cover
Contact Name
Abdullah Syafei
Contact Email
syafei06@gmail.com
Phone
+6287882270014
Journal Mail Official
jurnal.jmsi@gmail.com
Editorial Address
Grand Depok City Cluster Gardenia Blok R2 No 28, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
ISSN : 2828738X     EISSN : 28281381     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia (JMSI) merupakan jurnal yang memuat naskah di bidang Ilmu Kesehatan dan Keluarga yang meliputi: Kesehatan Masyarakat khususnya Manajemen Pelayanan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Kesehatan Reproduksi, Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Kesehatan keluarga, Pendidikan keluarga, Keperawatan, Farmasi, Kesehatan Mental. Kami menerima naskah publikasi dari hasil penelitian (original research) maupun literature review yang belum pernah dipublikasikan di tempat lain dalam bentuk cetak maupun digital (e-journal). Diterbitkan setiap tiga bulan pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Kami menyediakan akses terbuka (open access) bagi para akademisi yang ingin mendapatkan artikel dalam JMSI.
Articles 112 Documents
Evaluasi Penerapan Mitigasi Risiko Kebakaran dan Ledakan pada Kapal Pengangkut Minyak Berdasarkan Standar Keselamatan Internasional Febrina Yolanda; Indri Hapsari Susilowati
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 02 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i02.132

Abstract

Kebakaran dan ledakan merupakan risiko utama yang mengancam keselamatan operasional kapal pengangkut minyak. Evaluasi penerapan mitigasi risiko menjadi aspek krusial untuk memastikan keselamatan awak kapal, lingkungan, dan muatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas penerapan prosedur mitigasi risiko kebakaran dan ledakan pada kapal pengangkut minyak dengan mengacu pada standar keselamatan internasional, termasuk International Safety Management (ISM) Code dan International Maritime Organization (IMO) guidelines. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara dengan awak kapal dan manajemen kapal, serta studi dokumentasi prosedur keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar prosedur mitigasi telah diterapkan sesuai standar, seperti penggunaan sistem deteksi dini, pelatihan keselamatan reguler, dan prosedur penanganan darurat. Namun, terdapat beberapa kekurangan pada aspek pemeliharaan rutin peralatan pemadam kebakaran dan simulasi latihan tanggap darurat yang masih perlu ditingkatkan. Temuan ini menekankan pentingnya evaluasi berkala, pelatihan berkelanjutan, serta peningkatan kesadaran awak kapal dalam menerapkan prosedur mitigasi risiko. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan pelayaran untuk memperkuat sistem mitigasi, sehingga risiko kebakaran dan ledakan dapat diminimalkan, meningkatkan keselamatan dan keberlanjutan operasi kapal pengangkut minyak.
Analisis Kecelakaan Fatal Akibat Fatigue pada Operator Alat Berat di Sektor Pertambangan dengan Pendekatan Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) Aulia Erid Angelica; Baiduri Widanarko
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 02 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i02.121

Abstract

Tingginya risiko kecelakaan fatal akibat kelelahan kerja (occupational fatigue) dan micro-sleep pada operator alat berat di sektor pertambangan menuntut analisis mendalam terhadap interaksi berbagai faktor sistemik organisasi guna merumuskan kebijakan manajemen keselamatan yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab kecelakaan fatal yang melibatkan operator alat berat dengan menyoroti peran fatigue dalam konteks sistem keselamatan kerja di sektor pertambangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan menganalisis satu kasus kecelakaan fatal berdasarkan dokumen Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang terjadi pada April 2019. Analisis dilakukan menggunakan kerangka Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) untuk mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan pada berbagai level sistem, mulai dari tindakan operator hingga pengaruh organisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecelakaan dipicu oleh hilangnya kewaspadaan akibat micro-sleep yang berkaitan dengan kondisi kelelahan operator. Kondisi tersebut diperburuk oleh kurangnya waktu istirahat sebelum bekerja, mekanisme pelaporan kesiapan kerja yang bersifat subjektif, kelemahan dalam pengawasan operasional, serta tidak adanya sistem manajemen kelelahan yang terstruktur dalam organisasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan yang berkaitan dengan fatigue tidak hanya disebabkan oleh faktor individu, tetapi juga dipengaruhi oleh kelemahan sistemik dalam pengelolaan keselamatan kerja. Oleh karena itu, pengendalian risiko kelelahan memerlukan pendekatan yang terintegrasi melalui penguatan sistem manajemen kelelahan, peningkatan kualitas supervisi, serta pengembangan budaya keselamatan yang mendukung pelaporan kondisi fatigue secara terbuka.
Perbedaan Kadar Gula Darah Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), Asupan Makan, dan Aktivitas Fisik pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Azelvi Juvita Sari; Desri Suryani; Anang Wahyudi
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 02 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i02.133

Abstract

Penyakit diabetes melitus merupakan  kondisi kadar glukosa di dalam darah melebihi batas normal. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. Beberapa faktor yang  menyebabkan terjadinya gangguan sekresi insulin diantaranya  indeks massa tubuh (IMT), asupan nutrisi, serta aktivitas fisik. Tujuan penelitian  untuk mengetahui perbedaan kadar gula darah berdasarkan IMT, asupan makan dan aktivitas fisik penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional, jumlah responden  54 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian  form recall 24 jam, form GPAQ, alat yang digunakan Easy Touch GCU,  microtoise dan timbangan berat badan. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal Wallis Test dan Mann Whitney U Test. Hasil penelitian  menunjukkan  terdapat  perbedaan kadar gula darah berdasarkan IMT (nilai p = 0.049) dan aktivitas fisik pada penderita diabetes melitus tipe 2, (nilai p = 0,021). Tidak ada perbedaan kadar gula darah berdasarkan asupan makan pada penderita diabetes melitus tipe 2 (p > 0,05). Diharapkan masyarakat dapat  mengonsumsi asupan energi, karbohidrat, protein dan lemak sesuai kebutuhan serta melakukan aktifitas fisik secara rutin.
Pengaruh Musik Tradisional Kacapi Suling Sunda terhadap Pulih Sadar Bayi Pasca General Anestesi Khusnul Nugrahini; Eka Rokhmiati Wahyu Purnamasari; Hari Ghanesia Istiani
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 1 No. 01 (2022): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v1i01.147

Abstract

Pasca general anestesi merupakan periode kritis, tidak sadar yang berlangsung lebih dari 15 menit dianggap sebagai prolonged. Sehingga dibutuhkan tindakan farmakologi dan non farmakologi untuk membantu mengatasi prolonged pada pasca general anestesi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh musik tradisional kacapi suling sunda terhadap waktu pulih sadar bayi pasca general anestesi.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen post-test only control group design. Dilakukan pada dua kelompok terdiri dari total 30 responden dengan jumlah 15 responden kelompok perlakuan dan 15 responden kelompok kontrol. Tehnik pengambilan menggunakan lembar penilaian Steward Score. Uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk dan uji statistik yang digunakan adalah Mann Whitney. Gambaran waktu pulih sadar pada kelompok kontrol adalah prolonged 80%, nonprolonged 20%. Sedangkan gambaran waktu pulih sadar pada kelompok eksperimen adalah prolonged 7%, nonprolonged 93%. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh dari pemberian musik tradisional kacapi suling sunda terhadap waktu pulih sadar pada bayi pasca general anestesi. Hal ini dibuktikan dengan uji Mann Whitney dengan nilai Pvalue = 0,000 < 0,05. Pemberian terapi musik tradisional kacapi suling sunda efektif membantu mempercepat waktu pulih sadar bayi pasca general anestesi, sehingga dapat diterapkan di rumah sakit sebagai salah satu alternatif tindakan non farmakologi.
Determinan Status Gizi Balita (BB/U) Usia 6-59 Bulan: Analisis Data Sekunder Indonesia Family Life Survey (IFLS) Tahun 2014 Siti Mayanti; Dieta Nurrika; Susi Susilawati; Riksa Wibawa Resna
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 1 No. 01 (2022): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v1i01.148

Abstract

Gizi pada lima tahun pertama kehidupan sangat penting karena pada masa ini perkembangan fisik dan perkembangan otak berkembang sangat pesat. Balita merupakan kelompok umur yang paling sering menderita kekurangan gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan yang berhubungan dengan status gizi balita usia 6-59 bulan di Provinsi Aceh, Sumatera Selatan, Riau dan Jambi berdasarkan data sekunder IFLS tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dan menggunakan data sekunder Indonesia Family Liffe Survey (IFLS) tahun 2014. Sampel penelitian sebanyak 534 balita. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara kesehatan lingkungan (P value=0,003), pengeluaran sebulan (nilai p = 0,022) dengan status gizi balita, dan tidak ada hubungan antara frekuensi makan (Pvalue = 0,884), riwayat penyakit infeksi diare nilai p = 0,954), riwayat penyakit infeksi ISPA (nilai p = 0,873), pendidikan ibu (nilai p = 0,497), pengetahuan ibu tentang menyusui (nilai p = 0,328) dengan status gizi balita. Determinan yang berhubungan dengan status gizi balita usia 6-59 bulan di Provinsi Aceh, Sumatera Selatan, Riau dan Jambi berdasarkan data sekunder IFLS tahun 2014 yaitu kesehatan lingkungan dan pengeluaran sebulan.
Animasi Saka Efektif pada Pelaksanaan Toilet Training Anak Toddler Sania Eriadna Miranda; Eka Rokhmiati Wahyu Purnamasari; Nur Eni Lestari
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 1 No. 01 (2022): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v1i01.149

Abstract

Anak usia toddler sering mengalami kesulitan dalam mengontrol buang air kecil dan buang air besar. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu pemberian animasi SAKA terhadap pelaksanaan toilet training. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui animasi SAKA efektif terhadap pelaksanaan toilet training pada anak usia toddler. Metode pada penelitian ini menggunakan quasi eksperimen one group pretest-posttest design menggunakan total sampling pada anak 32 anak toddler. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi adopsi Health Service executive(HSE), analisis data menggunakan uji paired sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh sebelum dan sesudah pemberian animasi SAKA terhadap pelaksanaan toilet training pada anak usia toddler (nilai p=0,000<0,05). Pada pemberian animasi SAKA dapat digunakan sebagai media alternatif pembelajaran toilet training pada anak usia toddler dengan didampingi oleh pengasuh atau orangtua.
Gambaran Perilaku Berpacaran pada Siswa SMA X Jakarta Barat Putri Mulia Hayati Sibarani; Raihana Nadra Alkaff; Narila Mutia Nasir; Minsarnawati Tahangnacca; Dela Aristi
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 1 No. 01 (2022): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v1i01.150

Abstract

Pacaran merupakan salah satu pintu masuk untuk melakukan perilaku seksual berisiko. Perilaku berpacaran yang mengarah kepada perilaku seksual dapat menyebakan berbagai masalah dan dampak kesehatan. Selain menyebabkan kehamilan tidak diinginkan, aborsi, dan infeksi menular seksual (IMS), perilaku seksual pranikah dapat menyebabkan dampak sosial lain, yaitu bagi remaja putri yang hamil maka akan berhenti sekolah, pertukaran peran menjadi orangtua, dikucilkan oleh lingkungan masyarakat, hingga penurunan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku berpacaran pada siswa SMA X Jakarta Barat Tahun 2021. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data primer, dengan total sampel berjumlah 128 responden. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Variabel dependen yang dianalisis yaitu perilaku berpacaran, kemudian untuk variabel independen meliputi,jenis kelamin, pengetahuan, sikap, peran teman sebaya, peran media masa, dan peran orang tua. Hasil penelitian menyatakan sebesar 31,3% responden memiliki perilaku pacaran berisiko, yang diantaranya 30,5% berciuman bibir, 16,4% necking, 17,2% meraba/diraba organ sensitif, 10,2% petting, dan 10,9% sexual intercourse. Alasan responden melakukan perilaku tersebut saat berpacaran karena terjadi begitu saja 65,5% dan saling mencintai 25,0. Banyak pasangan yang melakukan aktivitas tersebut karena dapat membuat hubungan menjadi semakin hangat dan intim hingga mengakibatkan munculnya rangsangan-rangsangan seksual dalam diri individu.
Pengaruh Video Menstrual Hygiene terhadap Pengetahuan dan Sikap pada Siswi di MAN 21 Jakarta Intan Ratu Fahira; Raihana Nadra Alkaff; Narila Mutia Nasir; Dela Aristi
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 1 No. 01 (2022): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v1i01.151

Abstract

Praktik menstrual hygiene memerlukan penanganan yang baik dikarenakan saat menstruasi pembuluh darah pada rahim mudah terinfeksi karena kuman mudah masuk dan menimbulkan penyakit pada saluran reproduksi. Pada tahun 2009, diperkirakan bahwa angka kejadian Infeksi Saluran Reproduksi (ISR) sekitar 2,3 juta kasus dan data Kemenkes RI menunjukkan pada tahun 2017, jumlah kasus IMS dilaporkan sebanyak 14.493 kasus. Pengetahuan yang baik akan mempengaruhi sikap sehingga remaja dapat menerapkan praktik menstrual hygiene dengan benar. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan adalah memberikan informasi melalui media video terkait menstrual hygiene. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi pre-post test yang dilakukan pada 50 siswi kelas 10 dan 11 MAN 21 Jakarta selama bulan Januari – Juni 2021. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang sigifikan terhadap peningkatan nilai pengetahuan dan sikap siswi setelah diberikan intervensi dengan nilai pengetahuan (Pvalue = 0,000) dan nilai sikap (Pvalue = 0,000). Pihak sekolah dapat memberikan edukasi terkait menstrual hygiene dan siswi diharapkan untuk aktif dalam mencari informasi menstrual hygiene.
Hubungan Faktor Stimulus dengan Pengetahuan Terkait Pencegahan COVID-19 Pada Masyarakat Ria Diani; Raihana Nadra Alkaff; Minsarnawati Tahangnacca; Dela Aristi
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 1 No. 01 (2022): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v1i01.152

Abstract

Informasi terkait pencegahan COVID-19 saat pandemi seperti bersumber dari media sosial sangat diperlukan. Informasi COVID-19 bersumber dari media sosial dapat tersebar dengan mudah dan membantu meningkatkan pengetahuan terkait pencegahan COVID-19 pada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional yang dilakukan pada 275 responden masyarakat Kabupaten Bekasi usia 18-34 tahun. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu incidental sampling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial, paparan informasi, frekuensi mengakses informasi COVID-19, platform informasi, bentuk informasi dan penyedia informasi COVID-19 terhadap pengetahuan terkait pencegahan COVID-19. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan antara platform informasi yang sering digunakan dengan pengetahuan terkait pencegahan COVID-19 dengan pvalue sebesar 0,001. Namun, intensitas penggunaan media sosial (pvalue: 0,134), paparan informasi (pvalue: 0,785), frekuensi mengakses informasi COVID-19 (pvalue: 0,184), bentuk informasi (pvalue: 0,682) dan penyedia informasi COVID-19 (pvalue: 0,691) tidak memiliki hubungan terhadap pengetahuan terkait pencegahan COVID-19. Oleh Karena itu, disarankan pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat memberikan informasi dan edukasi terkait pencegahan COVID-19 melalui berbagai platform media sosial agar mudah dijangkau oleh masyarakat Kabupaten Bekasi dari berbagai kalangan.
Evaluasi Penerapan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB-IRT) di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Depok Aprin Noercahyono; Rizky Fajar Meirawan; Abdullah Syafei
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v2i02.153

Abstract

Pangan merupakan salah satu kebutuhan hakiki bagi manusia. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor HK. 03.1.23.04.12.2206 Tahun 2012 tentang Cara Produksi Pangan Yang Baik Bagi Industri Rumah Tangga menjadi panduan untuk memproduksi pangan dengan baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan cara produksi pangan yang baik sehingga dapat diketahui seberapa besar pengaruh elemen yang diteliti terhadap penentuan skor industri rumah tangga. Berdasarkan data Januari sampai dengan November 2019 jumlah sarana industri rumah tangga 145 sarana. Dari hasil penelitian terjadi penyimpangan pada aspek kesehatan dan higiene karyawan, pelatihan karyawan, pemeliharan dan program higiene sanitasi. Hasil analisis membuktikan aspek kesehatan dan higiene karyawan, pelatihan karyawan, dan pemeliharaan dan program higiene sanitasi berpengaruh signifikan terhadap total skor industri rumah tangga sebesar 10,5% dengan Adjusted R.Square 0,086 . Sedangkan secara parsial tidak terdapat adanya pengaruh signifikan pelatihan karyawan terhadap total skor industri rumah tangga pangan sig.0.475. Sedangkan kesehatan dan higiene karyawan sig.0,003 dan pemeliharaan dan program higiene dan sanitasi hasil sig.0,039 secara parsial terhadap total skor IRTP terdapat ada pengaruh secara signifikansi.

Page 10 of 12 | Total Record : 112