cover
Contact Name
Alexander Bala
Contact Email
naradiring@gmail.com
Phone
+6281353989718
Journal Mail Official
naradiring@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PBSI Universitas Flores. Jl. Samratulangi Kelurahan Paupire Ende
Location
Kab. ende,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Flores
ISSN : 27456358     EISSN : 2745634X     DOI : https://doi.org/10.37478/rjpbsi
RETORIKA merupakan Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Flores, Ende. Jurnal dengan visi “menjadi jurnal terakreditasi di bidang pembelajaran bahasa, sastra, dan pengajaran”, mengemban tiga misi: (1) mendiseminasi ilmu pengetahuan dan berbagai kajian pembelajaran bahasa dan sastra, termasuk dalam konteks pemakaiannya yang lebih luas, (2) mengintensifkan saling tukar pengetahuan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada segenap kaum cendikia dan terpelajar, dan (3) meningkatkan partisipasi para dosen dan mahasiswa untuk menulis artikel ilmiah berdasarkan hasil penelitian dan atau kajian pustaka.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2025): Juni" : 6 Documents clear
Bentuk dan Makna Patun dalam Nyanyian Sole Oha Pada Masyarakat Desa Lite, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur Lasitania Tulit Samon, Elisabeth; Djumadin, Hawiah
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/rjpbsi.v6i1.6127

Abstract

jumlah kata serta suku kata. Sedangkan makna pantun antara lain: makna kebersamaan, makna persatuan dan kesatuan, seta makna sosial. Pantun merupakan salah satu bentuk puisi lama asli Indonensia yang banyak dijumpai di seluruh wilayah Nusantara. Pantun yang berkembang dalam suatu masyarakat, umumnya digunakan sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan sesuatu secara lebih halus dan bahkan tidak secara langsung agar tidak menyinggung perasaan pendengar. Pada masyarakat Desa Lite, pantun digunakan sebagai nyanyian iringan dalam sebuah tarian adat yaitu Sole Oha. Sole oha merupakan suatu kesatuan antara gerak, kisah dan nyanyian. Sole mengacu pada permainan pantun berbalas-balasan. Sementara Oha mengacu kepada pengisahan tentang peristiwa dalam bahasa adat melalui nyanyian dan gerak tarian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa bentuk dan makna yang terdapat dalam nyanyian Sole Oha pada masyarakat Desa Lite, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini mendeskripsikan dan mengkaji bentuk dan makna yang terdapat dalam nyanyian Sole Oha pada masyarakat Desa Lite, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori semantik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, rekam, dan catat dan teknik analisis data yang digunakan yakni; 1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan akhir. Hasil penelitian bentuk pantun dilihat dari bentuk sajak, jumlah baris dan bait.
Ritual Adat Dula Beraha pada Masyarakat Ritaebang Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur Goran Hayon, Martinus; Magdalena K. Bataona, Maria; H. Uran, Elisabeth; Genua, Veronika; Barek Beribe, Mariana
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/rjpbsi.v6i1.6128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran secara umum dan mengetahui bentuk, makna, dan fungsi ritual adat dula beraha pada masyarakat Ritaebang. Manfaat dalam penelitian ini adalah sebagai sumbangan pemikiran dari peneliti dalam menambah pengetahuan tentang Ritual Adat Dula Beraha Pada Masyarakat Ritaebang, Kecamatan Solor Barat. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data lisan berupa kalimat dari informan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik yakni, (1). Teknik wawancara, (2). Teknik rekam, (3). Teknik dokumentasi. Sedangkan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori linguistik kebudayaan. Hasil penelitian adalah bahwa ritual adat dula beraha pada masyarakat Ritaebang mempunyai bentuk, yakni, (1). Bentuk aliterasi (2). Bentuk asonansi. makna, yakni, (1). Makna religius, (2). Makna permohonan, (3). Makna kebersamaan. (4. Makna ekologis. Fungsi, yakni, (1).fungsi informatif, (2). funghsi direktif, (3). Fungsi ekspresif.
Apresiasi Sastra Produktif: Penerapan Pendekatan Parafratis dan Analitis Terhadap Sastra Anak Awaluddin; Ashari Hamzah , Rahmah; Marlina
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/rjpbsi.v6i1.6129

Abstract

Makalah ini membahas strategi apresiasi sastra anak melalui penerapan pendekatan parafratis dan analitis dalam kegiatan pembelajaran dan pengkajian sastra secara produktif. Pendekatan parafratis digunakan untuk membantu pembaca, khususnya anak-anak, memahami isi karya sastra secara utuh melalui penyederhanaan dan penafsiran ulang teks. Sementara itu, pendekatan analitis diarahkan untuk menggali unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam karya sastra anak guna menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Melalui kombinasi kedua pendekatan ini, diharapkan tercipta pemahaman yang lebih mendalam dan apresiatif terhadap karya sastra, serta mendorong pembentukan sikap kreatif dan empatik pada anak. Kajian ini menekankan pentingnya pemilihan metode yang sesuai dengan karakteristik pembaca usia dini serta peran guru atau pendamping dalam menfasilitasi proses apresiasi sastra secara bermakna.
Analisis Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Album RAN For Your Kids: Kajian Integratif Narasi Dongeng dan Lirik Lagu Aditia, Sidiq
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Album RAN For Your Kids: Kajian Integratif Narasi Dongeng dan Lirik Lagu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam album tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan lirik lagu dan narasi dalam album sebagai data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa album ini berhasil merepresentasikan berbagai nilai pendidikan karakter, termasuk disiplin, bersahabat, peduli lingkungan, kreativitas, rasa ingin tahu, kemandirian, kerja keras, cinta damai, dan tanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi musik dan narasi dalam album ini efektif dalam menyampaikan pesan moral dan mendidik anak-anak melalui cara yang menyenangkan dan edukatif.
Aliran Linguistik Struktural Morfologis: Kajian Konseptual Dewantara , Gisa; Baehaqie , Imam
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/rjpbsi.v6i1.6132

Abstract

Artikel ini membahas konsep aliran linguistik struktural, khususnya pada bidang morfologi. Aliran struktural menciptakan beberapa cabang kajian linguistik, salah satunya yaitu morfologi. Artikel ini membahas konsep-konsep dalam morfologi. Sehingga menjadi sebuah artikel konseptual. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh berasal dari buku fisik, e-book, artikel jurnal tentang kajian aliran linguistik struktural dan bidang teoritis morfologi. Metode pengumpulan data menggunakan metode study pustaka atau library research. Metode tersebut dilakukan dengan cara mencari kajian terkait aliran linguistik struktural khususnya di bidang teoritis morfologi dari berbagai sumber, baik dari buku fisik, e-book, sampai artikel jurnal. Metode penyajian data dilakukan dengan menggunakan informal yaitu penyajian dengan teks. Satuan kajian morfologi meliputi kata, klitik, morfem, leksem. Prosede morfologis meliputi afiksasi, replikasi, komposisi, kombinasi, serta abreviasi.
Nilai-Nilai Sosial—Budaya Bali dalam Cerpen Indah Itu Luka dan Preman Karya Ida Bagus Wayan Widiasa Keniten Ayu Trisna Adiwulandari, Ida; Suardiana , Wayan
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/rjpbsi.v6i1.6133

Abstract

Karya sastra merupakan cerminan sosial masyarakat. fenomena sosial menjadi pranata/niai sosial-budaya bagi pengarang untuk menciptaan dan menyampaikan karyanya. Salah satu jenis karya sastra yang sering mengimplementasikan fenomena dan nilai sosial—budaya masyarakat adalah cerpen. Sebuah karya prosa denan cerita sederhana dan dapat dibaca tanpa memerlukan waktu yang lama. Cerpen merepresentasikan nilai sosial—budaya yang ada dalam sebuah lembaga sosial masyarakat. salah satunya cerpen larya penulis Bali (Ida Bagus Wayan Widiasa Keniten). Penelitian mengenai nilai sosial—budaya pada cerpen dilakukan dengan desain deksriptf—kualitatif melalui proses membaca, menyimak dan mencatat. Dua cerpen yang dijadikan sampel diambil berdasarkan kesesuaian benang merah / tema cerita. hasil yang didapatkan adalah terdapat fenomena sosial—budaya yang jelas terlihat terutama di Bali yaitu sistem purusa dan pradana (peran dan posisi anak laki-laki—perempuan). Selain itu, representasi peran dan posisi purusa—pradana pun menjadi lebih kompleks dan memengaruhi unsur penceritaan lainnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6