cover
Contact Name
Muhammad Zuhair Zahid
Contact Email
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Phone
+6285729226625
Journal Mail Official
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jalan Tamansiswa Kelurahan Sekaran Gunungpati Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
ISSN : -     EISSN : 26139189     DOI : -
Core Subject : Education,
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. Naskah yang dipublikasikan telah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah tersebut. PRISMA diterbitkan setiap Februari pada tahun setelah pelaksanaan Seminar Nasional Matematika UNNES.
Articles 837 Documents
Peramalan Inflasi di Demak Menggunakan Metode ARIMA Berbantuan Software R dan MINITAB
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peramalan digunakan untuk memprediksi sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang sehingga tindakan yang tepat dapat dilakukan. ARIMA merupakan salah satu metode peramalan runtun waktu yang dikembangkan dimana data pengamatan dalam sebuah data runtun waktu diasumsikan berhubungan satu sama lain secara statistik. R dan Minitab termasuk kelompok software statistik yang dapat digunakan untuk pengolahan data peramalan, akan tetapi penggunaan Minitab lebih populer daripada R. Ketidakstabilan inflasi di kabupaten Demak di masa mendatang menyulitkan bank sentral maupun pemerintah dalam menentukan kebijakan. Tujuan kajian ini yakni meramalkan inflasi di kabupaten Demak bulan Maret 2017 sampai dengan Desember 2017 menggunakan model ARIMA terbaik berbantuan software R dan Minitab serta untuk memilih software yang lebih akurat dalam melakukan analisis ARIMA. Data inflasi diambil dari BPS Kabupaten Demak dari bulan Januari 2009 sampai dengan Februari 2017. Analisis ARIMA yang dilakukan sesuai dengan prosedur Box-Jenkins yakni melakukan identifikasi terhadap data, mengestimasi parameter dan uji signifikansi, serta menentukan model ARIMA terbaik. Hasil analisis menggunakan R dan Minitab menunjukkan model ARIMA terbaik adalah ARIMA(2,0,0). Langkah-langkah analisis ARIMA baik menggunakan R maupun Minitab mudah dilakukan. Akan tetapi, R dinilai lebih akurat daripada Minitab karena pada tahap identifikasi data, selain dapat mengidentifikasi data melalui grafik, pada R juga tersedia uji ADF sedangkan pada Minitab hanya dapat mengidentifikasi data secara visual melalui grafik yang terkadang menyulitkan penganalisa data untuk menentukan stasioneritas data sebagai asumsi awal yang harus dipenuhi sebelum melakukan uji lanjut
Analisis Regresi Logistik terhadap Keputusan Penerimaan Beasiswa PPA di FMIPA Unnes Menggunakan Software Minitab
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah biaya yang dialami masyarakat menengah ke bawah dalam melanjutkan ke pendidikan tinggi. Namun, saat ini di setiap perguruan tinggi telah tersedia beasiswa , khususnya di FMIPA Unnes seperti beasiswa PPA. Penentuan menjadi penerima beasiswa PPA dapat ditentukan oleh IPK tertinggi, SKS terbanyak, memiliki prestasi, dan memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh faktor IPK, SKS rata-rata, kemahasiswaan (keikutsertaan/prestasi mahasiswa dalam organisasi maupun lomba-lomba), dan tingkat penghasilan orang tua terhadap keputusan penerimaan beasiswa PPA tahun 2016, dan mengetahui seberapa besar faktor-faktor tersebut mempengaruhi keputusan penerimaan beasiswa PPA tahun 2016. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik, karena analisis regresi logistik merupakan analisis yang digunakan untuk mencari pengaruh antara variabel bebas yang bersifat kategori maupun kontinu terhadap variabel terikat yang bersifat kategori, yang dalam penelitian ini adalah kategori diterima dan tidak dterima. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan jumlah populasi sebanyak 538 mahasiswa yang kemudian dilakukan pengambilan sampel dengan menggunakan metode proportional random sampling, sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 237 mahasiswa. Data sampel tersebut dilakukan pengolahan data menggunakan software Minitab 17. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa dari keempat variabel yaitu IPK, SKS rata-rata, kemahasiswaan, dan tingkat penghasilan orang tua hanya variabel IPK yang berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan penerimaan beasiswa PPA tahun 2016, dan variabel IPK mempengaruhi keputusan penerimaan beasiswa PPA sebesar 19,11 persen, sedangkan sisanya 80,89 persen dipengaruhi oleh faktor lain.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dalam Soal Literasi Matematika melalui Model Creative Problem Solving Kelas VIII H SMPN 9 Semarang
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji dan mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran Creative Problem Solving untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dalam soal literasi matematika kelas VIII H SMP Negeri 9 Semarang. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII H SMP Negeri 9 Semarang yang berjumlah 32 siswa. Pelaksanaan tindakan kelas dilaksanakan selama dua kali Siklus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode alur yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Kemampuan pemecahan masalah siswa pada siklus satu dengan ketuntasan kelas sebesar 52,10% dengan rata-rata 67,23 kurang dari syarat indikator pencapaian yang diharapkan sebesar ³ 73 dan ketuntasan klasikal minimal 85%. Sementara pada siklus kedua ketuntasan siswa meningkat menjadi 87,50% dengan rata-rata nilai siswa sebesar 78,65. Pada siklus kedua menunjukan bahwa nilai siswa ³ 73 telah diatas batas ketuntasan klasikal.
PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIKA UNTUK MONITORING DAN EVALUASI KINERJA DOSEN DI JURUSAN MATEMATIKA FMIPA UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian kinerja dosen merupakan suatu proses dimana lembaga melakukan evaluasi atau menilai kinerja dosen atau mengevaluasi hasil pekerjaan dosen. Penilaian yang dilakukan terhadap dosen dilaksanakan dengan berbasis pada pengawasan. Penilaian yang dilakukan terhadap dosen tidak saja ditujukan untuk menilai kinerja, juga sekaligus berfungsi untuk mengawasi dosen dalam melaksanakan tugas pokoknya, yaitu kegiatan pendidikan dan pengajaran. Data yang digunakan adalah data monitoring dan evaluasi dosen di Jurusan Matematika FMIPA Untan semester genap tahun ajaran 2016/2017. Pada akhir semester mahasiswa diberikan angket yang salah satu tujuannya adalah untuk menilai kinerja dosen selama proses perkuliahan. Analisis yang digunakan adalah grafik pengendali untuk rata-rata, sedangkan variabilitas atau pemencaran proses dapat dikendalikan dengan grafik pengendali untuk deviasi standar. Hasil dari penelitian ini adalah penilaian kinerja dosen sudah terkendali untuk semua variabel. Penilaian untuk variabel cara penyampaian dosen mudah dimengerti mempunyai nilai yang paling rendah dibandingkan variabel lainnya, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan hal tersebut.
Komparasi Kemampuan Pemecahan Masalah Menggunakan Model Problem-Based Learning dan Discovery Learning Ditinjau dari Nurturant Effect
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menguji KPM pada model PBL dan DL tuntas individual dan klasikal, (2) mengetahui perbandingan KPM peserta didik pada pembelajaran model PBL dan DL, dan (3) mengetahui bagaimana KPM peserta didik berdasarkan nurturant effect kategori rendah dan tinggi. Subjek penelitian kualitatifnya adalah masing-masing diambil dua peserta didik dari kategori nurturant effect pada dua kelas yang menjadi sampel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method. Pengambilan data penelitian menggunakan dokumentasi, angket nurturant effect, tes, dan wawancara. Teknik keabsahan data digunakan triangulasi sumber data yaitu tes kemampuan pemecahan masalah dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah KPM pada pembelajaran model BL dan DL mencapai ketuntasan individual dan klasikal, KPM peserta didik dengan model PBL lebih baik daripada model DL, dan KPM peserta didik nurturant effect kategori tinggi lebih baik daripada KPM peserta didik nurturant effect kategori rendah. Peserta didik dengan nurturant effect kategori tinggi mencapai kriteria baik pada setiap indikator KPM, sedangkan peserta didik dengan nurturant effect rendah mencapai kriteria baik pada indikator KPM pertama.
Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Berbasis Geogebra Dengan Model Penemuan Terbimbing Pada Materi Bilangan Bulat
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar elektronik berbasis GeoGebra dengan model penemuan terbimbing pada materi bilangan bulat SMP kelas VII, serta mengetahui keefektifan pembelajaran menggunakan bahan ajar tersebut dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Langkah penelitian ini menggunakan model ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini dilakukan pada dua kelas yang memiliki kemampuan akademis sama yakni kelas VII F dan VIIG. Pada kelas VIIF pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan pembelajaran konvensional, sedangkan kelas VIIG pembelajaran dilaksanakan menggunakan bahan ajar elektronik berbasis GeoGebra, data penelitian diperoleh dari data nilai Ujian Nasional, pemberian materi, dan posttest. Hasil validasi ahli media diperoleh angka 88% dan ahli materi diperoleh 82,5%. Berdasarkan kriteria, bahan ajar ini masuk dalam kriteria yang sangat baik, sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran. Dari analisis instrumen soal yaitu validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya pembeda menunjukkan bahwa soal yang digunakan untuk mendapatkan data akhir (posttest) terdapat 17 soal. Berdasarkan analisis data akhir yang dilakukan, didapatkan harga thitung > ttabel yaitu 2,117 > 1,677 yang mengakibatkan H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa menunjukkan bahwa siswa kelas VIIG dengan pembelajaran menggunakan bahan ajar elektronik berbasis GeoGebra lebih baik dibanding kelas VIIF yang menggunakan pembelajaran konvensional.
Visualisasi Konsep Matematika dalam Pembelajaran Menggunakan Geogebra
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan diskusi dengan beberapa guru matematika di beberapa SMP di wilayah sub rayon 7 kota Semarang, pemanfaatan komputer yang sering diberikan dalam pembelajaran matematika hanyalah penggunaan powerpoint. Namun tak jarang mereka lebih nyaman menggunakan papan tulis, terutama terkait dengan pembelajaran yang memerlukan ilustrasi grafik, guru jarang menggunakan komputer. Oleh karena itu perlu adanya suatu kegiatan pelatihan program aplikasi yang dapat membantu guru dalam memvisualisasikan konsep-konsep matematis. Salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika adalah GeoGebra. Dengan beragam fasiltas yang dimiliki, GeoGebra dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika untuk mendemonstrasikan atau memvisualisasikan konsep-konsep matematis serta sebagai alat bantu untuk mengkonstruksi konsep-konsep matematis. Sehingga pembelajaran matematika menjadi eksploratif dimana siswa pun dapat melihat secara langsung keterkaitan antara representasi analitik dan visual suatu konsep maupun keterkaitan antar konsep-konsep matematika. Kegiatan pengabdian diawali dengan tutorial pemanfaatan geogebra dalam pembelajaran matematika kelas 7 dan 8. Selanjutnya, guru diminta mengembangkan bahan ajar matematika kelas 7 atau 8 yang memanfaatkan geogebra. Tahap akhir adalah kunjungan ke 4 sekolah untuk melihat pemanfaatan geogebra dalam pembelajaran matematika.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS DAN PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK KELAS XI MELALUI MODEL PBL
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak Pelaksanaan pembelajaran di sekolah sebagian besar masih menggunakan model pembelajaran langsung dimana guru masih mendominasi kegiatan pembelajaran dikelas sehingga kegiatan eksplorasi pada peserta didik masih sangat kurang.Kurangnya pengelolaan guru dikelas menjadikan peserta didik tidak berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran sehingga peserta didik kurang mampu untuk berpikir secara kritis, baik serta logis. Atas dasar tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) sebagai alternative mengoptimalkan proses berpikir logis peserta didik sehingga permasalahan yang ada dapat terselesaikan. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Subjek Penelitian adalah 34 peserta didik kelas XI IPS 1 SMA N 6 Semarang Tahun Pelajaran 2017/2018. Instrument pengambilan data meliputi lembar tes berpikir logis ,lembar observasi, angket, dan wawancara. Analisis data meliputi penyederhanaan data dan deskripsi data.Materi yang terlibat adalah program linear. Hasil penelitian menunjukan: penerapan PBL siklus 1, rata-rata nilai kemampuan berpikirlogis 71,03dan kategori sikap percaya diri adalah sedang. Penelitian ini belum selesai sehingga harus dilakukan penelitian lanjutan yaitu siklus 2 dan siklus 3 sehingga dapat menyempurnakan hasil penelitian yang telah dilakukan.
Pengembangan Modul Program Linear Berbasis Realistik Untuk Meningkatkan Kemampuan Membuat Model Matematis Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Pancasakti Tegal
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Modul hasil pengembangan itu valid, dan untuk mengetahui apakah Modul hasil pengembangan efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa.. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Pengumpulan data yang digunakan dengan cara validasi, observasi, angket, wawancara dan tes. Validasi dilakukan untuk mengetahui kevalidan pengembangan modul Program Linear. Observasi, angket dan wawancara dilakukan untuk mengetahui kepraktisan pengembangan modul Program Linear. Modul hasil pengembangan dapat dikatakan cukup valid karena sudah memenuhi kriteria-kriteria modul yang baik, modul hasil pengembangan memenuhi criteria kepraktisan karena mahasiswa memberikan penilaian melalui angket dengan skor yang cukup baik, berdasarkan hasil uji prporsi maupun uji t dapat disimpulkan bahwa modul hasil pengembangan dalam penelitian ini dapat dikatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa
Peningkatan Pemahaman Konsep dan Kerja Sama Siswa Kelas X Melalui Model Discovery Learning
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemahaman terhadap konsep-konsep matematika merupakan dasar untuk belajar matematika secara bermakna. Namun, kenyataannya banyak siswa yang kesulitan dalam memahami konsep matematika. Selain itu, saat melakukan diskusi kelompok siswa kurang bisa melakukan kerja sama dengan teman sekelompoknya. Terkait pentingnya kemampuan pemahaman konsep dan kerja sama siswa dalam memecahkan masalah, maka perlu adanya pemilihan model pembelajaran matematika dengan pendekatan yang dapat meningkatkan pemahaman konsep dan kerja sama siswa. Salah satunya adalah model Discovery Learning. Dengan menggunakan model pembelajaran ini, siswa diharuskan memecahkan suatu masalah melalui kerja sama dengan temannya melalui diskusi kelompok. Selain itu, model pembelajaran ini memfasilitasi siswa untuk menemukan pengetahuannya sendiri. Dengan begitu, diharapkan siswa dapat lebih memahami konsep dari materi yang dipelajari. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah 33 siswa kelas X MIPA 2 SMA Kesatrian 1 Semarang Tahun Pelajaran 2017/2018. Instrumen pengambilan data meliputi lembar tes pemahaman konsep, lembar observasi, angket, dan wawancara. Analisis data meliputi penyederhanaan data dan deskripsi data. Materi yang terlibat adalah pertidaksamaan eksponensial. Indikator Penelitian (1) kemampuan pemahaman konsep siswa meningkat apabila sekurang-kurangnya 75% jumlah siswa memperoleh nilai ≥ 75, (2) sikap kerja sama siswa meningkat dari siklus satu ke siklus berikutnya. Penelitian masih berlangsung sehingga data penelitian belum dapat diolah.

Page 10 of 84 | Total Record : 837