cover
Contact Name
Muhammad Zuhair Zahid
Contact Email
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Phone
+6285729226625
Journal Mail Official
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jalan Tamansiswa Kelurahan Sekaran Gunungpati Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
ISSN : -     EISSN : 26139189     DOI : -
Core Subject : Education,
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. Naskah yang dipublikasikan telah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah tersebut. PRISMA diterbitkan setiap Februari pada tahun setelah pelaksanaan Seminar Nasional Matematika UNNES.
Articles 837 Documents
Peramalan Penjualan Harga Saham PT Bank Rakyat (Persero) Tbk BBRI Indonesia dengan Menggunakan Recurren Neural Nerwork (RNN)
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakanstudi literatur dan simulasi program dari data sekunder yang diambil, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data saham harian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) durasi waktu januari 2016 sampai dengan september 2018 yang diakses secara online. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data didasarkan pada kajian teori dengan menggunakan model recurren neural network, kajian komputasi dan kajian terapan. Kajian komputasi ini dilakukan untuk memperoleh hasil analisis dengan menggunakan jaringan saraf tiruan dan komputasional tahap-tahap identifikasi data yang memuat penentuan variabel, penyusunan fokus pada pemiliahan indikator disetiap variabel yang menjadi objek pilihan data pada penelitian ini, menentukan beberapa nilai awal untuk bias dan bobot parameter serta nilai awal variabel pada iterasi pertama. Kemudian dikembangkan pelatihan dengan menggunakan model yang diperoleh untuk disimulasikan sampai pada perolehan titik epoh pada masing-masing jaringan model RNN yang ada. Analisis selanjutnya membandngkan hasil simulasi dan analisis komputasional model jaringan saraf tiruan dengan menggunakan model RNN Elman untuk diperoleh hasil yang terbaik, dalam analisis komputasi dan simulasi ini menggunakan program MATLAB dan R. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa model RNN tipe Elman yang terbaik untuk peramalan penjualan harga saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) adalah model RNN tipe Elman pada algoritma pelatihan Levenberg-Marquardt dengan Mu = 0,013 diperoleh pada arsitektur jaringan 9-10-1 pada fungsi aktivasi logsig dengan MSE dan MAPE pengujian masing-masing sebesar 7,6649e+10 dan 9,2348%.
Pembelajaran Matematika Dengan Model Problem Based Learning Berbasis PPLH Sekolah Berbantuan ICT Dapat Meningkatkan Kreativitas
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan cabang dari displin ilmu yang mempunyai peran aktif dalam bidang pendidikan, dimana pengembangan konsep materinya tidak dibatasi oleh topik yang dibahas saja melainkan dipadukan dengan pendekatan pembelajaran antar topik atau bahkan dengan bidang studi yang lain sehingga diharapkan dapat meningkatkan potensi siswa baik dalam dimensi sikap, pengetahuan maupun ketrampilan. Pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) merupakan salah satu pengembangan konsep materi yang memiliki lima karakteristik, yaitu menggunakan masalah kontekstual, menggunakan model, menggunakan kontribusi siswa, interaktivitas, dan terintegrasi dengan topik lain. Penyajian topik PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) Sekolah merupakan masalah kontekstual yang berkaitan dengan pelaksanaan program menuju sekolah Adiwiyata. Permasalahan PPLH Sekolah dengan menggunakan pendekatanPBL (Problem Based Learning) diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan kreativitas dalam memecahkan masalah.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Model PBL Berbasis Etnomatematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian Sanguinis dan Melankholis
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah mahasiswa program studi Pendidikan Matematika (PMAT) tahun ajaran 2017/2018 melalui model PBL berbasis etnomatematika ditinjau dari tipe kepribadian. Peneliti menggunakan penggolongan kepribadian menurut Topologi Hippocrates dan Galenus yang membagi tipe kepribadian menjadi 2, yaitu: sanguinis dan melankholis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Kriteria pemilihan subjek didasarkan pada kepribadian mahasiswa, yaitu tipe kepribadian sanguinis dan tipe kepribadian melankolis. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi matematika semester 4 yang terdiri dari 4 subjek yaitu dua subjek dengan tipe sanguinis, dua subjek dengan tipe melankolis. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan indikator kemampuan pemecahan masalah. Kemudian dilakukan triangulasi metode untuk mendapatkan data penelitian yang valid. Penelitian ini pada akhirnya menghasilkan kesimpulan sebagai berikut : kemampuan pemecahan masalah pada mahasiswa dengan tipe kepribadian sanguinis tidak dapat memenuhi semua tahapan pemecahan masalah yatiu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, mengaplikasikan rencana dan melihat kembali. Mahasiswa dengan tipe kepribadian melakolis dapat memenuhi semua indikator pemecahan masalah.
Kajian Indeks Validitas pada Algoritma K-Means Enhanced dan K-Means MMCA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Algoritma K-Meansmerupakan salah satu metode yang banyak digunakan dalam penyelesaian masalah clustering seperti masalah pengenalan pola, partisi dan pengelompokkan taksonomi pada tumbuhan. AlgoritmaK-Means memiliki ketergantungan terhadap pemilihan titik pusat awal klaster yang dilakukan secara acak. Hal ini dapat mempengaruhi hasil clustering karena adanya perubahan titik pusat awal klaster pada tiap simulasi. Metode Enhanceddan Maximum Minimum CriterionAlgorithm merupakan dua metode yang dapat diterapkan pada algoritma K-Meansdalam pemilihan titik pusat awal klaster. Penerapan kedua metode tersebut pada algoritma K-Means menghasilkan hasil clustering yanglebih optimal. Hal tersebut ditunjukkan dengan jumlah iterasi yang sama pada tiap simulasi dalam mencapai kriteria konvergen dan nilai rata-rata similaritas terhadap data benchmark yang lebih baik. Selain itu, kesulitan algoritma K-Means adalah dalam menentukan jumlah klaster optimal suatu himpunan data.Indeks validitas merupakan metode yang dapat digunakan untuk menentukan hasil clusteringdengan jumlah klaster optimal pada himpunan data. Pada makalah ini, dilakukan clustering menggunakan algoritma K-Means, K-Means Enhanced dan K-Means Maximum Minimum Criterion Algorithm. Selanjutnya, masing-masing hasil clustering tersebut dievaluasi oleh empat jenis indeks validitas, yaitu indeks Silhouette, Davies-Bouldin, Dunn, dan Calinski-Harabasz. Implementasi tersebut dilakukan padahimpunan data benchmark yang sudah diketahui jumlah klaster optimalnya yaitu himpunan data Iris, Ruspini, Seeds, dan Wine. Hasil implementasi dibandingkan untuk mengetahuiapakah keempat indeks validitas dapat memprediksi jumlah klaster dengan tepat. Dari hasil simulasi, indeks Silhouette, Davies-Bouldin, dan Calinski-Harabasz dapat memprediksi jumlah klaster optimal lebih baik dibandingkan dengan Dunn.
Penerapan Pendekatan Saintifik Berbasis Geogebra dalam Pembelajaran Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan saintifik berbasis GeoGebra terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini adalah penelitian ekperimen yaitu pre-experimental design dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SMA Negeri 6 Mataram sedangkan sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah 38 orang siswa. Metode pengumpulan data yaitu melalui tes dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji t dan uji gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) nilai rata-rata pretest adalah 71,39 dan hasil rata-rata posttest adalah 82,53 yang menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata sebesar 11,14; 2) hasil uji t menunjukkan bahwa nila Sig. = 0,0001 < 0,05; 3) rata-rata uji gain menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi siswa sebagian besar termasuk dalam kriteria sedang yaitu sebanyak 57,89%. Hal ini berarti dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendekatan saintifik berbasis GeoGebra terhadap hasil belajar matematika yaitu dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
Efektivitas Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Kelas VII pada Problem Based Learning Bertema
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Indikator kreativitas matematis yang digunakan: fluency, flexibility, elaboration, dan originality. Tujuan penelitian ini: mengetahui efektivitas problem based learning bertema dalam kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 37 Semarang. Penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dengan uji t, uji z, dan data N-gain. Hasil penelitian menunjukkan problem based learning bertema efektif terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII.
KONTRIBUSI ETNOMATEMATIKA SEBAGAI MASALAH KONTEKSTUAL DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI MATEMATIKA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan sains dan teknologi yang semakin kompleks menuntut sumber daya manusia responsif terhadap segala perubahan dan kritis terhadap permasalahan yang dihadapi. Untuk itu, kurikulum pendidikan harus mampu membangun sikap dan karakter kuat dari peserta didik agar tetap menjaga jati diri, kehormatan keluarga, dan kebanggaan bangsa tanpa harus merasa tertinggal dari negara lain. Kurikulum juga harus bersifat terbuka artinya memberi peluang kepada daerah dan satuan pendidikan untuk memperkaya kurikulum sesuai dengan karakteristik daerah atau satuannya. Karakteristik daerah mencakup nilai budaya yang penting untuk ditanamkan pada setiap individu sejak dini, agar setiap individu mampu lebih memahami, memaknai, dan menghargai serta menyadari pentinganya nilai budaya dalam menjalankan setiap aktivitas kehidupan. Hal ini memunculkan suatu praktik budaya yang disebut dengan etnomatematika. Etnomatematika merupakan salah satu bidang kajian matematika yang diterapkan oleh kelompok budaya tertentu. Etnomatematika juga menawarkana pembelajaran berbasis budaya lokal sehingga peserta didik sekaligus dapat mengenal dan mendalami budaya yang dimiliki oleh bangsanya. Etnomatematika menyediakan lingkungan pembelajaran yang menciptakan motivasi yang baik dan lebih menyenangkan sehingga siswa memiliki minat yang besar dalam mengikuti pembelajaran matematika yang diharapkan dapat mempengaruhi kemampuan matematika mereka, khususnya kemampuan literasi matematika.
Math Pop Up Comic Book: Media Pembelajaran Matematika Untuk Siswa Penderita Autisme
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para siswa autisme SLB Hj. Soemiyati Himawan mempunyai pemahaman dan keterampilan yang rendah di bidang geometri. Berdasarkan wawancara dengan kepala sekolah dan guru kelas autisme diketahui bahwa SLB Hj. Soemiyati Himawan mempunyai permasalahan dalam pengadaan media pembelajaran geometri. Selama ini, media pembelajaran geometri yang tersedia masih terbatas pada buku dan benda-benda yang ada di kelas yang kurang menarik bagi siswa autisme. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa autisme SLB Hj. Soemiyati Himawan di bidang geoemetri melalui Math Pop Up Comic Book. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah PALS (Participatory Action and Learning System) menjadikan masyarakat sasaran sebagai subjek sekaligus objek dalam proses penyadaran, penyuluhan, pengkapasitasan, dan pembinaan. Hasil pengabdian ini adalah (1) Terciptanya media pembelajaran berupa Math Pop Up Comic Book yang lebih inovatif, simpel, dan fungsional sehingga memudahkan para siswa autisme di SLB Hj. Soemiyati Himawan dalam belajar geometri (2) Siswa autisme telah mampu dan terampil di bidang geometri khususnya bangun datar dan bangun ruang (3) Menambah wawasan guru kelas autisme di SLB Hj. Soemiyati Himawan Semarang tentang inovasi media pembelajaran
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Kancing Gemerincing Berbasis Budaya Jawa
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model kancing gemerincing berbasis Budaya Jawa adalah salah satu model pembelajaran kooperatif yang masing-masing anggota kelompoknya mendapat kesempatan yang sama untuk memberikan kontribusi dan mendengarkan pandangan serta pemikiran anggota kelompok lain. Aktivitas yang dilakukan meliputi aktivitas mengelompokkan, berhitung, mengukur, merancang bangunan atau alat, bermain, menentukan lokasi, dan lain sebagainya. Pembelajaran berbasis budaya menekankan tercapainya pemahaman yang terpadu (integrated understanding) dari pada pemahaman mendalam (inert understanding). Proses penciptaan makna melalui proses pembelajaran berbasis budaya memiliki beberapa komponen, yaitu tugas yang bermakna, interaksiaktif, penjelasan dan penerapan ilmu secara kontekstual, dan pemanfaatan beragam sumber belajar.
Analisis Berpikir Matematis Siswa pada Pembelajaran Matematika dengan Model Accelerated Learning Berdasarkan Intelligence Quotient
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemapuan berpikir matematis siswa kelas XI pada pembelajaran matematika dengan Model Accelerated Learning berdasarkan Intelligence Quotient. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek 6 siswa kelas XI. Pemilihan sibjek didasari hasil tes Intelligence Quotient yang dibagi menjadi tiga kategori yaitu, tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir matematis dan wawancara. Analisis tes kemampuan berpikir matematis mengacu pada tiga kriteria yaitu, reproduksi, koneksi dan analisis. Analisis data dilakukan dengan langkah sebagai berikut: tahap reduksi data, tahap penyajian data, tahap verifikasi data dan kesimpulan. Hasil menunjukan bahwa (1) siswa yang memiliki kategori tinggi yaitu SIQT1 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang cukup baik dan SIQT2 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang sangat baik, (2) siswa yang memiliki kategori sedang yaitu SIQS1 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang cukup baik dan SIQS2 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang cukup baik, (3) siswa yang memiliki kategori rendah yaitu SIQR1 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang cukup baik dan SIQR2 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang cukup baik. Jadi siswa yang memiliki Intelligence Quotient tinggi belum tentu memiliki kemampuan berpikir matematis yang sangat baik, begitu pula siswa yang memiliki Intelligence Quotient rendah belum tentu memiliki kemampuan berpikir matematis yang buruk.