cover
Contact Name
Abdullah Syafei
Contact Email
syafei06@gmail.com
Phone
+6287882270014
Journal Mail Official
jurnal.jmsi@gmail.com
Editorial Address
Grand Depok City Cluster Gardenia Blok R2 No 28, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
ISSN : 2828738X     EISSN : 28281381     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia (JMSI) merupakan jurnal yang memuat naskah di bidang Ilmu Kesehatan dan Keluarga yang meliputi: Kesehatan Masyarakat khususnya Manajemen Pelayanan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Kesehatan Reproduksi, Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Kesehatan keluarga, Pendidikan keluarga, Keperawatan, Farmasi, Kesehatan Mental. Kami menerima naskah publikasi dari hasil penelitian (original research) maupun literature review yang belum pernah dipublikasikan di tempat lain dalam bentuk cetak maupun digital (e-journal). Diterbitkan setiap tiga bulan pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Kami menyediakan akses terbuka (open access) bagi para akademisi yang ingin mendapatkan artikel dalam JMSI.
Articles 112 Documents
Pengaruh Penyuluhan terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa tentang Kesehatan Mental Remaja Cici Demiyati; Aldi Ilhamsyah; Miranti Blandin Laleda; Erlya Zahra; Reza Anggun Putri Ambarwati; Siti Oriza Sativa; Yosef Dimas Andryanto
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 3 No. 04 (2024): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v3i04.165

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek krusial yang memengaruhi perkembangan emosional, sosial, dan akademik individu pada masa transisi menuju kedewasaan. Ketidakseimbangan dalam menghadapi tekanan tersebut dapat memicu gangguan kesehatan mental, termasuk kecemasan, depresi, dan stres. Kesehatan mental merujuk pada kondisi di mana seseorang mengalami perkembangan fisik, intelektual, dan emosional yang sehat, serta mampu mengelola tanggung jawab, menyesuaikan diri, mematuhi norma sosial, dan bertindak sesuai dengan budaya tempatnya berada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terkait kesehatan mental terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang kesehatan mental remaja di SMA Negeri 38 Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan remaja sebelum (rerata = 90,28) dan setelah diberikan penyuluhan tentang kesehatan mental remaja (rerata = 98,61). Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental pada remaja perlu ditingkatkan melalui penyuluhan di sekolah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja tentang pentingnya kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari, serta memahami dampaknya terhadap kesejahteraan secara menyeluruh.
Pengaruh Literasi Keuangan, Ability To Pay, dan Persepsi Kerentanan Penyakit dengan Keikutsertaan JKN Mandiri Masyarakat di Kp. Babakan, Dramaga, Bogor Rofi’atun Zakiah; Muhammad Zulfikri Mukarom; Cici Demiyati
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 3 No. 04 (2024): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v3i04.166

Abstract

Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional segmen mandiri merupakan instrumen perlindungan finansial rumah tangga dari risiko biaya pelayanan kesehatan. Namun, keberlanjutan kepesertaan masyarakat masih dipengaruhi oleh kemampuan mengelola keuangan, kapasitas membayar iuran, dan persepsi terhadap risiko penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan literasi keuangan, kemampuan membayar, dan persepsi kerentanan penyakit dengan keikutsertaan Jaminan Kesehatan Nasional Mandiri pada masyarakat di Kampung Babakan, Dramaga, Bogor. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 70 ibu rumah tangga dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta regresi logistik biner. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa literasi keuangan, kemampuan membayar, dan persepsi kerentanan penyakit berhubungan dengan keikutsertaan Jaminan Kesehatan Nasional Mandiri dengan nilai p<0,001. Analisis multivariat menunjukkan bahwa literasi keuangan (OR=1,782; 95% CI: 1,190–2,670; p=0,005), Ability to pay (OR=0,555; 95% CI: 0,365–0,843; p=0,006), dan persepsi kerentanan penyakit (OR=4,490; 95% CI: 1,702–11,848; p=0,002) berpengaruh dengan keikutsertaan. Model menjelaskan 39,1% variasi keikutsertaan, dan persepsi kerentanan penyakit merupakan faktor paling dominan. Peningkatan kepesertaan mandiri memerlukan strategi terpadu yang memperkuat literasi keuangan, kapasitas pembayaran iuran, dan kesadaran masyarakat terhadap risiko kesehatan.

Page 12 of 12 | Total Record : 112