Ezra Science Bulletin
Ezra Science Bulletin is a open-access publication journal of research results, scientific research articles, conceptual articles, literature reviews, and/or ideas from various disciplines science. Ezra Science Bulletin is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world. Ezra Science Bulletin is a periodic scientific journal twice a year (January June and July December) published by Kirana Publisher.
Articles
103 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025"
:
103 Documents
clear
HUBUNGAN JARAK KELAHIRAN DENGAN SIBLING RIVALRY PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 5 DI MI SUNAN KALIJOGO KOTA MOJOKERTO
Yanti, Ariu Dewi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.203
Banyak orang tua tanpa sadar selalu membela salah satu anaknya sehingga menyebabkan sibling rivalry. Faktor penyebab sibling rivalry salah satunya adalah jarak kelahiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jarak kelahiran dengan sibling rivalry pada anak usia sekolah kelas 5 di MI Sunan Kalijogo Kota Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 48 siswa dengan teknik purposive sampling dan didapatkan jumlah sampel yaitu 40 responden. Hasil yang telah diperoleh penelitian diketahui bahwa dari 40 responden sebanyak 10 responden (62,5%) mengalami kelahiran jarak dekat dan mengalami sibling rivalry kategori tinggi. Hasil uji rank spearman diperoleh hasil signifikasi p 0,004 dan nilai signifikan 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa nilai p α (0,004 < 0.05) yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima yaitu terdapat hubungan antara jarak kelahiran dengan sibling rivalry pada anak usia sekolah kelas 5 di MI Sunan Kalijogo Kota Mojokerto.
KONTRASEPSI DI ERA DIGITAL: STUDI PERAN APLIKASI SELULER DAN SUMBER DAYA ONLINE DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONTRASEPSI
Faraswati, Riska;
Silvian. N, Mega;
Hastri, Retno
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.204
Era digital kontemporer, lanskap keluarga berencana dan kontrasepsi telah mengalami perubahan signifikan akibat menjamurnya aplikasi seluler dan sumber daya online. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana individu memanfaatkan aplikasi seluler dan sumber daya online untuk menginformasikan pilihan mereka mengenai metode kontrasepsi. Desain penelitian kualitatif retrospektif, responden 271 akseptor KB di tahun 2023 di desa Paiton, Kabupaten Probolinggo sebagai partisipan dari berbagai latar belakang demografi. Studi ini mengeksplorasi pola penggunaan, dan persepsi keandalan aplikasi seluler dan sumber daya online terkait kontrasepsi pengaruhnya terhadap pengambilan keputusan akseptor KB dalam memilih metode KB. Data yang diperoleh akan dianalisa dengan menggunakan rank spearmen dan regresi sederhana dengan CI 95%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai P 0.000 < P value 0.05 yang artinya ada peran sumber daya online terhadap proses pengambilan keputusan metode KB yang digunakan individu. Pemerintah harus mendorong akses internet dan pengembangan pita lebar, dan berupaya menjaga agar akses tersebut terjangkau.
PENGENALAN TERAPI AKUPRESUR PADA IBU
Indah Kusmindarti
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.205
Terapi komplementer merupakan jenis terapi yang memanfaatkan bidang ilmu kesehatan yang mempelajari bagaimana cara menangani berbagai penyakit menggunakan teknik tradisional. Dalam terapi ini tidak menggunakan obat-obat komersil, melainkan memanfaatkan berbagai jenis obat tradisional dan terapi. Sebagai salah satu penyembuhan penyakit, terapi ini dipilih untuk mendukung pengobatan medis konvensional. Saat ini, terapi alternatif dan komplementer sangat banyak jenisnya. Terapi ini juga dikembangkan berdasarkan kepada bukti ilmiah hasil dari penelitian. Setiap Negara memiliki jenis terapi komplementer yang berbeda, sesuai dengan budaya yang terdapat dalam komunitas tersebut. Di Indonesia saat ini telah berkembang bernagai jenis terapi komplementer / alternatif yang dapat diberikan kepada pasien sesuai dengan kebutuhanKegiatan pemberian health education ini adalah menciptakan proses pembelajaran yang mengarah pada aktifitas education, treatment dan evaluasi bedasarkan evidance based. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan pada ibu hamil di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang . Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini adalah dapat meningkatkan Kognitif serta persepsi ibu mengenai terapi akupresur pada ibu yang bisa diterapkan pada keluhan ibu hamil misal: penanganan mual muntah, nyeri pinggang dll
SENTUHAN KASIH IBU SEBAGAI UPAYA STIMULASI TUMBUH KEMBANG BAYI DAN BALITA DI DESA SIDOREJO KEC. JETIS MOJOKERTO
Sa’diya, Lida Khalimatus
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.206
Faktor penentu bagi perkembangan anak baik fisik maupun mental adalah peran orang tua, terutama peran seorang ibu, karena ibu adalah pendidik pertama dan utama bagi anak-anak yang dilahirkan sampai dia dewasa. Salah satu faktor dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak adalah dengan memberikan stimulasi. Terapi pijat memiliki banyak sekali manfaat, Manfaat Pijat bagi bayi dan balita diantaranya Meningkatkan berat badan hingga 20% dibandingkan bayi yang tidak dipijat, Meningkatkan daya tahan tubuh sehingga membantu bayi lebih tahan terhadap penyakit, Tidur Lebih Nyenyak dengan merangsang produksi melatonin, yang berperan dalam siklus tidur dan Merangsang Fungsi Pencernaan seperti konstipasi, serta meningkatkan metabolisme dan distribusi nutrisi ke sel-sel tubuh. Berdasarkan latar belakang masalah di atas dan mengingat pentingnya tumbuh kembang bagi anak, maka menarik untuk dilakukan pengabdian masyarakat tentang edukasi orang tua untuk stimulasi tumbuh kembang anak bayi dan balita dengan terapi pijat.
MANFAAT BABY MASSAGE PADA BALITA
Marifah, Asirotul
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.207
Massage merupakan terapi sentuh tertua dan terpopuler yang dikenal. Massage bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit dan mengembalikan tubuh menjadi segar kembali. baby massage yaitu salah satu bentuk stimulasi taktil yang begitu penting dalam tumbuh kembang bayi. Seorang ibu dengan melakukan baby Massage akan dapat memberikan banyak manfaat pada bayinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat baby massage Pada balita. Metode penelitian ini merupakan deskriptif yaitu peneliti hanya menggambarkan variabel penelitian secara deskriptif sesuai dengan data yang diperoleh. Rancangan ini dipilih untuk menggambarkan manfaat baby massage. Metode dalam penelitiana ini adalah deskriptif dengan populasi seluruh balita usia 1- 3 tahun di wilayah kerja Puskesmas pembantu Tambak Agung Kabupaten Mojokerto sebanyak 26 balita. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 26 responden dengan teknik pengambilan sampel Total sampling. Analisa data penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa manfaat baby massage adalah (1) memperlancar BAB yaitu sebanyak 26 responden (100 %), (2) membuat tidur lelap terdapat 23 responden (88%), (3) Meningkatkan kenaikan BB terdapat 20 responden (80%), (4) Membuat tidak mudah rewel terdapat 20 responden (80%), (5) Mengurangi kembung terdapat 17 responden (65%), dan (6) meningkatkan imunoglobin pada bayi dan menurunkan stres terdapat 15 responden (58%). Manfaat baby massage yang paling dominan dalam penelitian ini adalah dapat memperlancar BAB. Sebagai upaya dalam meningkatkan kesehatan balita dan tumbuh kembangnya perlu adanya baby massage yang dilakukan baik oleh bidan ataupun orang tua balita secara rutin.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA IBU YANG MEMPUNYAI BALITA
Suryantini, Naning Puji
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.208
Menciptakan hidup sehat sebenarnya sangatlah mudah serta murah, apabila dibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan apabila mengalami gangguan kesehatan cukup mahal. Hidup sehat merupakan hal yang seharusnya diterapkan oleh setiap orang. Seorang Ibu sebagai pengambil peranan penting dalam rumah tangga di harapkan bisa menerapkan hidup bersih dan sehat dalam tantanan rumah tangga, mengingat manfaat yang ditimbulkan akan sangat banyak, mulai dari konsentrasi kerja, kesehatan dan kecerdasan anak sampai dengan keharmonisan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui gambaran perilaku hidup bersih dan sehat pada Ibu yang mempunyai Balita di wilayah kerja Puskesmas pembantu Tambak Agung Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu yang mempunyai Balita tahun di wilayah kerja Puskesmas pembantu Tambak Agung Kabupaten Mojokerto sebanyak 25 responden, sampel berjumlah 25 responden yang dipilih dengan teknik Total Sampling. Data dikumpulkan dengan membagikan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mempunyai perilaku positif sebanyak 15 orang (60%). Dan hampir setengah responden mempunyai perilaku negatif sebanyak 10 orang (40%). Perilaku positif ibu pada penerapan hidup bersih dan sehat ditatanan keluarga dipengaruhi oleh pekerjaan, Pendidikan dan usia ibu. Ibu bekerja akan lebih banyak mendapatkan informasi, ibu yang berpendidikan akan lebih mudah memahami informasi yang didapat serta ibu dengan usia yang matang akan lebih baik dalam menjalankan perannya mengasuh dan membesarkan anak-anaknya.
HUBUNGAN HANDLING COMPLAINT (PENANGANAN KELUHAN) DENGAN LOYALITAS PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI HAJAR SIDOARJO TAHUN 2024
Zubaidah, Risna;
Rohmah, Eliya;
Tiyodanto, Indhy Jazilla
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.209
Penyedia layanan kesehatan harus lebih fokus pada kepuasan pasien untuk menjaga loyalitas pasien dan menarik pasien baru. Ketidakpuasan pasien dapat disebabkan oleh banyak hal yang akhirnya akan menimbulkan complaint. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan handling complaint dengan loyalitas pasien BPJS rawat jalan di Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan Acidental sampling memperoleh 40 responden dalam waktu 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien menilai penanganan keluhan berada pada kategori cukup (80%), sementara hanya sebagian kecil yang menilai kategori baik (20%). Loyalitas pasien juga menunjukkan hasil yang mayoritas berada pada kategori cukup (62,5%) dan selebihnya pada kategori baik (37,5%). Analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara penanganan keluhan dan loyalitas pasien (r = 0,009, p < 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik penanganan keluhan, semakin tinggi tingkat loyalitas pasien. Kesimpulannya adalah bahwa handling complaint dan loyalitas pasien di BPJS Rawat Jalan di Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo memiliki hubungan yang cukup kuat.
STUDI LITERATUR MENGENAI GAMBARAN COACHING, MENTORING DAN KONSELING BAGI KESEJAHTERAAN KARYAWAN DI TEMPAT KERJA
Sinaga, Okta Eliza;
Wustari L Mangundjaya
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.210
Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai peram coaching, mentoring, dan konseling terhadap kesejahteraan karyawan di tempat kerja. Metode yang digunakan pada penelitian ini, adalah dengan cara menggunakan studi literatur yaitu mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur, seperti artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang membahas ketiga pendekatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coaching berfokus pada pengembangan keterampilan dan pencapaian tujuan spesifik, yang dapat meningkatkan kinerja dan kepercayaan diri karyawan. Sementara itu, mentoring berperan penting dalam pengembangan karir jangka panjang, memberikan dukungan dan bimbingan yang membantu karyawan mengatasi tantangan dalam lingkungan kerja. Di sisi lain, konseling berfokus pada kesehatan mental dan emosional, yang membantu karyawan mengelola stres dan masalah pribadi yang dapat mempengaruhi kinerja mereka. Berdasarkan penelitian ini, ketiga pendekatan ini saling melengkapi dan memiliki efek yang signifikan terhadap kesehatan karyawan. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk menggabungkan pendekatan coaching, mentoring, dan konseling ke dalam strategi pengembangan sumber daya manusia, sehingga diharapkan akan membuat tempat kerja lebih produktif dan lebih baik untuk karyawan
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III (AKUPRESURE TITIK SP6 & LI4) SEBAGAI UPAYA MENCEGAH TERJADINYA PERSALINAN LAMA
Yulianti, Indra;
Dwi Prihartini, Sabrina
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.212
Background: Selama proses persalinan berlangsung terdapat persalinan yang mudah maupun sulit. Penyulit proses persalinan dapat terjadi pada kala I fase aktif dan kala I fase laten yang memanjang. Salah satu metode non farmakologi yang paling sering digunakan dan efektif untuk mempercepat persalinan adalah akupresur (titik SP6 dan LI4). Akupresur juga terbukti aman dilakukan pada ibu yang sedang inpartu untuk membantu proses induksi persalinan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan akupresur mandiri, agar dapat menolong dirinya sendiri pada saat merasakan keluhan – keluhan serta mengurangi ketidaknyamanan fisiologis yang dirasakan pada kehamilan trimester III. Pelatihan akupresur mandiri bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagi ibu hamil tentang akupresur dan teknik akupresur yang benar untuk mencegah terjadinya persalinan lama. Metode : Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan secara klasikal diawali pretest dan diakhiri posttest. Hasil: Hasil evaluasi pada kegiatan ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang akupresur. Kesimpulan: Pada kategori baik dan cukup dan terjadi penurunan persentase pada kategori kurang
PENYULUHAN RESIKO JATUH DAN PENDAMPINGAN TANDEM WALKING EXERCISE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN JATUH PADA LANSIA
Pratiwi, Rizky Meuthia;
Ayu, Dieke Sigeria Ayu;
Yusril Al Hamdani Z
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.213
Para lansia beberapa mempunyai keluhan kelemahan dan rasa nyeri. Gangguan keseimbangan merupakan penyebab utama resiko jatuh. Perlu di lakukan upaya untuk meningkatkan keseimbangan tubuh lansia salah satunya Tandem Walking Exercise. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, praktik , diskusi dan mengetahui nilai TUG-Test. Setelah melakukan edukasi, selanjutnya adalah melakukan latihan berjalan tandem kemudian menilainya dengan Time Up Go Test. Hasil dari penilaian dan observasi saat latihan berjalan tandem, sebanyak 3 lansia masuk ke kategori resiko tinggi jatuh dengan durasi berjalan tandem > 13 detik, 16 lansia masuk ke kategori resiko jatuh ringan karena berdasarkan observasi agak kurang dalam keseimbangan dan 21 lansia tidak beresiko jatuh atau mampu menyelesaikan jalan tandem < 13 detik.