cover
Contact Name
Muhammad Zuhair Zahid
Contact Email
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Phone
+6285729226625
Journal Mail Official
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jalan Tamansiswa Kelurahan Sekaran Gunungpati Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
ISSN : -     EISSN : 26139189     DOI : -
Core Subject : Education,
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. Naskah yang dipublikasikan telah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah tersebut. PRISMA diterbitkan setiap Februari pada tahun setelah pelaksanaan Seminar Nasional Matematika UNNES.
Articles 837 Documents
Meningkatkan Pemahaman Konsep PLSV dengan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Media Timatika MTsN 2 Semarang
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2017: Prosiding Seminar Nasional Matematika X 2016
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas VII-J MTs Negeri 2 Semarang tergolong masih rendah karena model pembelajaran yang diterapkan oleh guru masih kurang variatif sehingga siswa merasa bosan, ini dapat dilihat dari HPTS Gasal tahun pelajaran 2016/2017 adalah 60,4 sementara KKM nya 68. Guna mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu model pembelajaran yang lebih variatif yaitu dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dengan berbantuan Timatika. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang ditempuh dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VII-J MTs Negeri 2 Semarang berjumlah 35 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengukur pemahaman konsep PLSV siswa berupa tes tertulis uraian, instrumen untuk mengetahui kualitas pembelajaran siswa berupa lembar observasi. Instrumen angket digunakan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Timatika dapat meningkatkan pemahaman konsep materi PLSV, dari lima tingkat pemahaman (paham seluruhnya, paham sebagian, miskonsepsi sebagian, miskonsepsi, tidak paham) paham seluruhnya pada siklus I indikator pertama hanya 23%, pada siklus kedua naik menjadi 66%. Pembelajaran kooperatif tipe STAD juga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, skor aktifitas siswa dari siklus I sebesar 2,8 meningkat menjadi 3,7 pada siklus II. Rata-rata respon siswa 3,17. Hal ini berarti pada umumnya siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD.
Perbandingan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa Antara Penggunaan Strategi Mind Map dan Concept Map
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2017: Prosiding Seminar Nasional Matematika X 2016
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa antara penggunaan strategi pembelajaran Mind Map dan Concept Map dengan model Think Pair Share (TPS). Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kota Tasikmalaya sebanyak 421 siswa. Sampel terpilih kelas VII C sebanyak 39 siswa sebagai kelas eksperimen I yang menggunakan strategi Mind Map dan VII D sebanyak 34 siswa sebagai kelas eksperimen II yang menggunakan strategi Concept Map. Teknik pengumpulan data dengan cara melakukan tes kemampuan berpikir kreatif matematik. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu soal tes kemampuan berpikir kreatif matematik. Teknik analisis data menggunakan uji kolmogorov-smirnov dan menunjukkan H0 diterima, sehingga dari kedua sampel itu tidak berbeda secara signifikan yang berarti kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang menggunakan strategi Mind Map tidak lebih baik daripada yang menggunakan strategi Concept Map.
Penggunaan Software Microsoft Excel sebagai Alternatif Pengolahan Data Statistika Penelitian Mahasiswa Tingkat Akhir
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2017: Prosiding Seminar Nasional Matematika X 2016
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengolahan data statistika penelitian mahasiswa tingkat akhir di jurusan pendidikan matematika Universitas Siliwangi yang sebagian besar masih dilakukan secara manual. Hal ini mengindikasikan masih kurangnya pemahaman mahasiswa akan pentingnya efisiensi pengolahan data statistika melalui program komputer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi pengolahan data statistika pada mata kuliah program komputer bagi mahasiswa tingkat akhir menggunakan Microsoft Excel di Jurusan Pendidikan Matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian meliputi tahap: Eksplorasi Konsep, Analisis, Pengumpulan Data dan Analisis Data, kesimpulan. Sampel yang digunakan sebanyak 212 orang mahasiswa. Hasil dari angket Sikap dengan menggunakan Skala Likert menghasilkan sikap yang positif dengan rata-rata skor keseluruhan adalah 3,09, lebih dari rata-rata skor netral 2,5. Indikator menunjukkan ketertarikan pada fasilitas microsoft excel memperoleh rata-rata skor paling tinggi yaitu 3,39. Sedangkan indikator usaha dalam mencari referensi pelajaran matematika di website lain memperoleh rata-rata skor terendah yaitu 2,99. Data Hasil Tes Penggunaan Software Microsoft Excel diperoleh rata-rata 71,99 dan standar deviasi nya 12,29. Kesimpulan Penggunaan Software Microsoft Excel bagi mahasiswa tingkat akhir dalam kategori Baik.
Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual Terhadap Pemahaman dan Disposisi Matematik Siswa
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2017: Prosiding Seminar Nasional Matematika X 2016
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaaan model pembelajaran kontekstual terhadap pemahaman matematik siswa, mengetahui disposisi matematik siswa setelah dilaksanakan model pembelajaran kontekstual, dan untuk mengetahui asosiasi antara pemahaman matematik siswa dan disposisi matematik siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kontekstual. Penelitian dilaksanakan di kelas VIII SMP Negeri 2 Tasikmalaya pada materi lingkaran. Dua kelas diambil sebagai sampel dengan cara random dari populasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tasikamalaya, sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran kontekstual dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran langsung. Terpilih kelas VIII-F sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-E sebagai kelas kontrol. Instrumen digunakan berupa tes pemahaman matematik, angket, tugas individu dan tugas kelompok untuk kelas eksperimen sedangkan instrumen untuk kelas kontrol berupa tes pemahaman matematik, LKS dan tugas individu. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji perbedaan dua rata-rata dan koefisien kontingensi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif penggunaan model pembelajaran kontekstual terhadap pemahaman matematik siswa, disposisi matematik siswa yang menggunakan model pembelajaran kontekstual positif dan terdapat asosiasi antara pemahaman matematik siswa dengan disposisi matematik siswa.
Peningkatan Pemahaman Konsep Integral Tak Tentu Melalui Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Pembelajaran Power Point Interaktif Beranimasi
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2017: Prosiding Seminar Nasional Matematika X 2016
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep integral tak tentu melalui pembelajaran kooperatif berbantuan media pembelajaran power point interaktif beranimasi pada siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Rembang tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan. Langkah-langkah tindakan pelaksanaan adalah membagi siswa dalam kelompok yang heterogen, setiap kelompok menyediakan laptop, memberi file ppt, siswa berdiskusi, guru mengamati keaktifan siswa, siswa presentasi. Kegiatan penilaian hasil belajar dilaksanakan dengan instrumen tes tertulis pada setiap akhir siklus. Untuk mengungkap tanggapan siswa, dengan melihat jurnal dan wawancara. Rata-rata hasil evaluasi pada siklus 1 dan 2 adalah 67,41 dan 73,66. Ketuntasan belajar siklus 1 dan 2 masing-masing 50% dan 65,25%. Pada aspek keberanian bertanya dan berpendapat pada siklus 1 di bawah 70%, pada siklus 2 meningkat menjadi 81,3% dan 73%. Dengan demikian pembelajaran kooperatif berbantuan media pembelajaran power point interaktif beranimasi dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Rembang tahun pelajaran 2015/2016.
Integrasi Teknologi Dalam Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2017: Prosiding Seminar Nasional Matematika X 2016
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pembelajaran di Indonesia masih rendah. Data hasil survey tiga tahunan PISA tahun 2009 dan 2012 menunjukkan kemampuan membaca matematika siswa Indonesia usia 15 tahun berada pada urutan ke-61 dari 65 negara. Selain itu, masih banyak guru yang tidak ingin menggunakan teknologi pada pembelajaran di kelas. Pengintegrasin teknologi dalam pemebelajaran menjadi penting dalam pembelajaran matematika terutama pada aspek pemecahan masalah. Problem Based Learning adalah model pembelajaran dengan menghadapkan siswa pada masalah yang autentik dan menarik sehingga siswa dapat menyusun pengetahuannya sendiri, menumbuhkembangkan keterampilan pemecahan masalah dan menemukan solusi dari masalah yang diberikan. Problem Based Learning memiliki tahapan-tahapan pembelajaran yang mendukung dalam pemecahan masalah siswa. Selain itu, Problem Based Learning yang dikolaborasikan dengan teknologi akan membuat pemecahan masalah siswa lebih baik.
Pentingnya Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah melalui PBL untuk Mempersiapkan Generasi Unggul Menghadapi MEA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2017: Prosiding Seminar Nasional Matematika X 2016
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemecahan masalah merupakan salah satu tujuan dalam proses pembelajaran ditinjau dari aspek kurikulum. Pentingnya pemecahan masalah dalam pembelajaran juga disampaikan oleh National Council of Teacher of Mathematics. Berdasarkan penelitian terdahulu, Pemecahan masalah matematika siswa di sekolah masih rendah. Hal ini dikarenakan selama ini pembelajaran kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuannya dalam memecahkan masalah. Salah satu pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis adalah Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan pentingnya peningkatan kemampuan pemecahan masalah melalui PBL untuk mempersiapkan generasi unggul menghadapi MEA. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa diharapkan mampu menyiapkan siswa unggul yang siap bersaing dan mampu memecahkan masalah dalam menghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi Asean.
Implementasi Model Problem Based Learning Pengaruhnya Terhadap Kecemasan Peserta Didik, Kemampuan Pemecahan Masalah dan Berpikir Kritis Matematik
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2017: Prosiding Seminar Nasional Matematika X 2016
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecemasan peserta didik terhadap kemampuan berpikir kritis matematik, kemampuan pemecahan masalah matematik terhadap kemampuan berpikir kritis matematik, serta kecemasan peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah matematik terhadap kemampuan berpikir kritis maetematik melalui model Problem Based Learning. Metode dalam penelitian ini yaitu korelasional. Populasinya adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Tasikmalaya, sampel diambil satu kelas secara acak kelas yaitu terambil kelas VII L dengan menggunakan model Problem Based Learning. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui tes kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis matematik, serta pemberian angket kecemasan peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes kemampuan pemecahan masalah matematik, soal tes kemampuan berpikir kritis matematik, dan angket kecemasan peserta didik. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh kecemasan peserta didik terhadap kemampuan berpikir kritis matematik melalui model Problem Based Learning sebesar 21%. Ada pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematik terhadap kemampuan berpikir kritis matematik melalui model Problem Based Learning sebesar 40%. Ada pengaruh kecemasan peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah matematik terhadap kemampuan berpikir kritis melalui model Problem Based Learning sebesar 47%.
Pengembangan Buku Ajar Geometri Ruang Berbantuan Portofolio Terprogram untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kritis
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2017: Prosiding Seminar Nasional Matematika X 2016
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis mahasiswa pengambil mata kuliah Geometri Ruang masih lemah. Hal ini nampak dalam menyelesaikan soal pembuktian (problem to proof) mahasiswa masih menyelesaikan secara algoritmik atau prosedural. Kelemahan mahasiswa dalam berpikir kritis berdampak pada mahasiswa kurang mandiri dalam belajar, sehingga diperlukan upaya solusi, salah satunya dengan pengembangan buku ajar berbantuan portofolio terprogram yang dapat memfasilitasi kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Buku ajar geometri ruang dikembangkan dengan memuat capaian pembelajaran dan indikator, uraian materi, rangkuman, tugas portofolio terprogram, dan latihan yang didesain untuk memfasilitasi kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Buku ajar geometri ruang tersebut dikembangkan dengan model pengembangan yang diadaptasi dari Borg & Gall yang meliputi penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf produk, uji coba lapangan awal, merevisi hasil uji coba dan penyempurnaan produk akhir, serta diseminasi dan implementasi. Pengembangan, buku ajar geometri ruang yang telah dilakukan memiliki nilai kelayakan dengan kategori baik dan respon positif dari mahasiswa.
ANALISIS KREATIVITAS MATEMATIKA SISWA KELAS VII DALAM PEMBELAJARAN SINEKTIK
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2016: Prosiding Seminar Nasional Matematika IX 2015
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII pada pembelajaran matematika dengan model pembelajaran sinektik; serta membandingkannya dengan pembelajaran ekspositori. Model pembelajaran sinektik yang dimaksud dalam artikel ini adalah pembelajaran matematika yang dalam langkah-langkah pembelajarannya melibatkan penggunaan penalaran analogi untuk merangsang dan mendukung proses berpikir siswa untuk memperoleh solusi terhadap suatu masalah yang dihadapinya. Materi pembelajaran dalam penelitian ini adalah geometri, untuk sub materi sifat-sifat sudut yang terbentuk jika dua garis berpotongan atau dua garis sejajar berpotongan dengan garis lain. Penelitian dilakukan di kelas VII SMP Negeri 2 Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Data kemampuan berpikir kreatif siswa diperoleh melalui tes tertulis dan metode analisis data menggunakan uji statistik. Berdasar hasil analisis data disimpulkan bahwa proporsi siswa yang diajar dengan model sinektik yang mencapai kriteria ketuntasan minimal lebih dari 75%; peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa sebelum dan setelah mengikuti pembelajaran sinektik dalam kategori sedang; dan rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa yang mengikuti pembelajaran sinektik lebih baik dari pembelajaran ekspositori.