cover
Contact Name
Wahid Tuftazani Rizqi
Contact Email
wahidtuftazani95@gmail.com
Phone
+6287845710354
Journal Mail Official
wahidtuftazani95@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No.19, Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Sanggitarupa
ISSN : 28088301     EISSN : 29876877     DOI : -
Core Subject : Art,
Sanggitarupa is an Fine arts journals covering art in interior design, visual communication design, photography, film and television, sculpture, printmaking, painting supported by the concept of creation, which are innovative and scientific works that are always oriented towards quality improvement Sanggitarupa is published twice a year, in July and December. Admitted and published articles can be freely accessed on this website.
Articles 88 Documents
Variasi Perempuan dalam Ilustrasi Serat Ambiya Syahrazad, Hanan; Margana, Sri; Marianto, Martinus Dwi
Sanggitarupa Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v3i2.5383

Abstract

This study examines the relationship between Islam and Javanese in the illustration of the Serat Ambiya manuscript in the collection of the Sonobudoyo Museum with collection number L 12 PB A. 180. This manuscript is a pesantrenan category manuscript made in 1844 AD. This research uses a phenomenological approach. The material object of the research is the illustration of the female figure in the manuscript. The research focus focuses on 12 selected illustrations which are felt to represent illustrations of human figures in the manuscript.The results of the study show that the illustration of the human figure in Serat Ambiya shows elements of Islam and Java. This can be seen from the depiction of figure illustrations adapted from wayang characters. The female characters are depicted in kemben, like Javanese wayang, but some of these figures have green faces. The use of green color on the face in the illustration of the green color script reflects the piety of a character, in contrast to the meaning of the green face in wayang. While the position of the protagonist and antagonist is in accordance with the wayang stage, namely the main protagonist is always on the right side of the audience, while the antagonist is on the left side. This causes the human figures in the illustrations of the Serat Ambiya manuscript to contain Islamic and Javanese visual elements.
KONSEP DESAIN MEZZANINE PADA HUNIAN MUNGIL DENGAN PENGAPLIKASIAN KARYA SENI RUPA Ningrum, Resti Sevia; Badriyah, Siti
Sanggitarupa Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v3i2.5481

Abstract

Persoalan keterbatasan pada lahan sudah sangatlah mendesak mengingat keadaan saat ini. Terutama keinginan memiliki hunian di kota-kota besar. Rumah dianggap sebagai bangunan yang mewadahi tempat seseorang tinggal, jadi memungkinkan untuk dirancang jauh lebih fleksibel. Lalu munculnya ‗gerakan‘ yang disebut The Tiny Living yaitu gerakan yang mempelopori untuk tinggal di dalam sebuah hunian kecil. The tiny living memastikan bahwa seseorang akan beradaptasi untuk bertempat tinggal di ruang yang terbatas sebagai tempat tinggal, yang mengarah pada peminimalan penggunaan sumber daya, bahan baku, dan pengeluaran biaya. Pada pembahasan ini mengorientasikan desain Mezzanine yaitu ruang tambahan yang berada di antara lantai dan plafon. Kata mezzanine berasal dari bahasa italia yaitu mezzo berarti bagian tengah, penerapan gaya mezzanine bertujuan untuk menambahkan tempat namun tidak perlu menambah jumlah lantai bangunan dan menghemat lahan. Selain sebagai sebuah praktik ‗hidup minimalis‘ yang konsisten, konsep hidup dan tinggal di dalam hunian kecil ini sebenarnya juga dikatakan sebagai salah satu solusi paling praktis dan menghemat lahan. Pada hunian mungil ini juga menciptakan suatu pengaplikasian seni rupa lukis modern agar terkesan artistik, juga membuat suasana nyaman pada penghuninya.
Studi Implementasi Konsep Green Design Pada Interior Warisan Resort Hotel di Sukoharjo Nafisah, Haifa Ummul; Haryanto, Eko Sri
Sanggitarupa Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v3i2.5657

Abstract

Implementasi konsep green design merupakan suatu bentuk penerapan dimana prinsip interior dan arsitekturnya mengedepankan penghijauan dan ramah lingkungan. Green Design menjadi salah satu wujud implementasi konsep pembangunan berkelanjutan memanfaatkan proses ramah lingkungan dan dalam penerapannya mengkonsumsi sumber daya secara efisien sepanjang siklus hidup bangunan tersebut. Penggunaan jenis material juga berpengaruh terhadap bangunan ramah lingkungan untuk meminimalisir adanya dampak negatif yang ditimbulkan dari bangunan tersebut. Bangunan publik yang diteliti adalah Warisan Resort Hotel, yang berlokasi di Jl. Ovensari Raya No.17A, Dusun I, Kadilangu, Kec. Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57566. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan konsep green design dan jenis material yang digunakan pada Warisan Resort Hotel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori prinsip green design. Sumber data penelitian yang digunakan berupa hasil wawancara dari narasumber, studi pustaka dan studi kasus di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interior ramah lingkungan yang memperhatikan penggunaan energi dan sumber daya alam yang efektif, dapat membantu memberikan dampak positif bagi pengguna dan lingkungan sekitar. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembangunan hotel yang mengedepankan pelestarian lingkungan dan efisiensi energi untuk membantu mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari maraknya pembangunan insfrastruktur yang semakin berkembang.
PERANCANGAN INTERIOR CAFE “CREAMILKY" DENGAN TEMA ES KRIM DI BOYOLALI Salwa Nafisa, Salsabila; Indarto
Sanggitarupa Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v4i1.5803

Abstract

Perancangan interior cafe creamilky merupakan fasilitas publik berupa cafe es krimyang di latar belakangi oleh adanya peningkatan konsumsi es krim di indonesia danmelimpahnya komoditas susu sapi di Boyolali. Perancangan ini mengusung temaes krim yang diwujudkan dengan penerapan karakteristik es krim yang lembut,halus dan manis ke dalam desain seperti meminimalisir garis tegak lurus danmengamplikasikan beberapa transformasi desain bentuk es krim pada interior.Perancangan ini juga dikemas dengan gaya kontemporer yang memiliki desainmodern dan bentuk yang lebih dinamis. Maka dari itu, perancangan ini harusmemperhatikan beberapa pendekatan yaitu, pendekatan teknis, pendekatan fungsi,pendekatan ergonomi, pendekatan tema dan gaya, serta pendekatan warna sehinggadapat mewujudkan desain yang aman, nyaman dan dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Metode perancangan yang digunakan ialah metode dari PamudjiSuptandar dengan melalui tiga tahap perancangan yaitu input, sintesa dan output.Batasan ruang lingkup garap pada perancangan ini antara lain area cafe, areakeluarga, ruang workshop, dapur, lobby kantor, ruang pimpinan, ruang karyawandan ruang rapat.
PERANCANGAN COWORKING SPACE DENGAN GAYA JAPANDI DI KOTA WONOGIRI Violeta, Gyzella; Badriyah, Siti
Sanggitarupa Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v4i1.5812

Abstract

Perancangan Interior Coworking Space dengan Gaya Japandi di Kota Wonogiri adalah perancangan yang berfungsi sebagai tempat ruang kerja bersama untuk menampung kreatifitas bagi masyarakatnya yang sebelumnya belum ada di kota Wonogiri. Perancangan Interior Coworking Space di kota Wonogiri ini juga menjadi sebuah solusi dari perwujudan suatu masalah dan harapan untuk menciptakan sebuah ruang kerja bersama. Perancangan Interior Coworking Space ini akan dirancang menggunakan gaya japandi dengan mengangkat tema kebudayaan Wonogiri yaitu kethek ogleng. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fungsi, ergonomi, dan estetika. Perencanaan Coworking Space ini tidak hanya berfungsi sebagai sebuah ruang kerja bersama tetapi juga menciptakan fungsi tambahan seperti, event room dan mini library. Coworking Space ini memfasilitasi untuk pengembangan 6 sektor industri kreatif yaitu dalam bidang interior, kriya, musik dan seni pertunjukan, foto dan vidiography, percetakan, serta animasi dan render. Kata kunci: Coworking Space, Interior, Japandi.
TEKNIK PANNING DALAM FOTOGRAFI ROAD RACE Muhammad hafidz
Sanggitarupa Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v4i1.5993

Abstract

Road race merupakan kegiatan olahraga yang dilakukan secara terorganisir dengan menggunakan kendaraan bermotor. Dalam upaya untuk mengabadikan momen-momen penting dari event road race, fotografer sering menggunakan teknik panning. Artikel ini bertujuan untuk memahami serta menggali lebih dalam mengenai teknik panning dalam konteks fotografi road race dan menggunakan studi literatur sebagai metode penelitiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk dapat menghasilkan foto road race dengan teknik panning, diperlukan latihan, kesabran, pengaturan kamera yang tepat, dan memperhatikan posisi serta latar belakang objek untuk menghasilkan foto yang baik.
PERAN FOTOGRAFI PRODUK DALAM DUNIA DIGITAL MARKETING Syafira Putri Kusuma
Sanggitarupa Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v4i1.5995

Abstract

Fotografi yang pada kemunculannya sekitar abad ke-19 sedikit banyak telah memperkaya serta mempengaruhi perkembangan visual, salah satunya pada perkembangan digital. Dalam perkembangan digital fotografi suda sangat terlihat jelas dampaknya, contohnya pada digital marketing, dunia bisnis telah berkembang pesat seiring perkembangan zaman. Sekarang konsumen akan mempertimbangkan produk dan jasa sebelum mereka membelinya atau menggunakannya. Pertimbangan ini didasari oleh pemikiran bahwa suatu barang atau jasa yang akan dibeli diperhitungkan secara rasional, mencakup unsur-unsur ekonomis, efisien, efektif, sesuai kebutuhan, harganya sesuai dengan kemampuan, dan sesuai dengan takaran. Informasi mengenai barang tersebut dapat ditemukan di dalam website dari suatu perusahaan tersebut. Selain itu, website juga menyediakan beberapa review mengenai barang atau jasa yang akan dibeli. Tidak hanya itu namun perusahaan juga akan menyediakan visual produk yang di jualnya, pada hal ini fotografi produk sangat berperan penting untuk menyajikan visual yang dapat di lihat oleh konsumen sebelum membeli produk yang akan di beli.
BENTUK ETNIK JAWA PADA RESTORAN SRIYA CAFE Fairalsa, Neili; Putri Sekar Hapsari
Sanggitarupa Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v4i1.6039

Abstract

Jepara is located in the northern part of Central Java province. Along with economic growth, the city of Jepara has experienced developments in the culinary industry. The fact that people come to restaurants is not just to fulfill their basic needs, namely to eat and drink, but there are other needs to be achieved, namely recreational or leisure activities. The atmosphere of the room or interior decoration is the main factor and differentiator with other restaurants. The purpose of this research is to identify the form of Javanese ethnicity in the forming elements and fillers of Sriya Café Restaurant in Jepara city. Data acquisition techniques through observation, interviews, documentation, and triangulation studies. In this study, the main thing is the visual form of Sriya Cafe Restaurant. While the object in cognition is Javanese ethnicity using descriptive qualitative research design to find the form of Javanese ethnicity in the forming elements and filling elements in the interior of Sriya Café Restaurant. The results of this research show an overview and explanation of the forming elements and atmosphere fillers in the interior of Sriya Café Restaurant, which has a beautiful, open and traditional Javanese atmosphere that has undergone modifications over time but remains consistent with a simple impression. Visitors not only enjoy the food served, but can enjoy the interior atmosphere.Keywords: Restaurant, Elements, Interior, Javanese Ethnic
Analisis Makna Denitasi, Konotasi, dan Mitos Foto Operasi Lulu pada Artikel "Misi Menyusup ke Malaysia" dalam Majalah Langit Biru Ardiansyah, Raditya Tegar; Setiawan, Agus Heru
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v4i2.6089

Abstract

Majalah Langit Biru menerbitkan sebuah artikel yang berjudul “Misi Menyusup ke Malaysia” pada edisi Volume 1 No.6 – April 2018, ditulis oleh Soni Sontani menceritakan operasi militer TNI Angkatan Udara yang disebut Operasi Lulu. Dilakukan dengan terbang menyusup ke Malaysia dan menjatuhkan selebaran propaganda yang menentang pembentukan Malaysia. Terdapat 5 foto yang menjadi pengantar visual dan foto tersebut menggambarkan sosok hebat dibalik keberhasilan Operasi Lulu. Maksud analisafoto tersebut untuk menemukan pesan dan makna yang terkandung didalamnya, dengan metode semiotika dari teori Roland Barthes yang terbagi dalam tiga tahapan yaitu : denotasi, konotasi, dan juga mitos. Melalui metode tersebut diharapkan dapat menelusuri pesan dan makna, serta hubungan antara teks dan imaji yang terdapat pada foto-foto dalam artikel tersebut Melalui pengkajian artikel ini, penulis membuat kesimpulan pemaknaan denotasi yakni bercerita dan menggambarkan sosok dua pilot perempuan yang menjadi prajurit serta turut andil di dalam misi. Tahap konotasi menjelaskan tentang perjalanan karir dan peran dua perempuan sebagai anggota WARA. Kemudian tahap mitos menjelaskan perjuangan dua perempuan yang berprestasi dalam keberhasilan menjalankan suatu operasi kemiliteran.
Gambaran Kesunyian: Liminalitas Dalam Foto Homes At Night Karya Todd Hido Mahdavi Ramadhan; Varatisha Anjani Abdullah
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v4i2.6093

Abstract

Penelitian yang berjudul “Gambaran Kesunyian: Liminalitas Dalam Foto Homes at Night” bertujuan untuk mengidentifikasi dan membaca nilai estetika yang terkandung pada kelima karya foto yang Todd Hido ciptakan yaitu Homes at Night. Kualitatif deskriptif merupakan metode penelitian yang digunakan, untuk menganalisa foto tersebut digunakan teori kritik seni Edmund Burke Feldman, yaitu deskripsi, analisis formal, interpretasi, dan evaluasi. Tahap tersebut didukung dengan teori estetika Immanuel Khant, untuk mencari nilai estetika yang ada pada kelima karya foto Todd Hido. Kata Kunci : Kesunyian, Estetika, Liminalitas, Homes at Night, Todd Hido