cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jl. Kaligawe Raya km 4, Genuk, Semarang, Jawa Tengah, 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proyeksi: Jurnal Psikologi
ISSN : 19078455     EISSN : 26564173     DOI : 10.30659
Core Subject : Social,
Proyeksi: Jurnal Psikologi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung. Jurnal ini memuat hasil pemikiran dan studi empiris bidang psikologi atau bidang lain yang terkait dengan disiplin ilmu psikologi. Terbit setahun dua kali tiap April dan Oktober. Redaksi mengundang para penulis untuk mengirimkan artikel hasil penelitian maupun pemikiran dibidang psikologi maupun bidang lain yang terkait. Redaksi berhak mengedit naskah sepanjang tidak mengubah substansi tulisan
Articles 215 Documents
COGNITIVE BEHAVIOR RELIGIOUS THERAPY UNTUK MENURUNKAN TINGKAT EPISODE DEPRESI PADA PASIEN DEPRESI DENGAN GEJALA PSIKOTIK Anisa Fitriani
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 12, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Proyeksi VOL. 12 No. 1 April 2017
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.12.1.77-87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Cognitive Behavior Religious Therapy untuk menurunkan tingkat episode depresi pada pasien depresi dengan gejala psikotik. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang wanita berusia 17 tahun yang didiagnosa mengalami depresi dengan gejala psikotik dan dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Data diperoleh dengan observasi, wawancara, tes psikologi, dan pengukuran tingkat depresi menggunakan skala BDI-II (Beck Depression Inventory. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Cognitive Behavior Religious Therapy dapat menurunkan tingkat depresi. Terdapat penurunan skor depresi dari angka 39 yang tergolong dalam depresi berat menjadi 14 yang tergolong dalam depresi ringan. Selain itu juga berkurangnya simptomsimptom depresi pada subjek yang meliputi perubahan pada kondisi pikiran, perilaku, dan fisik.
HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DENGAN PERILAKU AGRESI PADA SISWA SMK DINAMIKA KOTA TEGAL Citra Melati Putri; Abdurrohim Abdurrohim
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2015): JURNAL PSIKOLOGI PROYEKSI VOL. 10 NO. 1 April 2015
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.10.1.39-48

Abstract

emaja mulai mencari identitas dirinya dengan mengadakan interaksi pada lingkungan sosialnya. Proses pencarian identitas ini tidak selalu berjalan dengan lancar namun sering timbul gejolak emosi yang dapat diwujudkan dengan perilaku agresi.Hal ini dapat kita ketahui dari fenomena tawuran antar pelajar yang menjadi masalah yang sangat merugikan bagi pihak sekolah maupun masyarakat di sekitarnya. Remaja yang melakukan perilaku agresi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor salah  satunya adalah kematangan emosi.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis yaitu ada hubungan negatif antara kematangan emosi dengan perilaku agresi pada siswa SMK Dinamika Kota Tegal.Subjek yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 95 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala perilaku agresi dan skala kematangan emosi dengan menggunakan skala Likert dengan klasifikasi selalu, sering, kadang-kadang dan tidak pernah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan emosi termasuk dalam kategori tinggi dengan mean empirik sebesar 86.5474 dan mean hipotetik sebesar 72.5. Perilaku agresi pada siswa kelas X termasuk dalam kategori rendah, hal ini terlihat dari mean empirik sebesar 66.6211 yang lebih rendah dari mean hipotetik sebesar 82.5. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan teknik korelasi product moment diperoleh koefisien korelasi sebesar rxy = - 0.699 dengan p = 0.000 (p < 0.01). Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku agresi pada siswa SMK Dinamika Kota Tegal. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan bahwa semakin tinggi kematangan emosi yang dimiliki, maka semakin rendah perilaku agresi yang dimunculkan begitu juga sebaliknya, semakin rendah kematangan emosi yang dimiliki maka semakin tinggi perilaku agresi yang dimunculkan. Kata kunci :Perilaku Agresi, Kematangan Emosi
KECEMBURUAN DAN PERILAKU DATING VIOLENCE PADA REMAJA AKHIR Putri Mawadhatul Fajri; Haiyun Nisa
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 14, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.14.2.115-125

Abstract

Pada masa remaja,  setiap individu akan menghadapi berbagai dinamika dalam tugas perkembangannya, seperti  adalah adanya ketertarikan untuk menjalin dan memiliki  hubungan khusus dengan lawan jenis. Hubungan tersebut terkadang dipengaruhi oleh rasa cemburu sehingga menyebabkan terjadinya tindakan kekerasan. Penelitian ini memiliki tujuan  untuk mengetahui bagaimana  kecemburuan yang dimiliki oleh remaja akhir dapat  memberikan pengaruh terhadap  munculnya perilaku dating violence.  Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan  teknik kuota sampling. Responden yang terlibat sebagai responden  berjumlah  138 orang remaja akhir yang berpacaran.  Instrumen penelitian yang digunakan mengacu pada   Multidimensional Jealousy Scale (MJS) yang disusun oleh Pfeiffer dan Wong (1989) dan  Conflict in Adolescent Dating Relationships Inventory (CADRI) yang disusun oleh Wolfe, dkk (2001). Analisis data pada penelitian ini  menunjukkan  bahwa kecemburuan memiliki hubungan terhadap munculnya bentuk  perilaku yang berupa  dating violence pada remaja akhir,  yang menunjukkan bahwa perilaku kekerasan yang dilakukan kerap disebabkan oleh rasa cemburu yang dimiliki antara satu orang terhadap pasangannya.
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA WANITA BERCADAR Muh Mustagfirin; Ruseno Arjanggi
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.15.1.68-77

Abstract

Every Muslim woman has the right to get the right and freedom to wear clothes that are in accordance with the guidelines of Islamic law and do not conflict with the norms and values that apply in society and culture in Indonesia. In Indonesia, the veil is still considered a taboo subject and has generated a lot of debate, the pros and cons regarding the use of veils among the people are still associated with Arabic culture, political elements, extremist groups and radical groups. This study aims to determine the correlation between self-acceptance and self-adjument in veiled women. The subject in this study were veiled muslim women in semarang, totaling 120 people. The sampling technique uses snowball sampling technique. Data collection uses a scale of adjustment with a discrimination index of 0,305-0,597 and α: 0,884. the self-acceptance scale with item discrimination index moved between 0,284-0,610 and α: 0,907. Analysis of the data in this st[udy used the Product Moment technique. Based on the result of statistical analysis  rxy: 0,776 with a significance level of p= 0,000 (p<0,01). The results of this study indicate that there is a positive relathionship between self-acceptance and self-adjusment in veiled women in semarang.
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN ASERTIVITAS DALAM MENYAMPAIKAN PENDAPAT PADA AKTIVIS MAHASISWA/I DI UNISSULA Endang Muslihatun Chasanah; Rohmatun Rohmatun
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.1.88-97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan asertivitas dalam menyampaikan pendapat pada aktivis mahasiswa/i di Unissula. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa/i aktivis yang mengikuti organisasi BEM dan SEMA di Unissula dengan jumlah 676 aktivis mahasiswa/i. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala asertivitas dan skala kepercayaan diri. Skala asertivitas berjumlah 22 aitem berdaya beda tinggi dengan koefisien korelasi skor aitem total bergerak antara 0,301 – 0,545 dengan reliabilitas 0,805. Sedangkan skala kepercayaan diri berjumlah 23 aitem berdaya beda tinggi dengan koefisien korelasi skor aitem total bergerak antara 0,315 – 0,594 dengan reliabilitas sebasar 0,811. Uji normalitas dari data asertivitas menunjukkan nilai KS-Z sebesar 1,201 dengan taraf signifikansi sebesar 0,112 (pada p>0,05) dan data  kepercayaan diri menunjukkan nilai KS-Z sebesar 1,169 dengan P= 0,130 (pada p>0,05). Hasil uji linieritas antara variabel asertivitas dengan variabel kepercayaan diri diperoleh skor Flinier sebesar 126,798 dengan taraf signifikasi p = 0.000 (p<0.05). Uji hipotesis menggunakan teknik analisis Product Moment dengan rxy= 0,642 dengan taraf signifikansi p = 0.000 (p<0,01) yang menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara kepercayaan diri dengan asertivitas dalam menyampaikan pendapat pada aktivis mahasiswa/i di Unissula. Variable kepercayaan diri memberikan sumbangan efektif sebesar 41,2% terhadap asertivitas, selebihnya 58.8% dipengaruhi melalui faktor lain.
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN KEBERMAKNAAN HIDUP NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KELAS 1 SEMARANG Candra Ayu Kusumastuti; Rohmatun Chisol
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.13.2.177-186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kebermaknaan hidup narapidana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan subjek berjumlah 135 narapidana. Teknik dalam pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala kebermaknaan hidup dan religiusitas. Skala kebermaknaan hidup berjumlah 20 aitem berdaya beda tinggi dengan koefisien korelasi skor aitem total bergerak antara 0,311 – 0,553 dengan reliabilitas 0,827. sedangkan skala religiusitas berjumlah 44 aitem berdaya beda tinggi dengan koefisien korelasi skor aitem total bergerak antara 0,308 – 0, 688 dengan skor reliabilitas sebesar 0, 939. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis Product Moment dengan rxy = 0,684 dengan taraf signifikansi p = 0,000 (p<0,01) yang menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara religiusitas dengan kebermaknaan hidup narapidana di LAPAS kelas 1 Semarang. Variabel religiusitas memberikan sumbangan efektif sebesar 46,7 % terhadap kebermaknaan hidup, sisanya 53,3% dipengaruhi oleh faktor yang lain.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP TERHADAP PASIEN PENYAKIT JIWA DENGAN PERILAKU AGRESIF PERAWAT PASIEN PENYAKIT JIWA Elok Faiqoh; Falasifatul Falah
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 6, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Proyeksi Vol. 6 No. 1 April 2011
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.6.1.89-99

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah menguji korelasi antara sikap perawat terhadap pasien penyakit jiwa dengan perilaku agresif perawat pasien penyakit jiwa. Sampel penelitian adalah 75 orang perawat di Rumah Sakit Jiwa Prof Dr Soeroyo Magelang, Jawa Tengah, berdasarkan teknik pengambilan sample cluster random. Data diambil dengan skala perilaku agresif perawat pasien penyakit jiwa serta skala sikap terhadap pasien penyakit jiwa. Berdasarkan analisis data yang menggunakan teknik korelasi Product Moment, korelasi antara sikap perawat terhadap pasien penyakit jiwa dengan perilaku agresif perawat pasien penyakit jiwa adalah rxy = -0,508 dengan signifikasi 0,000 (p<0,01), menunjukkan adanya hubungan negatif yang sangat signifikan antara kedua variable tersebut. Kata kunci: perilaku agresif, sikap terhadap pasien penyakit jiwa, perawat  THE RELATIONSHIP BETWEEN NURSE’S ATTITUDE TOWARDS MENTAL-ILLNESS PATIENTS AND AGGRESSIVE BEHAVIOUR OF NURSE WHO LOOK AFTER MENTAL-ILLNESS PATIENTS Abstract This study was purposed to examine the relationship between nurse’s attitude towards mental-illness patients and aggressive behaviour of nurse who look after mental-illness patients. Samples of study were 75 nurse in Prof Dr Soeroyo Mental Hospital Magelang, Central Java, based on cluster random sampling. Data was collected using aggressive behaviour scale and attitude towards mental-illness patients scale. Based on data analysis employing Product Moment correlation technique, it was found that correlation between nurse’s attitude towards mental-illness patients and aggressive behaviour of nurse who look after mental-illness patients was rxy = -0,508 while significance 0,000 (p<0,01), showed that there was a very-significant negative correlation between these two variables. Keywords: aggressive behaviour, attitude towards mental-illness patients, nurse
COGNITIVE-BEHAVIORAL THERAPY (CBT) BASED ON STUDENTS’ ACADEMIC PROCRASTINATION BEHAVIOR PROFILE Farida Coralia; Umar Yusuf; Milda Yanuvianti
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Proyeksi VOL. 7 No. 1 April 2012
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.7.1.79-86

Abstract

Academic procrastination is an unnecessary delay behavior conducted in the kinds of academic tasks,such as the final project or thesis. Cognitive Behavioral Therapy (CBT) is a form of psychotherapy aimedat helping individuals cope with the problem through the introduction, identification and modification ofthe contents of individual cognition that does not work (dysfunctional) which may include assumptions,attitudes, and rules are irrational and automatic negative thoughts. The purpose of this study are to getan overview of academic procrastination that occurs at students from faculty of X, in doing their thesis,based on CBT approaches to overcome academic procrastination, especially to overcome the delayscompletion of thesis. This study uses quantitative and qualitative approaches, with purposive samplingtechnique. The study subjects consisted of 32 students from faculty of X whom are working their thesis.Based on Tuckman Procrastination Scale indicated that procrastination experienced by subjects in thecategories of mild, moderate to severe, with most results in the category of being mild and moderate.From the results of in-depth interviews of 14 individuals from 32 subjects, revealed that the whole subject of procrastination in general display characteristics, namely: delay for a task that should not bedone, and the uncomfortable feeling during the deferment done.
PERSEPSI TERHADAP PERILAKU TINDAK KRIMINAL DITINJAU DARI KEPRIBADIAN THE BIG FIVE & STATUS HUKUM WANITA NARAPIDANA & WANITA NON NARAPIDANA Kiki Rasdian Ningsah; Joko Kuncoro
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 12, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Proyeksi VOL. 12 No. 1 April 2017
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.12.1.27-34

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi terhadap perilaku tindak kriminal ditinjau dari kepribadian The Big Five & status hukum wanita narapidana & wanita non narapidana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif. Subjek penelitian adalah wanita narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas II.A Wanita Bulu Semarang, dan wanita non narapidana di daerah Kaligawe Kota Semarang. Sampel penelitian berjumlah 50 wanita narapidana dan 50 wanita non narapidana. Metode pengambilan sampel menggunakan quota sampling untuk subjek wanita narapidana dan accidental sampling untuk wanita non narapidana. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan 2 skala, skala persepsi terhadap perilaku tindak kriminal dan skala kepribadian The Big Five. Pengolahan data menggunakan statistik parametrik dengan uji hipotesis menggunakan Analisis varian dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan persepsi terhadap perilaku tindak kriminal ditinjau dari kepribadian The Big Five & status hukum wanita narapidana dan wanita non narapidana. Kelompok (wanita narapidana & wanita non narapidana) menghasilkan nilai F = 1,663 dengan taraf signifikan = 0,200 (p>0,05), hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan persepsi terhadap perilaku tindak kriminal baik pada wanita narapidana maupun wanita non narapidana. Kepribadian The Big Five menghasilkan nilai F = 0,171 dengan taraf signifikan 0,843 (p>0,05), hasil tersebut menunjukan bahwa tidak ada perbedaan persepsi terhadap perilaku tindak kriminal ditinjau dari kepribadian The Big Five. Kelompok dan kepribadian The Big Five menghasilkan nilai F = 0,232 dengan taraf signifikan 0,631 (p>0,05), hasil tersebut menunjukan bahwa tidak ada perbedaan persepsi antara kelompok (wanita narapidana & wanita non narapidana) dan kepribadian (Agreeableaness, Consientiousness, dan Neuroticsm) terhadap perilaku tindak kriminal.
Studi Deskriptif mengenai Kemampuan Persepsi Visual Anak usia 3-5 tahun inhastuti Sugiasih; Erni Agustina Setiowati
Proyeksi: Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2016): JURNAL PSIKOLOGI PROYEKSI VOL. 11 NO. 1 April 2016
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.11.1.55-64

Abstract

Kemampuan persepsi visual merupakan dasar bagi seorang anak untuk dapat mengikuti proses akademis di sekolah. Kemampuan persepsi visual ini akan menunjang anak menguasai ketrampilan membaca, menulis, dan berhitung dengan tepat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan kemampuan perseptual anak berdasarkan hasil tes Frostig yang mengungkap kemampuan koordinasi visual motorik, persepsi terhadap bentuk, keajegan bentuk-bentuk tertentu dalam berbagai ukuran, pengenalan bentuk dalam berbagai posisi, dan hubungan antar ruang. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Subyek dalam penelitian ini sejumlah 47 anak berusia antara 3,8 tahun sampai 5,9 tahun yang berasal dari 2 Taman Kanak-Kanak yang berada di Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 47 anak, 19 (40,43%) anak memiliki kemampuan perseptual di bawah rata-rata dan 28 (59,57%) anak memiliki kemampuan perseptual di atas rata-rata.