anak dari wanita pekerja (buruh) di Kampung Begajah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif metode interaktif yang meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi anak terhadap pengasuhan pada peran ganda wanita pekerja (buruh) di Kampung Begajah, Sukoharjo, Jawa Tengah menyatakan baik, ditunjukkan dengan peran ganda wanita pekerja (buruh) tidak berpengaruh negatif pada keluarga. Persepsi anak terhadap peran ganda wanita pekerja (buruh) dalam memenuhi kebutuhan anak sangat baik, ibu mampu menyejahterakan anak dan keluarga dengan memenuhi kebutuhan primer, sekunder dan tersiernya menggunakan penghasilannya. Faktor pendukung keberhasilan dalam pola asuh ibu adalah pemenuhan kebutuhan anak dan penerapan disiplin sejak dini pada anak. Tidak ada faktor yang penghambat ibu dalam mengasuh anak. Dampak positif dari peran ganda wanita pekerja (buruh) ekonomi keluarga meningkat, dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga. dampak negatif dari peran ganda wanita pekerja yaitu tubuh menjadi mudah lelah dan pegal. Peran ganda ibu tidak berdampak pada pengasuhan anak, ibu dapat membagi waktu antara mengurus rumah tangga dan bekerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 5