cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jl. Kaligawe Raya km 4, Genuk, Semarang, Jawa Tengah, 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proyeksi: Jurnal Psikologi
ISSN : 19078455     EISSN : 26564173     DOI : 10.30659
Core Subject : Social,
Proyeksi: Jurnal Psikologi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung. Jurnal ini memuat hasil pemikiran dan studi empiris bidang psikologi atau bidang lain yang terkait dengan disiplin ilmu psikologi. Terbit setahun dua kali tiap April dan Oktober. Redaksi mengundang para penulis untuk mengirimkan artikel hasil penelitian maupun pemikiran dibidang psikologi maupun bidang lain yang terkait. Redaksi berhak mengedit naskah sepanjang tidak mengubah substansi tulisan
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018" : 10 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA SUKU KOMERING DI DESA “X” KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR (OKUT) Woro Ayu Wigati; Luh Putu Shanti Kusumaningsih
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.166-176

Abstract

Perilaku agresif merupakan tindakan sengaja yang dilakukan oleh seorang individu dengan maksud melukai orang lain secara lisan ataupun nonlisan. Salah satu faktor yang menyebabkan perilaku agresif adalah harga diri. Harga diri merupakan penilaian diri yang terbentuk dari adanya interaksi dimana akan terlihat dari sikap seseorang dalam menerima atau menolak keberadaan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan perilaku agresif pada remaja Suku Komering di desa “X” Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 130 orang dengan metode purposive sampling. Pengambilan data menggunakan dua skala yaitu skala perilaku agresif dan skala harga diri. Uji hipotesis menggunakan teknik product moment. Hasil uji hipotesis menunjukkan tidak ada hubungan negatif antara harga diri dengan perilaku agresif pada remaja suku komering di desa “X” Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) (rxy = 0,135 dengan p = 0,302). 
RASA SYUKUR KAITANNYA DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA GURU HONORER SEKOLAH DASAR Asti Aisyah; Rohmatun Chisol
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.109-122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara rasa syukur berhubungan dengan kesejahteraan Psikologis pada guru honorer honorer sekolah dasar di UPT Disdikpora Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara. Subjek berjumlah 63 guru. Tehnik pengambilan data dengan menggunakan insidental sampling.  Metode pengumpumplan data dengan menggunakan Skala kesejahteraan psikologis dan skala rasa syukur . Adapun analisis data dengan menggunakan tehnik korelasi Product Moment, dan diperoleh nilai rxy= 0,744 dengan signifikansi 0.000 (p<0.01), hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang siginifikan antara rasa syukur dengan kesejahteraan psikologis pada guru honorer sekolah dasar. Sumbangan efektif yang diberikan rasa syukur terhadap kesejahteraan psikologis adalah sebesar 55,4%, adapun yang 44,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini, diantaranya usia, jenis kelamin, kepribadian, status sosial, religiusitas dan dukungan social
HUBUNGAN ANTARA KOHESIVITAS KELOMPOK DAN EFIKASI DIRI DENGAN KEMALASAN SOSIAL PADA ANGGOTA ORGANISASI Nurcholifah Fajrin; Abdurrohim Abdurrohim
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.187-196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kohesivitas kelompok dan efikasi diri dengan kemalasan sosial pada anggota organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisa yang dilakukan pada 140 anggota organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa dari beberapa fakultas yang berada di Unissula Semarang. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tiga skala, yaitu skala kemalasan sosial, skala kohesivitas kelompok dan skala efikasi diri. Skala kemalasan sosial berjumlah 27 aitem dengan rentang daya beda 0,300 – 0,698 dan koefisien reliabilitas = 0,919. Skala kohesivitas kelompok berjumlah 24 aitem dengan rentang daya beda 0,328 – 0,748 dan koefisien reliabilitas = 0,917. Skala efikasi diri berjumlah 25 aitem dengan rentang daya beda 0,340 – 0,665 dan koefisien reliabilitas = 0,916. Terdapat dua teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis regresi ganda untuk menguji hipotesis pertama serta korelasi parsial untuk menguji hipotesis kedua dan ketiga. Hasil uji hipotesis pertama diterima, yaitu ada hubungan antara kohesivitas kelompok dan efikasi diri dengan kemalasan sosial, dimana korelasi  R = 0,608 dan Fhitung = 40,158 dengan taraf signifikansi p = 0,000 (p<0,01). Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan. Hasil uji hipotesis yang kedua dapat diterima, yaitu ada hubungan negatif antara kohesivitas kelompok dengan kemalasan sosial, dimana perolehan korelasi         ryx1-x2 = -0,318 dengan taraf signifikansi p = 0,000 (p<0,01) yang menunjukkan ada hubungan negatif sangat signifikan. Hasil uji hipotesis yang ketiga dapat diterima, yaitu ada hubungan negatif antara efikasi diri dengan kemalasan sosial, dimana perolehan korelasi ryx1-x2 = -0,197 dengan taraf signifikansi p = 0,020 (p<0,05) yang menunjukkan ada hubungan negatif signifikan.
PSIKOTERAPI SUPORTIF PADA PENDERITA SKIZOFRENIA HEBEFRENIK Anisa Fitriani
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.123-133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoterapi suportif pada penderita skizofrenia hebefrenik. Skizofrenia hebefrenik memiliki onset awal. Gejala-gejala dapat muncul dari usia remaja atau dewasa awal yang merupakan usia produktif untuk memulai mempersiapkan berbagai peran bagi masa depan. Prognosis seringkali lebih buruk dibandingkan dengan tipe lain jika tidak mendapatkan penanganan secara tepat.. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen kasus tunggal dengan seorang subjek laki-laki yang didiagnosis mengalami skizofrenia hebefrenik dan telah mengalami kekambuhan sebanyak tiga kali. Data diperoleh dengan metode observasi, wawancara mendalam, tes psikologi, dan pengukuran kondisi subjek antara sebelum dan sesudah menjalani psikoterapi suportif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa psikoterapi suportif dapat membantu penderita skizofrenia hebefrenik mempersiapkan diri untuk kembali menjalankan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. Terdapat perubahan dalam aspek pikiran, perasaan, dan perilaku yang lebih adaptif sehingga dapat menurunkan kemungkinan kekambuhan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa psikoterapi suportif akan lebih efektif jika melibatkan peran keluarga secara aktif. 
KONFLIK RELIGIUSITAS PADA HOMOSEKSUAL: STUDI FENOMENOLOGI GAY YANG BEKERJA SEBAGAI MASSAGE ESCORT Teguh Setiyo; Luh Putu Shanti Kusumaningsih
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.197-207

Abstract

Homoseksual merupakan penyimpangan orientasi seksual yang cenderung menyukai sesama jenis. Perbuatan tersebut sangat bertentangan dengan norma sosial dan norma agama yang berlaku di Indonesia. Kaum homoseksual merupakan bagian dari umat beragama yang memiliki keinginan dan menginternalisasi dengan baik ajaran serta dogma agama yang sudah diterima sebelumnya, tetapi di sisi lain perilaku homoseksual yang dimiliki sangat bertentangan dengan ajaran serta dogma agama. Hal tersebut kemudian menimbulkan ketidaknyamanan dalam diri dalam bentuk konflik intrapersonal mengenai internalisasi agama dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dan menggunakan purposive sampling, yaitu pemilihan subjek penelitian berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria yang ditetapkan adalah laki-laki dengan kecenderungan homoseksual, bekerja sebagai massage escort, berumur antara 17-35 tahun, serta beragama Islam. Metode pengambilan data dengan wawancara mendalam dilengkapi dengan observasi sebagai data pendukung. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data penelitian melalui transferabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa gay yang bekerja sebagai massage escort mengalami konflik tentang rasa keberagamaan. Konflik yang terjadi berupa ketidaknyamanan dalam menjalankan ajaran agama yang telah dipercaya, karena subjek menyadari pekerjaan massage escort dan perilaku homoseksual bertentangan dengan ajaran agama, sehingga menimbulkan rasa bersalah dan berdosa dalam diri subjek. Pemaknaan terhadap religiusitas pada umumnya merupakan suatu hal yang dapat dijadikan pegangan dalam menjalankan kehidupan yang lebih baik, serta sebagai sarana penuntun untuk kehidupan di akhirat kelak.
PERSEPSI TERHADAP FENOMENA SELEBGRAM DAN ORIENTASI MASA DEPAN HUBUNGAN ROMANTIS Rizky Nurbaeti; Inhastuti Sugiasih
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.134-143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara persepsi terhadap fenomena selebriti instagram dengan orientasi masa depan hubungan romantis pada remaja akhir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Universitas Islam Sultan Agung yang berusia 18-20 tahun. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan 2 skala yaitu skala orientasi masa depan hubungan romantis memiliki reliabilitas sebesar 0,755 dan skala persepsi terhadap fenomena selebriti instagram memiliki reliabilitas sebesar 0,793. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis product moment. Hasil penelitian ini diperoleh koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,061 dengan p= 0,593 (p>0,01). Hal tersebut menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara persepsi terhadap fenomena selebriti instagram dengan orientasi masa depan hubungan romantis pada remaja akhir.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS Nadya Savitri; Ratna Supradewi
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.208-217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kebermaknaan hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis. Subjek dalam penelitian ini yaitu pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis, berjumlah 50 subjek. Teknik pengambilan sampell menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kebermaknaan hidup dengan indeks diskriminasi aitem yang bergerak dari 0,258-0,671 dengan α = 0,842 dan skala konsep diri dengan indeks diskrimasinasi aitem yang bergerak antara 0,282-0,557 dengan α = 0,760. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dan menggunakan analisis data statistik product moment. Berdasarkan hasil analisis statistik diperoleh nilai Rxy = 0,573 dengan taraf signifikansi p = 0,000 (p < 0,01). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara konsep diri dengan kebermaknaan hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis. Adapun mengenai kontribusi konsep diri terhadap kebermaknaan hidup (r2) sebesar 0,328. Hal tersebut mengindikasikan bahwa konsep diri mempengaruhi kebermaknaan hidup sebesar 32,8% dan sisanya 67,2% berada di faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
HUBUNGAN RASA MEMILIKI DAN KOMITMEN DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PEMAIN FUTSAL FAKULTAS DI UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Imam Guswanto; Inhastuti Sugiasih
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.144-155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rasa memiliki dan komitmen dengan motivasi berprestasi pemain futsal fakultas di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang dilakukan pada 99 orang pemain futsal dari tiap fakultas. Penelitian ini menggunakan 3 skala pengukuran, yaitu Skala Motivasi Berprestasi, SOBI–P, dan Skala Komitmen. Skala Motivasi Berprestasi berjumlah 21 aitem dengan rentang daya beda 0,254–0,527 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,771. SOBI–P berjumlah 17 aitem dengan rentang daya beda 0,569–0,732 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,938. Skala Komitmen berjumlah 20 aitem dengan rentang daya beda 0,323–0,504 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,831. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi dua prediktor dan korelasi parsial. Hasil uji hipotesis pertama menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara rasa memiliki dan komitmen dengan motivasi berprestasi, dimana korelasi R=0,757 dan Fhitung=61,948 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,01). Hasil uji hipotesis kedua menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara rasa memiliki dengan motivasi berprestasi, dimana korelasi ryx1-x2= 0,252 dengan taraf siginifikansi p = 0,012 (p < 0,05). Hasil uji hipotesis ketiga menunjukkan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara komitmen dengan motivasi berprestasi, dimana korelasi ryx1-x2 = 0,630 dengan taraf signifikansi p = 0,000 (p < 0,01).
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN KEBERMAKNAAN HIDUP NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS 1 SEMARANG Candra Ayu Kusumastuti; Rohmatun Chisol
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.177-186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kebermaknaan hidup narapidana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan subjek berjumlah 135 narapidana. Teknik dalam pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala kebermaknaan hidup dan religiusitas. Skala kebermaknaan hidup berjumlah 20 aitem berdaya beda tinggi dengan koefisien korelasi skor aitem total bergerak antara 0,311 – 0,553 dengan reliabilitas 0,827. sedangkan skala religiusitas berjumlah 44 aitem berdaya beda tinggi dengan koefisien korelasi skor aitem total bergerak antara 0,308 – 0, 688 dengan skor reliabilitas sebesar 0, 939. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis Product Moment dengan rxy = 0,684 dengan taraf signifikansi p = 0,000 (p<0,01) yang menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara religiusitas dengan kebermaknaan hidup narapidana di LAPAS kelas 1 Semarang. Variabel religiusitas memberikan sumbangan efektif sebesar 46,7 % terhadap kebermaknaan hidup, sisanya 53,3% dipengaruhi oleh faktor yang lain.
EFEKTIVITAS PELATIHAN KOIN JIWA DALAM MENURUNKAN STIGMA TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA PADA MAHASISWA Elok Farida Husnawati; Ratna Supradewi
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.156-165

Abstract

Orang yang mengalami gangguan jiwa sangat rentan mendapatkan perlakuan buruk dari masyarakat (Corrigan, Roe, and Tsang 2011). Penelitian terdahulu menyatakan bahwa selain harus berjuang melawan gangguan yang dialami, Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) juga harus menghadapi stigma dari masyarakat. Stigma terhadap ODGJ merupakan suatu tanda atau label negatif yang diikuti oleh usaha untuk menjelekkan ODGJ (Byrne 2000). Stigma tidak hanya dilakukan oleh orang awam saja, bahkan orang dengan pendidikan yang cukup tentang gangguan jiwa juga masih memiliki stereotipe negatif terhadap ODGJ (Corrigan and Watson 2002). Hal tersebut didukung oleh hasil preliminary study, yang menyatakan bahwa Mahasiswa Fakultas Psikologi Unissula yang notabene-nya mempelajari ilmu kejiwaan pun masih memiliki stigma terhadap ODGJ.Stigma terhadap ODGJ menimbulkan berbagai dampak buruk, seperti penganiayaan, pemasungan, penghindaran, hingga peniadaan hak asasi manusia. Psikoedukasi dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan stigma terhadap ODGJ. Psikoedukasi dapat membantu masyarakat mengetahui informasi yang cukup tentang gangguan jiwa. Bentuk psikoedukasi yang diberikan pada penelitian ini adalah Pelatihan Koin Jiwa (psiKOedukasi pedulI gangguaN JIWA), dengan materi mengenai pengetahuan dan cara menangani ODGJ. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain pre-test - post-test control group design. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah AQ-27 yang dialihbahasakan ke dalam Bahasa Indonesia (r= 0,87). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol setelah pemberian Pelatihan Koin Jiwa (t = -5,130, p = 0 (one-tailed)). Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa Pelatihan Koin Jiwa dapat menurunkan stigma terhadap ODGJ pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Unissula.

Page 1 of 1 | Total Record : 10