cover
Contact Name
Muhammad Zuhair Zahid
Contact Email
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Phone
+6285729226625
Journal Mail Official
zuhairzahid@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jalan Tamansiswa Kelurahan Sekaran Gunungpati Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
ISSN : -     EISSN : 26139189     DOI : -
Core Subject : Education,
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. Naskah yang dipublikasikan telah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah tersebut. PRISMA diterbitkan setiap Februari pada tahun setelah pelaksanaan Seminar Nasional Matematika UNNES.
Articles 837 Documents
Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep dan Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 11 Semarang Melalui Model Group Investigation Berbantuan Colour Ball
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini: (1) meningkatkan kemampuan pemahaman konsep; dan (2) meningkatkan motivasi siswa dengan penerapan model Group Investigation berbantuan colour ball. Data penelitian berupa angket motivasi belajar pra-siklus dan pasca-siklus, tes kemampuan pemahaman konsep tiap siklus (2 siklus), dan hasil pengamatan berupa lembar pengamatan. Hasil penelitian (1) motivasi siswa pra-siklus 85% termasuk kategori rendah, 9% kategori sedang dan 6% kategori tinggi sedangkan pasca-siklus, 15% kategori rendah,70% kategori sedang, dan 15% kategori tinggi. Terjadipeningkatan motivasi belajar siswa. (2) Dari 32 siswa diperoleh nilai rata-ratasebelum penelitian(pra-siklus) adalah 66 dengan ketuntasan secara klasikal 46,8%. Siklus I, 54% tuntas secara klasikal dengan nilai rata-rata 73,3, sedangkan pada siklus II, 84% tuntas secara klasikal dengan nilai rata-rata 81,4.Hal ini menunjukkan terjadi peningkatan dari pra-siklus, siklus I ke siklus II. Berdasarkan indikator kemampuan pemahaman masalah yang digunakan, diperoleh hasil: siklus I, (1) kemampuan menyatakan ulang konsep yang dipelajari, 83% tuntas klasikal; (2) kemampuan mengklasifikasikan objek sesuai sifat-sifat tertentu dengan konsepnya, 78%; dan (3) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi, 57%; (4) menerapkan konsep dalam pemecahan masalah, 47%. Pada siklus II, indikator (1), (2), (3) dan (4) rata-ratanya mencapai 83% secara klasikal. Simpulannya, kemampuan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa meningkat.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Trigonometri Siswa Kelas XI MIPA 4 SMAN 11 Semarang Melalui Strategi PQ4R Berbantu Kartu Soal
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep trigonometri siswa kelas XI MIPA 4 SMAN 11 Semarang melalui pembelajaran strategi PQ4R berbantu kartu soal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila memenuhi indikator keberhasilan yakni (1) rata-rata nilai pemahaman konsep trigonometri siswa mencapai minimal 75; (2) Minimal 75% siswa memperoleh nilai pemahaman konsep trigonometri lebih dari atau sama dengan 75. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 4 SMAN 11 Semarang yang terdiri atas 36 orang. Data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pemahaman konsep matematika siswa pada siklus I adalah 80.43 dengan persentase kelulusan 65.71%. Pada siklus II rata-rata nilai siswa mengalami peningkatan mencapai 84.42 dengan persentase kelulusan 77.14%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan strategi PQ4R berbantu kartu soal dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas XI MIPA 4 SMAN 11 Semarang pada materi trigonometri.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Rasa Ingin Tahu Siswa Kelas XII IPA 2 SMAN 5 Semarang
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis (2) meningkatkan rasa ingin tahu siswa dengan menggunakan Model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan 2 siklus. Masing – masing siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 5 Semarang yang berjumlah 33 siswa. Objek dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis dan rasa ingin tahu siswa dengan menggunakan Model PBL pada materi statistika di kelas XII IPA 2 SMA Negeri 5 Semarang Tahun Ajaran 2018/2019. Instrumen penelitian ini terdiri dari tes dan lembar observasi. Tes digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis melalui penerapan model problem based learning. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis berbentuk uraian diberikan pada setiap akhir siklus. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui rasa ingin tahu siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dari 74,70% pada siklus I menjadi 89,77% pada siklus II, (2) rasa ingin tahu siswa meningkat dari 57,95% pada pertemuan pertama siklus I menjadi 85,91% pada pertemuan kedua siklus II. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model PBL siswa kelas XII IPA SMA Negeri 5 Semarang memiliki kemampuan berpikir kritis matematis kriteria tinggi dan memiliki rasa ingin tahu kriteria sedang.
Pengembangan Metode HARUM PALA (Hafalan Rumus Pakai Lagu) pada Siswa Sekolah Menengah Pertama di Balikpapan
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam kategori Research and Development(R & D) dengan menggunakan model ADDIE yang melibatkan langkah-langkah: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Dalam pelaksanaannya, produk metode pembelajaran HARUM PALA (Hafalan Rumus Pakai Lagu) terlebih dahulu divalidasi oleh 1 ahli strategi pembelajaran, 3 ahli materi, dan 3 praktisi/guru, yang selanjutnya direvisi dan diujicobakan/implementasikan di SMP Negeri 4 Balikpapan, SMP Negeri 7 Balikpapan, serta SMP Patra Dharma 2 Balikpapan. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, studi dokumentasi, dan angket yang telah divalidasi oleh ahli bahasa dan materi (judgement experts). Pada penelitian ini diperoleh hasil kelayakan ahli strategi pembelaajran dengan persentase 85,45% (layak), ahli materi dengan rata-rata persentase 85% (layak), dan praktisi/guru pada rata-rata persentase 84% (layak). Adapun jika ditinjau berdasarkan ketercapaian pembelajaran siswa, rata-rata siswa pada Uji Coba Skala Kecil sebesar 69,78 dan pada Uji Coba Skala Besar sebesar 75,34, dan sumbangan keberhasilan dari angket tanggapan siswa terhadap produk metode pembelajaran HARUM PALA (Hafalan Rumus Pakai Lagu) pada Uji Coba Skala Kecil maupun Besar menunjukkan persentase di atas 85%. Sehingga, secara keseluruhan, produk metode pembelajaran HARUM PALA (Hafalan Rumus Pakai Lagu) yang dikembangkan dapat dikatakan layak digunakan sebagai metode pembelajaran matematika SMP
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kerjasama Siswa SMPN 24 Semarang melalui Model Pembelajaran SSCS
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalahdan kerja sama siswa SMPN 24 Semarang melalui model pembelajaran SSCS pada materi bentuk aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang ditempuh dalam dua siklus, dimana tiap siklus terdiri atas dua pertemuan.Subyek penelitian adalah kelas VII A yang berjumlah 32 siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, observasi, dan tes. Penelitian ini dikatakan berhasil jika memenuhi indikator keberhasilan, yaitu minimal 75% dari jumlah siswa memenuhi ketuntasan minimal sebesar 71 dan adanya peningkatan kerja sama siswa dari satu siklus ke siklus berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa. Pada siklus 1 diperoleh rata-rata nilai sebesar 54,09 dengan persentase ketuntasan sebesar 16,00%, sedangkan pada siklus 2 diperoleh rata-rata nilai sebesar 68,03 dengan persentase ketuntasan sebesar 75,00%. Kerja sama siswa juga terdapat peningkatan. Hal ini terlihat pada persentase silkus 1 sebesar 74,41% dan pada siklus 2 menjadi 84,38%. Dari hasil yang diperoleh dapat diambil simpulan secara khusus bahwa kemampuan pemecahan masalah belum optimal karena belum mencapai indikator keberhasilan, namun secara umum kemampuan pemecahan masalah dan kerja sama siswa SMP N 24 Semarang meningkat melalui model pembelajaran SSCS.
Kemampuan Literasi Matematika pada Pembelajaran Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) berpendekatan Realistik
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman tentang pembelajaran yang mengarah pada pembentukan literasi di Indonesia saat ini sudah banyak diprogramkan di sekolah, yaitu Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dikembangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan guna mengembangkan sumber daya manusia melalui pendidikan. Kemampuan literasi peserta didik sangat penting dilakukan oleh guru, karena selama ini guru cenderung hanya mengembangkan keterampilan prosedural sehingga peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami istilah atau bacaan teks untuk menyelesaikan masalah. Salah satu strategi membaca dalam pembelajaran matematika adalah model SQ4R (Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review) yang didukung oleh teori belajar Gagne. Karena menurut Gagne, belajar dapat dikelompokkan menjadi 8 tipe belajar, yaitu belajar isyarat, stimulus respon, rangkaian gerak, rangkaian verbal, membedakan, pembentukan konsep, pembentukan aturan, dan pemecahan masalah, kedelapan komponen ini relevan dengan tahapan pada teknik pembelajaran SQ4R. Hal ini disebabkan karena dalam teknik SQ4R terkandung penguasaan pembendaharaan kata dan pengorganisasian bahan ajar. Di samping penggunaan model pembelajaran tersebut penggunaan pendekatan realistik akan lebih menyempurnakan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Karena pembelajaran melalui pendekatan realistik adalah suatu solusi dalam mereformasi pendidikan matematika di Indonesia. Jadi secara teoritis, dengan adanya pembelajaran SQ4R berpendekatan realistik diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika dalam pembelajaran.
Identifikasi Publikasi Dosen dalam Mewujudkan Internasionalisasi Universitas Negeri Semarang Menggunakan Time Series
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakanstudi literatur dan kajian teoritis untuk melakukan identifikasi data dengan menggunakan analisis time series. Plot data time series digunakan untuk mengetahui stasioneritas dan nonstasioneritas. Selanjutnya studi simulasi dari data yang diperoleh melalui kuesioner responden dosen di FMIPA UNNES dan data yang berasal dari penelusuran di internet terkait dengan publikasi dosen. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model yang diperoleh dari identifikasi yang sesuai dengan data yang ada. Model time series terbaik dari penelitian ini adalah model ARIMA (0, 2, 1), hasil ini didasarkan pada nilai MSEnya terkecil. Perolehan model ARIMA terbaik ini memberikan model time seriesnya dalam bentuk .Hasil identifikasi publikasi dosen menggunakan time series dan simulasi di peroleh bahwa publikasi ilmiah dosen dengan karya jurnal bereputasi internasional sebanyak 25%, untuk jurnal internasional sebanyak 22%, dan jurnal nasional terkareditasi sebesara 4,8% dan karya publikasi dalam prosiding internasional sebanyak 48,2%.
Efektivitas Pembelajaran Flipped Classroom dengan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia terhadap Kemampuan Representasi Ditinjau dari Self-Efficacy
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini dibuat dengan tujuan mengetahui keefektivan pembelajaran flipped classroom berpendekatan realistik terhadap kemampuan representasi matematis yang ditinjau dari sikap self-efficacy. Tujuan pembelajaran matematika menurut NCTM salah satunya yakni kemampuan representasi matematis. Kemampuan representasi matematis merupakan hal yang penting untuk dikuasai siswa dalam pembelajaran matematika. Tujuan pembelajaran matematika yang tercantum dalam Permendiknas No. 20 Tahun 2006 tentang standar isi, memang tidak menjelaskan secara tersurat mengenai kemampuan representasi matematis, namun didalamnya membahas pentingnya kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah. Dalam rangka memaksimalkan kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah, memerlukan penguasaan kemampuan representasi matematis. Kemampuan representasi matematis akan mudah dikembangkan manakala siswa memiliki sikap self-efficacy yang kuat. Penerapan pembelajaran flipped classroom berpendekatan realistik diharapkan mampu memaksimalkan kemampuan representasi matematis maupun sikap self-efficacy siswa. Pembelajaran flipped classroom berpendekatan realistik mampu merangsang siswa untuk membangun kembali ide pemikiran akan suatu permasalahan yang dihadapi di kehidupan nyata siswa.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Menggunakan Pemodelan RASCH pada Materi Permutasi dan Kombinasi
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi matematis yang dimiliki siswa mengindikasikan kemampuan kognitif siswa tentang suatu materi yang telah dipelajarinya. Salah satu kompetensi matematis yang harus dimiliki siswa dalam standar proses adalah kemampuan pemecahan masalah (problem solving). Untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki siswa dapat diaplikasikan pada penyelesaian soal tes berbentuk soal cerita matematis. Permasalahan dalam soal cerita matematis yang menjadi perhatian peneliti untuk melihat kemampuan pemecahan masalah siswa adalah materi permutasi dan kombinasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi permutasi dan kombinasi berdasarkan analisis butir soal (item) dan analisis abilitas siswa (person). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen tes berupa soal cerita matematis tentang materi permutasi dan kombinasi. Tes ini diberikan pada 32 orang siswa kelas XII SMA N 1 Bintan Timur. Analisis data dilakukan dengan pemodelan RASCH menggunakan software Winstep. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai indeks reliabilitas item sebesar 0,94 dan indeks reliabilitas person sebesar 0,67. Interaksi yang bagus terjadi antara person dan item yang ditunjukkan oleh nilai Indeks crobach alpha 0,81. Setiap item yang digunakan dalam instrumen berkontribusi untuk melihat kemampuan pemecahan masalah siswa, hal ini ditunjukkan oleh nilai PT-MEASURE CORR seluruh item berada pada interval 0,4 sampai 0,85. Hasil analisis person menyatakan abilitas keseluruhan siswa lebih rendah dari tingkat kesulitan soal dan hanya 31,25% siswa memiliki pola respon ideal serta 37,5% siswa tidak bisa menyelesaikan soal dengan tingkat kesulitan yang paling rendah.
Kemampuan Koneksi Matematis dan Kemampuan Berpikir Geometri melalui Modifikasi Pembelajaran Circuit Learning-Scaffolding
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) apakah kemampuan koneksi matematis peserta didik dengan pembelajaran Circuit Learning – Scaffolding mencapai ketuntasan belajar klasikal 75%, 2) apakah rata-rata kemampuan koneksi matematis dengan menggunakan modifikasi pembelajaran Circuit Learning-Scaffolding lebih dari rata-rata kemampuan koneksi matematis peserta didik dengan pembelajaran Group Investigation, 3) apakah terdapat interaksi signifikan antara kemampuan berpikir geometri terhadap kemampuan koneksi matematis pada kelas dengan modifikasi pembelajaran Circuit Learning – Scaffolding. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan sampel dipilih dengan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik pada kelas model Circuit Learning-Scaffolding mencapai ketuntasan belajar klasikal 75%, kemampuan koneksi matematis peserta didik menggunakan model Circuit Learning-Scaffolding dengan rata-rata hasil posttest 81,1 lebih dari kemampuan koneksi matematis peserta didik dengan model Group Investigation dengan rata-rata hasil posttest 76,4, terdapat intreraksi signifikan antara kemampuan berpikir geometri terhadap perubahan nilai kemampuan koneksi matematis peserta didik dengan modifikasi pembelajaran Circuit Learning-Scaffolding.