cover
Contact Name
Muhammad Zuhair Zahid
Contact Email
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Phone
+6285729226625
Journal Mail Official
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jalan Tamansiswa Kelurahan Sekaran Gunungpati Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
ISSN : -     EISSN : 26139189     DOI : -
Core Subject : Education,
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. Naskah yang dipublikasikan telah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah tersebut. PRISMA diterbitkan setiap Februari pada tahun setelah pelaksanaan Seminar Nasional Matematika UNNES.
Articles 837 Documents
Geometri, Teknologi, dan Bagaimana Penggunaannya dalam Kaitannnya dengan Keterampilan Pembuktian
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geometri mendapatkan porsi yang cukup besar yang didapatkan oleh mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNNES. Mulai dari Geometri Dasar, Geometri Ruang, Geometri Analitik, Geometri Transformasi, dan Geomettri Non-Euclid. Di dalam geometri dikenal dua macam problem, yaitu problem to find (menghitung) dan problem to proof (membuktikan). Pada kebanyakan mahasiswa merasakan kesulitan pada jenis pembuktian. Kebiasaan yang dilakukan dalam menyelesaikan problem pembuktian mengikuti tahapan sebagai berikut: Deskriptif Geometry â–º Geometric Construction â–º proof. Tahapan tersebut dirasakan masih terdapat celah untuk menuju kebenaran matematika. Di lain pihak penggunaan teknologi sudah merangsek ke dalam dunia pendiidikan, baik untuk keperluan belajar maupun untuk keperluan mengajar. Khusus dalam bidang geometri, muncul istilah Dynamic Geometry Software (DGS). Teknologi dalam penggunaannya untuk belajar maupun mengajar hanya bersifat membantu atau lebih tepatnya sebagai alat bantu. Oleh karena itu penggunaannya harus tepat. Tepat siapa yang menggunakannya, tepat kapan menggunakannya, tepat materinya, tepat audiennya. Tulisan ini akan memaparkan secara lugas bagaimana memanfaatkan DGS secara tepat dalam kaitannya dengan geometri dan proses pembuktian berdasarkan hasil riset pengambangan yang telah dilakukan.
Aplikasi Berbasis Android untuk Pembelajaran: Potensi dan Metode Pengembangan
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Almost half of adults (43%) in Indonesia have smartphones. Smartphone market share in Indonesia around 83.99% dominated by the Android operating system. Google specially designs the Android operating system -that uses the Linux kernel base- for a touch-screened smartphone. The massive use of Android-based phones has led many researchers to develop mobile learning (m-learning), Android-based learning media, Android-assisted learning model, and Android app for classroom management. This article will discuss how the potential use of Android in mathematics learning and methods we can use in developing Android applications.
Analisis Produktivitas Kinerja Dosen dan Tenaga Kependidikan dalam Mewujudkan Tahun Reputasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) Menggunakan Jaringan Saraf Tiruan
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas sebagai suatu ukuran pada kualitas dan kuantitas dari pekerjaan yang telah dikerjakan dengan mempertimbangkan biaya dan sumber daya yang digunakan untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. Hal ini menunjukan bahwa produktivitas kinerja dosen dan karyawan adalah suatu konsep yang menunjukan adanya kaitan antara hasil kerja dengan satuan waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk dari semua unit satuan yang ada di kampus. Produktivitas di lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES) merupakan suatu interkasi terpadu secara serasi dari tiga faktor esensial, yaitu optimalisasi kemampuan, manajemen dan sumber daya yang dimiliki oleh UNNES. Pemberian motivasi kepada seluruh civitas akademikia UNNES sangatlah berpengaruh terhadap jalannya kemajuan UNNES dalam mewujudkan tahun reputasi yang dicanangkan pada tahun 2017 ini. Jaringan saraf tiruan sebagai salah satu sistem pemrosesan informasi yang didesain dengan menirukan cara kerja otak manusia dalam menyelesaikan suatu maslah dengan melakukan proses belajar melalui perubahan bobot sinapsisnya dapat digunakan untuk melakukan analisis terhadap produktivitas keinerja dosen dan karyawan UNNES dalam memujudkan tahun reputasi yang dicanangkan pada tahun 2017. Penelitian berkaitan dengan pengembangan jaringan saraf tiruan telah cukup banyak dilakukan oleh ahli dibidang ini,antara lain hasil penelitian yang dilakukan oleh Walid dkk (2015) tentang peramalan menggunakan model jaringan saraf tiruan pada data berpola long memory dengan konsentrasi ada penggunaan beban konsumsi listrik PLN di Jawa dan Bali. Dalam penelitian ini akan dikembangkan model analisis produktivitas kinerja dosen dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan tahun reputasi UNNES menggunakan jaringan saraf tiruan. Adapun faktor-faktor yang digunakan untuk mengukur tingkat produktivitas antara lain: 1. Pengetahuan (knowledge), 2. keahlian (skill), 3. Kemampuan (capability), 4. Sikap (attitude) dan 5. Perilaku (behavior). Kelima aspek tersebut yang akan dijadikan alat ukur untuk menganalisis produktivitas civitas akademika UNNES. Berdasarkan analisis akan diperoleh sebesar besar pengaruh yang diberikan oleh masing-masing aspek dalam kontribusinya memwujudkan tahun reputasi sekaligus dapat diketahui aspek-aspek mana saja yang masih harus ditingkatkan. Penelitian ini akan dilaksanakan dengan studi literatur, simulasi dan metode kuesioner dengan responden dosen dan tenaga kependidikan UNNES, dengan mengambil sampel representatif di fakultas MIPA. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa data-data yang dikumpulkan melalui kuesioner kemudian diberikan pelatihan dan diuji menunjukan bahwa faktor pengetahuan, keahlian, kemampuan sikap dan perilaku yang baik tidak selalu menunjukan produktivitas yang baik. Namun demikian ada dua faktor yang cukup dominan dalam mempengaruhi ketercapaian tahun reputasi di FMIPA UNNES tahun 2017 yaitu faktor pengetahuan dan perilaku.
Keberlakuan Teorema pada Beberapa Struktur Aljabar
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aljabar abstrak merupakan salah satu bidang kajian dalam matematika. Kajian dalam aljabar abstrak antara lain tentang struktur grup dan ring yang meliputi definisi dan sifat-sifatnya (teorema). Setiap definisi diikuti oleh contoh-contoh sedangkan sifat/teorema diikuti oleh bukti. Setiap teorema dapat digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang terkait dengan definisi atau untuk pembuktian teorema berikutnya. Pada prinsipnya, suatu teorema dapat digunakan apabila teorema tersebut sudah dibuktikan. Oleh karenanya dalam kajian aljabar abstrak yang merupakan topik utama adalah pembuktian teorema. Bentuk umum dari teorema adalah implikasi, yang terdiri atas hipotesis dan konklusi (simpulan). Ada beberapa teorema yang menarik untuk dikaji terkait dengan struktur grup atau ring, seperti homomorfisma dan isomorfisma. Sebagai contoh, dalam homomorfisma grup berlaku elemen identitas selalu dikawankan dengan elemen identitas, invers suatu elemen dikawankan dengan invers dari peta elemen tersebut, peta subgrup dari domain merupakan subgrup dari kodomain, prapeta subgrup dari kodomain merupakan subgrup dari domain. Hal yang serupa berlaku pada homomorfisma ring. Dalam kajian grup dan ring masih banyak teorema yang saling terkait keduanya. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji keberlakuan beberapa teorema yang terdapat dalam grup dan ring maupun pengembangan dari keduanya.
Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Semester 1 pada Mata Kuliah Matematika Dasar
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif sangat penting dalam menunjang perkembangan mahasiswa terutama dalam mengikuti pembelajaran matematika. Sehingga gambaran kemampuan berpikir kreatif mahasiswa yang akan mengambil mata kuliah Matematika Dasar sangat diperlukan. Hal ini digunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan mahasiswa. Adapun teknik atau langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah memberikan tes pemecahan masalah matematika, menganalisis hasil tes pemecahan masalah matematika, mengelompokkan mahasiswa ke dalam kelompok atas, menengah, dan bawah untuk kemudian dipilih 1 mahasiswa guna diwawancarai terkait hasil tes. Wawancara ini bertujuan untuk mengklarifikasi hasil tes pemecahan masalah matematika dan kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah 1) Mahasiswa yang memiliki kemampuan awal bawah belum memiliki kemampuan untuk memberikan lebih dari satu ide yang relevan, tetapi memiliki jawaban yang benar dan rinci; 2) Mahasiswa yang memiliki kemampuan awal sedang sudah dapat menyusun lebih dari satu ide, sehingga dapat memberikan jawaban lebih dari satu cara (beragam), serta proses perhitungan rinci dan hasilnya benar. 3) Mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi sudah dapat memberikan lebih dari satu ide yang relevan dan penyelesaiannya, sehingga dapat memberikan jawaban lebih dari satu cara (beragam) dengan proses perhitungan rinci dan hasilnya benar. Selain itu juga sudah mulai mencoba menjawab permasalahan dengan caranya sendiri.
Pembelajaran Matematika Berbantuan Alat Peraga Manipulatif Pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Gerakan Literasi Sekolah
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Matematika berbantuan alat peraga manipulatif (APM) tidak hanya bertujuan untuk memfasilitasi siswa dalam menemukan konsep, prinsip atau pengetahuan, namun sekaligus untuk memfasilitasi siswa dalam penguatan pendekatan saintifiknya, bahkan dalam pengembangan sikap atau karakter. Pembelajaran matematika berbantuan alat peraga manipulatif dapat memfasilitasi siswa berpikir tingkat rendah menuju tingkat tinggi (HOTs). Dalam Permendikbud Nomor 22 tahun 2016 dikatakan bahwa karakteristik proses pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik kompetensi. Pembelajaran tematik di SD/MI maupun di SMP/MTs disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa. Penggunaan alat peraga manipulative dalam pembelajaran Matematika sebagai variasi pembelajaran yang menyenangkan. Gerakan literasi sekolah (GLS) sebagai upaya yang menyeluruh dan berkelanjutan menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literet sepanjang hayat melalui pelibatan publik. GLS menjadikan sekolah yang menyenangkan dan ramah anak. Pelibatan publik memberikan konstribusi pengambil kebijakan, akademisi, masyarakat, serta dunia usaha dan industry sesuai kompetensi yang dimiliki dan proporsional terhadap implementasi pembelajaran Matematika berbantuan APM dan GLS.
Upaya Meningkatkan Rasa Ingin Tahu dan Prestasi Belajar Berbantukan Lembar Kerja Siswa Lambang Bilangan Romawi Melalui Strategi TANDUR di Kelas IV Sekolah Dasar
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 1 (2018): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas masalah rendahnya rasa ingin tahu siswa dan prestasi belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu siswa dan prestasi belajar matematika pada materi lambang bilangan romawi berbantuan lembar kerja siswa matematika lambang bilangan romawi melalui strategi TANDUR di kelas IV SD Negeri Mandirancan UPK Kebasen Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Mandirancan dengan total 32 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Pelaksanaan tindakan dilakukan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, skala sikap ingin tahu, dan dokumen. Tes ini digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman konsep siswa tentang materi yang telah dipelajari. Pengamatan dilakukan untuk mengamati aktivitas guru dan siswa selama pelajaran menggunakan lembar observasi. Skala sikap rasa ingin tahu dibagi dengan siswa pada akhir siklus. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kenaikan rata-rata keingintahuan siswa pada siklus I 2,76 dan peningkatan pada siklus II adalah 3,31. Pada siklus I diperoleh prestasi belajar mencapai 76,00% dengan nilai rata-rata 72,20 dan meningkat pada siklus II mencapai 88,00% dengan nilai rata-rata 82,2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lembar kerja siswa matematika lambang bilangan romawi melalui strategi TANDUR dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Mandirancan..
Menyiapkan Pendidikan Matematika Menghadapi Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2016: Prosiding Seminar Nasional Matematika IX 2015
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terciptanya kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diawali dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-2 di Kuala Lumpur, Malaysia pada tanggal 15 Desember 1997 yang menghasilkan ASEAN Vision 2020 yaitu menciptakan Kawasan ASEAN yang stabil, makmur, berdaya saing tinggi dengan pembangunan ekonomi yang merata, dan tingkat kemiskinan dan kesenjangan ekonomi yang menurun. Satu tahun setelah itu, yakni tahun 1998 dunia mengalami krisis ekonomi tentunya termasuk kawsan ASEAN juga. Oleh karenanya baru pada KTT ASEAN ke-9 di Bali tahun Oktober 2003 untuk menyepakati adanya suatu bentuk komunitas di lingkup ASEAN dengan nama Bali Concord II 2003 meliputi: 3 pilar untuk mewujudkan Visi ASEAN: (1) ASEAN Economic Community, (2) ASEAN Security Community, dan (3) ASEAN Socio-Cultural Community. Enam tahun berikutnya yakni pada tanggal 1 Maret 2009 di Hua Hin-Chaam, Thailand, para pemimpin ASEAN mensahkan roadmap for an ASEAN Community 2009-2015 yang memuat 3 (tiga) cetak-biru Masyarakat ASEAN meliputi: (1)Politik-Keamanan, (2) Ekonomi, dan (3)Sosial-Budaya.
Budaya Mengembangkan Soal Cerita Kontekstual Open-Ended Mahasiswa Calon Guru Matematika untuk Meningkatkan Berpikir Kritis
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2016: Prosiding Seminar Nasional Matematika IX 2015
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa calon guru matematika dibekali mata kuliah matematika dan pendidikan matematika. Pada tingkat akhir, mahasiswa akan menempuh mata kuliah skripsi sebagai salah satu kewajiban mereka sebelum dinyatakan sebagai sarjana pendidikan. Salah satu instrumen yang disusun mahasiswa adalah tes matematika dan biasanya berbentuk soal cerita. Soal cerita matematika yang bersifat aplikasi kehidupan sehari-hari (kontekstual dan bersifat open-ended (beragam jawaban maupun beragam cara penyelesaian) merupakan hal menarik untuk dikembangkan mahasiswa. Soal cerita kontekstual open-ended ini dapat digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa misalnya kemampuan berpikir kritis. Pada makalah ini akan dipaparkan dasar hukum perlunya mahasiswa calon guru mengembangkan soal cerita konteksual dan beberapa contoh soal kontekstual open-ended yang dapat dikembangkan.
Konstruksi Pengetahuan Matematika Ditinjau dari Gaya Belajar
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2016: Prosiding Seminar Nasional Matematika IX 2015
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi tentang gaya belajar menyoroti keunikan yang dimiliki masing-masing individu dalam menjalani proses belajar. Banyak sekali varian teori gaya belajar yang dikemukakan oleh para ahli, salah satunya adalah Teori Gaya Belajar Kolb yang membagi manusia pada empat macam tipe pebelajar, yakni diverger, konverger, asimilator, dan akomodator. Setiap individu yang memiliki gaya belajar tertentu memiliki keunikan tersendiri dalam menjalani proses belajar yang berakibat pada keunikan individu dalam melakukan konstruksi pengetahuan. Pengetahuan yang dikonstruksi secara individu merupakan basis dari pandangan konstruktivisme. Tahapan-tahapan individu dalam mengkonstruk sebuah konsep matematika telah diteliti para ahli dan menghasilkan berbagai teori, salah satunya adalah Teori APOS yang mengemukakan empat tahap dalam mengkonstruk sebuah konsep matematika, yakni tahap aksi, proses, objek, dan skema. Makalah ini akan mengemukakan sebuah ide penelitian yang mempertimbangkan gaya belajar subjek penelitian dan melihat alur berpikir subjek dalam membangun konsep matematika dengan mengunakan Teori APOS sebagai pisau analisis.