cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jl. Kaligawe Raya km 4, Genuk, Semarang, Jawa Tengah, 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proyeksi: Jurnal Psikologi
ISSN : 19078455     EISSN : 26564173     DOI : 10.30659
Core Subject : Social,
Proyeksi: Jurnal Psikologi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung. Jurnal ini memuat hasil pemikiran dan studi empiris bidang psikologi atau bidang lain yang terkait dengan disiplin ilmu psikologi. Terbit setahun dua kali tiap April dan Oktober. Redaksi mengundang para penulis untuk mengirimkan artikel hasil penelitian maupun pemikiran dibidang psikologi maupun bidang lain yang terkait. Redaksi berhak mengedit naskah sepanjang tidak mengubah substansi tulisan
Articles 215 Documents
EMPLOYEE RESILIENCE AND ORGANIZATIONAL SUPPORT AS PREDICTORS OF WORK ENGAGEMENT IN GENERATION Z EMPLOYEES AT TECHNOLOGY COMPANIES IN JABODETABEK Helmy Raihan Putra; Ayu Dwi Nindyati; Endro Puspo Wiroko
Proyeksi Vol 20, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.20.2.111-123

Abstract

This study aims to investigate the roles of employee resilience and organizational support in the work engagement of Generation Z employees in the Jabodetabek area, particularly in technology companies. Quantitative methods were used with 201 participants, and the sampling technique was non-probability, convenience sampling. This study used the Utrecht Work Engagement Scale, the Survey of Perceived Organizational Support, and the Resilience at Work Scale as instruments. The collected data were analyzed using multiple regression analysis. The results showed that employee resilience and organizational support are essential in increasing work engagement among Generation Z employees at technology companies in Jabodetabek. The findings of this research provide valuable insights into the dynamics of work engagement among Generation Z employees at the technology companies in Jabodetabek. Notably, the results indicate that both employee resilience and organizational support play pivotal roles in enhancing work engagement among this specific demographic group in technology companies in the region. These findings contribute to our understanding of the factors that drive employee engagement and may have practical implications for HR and organizational strategies aimed at enhancing the work engagement of Generation Z employees.
Keterkaitan antara Inner Child dan Kematangan Emosi pada Individu di Masa Emerging Adulthood Gina Astuti; Alfiza Fakhriya Haq
Proyeksi Vol 20, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.20.2.155-167

Abstract

Inner Child merupakan permasalahan yang terjadi saat individu masih kecil yang dapat berdampak secara psikologis saat individu berada pada masa emerging adulthood. Permasalahan tersebut bisa berupa luka atau ingatan yang masih berbekas hingga individu berada pada masa sekarang yang bisa menyebabkan kondisi emosional belum sepenuhnya matang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara inner child dan kematangan emosi pada individu emerging adulthood. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 349 subjek yang memiliki permasalahan/luka masa kecil yang belum terselesaikan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah Inner Child Scale (ICS) dan Emotional Maturity Scale (EMS). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara inner child dengan kematangan emosi pada individu emerging adulthood ( r = 0,007 ; p < 0,05 ), yang mengindikasikan bahwa semakin besar luka inner child maka semakin rendah pula kematangan emosi yang dimiliki individu emerging adulthood. Penelitian ini menemukan bahwa luka masa kecil dapat berpengaruh atau menjadi salah satu penyebab tingkat kematangan emosi seseorang.
DUKUNGAN SOSIAL GURU SEBAGAI PREDIKTOR MOTIVASI BELAJAR: STUDI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH Lailatuzzahro Al-Akhda Aulia; Ika Andrini Farida
Proyeksi Vol 20, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.20.2.134-144

Abstract

Motivasi dalam belajar adalah elemen krusial yang dapat mempengaruhi keberhasilan siswa dalam pencapaian tujuan akademik. Perkembangan teknologi digital menjadi salah satu elemen yang bisa mempengaruhi motivasi belajar peserta didik. Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi motivasi belajar adalah dukungan sosial dari pendidik. Tujuan dari dilakukannya kajian ini untuk menganalisis dampak dari dukungan sosial guru terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini melibatkan 75 siswa (40 siswa laki-laki dan 35 siswa perempuan) di salah satu sekolah menengah pertama swasta di Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan menerapkan stratified random sampling untuk menetapkan partisipan dalam penelitian. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui skala motivasi belajar (α = 0,742) serta skala dukungan sosial guru (α = 0,859). Kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana dengan bantuan software SPSS 30. Data penelitian yang telah diolah menunjukkan dukungan sosial dari guru memiliki pengaruh positif pada motivasi belajar siswa (p = 0,00; p < 0,05). Besarnya pengaruh atau kontribusi dukungan sosial dari guru terhadap motivasi belajar sebesar 62,7%. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sangat krusial dan dibutuhkan adanya peningkatan peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang dapat mendukung dan menciptakan motivasi belajar siswa. penelitian ini juga mengindikasikan jika guru berperan penting dalam mendorong hasil belajar siswa lebih maksimal melalui dukungan yang diberikan oleh guru.Motivation in learning is a crucial element that can affect students' success in achieving academic goals. The development of digital technology is one of the elements that can affect students' motivation to learn. One of the factors that can affect learning motivation is social support from teachers. The purpose of this study is to analyze the impact of teachers' social support on students' learning motivation. This study involved 75 students (40 male and 35 female) in a private junior high school in Pasuruan Regency. This study adopted a quantitative approach by applying stratified random sampling to determine the participants in this study. Data in this study were collected through the learning motivation scale (α = 0.742) and teacher social support scale (α = 0.859). Then the data were analyzed using simple regression analysis with the help of SPSS 30 software. The processed research data showed that social support from teachers has a positive influence on student learning motivation (p = 0.00; p < 0.05). The amount of influence or contribution of social support from teachers on learning motivation is 62.7%. Research findings indicate that the role of teachers is crucial and that there is a need to enhance the role of teachers in creating a learning environment that supports and fosters student learning motivation. This study also suggests that teachers play an important role in maximizing student learning outcomes through the support they provide.
PELATIHAN MANAJEMEN DIRI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MANAJEMEN WAKTU SANTRI Wardah Muwahidah
Proyeksi Vol 20, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.20.2.145-154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan manajemen diri untuk meningkatkan keterampilan manajemen waktu pada santri. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 7 santri yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan sebagai pretest dan posttest adalah skala manajemen waktu yang memiliki reliabilitas sebesar 0,858. Pelatihan manajemen diri dilakukan sebanyak 5 sesi dengan metode cermah, diskusi dan praktik, serta 1 sesi follow up. Hasil analisis data menggunakan non-parametric 2-related test dengan uji wilcoxon menunjukkan p (Asymp. Sig. (2-tailed)) sebesar 0.018 yang menunjukkan bahwa p<0,05 (0,012<0,05), artinya ada perbedaan yang signifikan pada manajemen waktu kelompok subjek sebelum dan sesudah intervensi, sehingga pelatihan manajemen diri dapat meningkatkan keterampilan manajemen waktu santri.
ANALYSIS OF STUDENT DISCIPLINARY BEHAVIOR RELATED TO SCHOOL REGULATIONS Lusinta Rehna Ginting; Caroline Caroline; Corinne Jessica; Natacia Christela Swandy; Rina Mirza
Proyeksi Vol 20, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.20.2.168-182

Abstract

This study aims to analyze student disciplinary behavior in relation to the implementation of school regulations at SMA Harapan 3 Medan. Discipline is one of the crucial factors that influences learning methods and character development among students within the school environment. The method used in this study is a qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The research subjects were high school students selected purposively. The results of the study show that the level of student discipline varies and is influenced by personal motivation, teacher support, and school supervision. Discipline impacts the learning environment both positively and negatively. This study identifies the need to enhance supervision over rule violations and strengthen support from teachers and parents in fostering students’ disciplined habits.