cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jl. Kaligawe Raya km 4, Genuk, Semarang, Jawa Tengah, 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proyeksi: Jurnal Psikologi
ISSN : 19078455     EISSN : 26564173     DOI : 10.30659
Core Subject : Social,
Proyeksi: Jurnal Psikologi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung. Jurnal ini memuat hasil pemikiran dan studi empiris bidang psikologi atau bidang lain yang terkait dengan disiplin ilmu psikologi. Terbit setahun dua kali tiap April dan Oktober. Redaksi mengundang para penulis untuk mengirimkan artikel hasil penelitian maupun pemikiran dibidang psikologi maupun bidang lain yang terkait. Redaksi berhak mengedit naskah sepanjang tidak mengubah substansi tulisan
Articles 215 Documents
PERAN EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA TERHADAP BELAJAR BERDASAR REGULASI DIRI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Heni Ratna Sari; Ruseno Arjanggi
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.14.1.53-62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran efikasi diri dan dukungan sosial teman sebaya terhadap belajar berdasar regulasi diri pada mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Sampel penelitian ini berjumlah  150 mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga skala. Skala belajar berdasar regulasi diri berjumlah 68 aitem yang memiliki koefisien reliabilitas 0,941 dengan indeks daya beda aitem bergerak antara 0,277 sampai 0,683. Skala efikasi diri berisi 30 aitem yang memiliki koefisien  reliabilitas 0,896 dengan indeks daya beda aitem yang bergerak antara 0,256 sampai 0,693. Serta skala dukungan sosial teman sebaya berisi 40 aitem yang memiliki koefisien reliabilitas 0,919 dengan indeks daya beda aitem yang bergerak antara 0,301 sampai 0,726. Analisis data menggunakan analisis regresi ganda dan parsial. Hasil penelitian menunjukskan adanya peran positif efikasi diri dan dukungan sosial teman sebaya terhadap belajar berdasar regulasi diri dengan diperoleh skor R= 0,325 dan Fhitung= 8,665, p= 0,000 (p<0,05). Variabel efikasi diri dan dukungan sosial teman sebaya secara bersamaan memiliki sumbangan efektif sebesar 10,5% terhadap variabel belajar berdasar regulasi diri. Uji korelasi parsial efikasi diri dengan belajar berdasar regulasi diri diperoleh skor rx1y= 0,178 dengan signifikan 0,030 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya peran positif efikasi diri terhadap belajar berdasar regulasi diri. Uji korelasi parsial dukungan sosial teman sebaya dengan belajar berdasar regulasi diri diperoleh skor rx2y= 0,173 dengan signifikan 0,035 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya peran positif dukungan sosial teman sebaya terhadap belajar berdasar regulasi diri.
EFEKTIVITAS PELATIHAN KOIN JIWA DALAM MENURUNKAN STIGMA TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA PADA MAHASISWA Elok Farida Husnawati; Ratna Supradewi
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.156-165

Abstract

Orang yang mengalami gangguan jiwa sangat rentan mendapatkan perlakuan buruk dari masyarakat (Corrigan, Roe, and Tsang 2011). Penelitian terdahulu menyatakan bahwa selain harus berjuang melawan gangguan yang dialami, Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) juga harus menghadapi stigma dari masyarakat. Stigma terhadap ODGJ merupakan suatu tanda atau label negatif yang diikuti oleh usaha untuk menjelekkan ODGJ (Byrne 2000). Stigma tidak hanya dilakukan oleh orang awam saja, bahkan orang dengan pendidikan yang cukup tentang gangguan jiwa juga masih memiliki stereotipe negatif terhadap ODGJ (Corrigan and Watson 2002). Hal tersebut didukung oleh hasil preliminary study, yang menyatakan bahwa Mahasiswa Fakultas Psikologi Unissula yang notabene-nya mempelajari ilmu kejiwaan pun masih memiliki stigma terhadap ODGJ.Stigma terhadap ODGJ menimbulkan berbagai dampak buruk, seperti penganiayaan, pemasungan, penghindaran, hingga peniadaan hak asasi manusia. Psikoedukasi dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan stigma terhadap ODGJ. Psikoedukasi dapat membantu masyarakat mengetahui informasi yang cukup tentang gangguan jiwa. Bentuk psikoedukasi yang diberikan pada penelitian ini adalah Pelatihan Koin Jiwa (psiKOedukasi pedulI gangguaN JIWA), dengan materi mengenai pengetahuan dan cara menangani ODGJ. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain pre-test - post-test control group design. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah AQ-27 yang dialihbahasakan ke dalam Bahasa Indonesia (r= 0,87). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol setelah pemberian Pelatihan Koin Jiwa (t = -5,130, p = 0 (one-tailed)). Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa Pelatihan Koin Jiwa dapat menurunkan stigma terhadap ODGJ pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Unissula.
HUBUNGAN KELEKATAN DENGAN KECERDASAN EMOSI PADA SISWA SMA KELEKATAN DAN KECERDASAN EMOSI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Gian Damara; Yolivia Irna Aviani
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 15, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.15.2.151-160

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara attachment dengan kecerdasan emosi pada siswa SMA.  Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif korelasional. Teknik sampel yang digunakan adalah cluster purposive sampling, dengan sampel sebanyak 130 siswa/i SMA di Bukittinggi. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan analisis produk momen pearson. Berdasarkan analisis produk momen pearson, ditemukan nilai r= 0,304 dan nilai P= 0,00 (p<0,05). Hal tersebut menunjukkan jika terdapat hubungan antara attachment dengan kecerdasan emosi pada siswa SMA.
RELIGIUSITAS DAN KEDISIPLINAN PADA ANGGOTA POLRI Erni Dwi Octaviani; Amrizal Rustam; - Rohmatun
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 6, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Proyeksi Vol 6 No 2 Oktober 2011
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.6.2.58-67

Abstract

Kedisiplinan adalah salah satu metode yang diterapkan dalam lingkungan Kepolisian. Dedikasi dan kedisiplinan yang tinggi dari anggota POLRI untuk menjadi lebih profesional sangat diperlukan untuk mencapai tujuan dan peranan POLRI. Salah satu yang mempengaruhi kedisiplinan adalah religiusitas yang dimiliki oleh seorang anggota POLRI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kedisiplinan pada anggota POLRI. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara religiusitas dengan kedisiplinan pada anggota POLRI, dengan populasinya anggota POLRI yang bertugas di Kepolisian Resort (Polres) Kendal. Metode pengambilan sample yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sample 50 orang. Tehnik  analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi produck moment. Hasil analisis data diperoleh nilai korelasi rxy  = 0,747 dengan p = 0,000 (p < 0,01). Hal ini menunjukkan hubungan positif yang sangat signifikas antara religiusitas dengan kedisiplinan pada anggota POLRI, artinya makin tinggi religiusitas anggota POLRI, maka makin tinggi kedisiplinan anggota POLRI, sebaliknya makin rendah religiusitas anggota POLRI makin rendah pula kedisiplinan anggota POLRI. Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini diterima. RELIGIOSITY AND DISCIPLINE AMONG POLICE OFFICERS Discipline is one of the manners applied in the police environment. Dedication and high discipline of members of the police in order to improve professionalism is required to achieve the purpose and role of police. One that affects the discipline is religiosity of the police member. The purpose of this study was to determine the relationship between religiosity and discipline among police officers. The hypothesis proposed was that there is a positive relationship between religiosity and discipline on police officer at the Police Resort (Police) Kendal. Sampling method used was purposive sampling with a sample size of 50 people. Data analysis technique used was product moment correlation analysis. The results of analysis of data obtained correlation values rxy = 0.747 with p = 0.000 (p <0.01). This showed a very significant positive relationship between religiosity and discipline on police officer. It means that the higher the religiosity of Police, the higher discipline on police officer. Thus the hypothesis in this study was accepted.
UPAYA PENDAMPINGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA LEMBAGA-LEMBAGA PAUD DI SINGARAJA, BALI Luh Ayu Tirtayani
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Proyeksi VOL. 12 No. 2 Oktober 2017
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.12.2.21-34

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui proses pendampingan pembelajaran terhadap anak usia dini berkebutuhan khusus, yang dilaksanakan oleh pendidik PAUD di Kota Singaraja-Bali. Penelitian ini dilatarbelakangi hasil studi terdahulu, yakni karena belum adanya lembaga pendidikan inklusi maka anak usia dini berkebutuhan khusus di Kota Singaraja mengenyam pendidikan di sekolah reguler. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan melibatkan guru pendamping, Kepala PAUD, dan orangtua. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, serta dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi negatif terhadap anak berkebutuhan khusus. Persepsi negatif ini berkaitan dengan kelemahan anak di kelas dan nilai-nilai kultural tentang tanggungjawab yang harus dipenuhi oleh keluarga dari anak berkebutuhan khusus tersebut. Lebih lanjut, pengetahuan dan keterampilan yang baru diperlukan oleh guru dalam upaya meningkatkan kualitas pendampingan bagi anak didiknya yang berkebutuhan khusus. Peran berbagai pihak terkait dibutuhkan demi pencapaian tujuan tersebut.   Kata-kata Kunci: pendampingan ABK, anak usia dini, peran guru, studi kasus
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH OTORITER DENGAN SELF-EFFICACY PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENYELESAIKAN DI UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Rohmatun Rohmatun
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Proyeksi VOL. 9 No. 2 Oktober 2014
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.9.2.1-14

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara empirik hubugan antara pola asuh otoriter dengan efikasi diri pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi. Penelitian ini mengkorelasikan dua variabel, yaitu variabel pola asuh otoriter dengan variabel Self-efficacy. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala; yaitu skala pola asuh otoriter yang terdiri dari 26 item dengan daya beda berkisar antara 0,314 – 0,649 dengan estimasi reliabilitas sebesar 0,896, dan skala Self-efficacy yang terdiri dari 28 dengan daya beda berkisar antara 0,305 – 0,688 dengan estimasi reliabitas 0,849. Mahasiswa unissula yang sedang menyelesaikan skripsi diambil sebagai populasi dalam penelitian ini, dengan jumlah sampel sebanyak 123 mahasiswa yang diambil secara simpel random sampling. Korelasi produck moment digunakan untuk menguji data, dan diperoleh nilai rxy sebesar -0,340 dalam taraf signifikansi 0,000 (p<0,01), yang artinya ada hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan Self-efficacy, ini berarti hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Variabel pola asuh otoriter memberikan sumbangan efektif sebesar 11,6% terhadap variabel efikasi diri, 88,4% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.
HUBUNGAN SIKAP LAKI-LAKI TERHADAP KESETARAAN GENDER DENGAN KEKERASAN DALAM PACARAN Azmiani Azmiani; Ratna Supradewi
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2015): JURNAL PSIKOLOGI PROYEKSI VOL. 10 NO. 1 April 2015
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.10.1.49-60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap laki-laki terhadap kesetaraan gender dengan kekerasan dalam pacaran. Populasi dalam penelitia ini adalah mahasiswa laki-laki yan memiliki pacar yang diambil dari fakultas ilmu keperawatan, fakultas ilmu komunikasi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Islam Sultan Agung Semarang dengan sampel sebanyak 70 mahasiswa laki-laki yang memiliki pacar. Menggunakan teknik incidental sampling dalam pengambilan sampel.Alat pengumpulan data menggunakan skala yang terdiri dari skala kekerasan dalam pacaran dan sakal sikap laki-laki terhadap kesetaraan gender. kedua skala tersebut menggunakan skala likert yang dimodifikasi menjadi 4 alternatif pilihan jawaban.Data penelitian diungkap dengan skala kekerasan dalam pacaran. Terdiri dari 42 item valid yang mempunyai reliabilitas 0.917 dan skala sikap laki-laki terhadap kesetaraan gender yang terdiri dari 31 item valid, memiliki reliabilitas 0.830. Analisis data dilakukan dengan korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil penelitian menunjukkan korelasi sebesar -0.762 (p=0.000; p<0.01), yang berarti ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara sikap laki-laki terhadap kesetaraan gender dengan kekerasan dalam pacaran. Kata kunci : Kekerasan dalam pacaran, sikap laki-laki terhadap kesetaraan gender
KEPRIBADIAN, GAYA BERPIKIR, GAYA PEMECAHAN MASALAH, DAN GAYA PENGAMBILAN KEPUTUSAN Medianta Tarigan; Luluatnul Luluatnul; Tiara Maulida; Anastasia Wulandari
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 14, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.14.2.126-138

Abstract

This research was conducted to investigate the contributions between personality, thinking style, problem solving style, and decision making style. 301 productive age people (25-44 years old) participated in this study. The researchers used the Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) short version, the Gregorc Delineator Style (GDS), VIEW: Assessment of Problem Solving Style, and General Decision Making Style (GDMS). The analysis was performed using the multinomial regression analysis method. The results showed that thinking style is influenced by personality in which several aspects of personality affect several types of thinking styles. Problem solving styles are influenced by thinking styles where several types of thinking styles affect several types of problem solving styles. Decision making style is influenced by thinking style where several types of thinking style affect several types of decision making style. And there is no influence of the problem solving style on the overall decision making style, but several types of problem solving styles affect several types of decision making styles.
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN KONFLIK PERAN GANDA PADA PERAWAT WANITA YANG SUDAH MENIKAH DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Sharah Mahdiatunnisa; Abdurrohim Abdurrohim
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.15.1.78-87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konflik peran ganda dengan kepuasan kerja pada perawat wanita yang sudah menikah dan memiliki anak. Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah konflik peran ganda dan variabel bebas kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Analisa dilakukan kepada 96 perawat wanita yang sudah menikah dan memiliki anak di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan skala konflik peran ganda dan skala kepuasan kerja. Skala konflik peran ganda berjumlah 36 aitem dengan rentang daya beda skala konflik peran ganda 0,361- 0,749 dan memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,925. Skala kepuasan kerja berjumlah 30 aitem dengan rentan daya beda skala kepuasan kerja 0,316- 0,630 dan memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,867. Analisa data dalam penelitian ini mengguanakan teknik korelasi product moment dari Pearson. Berdasarkan analisa product moment diperoleh nilay rxy sebesar -0,202 dengan taraf signifikansi p=0,024 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara konflik peran ganda dengan kepuasan kerja pada perawat wanita yang sudah menikah dan memiliki anak.  
HUBUNGAN ANTARA CITRA TUBUH DAN HARGA DIRI PADA REMAJA AKHIR PENYANDANG CACAT TUNA DAKSA Yudi Prasetya Wicaksono Abdussamad; Ratna Supradewi
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.1.98-108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dan harga diri pada remaja akhir penyandang cacat tuna daksa yang berada di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. Dr Soeharso Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja akhir penyandang cacat tuna daksa yang berjumlah 50 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik sampel jenuh. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 skala, yaitu skala citra tubuh dan skala harga diri. Skala citra tubuh terdiri dari 26 aitem pernyataan, koefisisen korelasi skor bergerak dari 0.333 – 0.795 dengan reliabilitas 0.934. Skala harga diri terdiri dari 35 aitem pernyataan, koefisien korelasi skor aitem total bergerak dari 0.339 – 0.744  dengan reliabilitas 0.935 Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara citra tubuh dengan harga diri pada remaja akhir penyandang cacat tuna daksa, yaitu diketahui  rxy = 0,712 dengan p =0,000 (p <0,01). Sumbangan efektif citra tubuh  terhadap harga diri sebesar 50.8% sedangkan 49.2% merupakan kontribusi dari faktor-faktor lain. Analisis data menggunakan analisis product moment.