cover
Contact Name
Adin Ariyanti Dewi
Contact Email
adinariyantidewi@uny.ac.id
Phone
+6285746876152
Journal Mail Official
jscepls22@gmail.com
Editorial Address
Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Depok Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Society and Continuing Education
ISSN : 29874955     EISSN : 29876613     DOI : https://doi.org/10.21831
Journal of Society and Continuing Education. Journal periodically published three times in January, May, and September. Contains writings raised from the results of research and critical analysis studies in the fields of: 1. Non-formal Education 2. Community Empowerment 3. Social Innovation 4. Human Resource Development 5. Social Entrepreneurship 6. Informal Education 7. Internship and Training
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2023)" : 5 Documents clear
Program Menghafal Al-Qur’an Juz 30 melalui Metode One Day One Color bagi Anak Usia 7-11 Tahun di TPA Al Amin Wonosobo Sita Fitri Najiyah
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i1.19455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bagaimana cara pelaksanaan program menghafal Al Qur’an Juz 30 Melalui Metode One Day One Color, (2) Faktor pendukung dan penghambat Program Menghafal Al-Qur’an Juz 30 Melalui Metode One Day One Color. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pengelola/ketua, ustadz/ustadzah TPA Al Amin, dan santri TPA Al Amin.  Setting penelitian ini adalah Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al Amin. Teknik pengumpulan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi metode dan sumber data. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bagaimana cara pelaksanaan program menghafal Al Qur’an Juz 30 Melalui Metode One Day One Color melalui tiga tahap, yaitu: (a) Tahap menghafal Al-Qur’an menggunakan metode One Day One Color dengan model Tahfidzh dengan arahan , bimbingan dan pemberian motivasi pentingnya menghafal Al Qur’an(b) Tahap menghafal Al-Qur’an menggunakan model Bin-Nazhar dan Takrir (muraja’ah) surat yang di hafal dengan diberikan cara menghafal Al Qur’an, Pratik menghafalkan dan mengulang hafalan yang sudah dihafalkan (c) Tahap Talaqi (penyetoran) hafalan dan Tasmi’ ke ustad dan ustazahsurat yang di hafal dengan buku prestasi untuk milihat kelancaran dalam menghafal lancar atau ulang. (2) faktor pendukung dan penghambat: (a) faktor pendukungnya yaitu kerjasama dengan takmir masjid Al Amin, dukungan wali santri dan dukungan masyarakat sekitar, (b) faktor penghambatnya yaitu kemampuan yang berbeda-beda pada santri, santri yang jarang mengaji sehingga ketinggalan hafalan,masih jarang santri yang melakukan muraja’ah dirumah.
Pendidikan Seks Berbasis Budaya Lokal pada Anak Usia Dini (3-5 Tahun) oleh Keluarga di Dusun Semen Sukoreno Sentolo Kulonprogo Nike Nurjanah
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i1.19456

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran proses dan hasil pendidikan seks berbasis budaya lokal pada anak usia dini (3-5 tahun) di Dusun Semen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil dari pendidikan seks berbasis budaya lokal pada anak usia 3-5 tahun oleh keluarga di Dusun Semen. Pertama, hasil belajar anak secara kognitif menunjukkan anak-anak tersebut mampu menggunakan logikanya untuk mengingat hal-hal yang diajarkan orangtuanya. Kedua, secara afektif menunjukan anak mampu menerima, memahami, serta menanggapi pendidikan seks. Ketiga, psikomotorik menunjukkan anak mampu menguasai apa yang diajarkan orangtua berupa tindakan, selain keberhasilan tersebut akibat dari ketidakdisiplinan menghasilkan budaya buang air kecil tidak pada tempatnya. Kebudayaan tersebut dapat memancing timbulnya sebuah pelecehan bahkan kekerasan seksual pada anak usia 3-5 tahun di Dusun Semen.
Peran Pendamping dalam Pemberdayaan Perempuan Korban Kekerasan Seksual di LSM Rifka Annisa Puthut Probolaksono
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i1.19457

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian yaitu pendamping dan korban kekerasan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa:1) Pemberdayaan perempuan yang dilakukan dalam kegiatan ini merupakan pemberian informasi terkait dengan masalah yang dihadapi korban, pemulihan psikologis korban, motivasi dan semangat hidup, serta membantu korban dalam pengambilan keputusan. 2) Peran pendamping dalam pemberdayaan korbankekerasan meliputi fasilitator, konselor, motivator,dan advocator. Keberadaan pendamping mampu meningkatkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik klien. Meliputitermotivasi untuk bangkit kembali, mampu merencanakan hal apa yang akan dilakukan kedepan agar masalah yang lalu tidak terulang lagi, serta mampu menjaga dan mengontrol sikap ketika berkomunikasi dengan orang-orang sekitarnya baik sebaya, maupun orang yang lebih dewasa. 3) Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pendampingan korban sama-sama berasal dari internal dan eksternal Rifka Annisa. Faktor pendukung internal Rifka Annisa dapat berupa pendamping atau konselor, divisi yang profesional serta fasilitas layanan maupun sarana prasarana yang diberikan untuk korban. Sedangkan faktor penghambat pelaksanaan pendampingan korban terdiri dari korban/klien, keluarga korban, komunikasi, pelaku kekerasan, serta kurangnya jumlah pendamping.
Keterlibatan Orang Tua pada Pendidikan Anak dalam Pelaksanaan Program Parenting di Kelompok Bermain (KB) Salma UPT SPNF SKB Kota Yogyakarta Devie Fauziah
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i1.19453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: 1) keterlibatan orang tua pada pendidikan anak dalam pelaksanaan program parenting di Kelompok Bermain (KB) Salma; 2) bentuk keterlibatan orang tua pada pendidikan anak; 3) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program parenting di Kelompok Bermain (KB) Salma; 4) hasil pelaksanaan program parenting di Kelompok Bermain (KB) Salma. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan jenis kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah ketua penyelenggara, narasumber program parenting, dan orang tua peserta didik yang terlibat langsung dalam kegiatan parenting. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian dilakukan dengan menggunakan trianggulasi sumber. Hasil peneltitan menunjukkan bahwa 1) keterlibatan orang tua pada pendidikan anak dalam pelaksanaan program parenting di Kelompok Bermain (KB) Salma dilakukan melalui tiga tahap, yaitu a) tahap persiapan; b) tahap pelaksanaan pembelajaran; c) tahap evaluasi dan monitoring; 2) bentuk keterlibatan orang tua pada pendidikan anak dalam pelaksanaan program parenting di KB Salma antara lain a) keterlibatan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak; b) keterlibatan orang tua dalam pembuatan Alat Permainan Edukatif; c) keterlibatan orang tua dalam pembuatan makanan sehat dan bergizi; d) keterlibatan orang tua dalam kegiatan wisata anak atau minitrip; 3) faktor pendukung pelaksanaan program parenting adalah a) antusiasme setiap orang tua; b) sarana dan prasarana yang lengkap; c) narasumber yang berkompeten; d) materi yang sesuai dengan kebutuhan; e) serta kekompakan antar orang tua dengan penyelenggara program parenting. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu a) kesadaran orang tua terhadap program parenting masih kurang; b) kedatangan orang tua peserta program parenting yang kurang tepat waktu; c) ruangan yang belum memadai; 4) hasil dari pelaksanaan program parenting yaitu: a) orang tua dapat memiliki pemahaman yang baik tentang tumbuh kembang anak, b) hasil dari program parenting telah diterapkan oleh orang tua di rumah, c) manfaat positif bagi pendidikan anak, yaitu anak akan tumbuh dengan sehat dalam pola asuh yang baik sehingga pembelajaran yang dicapai anak lebih maksimal.
Peran Orang Tua dalam Literasi Al Qur’an pada Anak Usia Dini di TPA Al Falaah Mrican, DIY Refiena Nurluthfyani
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i1.19454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Peran Orang Tua Dalam Mengenalkan Literasi Al Qur’an Pada Anak Usia Dini di TPA Al Falaah Mrican, D.I.Yogyakarta. 2) Faktor Pendukung dan Penghambat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini yaitu orang tua santri TPA Al Falaah yang berusia dini. pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif metode interaktif yang meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian datam dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Peran Orang Tua dalam mengenalkan literasi Al Qur’an yaitu, a) Menjadi teladan bagi anak. b) Membimbing dalam kegiatan belajar. c) Memberikan dukungan secara moril dan materil dalam kegiatan belajar. Faktor Pendukung dan penghambat yaitu: (a) Adanya waktu luang orang tua untuk mengajarkan. (b) Adanya pembiasaan dari orang tua. (c) Kecerdasan anak yang mudah menerima pelajaran. (d) Kemauan anak yang muncul dengan sendirinya. Sedangkan faktor penghambat yaitu: (a) Kurangnya waktu luang orang tua dalam mengajarkan anak karena ada hal lain yang harus di urus. (b) Suasana hati anak yang mudah berubah. (c) Konsentrasi anak yang masih belum fokus pada saat pembelajaran. (d) Huruf hijaiyah yang sulit untuk dibaca dan ditulis oleh anak sehingga sulit untuk diikuti.

Page 1 of 1 | Total Record : 5