cover
Contact Name
RIDWANG
Contact Email
ridwang@unismuh.ac.id
Phone
+628113915917
Journal Mail Official
vertex@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No. 259, Jurusan Teknik Elektro,Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Vertex Elektro
ISSN : 19799772     EISSN : 27147487     DOI : https://doi.org/10.26618/jte.v14i2
VERTEX ELEKTRO is a scientific journal for the field of Electrical Engineering which is managed by Department Of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH). This journal aims as a media publication of research results for academics, researchers, and practitioners in the field of Electrical Engineering. It is published twice a year, in February and August. (p-ISSN : 1979-9772 and e-ISSN : 2714-7487). Articles published in the Vertex Elektro Journal must be original and state-of-the-art manuscripts in the Electrical Engineering field. The scope of this article is: Information Technology, Internet Of Things, Power Systems, Signal, System and Electronics, Communication Systems
Articles 122 Documents
ANALISA TENAGA SURYA TERKONSENTRASI PADA KONVERSI CAHAYA SINAR MATAHARI MENJADI ENERGI LISTRIK TERHADAP SUPLAI AIR Ihsan, Muh Alim; Al Anshari, Arsydin Sinatrya; Duyo, Rizal Ahdiyat; Nirwana, Hafsah
VERTEX ELEKTRO Vol 15, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12323

Abstract

Saat ini, Teknologi Energi Surya (Solar Energy System) merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah pasokan air. Di daerah tropis, Anda bisa mendapatkan sinar matahari gratis sepanjang tahun, bahkan di daerah terpencil sekalipun. Oleh karena itu, bahkan di lokasi-lokasi terpencil di mana sulit untuk mendapatkan jaringan listrik PLN atau sudah memiliki generator tetapi sulit mendapatkan pasokan bahan bakar, penggunaan teknologi listrik tenaga surya untuk menggerakkan pompa air adalah pilihan yang ideal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki prosedur yang terlibat dalam pembangunan dan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya sebagai sumber energi skala kecil untuk sistem pompa air, dan untuk menentukan cara memastikan ketersediaan pasokan air yang konsisten di dalam tangki. Pada penelitian ini kami menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimental adalah pendekatan yang melibatkan pengumpulan data melalui percobaan yang di kendalikan secara sistematis. Berdasarkan hasil pengujian maka di dapatkan Lama Waktu Pemakaian Energi pada Beban yang rata –rata pemakaian tanpa penghisapan 26 menit 6 detik dan dengan penghisapan 17 menit 33 detik, yang Besar pemakaian Optimalnya tergantung pada Besarnya Daya Pada Panel Surya seta Besarnya Penyimpanan Energi tersebut dalam hal ini yaitu Battery atau ACCU. Dengan menggunakan water level control maka air dalam tangki air dapat terjaga ketersediaannya.
RANCANG BANGUN SYSTEM MONITORING DAN CONTROLING ALAT PEMBERI PAKAN IKAN DAN PENGGANTI AIR OTOMATIS Islam, Fajrul; Ilham, Nur; Ridwang, Ridwang; Katu, Umar; Afif, Nur
VERTEX ELEKTRO Vol 15, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12333

Abstract

Memelihara ikan di akuarium adalah salah satu hobi pecinta ikan hias, memberi pakan ikan dan mengganti air keruh serta membersihkannya untuk menciptakan kondisi yang baik untuk ikan. Dalam Peraturan Menteri Kesehatan. Menurut Keputusan No. 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang permintaan dan pengendalian air, batas maksimum kekeruhan air bersih yaitu 25 NTU (Nepholometric Tutbidity Unit). Ada beberapa hal yang kurang di akuarium saat ini, seperti mengganti air dan memberikan makan secara manual. , tujuan penelitian ini adalah untuk membuat dan merancang suatu alat dengan harapan dapat meningkatkan dan mendukung kualitas perawatan ikan di akuarium, maupun untuk budidaya ikan pada sektor perikanan. Agar sistem dapat berjalan, mikrokontroler NodeMCU ESP8266 v3 harus terkoneksi ke internet dan aplikasi blynk. Aplikasi blynk berfungsi memonitoring dan mengontrol pakan, dan mikrokontroler akan membaca data sehingga alat dapat berjalan dan memberikan pakan ke akuarium melalui kontrol aplikasi Blynk ataupun secara terjadwal/otomatis. Mikrokontroler Arduino mega 2560 berfungsi mengatur system kerja alat penggantian air otomatis sesuai program yang telah di buat, Sensor turbidity mendeteksi kekeruhan air untuk menentukan kapan harus mengganti air. Jika data pada sensor turbidity mendeteksi kekeruhan air lebih dari 25 NTU, relay 1 terbuka dan relay 2 tertutup sehingga pompa pengurasan air di akuarium beroperasi. Sensor ultrasonik berfungsi mendeteksi kedalaman air pada akuiarium yang telah di tentukan pada program yaitu lebih dari 16 cm untuk mencegah air habis terkuras. Saat kedalaman air maksimum tercapai, relay 2 terbuka untuk mematikan pompa pengurasan air dan relay 1 tertutup untuk menghidupkan pompa pengisian air . Saat mengisi air, sensor ultrasonik mendeteksi jarak maksimum ketinggian air dan mengisi air sesuai jarak yang telah ditentukan yaitu kurang dari atau sama dengan 7 cm
ANALISA PENGGUNAAN RECLOSER 3 PHASA 20 KV PENYULANG PAJALAU UNTUK PENGAMAN ARUS LEBIH PT. PLN (PERSERO) ULP KALEBAJENG Bayu, Mukti Ari; Arif, Nurhidayat; Suryani, Suryani; Nirwana, Hafsah
VERTEX ELEKTRO Vol 15, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12335

Abstract

Salah satu penyulang yang dijaga keandalannya oleh PT PLN (Persero) ULP Kalebajeng adalah penyulang pajalau. Namun,untuk mencapai tingkat keandalan yang diinginkan cukup sulit menginngat peralatan proteksi arus lebih hanya berada dikubikel penyulang. Akibatnya, saat terjadi gangguan di jaringan,seluruh pelanggan pada penyulang pajalau akan mengalami pemadaman listrik. sehingga diperlukan setting proteksi yang mampu mengkoordinasikan recloser dengan penyulang Pajalau. Penilitian ini dilakukan untuk menghitung setting proteksi yang akan diterapkan di recloser agar mampu berkoordinasi dengan penyulang pajalau. Untuk data yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi data trafo yang menggunakan merek Pauwels Trafo dengan daya 60 MVA bertegangan 150/20 kV dengan vektor grup YNyn0-d, data hubung singkat 3 fasa dan 1 fasa, data setting proteksi penyulang, data konduktor pada jaringan dengan luas penampang 240. Perhitungan tersebut mencakup evaluasi arus hubung singkat baik dalam kondisi 3 fasa maupun 1 fasa di setiap bagian sistem, pengaturan nilai-nilai seperti Overcurrent Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), Time Multiplier Setting (TMS) untuk OCR dan GFR, serta pengaturan Instant Highset Recloser. Setelah itu, untuk memvalidasi hasil perhitungan tersebut, kami menjalankan simulasi gangguan menggunakan perangkat lunak ETAP.Pada aplikasi ETAP, kami melakukan simulasi hubung singkat dalam kondisi 3 fasa dan 1 fasa, serta melakukan simulasi urutan kerja peralatan perlindungan dalam jaringan. Kami juga mensimulasikan waktu respon relai perlindungan terhadap gangguan hubung singkat yang terjadi. Hasil simulasi menggunakan aplikasi ETAP menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan pada recloser dapat berkoordinasi dengan penyulang Pajalau dengan baik.Hasil ini memberikan keyakinan bahwa sistem perlindungan yang diimplementasikan akan berfungsi secara efektif dalam melindungi jaringan listrik dari gangguan hubung singkat dan memastikan kontinuitas pasokan listrik ke penyulang Pajalau
Analisis Untuk Mendapatkan Nilai Faktor Daya Terhadap Dampak Perubahan Sistem Kelistrikan Lesmana, Dedy; Nursetyo, Fajar; Duyo, Rizal Ahdiyat; Hasanuddin, Zulfajri Basri
VERTEX ELEKTRO Vol 15, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor daya terhadap dampak perubahan besaran sistem kelistrikan pada gedung Balai Diklat Industri Makassar. Instalasi menggunakan beban lampu tenaga listrik adalah pemasangan komponen-komponen tenaga mekanis seimbang yaitu faktor daya dan kimia. Instalasi listrik digunakan lebih banyak, yang baik adalah instalasi yang akrab dengan lingkungan sekitarnya. Instalasi yang buruk dapat berdampak terhadap beban yang tidak seimbang di Balai Diklat Industri Makassar yang sudah ada sejak tahun 1987. Kebutuhan Akan Energi listrik terus berkembang, pelatihan yang terus ada di gedung Balai Diklat Industri Makassar.  Perbaikan penambahan kapasitor dan urutan fasa, pergantian beban lampu TL ke beban baru yang mempengaruhi ketidak seimbangan beban yang ada pada gedung Balai Diklat Industri Makassar, lampu hemat energy, dan mempengaruhi sesuai pada hasil pengukuran. Sebelumnya didapatkan hasil yang buruk misalnya urutan fasa yang dilakukan perbaikan ada bebarapa kelistrikan tidak berurut, nilai faktor daya yang rendah, yang terjadi akibat sistem yang buruk maka dilakukan perbaikan dampak buruk akibat ketidak seimbangan beban dapat dikurangi dan mempengaruhi ketidak seimbangan beban juga mempengaruhi pembayaran biaya listrik pada gedung pembayaran biaya listrik yang mahal. Kata Kunci: Faktor Daya, Sistem Kelistrikan, Biaya Listrik
SIMULASI PENGONTROLAN DAN PENGUKURAN JUMLAH DEBIT AIR BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER Rahmah, Nur; Farhan, Muh; Hafid, Abdul; Ridwang, Ridwang
VERTEX ELEKTRO Vol 15, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12370

Abstract

Sumber daya alam berupa air adalah salah satu sumber daya alam penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Namun sayangnya peningkatan akan kebutuhan air justru berbanding terbalik dengan kesediaan air dimuka bumi ini. Apabila kondisi ini tidak diatasi secepatnya maka akan berdampak buruk dimasa yang akan datang. Terkhusus dalam kawasan industri pemerintah telah melakukan kebjakan pelarangan pengambilan air tanah kecuali pihak pengelola kawasan industri, demi menjaga kesediaan air dalam lingkungan kawasan industri. Dengan adanya kebijakan tersebut maka pihak pengelola kawasan wajib menyediakan dan mendistribusikan air bersih. Pada perancangan simulasi pengontrolan dan pengukuran jumlah debit air ini, perangkat kontroller seperti Programmable Logic Controller digunakan sehingga jumlah debit air yang keluar dapat dikontrol ketika proses distribusi air berlangsung. Perangkat lainnya berupa Sensor water flow yang telah terkalibrasi agar dapat menghitung jumlah aliran air yang mengalir dan melewati sensor menuju perangkat PLC. Sebagai keluaran dari sistem ini yakni relay dan pompa yang akan berhenti menarik air apabila jumlah debit air yang diinginkan sudah terpenuhi. Sebagai jembatan komunikasi yang memudahkan operator digunakan Human Machine Interface(HMI). Setelah melakukan Pada pengujian sistem ini didapatkan 3 jumlah pulsa yang memenuhi dan paling mendekati 1 liter air. Adapun jumlah pulsa dengan tingkat akurasi tertinggi 96,6% dan error 3,4% yakni 400 pulsa
RANCANG BANGUN MONITORING ARUS DC SISTEM PANEL SURYA SEBAGAI SUPLAY CADANG PADA RUMAH BERBASIS BLYNK Reski, Muhammad; Abdullah, Suhardin bin; Adriani, Adriani; Ridwang, Ridwang
VERTEX ELEKTRO Vol 15, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12405

Abstract

INTISARI_Rancang bangun monitoring arus DC sistem panel surya sebagai suplay cadang pada rumah berbasis blynk. Yang bertujuan untuk mengetahui model sistem rancang bangun Monitoring Arus DC sistem Panel Surya Sebagai Suplay Cadang pada Rumah Berbasis Blynk. Dan ntuk menganalisa kinerja sistem Monitoring Arus DC sistem Panel Surya Sebagai Suplay Cadang pada Rumah Berbasis Blynk. Penelitian Ini merupakan penelitian dan perancangan pada kegiatan  penelitian ini untuk memperoleh hasil data secara sistematis dan reltime. Metode yang di gunakan yaitu perancangan ini meliputi perancangan sistem pembuatan alat, pengujian alat serta pengukuran dan pengambilan data. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan dari nilai rata – rata dari hasil monitoring dan Analisa data menggunakan beban, tegangan yang terukur dan tegangan yang terbaca dari sensor nilai presentase 10,6% arus yang terukur mendapatkan nilai presentase ketepatan mencapai 9,5% dan daya yang terukur 23,7%. Kesimpulan dari hasil dan analisa data pengukuran tidak menggunakan beban. Tegangan yang terukur multimeter dan sensor nilai presentase ketepatan mencapai 10,6%. Arus terukur nilai presentase ketepatan mencapai 26,7% dan daya yang terukur adalah 12,3%. 
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENGHEMAT POWER PERANGKAT REMOTE RADIO UNIT (RRU) TELKOMSEL Pajrul, Muh; Mutmainnah, Nurfadhilah; Rahmania, Rahmania; Wahyuningsih, Rossy Timur
VERTEX ELEKTRO Vol 15, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12412

Abstract

Dalam perkembangan industri telekomunikasi yang pesat, perangkat Remote Radio Unit (RRU) menjadi kunci dalam memastikan konektivitas seluler yang handal. Namun, meningkatnya konsumsi daya perangkat RRU selama pemadaman listrik dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) menimbulkan tantangan efisiensi operasional dan pengelolaan daya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penghemat daya inovatif berbasis modul Wemos D1 dan relay, dengan mempertimbangkan status tegangan dari sumber cadangan UPS (Uninterruptible Power Supply) selama pemadaman PLN.
Pengembangan Prototype Smart Sistem Penyiraman Dan Pemupukan Tanaman Secara Otomatis Dengan Sistem Monitoring Berbasis IoT erlangga, Febri; Utami, Anisa NurLatifa; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani; Khadijah, St
VERTEX ELEKTRO Vol 16, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.15708

Abstract

Tanaman merupakan organisme yang sangat penting keberadaan bagi keberlangsungan hidup umat manusia. Tanpa Tanaman merupakan organisme yang sangat penting keberadaan bagi keberlangsungan hidup umat manusia. Tanpa adanya tanaman, kehidupan di bumi tidak akan berkelanjutan. Kemajuan teknologi saat ini berkembang pesat, namun masih banyak masyarakat, khususnya petani dan pekebun, yang belum memanfaatkan secara optimal. Mereka masih melakukan penyiraman dan pemupukan tanaman secara manual yang sering kali menjadikan tanaman tidak terawat dengan baik karena kurangnya waktu dan banyaknya aktivitas. Apabila untuk beberapa jenis tanaman sangat memerlukan perhatian khusus. Kondisi saat ini mengakibatkan kebutuhan akan nutrisi pada tanaman tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototype smart sistem penyiraman dan pemupukan tanaman secara otomatis dengan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32 sebagai pengendali utama, sensor kelembaban tanah (Capacitive Soil Moisture) untuk mengukur kelembaban tanah, dan sensor pH tanah untuk mendeteksi kadar pH tanah. Ketika kelembaban tanah terdeteksi di bawah 50%, pompa penyiraman aktif. Jika kadar pH tanah kurang dari 4.5, pompa pemupukan akan aktif. Pengguna dapat memonitoring kondisi tanah dari jarak jauh setelah sensor melakukan deteksi dan tindakan. Data hasil penelitian ini didapatkan melalui observasi secara langsung. Hasil peneitian menunjukkan Prototype Smart Sistem penyiraman dan pemupukan tanaman secara otomatis dengan sistem monitoring berbasis IoT berjalan dengan baik dan diharapkan dapat meringankan beban petani dan pekebun dalam menyiram dan memupuk tanaman dengan tetap menjaga serta meningkatkan kualitas dan hasil produksi tanaman. Kata Kunci : Monitoring, NodeMCU ESP 32, Internet Of Things, Capasitive Soil Moisture, Sensor pH Tanah
RANCANG BANGUN ALAT BANTU TUNANETRA BERUPA TONGKAT BERBASIS MIKROKONTROLER DAN SENSOR ARAH KIBLAT Irfandi, Muhammad; R, Wahyudi Pratama; Ridwang, Ridwang; Adriani, Adriani; Muniardi, Muniardi
VERTEX ELEKTRO Vol 16, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.14969

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini mencakup berbagai perkembangan di berbagai bidang, khususnya teknologi kesehatan. Mata salah satu dari lima panca indra manusia yang sangat penting, dengan adanya mata manusia dapat melihat benda apa yang dilihat dan kemudian mengirimkan data tersebut ke otak kemudian mengolah benda apa yang dilihat. Seorang individu tunanetra menghadapi banyak masalah yang berhubungan dengan berbagai bagian kehidupan manusia yang akan mempengaruhi bantuan pemerintah sosial baik untuk dirinya sendiri, keluarganya dan masyarakat. tujuan penelitian ini adalah untuk merancang alat bantu tongkat tunanetra dan Menguji cara kerja sistem kompas, sensor ultrasonic, sensor air dan RTC. Dengan demikian dapat mempermudah penyandang tunanetra untuk menjalani aktifitas setiap harinya. Alat bantu tunanetra menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04, sensor water level, dan sensor kompas HMC5883L berbasis Arduino uno. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mempermudah dalam merealisasikan alat yang akan dibuat. Dari hasil pengujian sensor HMC5883L,dapat dilihat bahwa pengujian untuk menentukan arah kiblat dengan menggunakan microcontroller Arduino dan sensor HMC5883L, alat dapat bekerja dengan baik, Ketika kotak komponen berada pada sudut yang telah ditentukan, speaker akan mengeluarkan suara "Sudah Pas", menandakan bahwa posisi sudah benar. sensor ultrasonik berbasis mikrokontroler Arduino, cara kerjanya ketika sinyal ultrasonik mengirim sinyal Jika ada halangan maka sinyal tarsebut akan memantul dan di terima kembali oleh sensor kemudian mikrokontroler akan mengirimkan suara dan vibrartor sebagai peringatan, Untuk alat tunannetra ini batas maksimal yang dapat dideteksi pada kondisi sekitar sejauh 100cm. sensor air yang posisinya berada di bawah akan membaca kondisi sekitar apakah ada genagan air atau tidak, dan ketika sensor air telah membaca kemudian dikirim ke vibrator dan suara audio melalu arduino sehingga vibarator dan juga suara audio dapat bekerja dengan baik. Apabila genangan air mencapai ketinggian 4 cm atau lebih, maka speaker akan mengeluarkan suara "Ada Air" dan motor getar akan aktif. RTC ( Real Time Clock) akan menghasilkan out put pada spekaer, alat berbunyi sesuai waktu sholat dengan bunyi berupa “suara adzan”,Output suara yang dikeluarkan berbunyi dengan sangat jelas.Sehingga penyandang tunanetra atau disabilitas penglihatan bisa mengetahui kapan waktu shalat akan dimulai atau berlangsung.
RANCANG BANGUN BACKUP DAYA LISTRIK MENGGUNAKAN ENERGI MATAHARI Khatima, Husnul; Arsyad S, Muhammad; Hafid, Abdul; Lateko, Andi Abdul Halik; Suryani, Suryani
VERTEX ELEKTRO Vol 16, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v16i2.15899

Abstract

Automatic Transfer Switch adalah suatu rangkaian sistem listrik yang memiliki fungsi sebagai saklar yang beroperasi otomatis saat terjadi pemutusan arus listrik baik itu terencana atau mendadak, maka secara otomatis panel akan bekerja sendiri memindahkan pengambilan sumber listrik dari sumber lain seperti catu daya solar cell. Tujuan perancangan Automatic Tranfer Switch ini yaitu untuk mengaktifkan PLN ketika sumber listrik dari Solar Cell padam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan  dengan memulai dua tahapan yaitu, tahap rancang bangun alat dan tahap pengujuan alat. Perancangan Automatic Transfer Switch (ATS) dibuat dengan timer sebagai pengontrol waktu perpindahan daya. Pada perangkat Automatic Transfer Swich (ATS) ini, waktu untuk perpindahan daya antara PLN dan catu daya solar cell selama 2 detik. Berdasarkan hasil pengujian, ketika PLN mengalami gangguan waktu yang dibutuhkan PLN ke solar cell dan waktu perpindahan dari solar cell ke PLN setelah menyala kembali adalah kurang lebih 2 detik. Sehingga perancangan Automatic Transfer Switch (ATS) yang telah dirancang telah memenuhi standar NEMA yang memiliki waktu perpindahan daya 0 sampai 6 detik

Page 7 of 13 | Total Record : 122