cover
Contact Name
Ratno Susanto
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+62881026447491
Journal Mail Official
ratnosusanto142@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/krepa/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29883059     EISSN : 29883059     DOI : -
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Kreativitas Pada Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit empat Kali setahun yaitu Januari, April, Juli, Oktober yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Kreativitas Pada Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
PENYULUHAN ASI EKSKLUSIF DAN TEKNIK MENYUSUI Zuhra Safitri; Shahrul Rahman
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i4.223

Abstract

Negara Indonesia menempati peringkat pertama angka kematian bayi (AKB) terbanyak di Asia Tenggara. Untuk menekan kejadian AKB ini, World Health Organization (WHO) dan United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) menganjurkan kepada ibu agar memberi ASI eksklusif serta teknik menyusui yang tepat. Sekitar 800.000 kematian bayi dapat cegah dengan pemberian ASI eksklusif. Di Provinsi Sumatra Utara hanya 41,3% atau sekitar 28.459 bayi yang mendapat ASI eksklusif. ASI eksklusif merupakan nutrisi yang diberi kepada bayi sejak lahir hingga berumur 6 bulan tanpa memberi makanan lain dan dilanjutkan sampai berumur 2 tahun. ASI terbagi menjadi 3 jenis, yaitu kolostrum, ASI masa peralihan, dan ASI mature. Tetapi, kebanyakan ibu tidak memberi ASI eksklusif kepada bayinya karena mengeluh ASI tidak keluar sehingga memutuskan untuk memberi susu formula. Maka dari itu, pentingnya dilakukan penyuluhan mengenai ASI eksklusif dan teknik menyusui yang tepat. Metode kegiatan penyuluhan ialah dengan menggunakan media powerpoint (ppt). Kegiatan penyuluhan bertujuan untuk memberi pengetahuan mengenai manfaat dan keunggulan ASI eksklusif serta teknik menyusui yang benar. Penyuluhan ditujukan kepada ibu juga calon ibu yang ada di tempat. Penyuluhan diselenggarakan pada tanggal 26 Agustus 2023 di rumah peserta, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun dan dihadiri oleh 15 peserta.
EDUKASI PENTINGNYA MENJAGA POLA MAKAN SEHAT PADA ANAK LINGKUNGAN IV KELURAHAN HAMDAN KECAMATAN MEDAN MAIMUN Aisya Indira; Shahrul Rahman
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i4.225

Abstract

Kebutuhan dasar semasa anak dalam fase tumbuh kembang harus dipastikan dalam status terpenuhi. Kebutuhan dasar yang paling berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan pada anak ialah nutrisi. Nutrisi yang masuk ke tubuh anak harus cukup dengan usia juga kebutuhan hariannya. Apabila tidak sesuai, si anak akan rentan terkena malnutrisi yang sangat berdampak buruk bagi kesehatan serta kecerdasannya di masa mendatang. Setiap peringatan Hari Anak Nasional (HAN) selalu mengusung tema untuk mendukung pemenuhan tumbuh kembang dan perlindungan pada anak. Slogan yang sering terdengar dengan kata 4 Sehat 5 Sempurna kini telah berganti menjadi Pedoman Gizi Seimbang (PGS) yang memiliki 10 pesan. Metode pelaksanaan kegiatan ialah edukasi dengan media poster. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk memperkenalkan pola makan yang sehat kepada anak agar anak senantiasa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Target utama dari kegiatan edukasi tentu saja kepada anak-anak. Kegiatan dilakukan tanggal 26 Agustus 2023 di rumah peserta, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun. Kegiatan diikuti oleh 15 peserta orang tua dan anak. Rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan, pemeriksaan fisik, pemaparan materi, dan tanya jawab.
PENERAPAN TEKNOLOGI LUBANG BIOPORI SEBAGAI SOLUSI PERMASALAHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN MELAYU BESAR KOTA Rachel Ditya Syaharani; Raisa Adella; Muhammad Rizky; Nurhalisa; Mutiara Zahira; Fatahul Jannah; Aisyah Putri; Ziffa Sabrina Rahman; Brian Alan Hutasoit
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i4.231

Abstract

Permasalahan banjir melanda sebagian wilayah di Desa Melayu Besar Kota ini, dimana banyak disebabkan oleh ulah manusia sendiri. Kurangnya kepedulian menjaga lingkungan menjadi hal utama penyebab banjir. Penyebab lain pembuangan sampah di aliran badan air, sehingga air tidak bisa mengalir dengan lancar pada akhirnya mengakibatkan luapan air. Oleh karena itu, muncullah ide pembuatan lubang resapan biopori dimana bahan utamanya adalah sampah organik. Lubang biopori berfungsi meresapkan air ke dalam tanah dan dapat digunakan untuk membuat kompos. Lubang biopori tidak membutuhkan area luas dan proses pembuatannya sangat mudah, hal ini tentu menjadi solusi yang tepat untuk wilayah dengan lahan terbuka yang sempit. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di kantor lurah Kelurahan Desa Melayu Besar Kota Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan dengan permasalahan lingkungan kekeringan sumber air yang dilanda saat musim kemarau dan kebanjiran dilingkungan sekitar. Untuk membuat lunbang biopori dibutuhkan Pipa PVC. Pipa PVC ini digunakan untuk sebagai lubang resapan. Pipa PVC ini biasanya harganya cukup mahal sehingga dapat diganti dengan botol air mineral bekas yang ukuran 1,5 L. Botol air mineral bekas ini sering kali terbuang dan tidak dimanfaatkan. Oleh sebab itu, secara tidak langsung kita dapat memanfaatkan limbah yang tak terpakai Dari permasalahan ini pemecahan masalahan dengan memperkenalkan akan penting nya biopori sebagai lubang resapan air dan penyubur bagi tanah
PENYULUHAN KESEHATAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA REMAJA FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA BARAT Marizki Putri; Suci Trisyah Ananda Fitri; Abellyna Nof Kenedya; Windy Mairani; Jefri Suherman
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i4.234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Remaja sekitar tempat tinggal mahasiswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Rancangan atau desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 remaja, instrumen penelitian menggunakan media pwoer point dan leaflet. Metode analisis yang digunakan adalah uji statistik menggunakan analisis univariat (analisis deskriptif). Hasil penyuluhan ini menunjukkan bahwa remaja dapat memahami dan mengerti cara pencegahannya sebanyak 20 orang (100%).
SOSIALISASI BAHAYA PERGAULAN BEBAS, BULLYING SERTA KEKERASAN PADA ANAK DI SMPN 7 PINGGIR Yesi Yesi; Sindy Ariska Safitri; Anggi Melani; Putri Puja Ayu Krisna Dewi; T.Maya Lestari; Marchela Natasya Sestya; Cahya Bintang Ramadhan; Horas Sanggam Parulian Simamora; Arif Alfikri; Tania Novita Sari
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i4.279

Abstract

Kenakalan remaja dan perilaku bullying telah menjadi masalah serius dalam masyarakat modern. Kenakalan remaja mencakup berbagai tindakan yang melibatkan remaja dalam perilaku destruktif dan ilegal, sementara bullying adalah tindakan agresi verbal, fisik, atau psikologis yang ditujukan kepada anak-anak atau remaja yang lebih lemah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali faktor-faktor yang berkontribusi pada kenakalan remaja dan penyebaran bullying di antara mereka. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bahwa kenakalan remaja dapat menjadi faktor risiko bagi perilaku bullying. Faktor-faktor seperti pengaruh teman sebaya, tekanan sosial, ketidakstabilan emosional, dan rendahnya tingkat pemahaman tentang konsekuensi tindakan mereka dapat memengaruhi kenakalan remaja. Selain itu, penelitian ini juga membahas upaya untuk menghentikan kekerasan pada anak. Pendekatan ini harus mencakup pendidikan yang lebih baik tentang pentingnya empati, penghormatan terhadap perbedaan, dan penyelesaian konflik tanpa kekerasan. Diperlukan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan komunitas untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak. Dengan upaya bersama untuk mengidentifikasi penyebab kenakalan remaja, mencegah bullying, dan mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menghentikan kekerasan pada anak, kita dapat membentuk masyarakat yang lebih aman dan lebih baik untuk generasi mendatang.
EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN PROGRAM BEASISWA PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA Fina Mulyana
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i4.318

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of the implementation o f the North Sumatra Provincial Government (Pemprov) scholarship program, find out what obstacles are encountered in implementing the scholarship program and how the people of North Sumatra respond to the scholarship program. This research is qualitative research with a case study approach and data collection techniques through direct observation and interviews. This research was located at the North Sumatra governor's office, people's welfare bureau. The results found were that the implementation of the North Sumatra Provincial Government (Pemprov) scholarship program was not fully effective. During the implementation of the program, several obstacles were encountered: 1) Lack of information circulated by the organizers, 2) inappropriate governance of the scholarship program mechanism, 3) many requirements given in submitting scholarship proposals.
PROGRAM MKBM MAGANG INDUSTRI PADA PT. HIDEAKI KIMIKA INDONESIA Sarah Syafira Tuahunsz
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i4.344

Abstract

Program MBKM – Magang Industri dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan dasar dan menambah pengalaman serta pengatahuan mahasiswa agar dapat mempraktikan ilmu yang telah didapatkan di dalam dunia perkuliahan. Program MBKM juga untuk pemahaman mahasiswa mengenai hubungan antar teori dan praktik. Penerapan sehingga dapat memberikan bekal bagi mahasiswa untuk terjun ke lapangan pekerjaan. Program ini dilaksanakan selama 4 bulan, mulai dari Mei 2023 sampai dengan Agustus 2023. Mahasiswa dibimbing oleh mentor dari PT. Hideaki Kimika Indonesia dan rekan sehingga banyak memperoleh ilmu pengetahuan baru selama mengerjakan project. Selama pelaksanaan kegiatan magang industry di PT. Hideaki Kimika Indonesia, praktikan melakukan sebagain besar kegiatan pekerjaan yang khususnya untuk dunia keuangan dan perpajakan
OPTIMALISASI UPAYA REHABILITASI ANAK BINAAN PEMASYARAKATAN DI INDONESIA: ANALISIS KOMPREHENSIF TERHADAP TANTANGAN, INOVASI, DAN PERAN TEORI KONTROL SOSIAL Muhammad Nuridzati Savira; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i4.396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh polusi udara terhadap kesehatan manusia di kota metropolitan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei, pengumpulan data kualitas udara, dan analisis data statistik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang tinggal di daerah dengan polusi udara tinggi memiliki tingkat masalah pernapasan yang lebih tinggi dan lebih sering mengunjungi rumah sakit dibandingkan dengan kelompok yang tinggal di daerah dengan polusi udara rendah. Temuan ini didukung oleh analisis statistik yang menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat polusi udara dan masalah kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa polusi udara memiliki dampak negatif pada kesehatan manusia, terutama dalam hal masalah pernapasan. Oleh karena itu, tindakan yang efektif perlu diambil untuk mengurangi polusi udara di kota metropolitan guna menjaga kesehatan penduduk.
DAMPAK PEMBINAAN KEPRIBADIAN DAN KEMANDIRIAN WARGA BINAAN LAPAS TERHADAP RISIKO RESIDIVIS M. Enrico Giralda Harsari; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i4.399

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan adalah tempat untuk melaksanakan pembinaan warga binaan dan anak didik pemasyarakatan. Berdasarkan ketentuan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan Pasal 1 angka ke-1 yang dimaksud dengan pemasyarakatan adalah kegiatan untuk melakukan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan berdasarkan sistem, kelembagaan, dan cara pembinaan yang merupakan bagian akhir dari sistem pemidanaan dalam tata peradilan pidana. Pembinaan kepribadian dan kemandirian pun dilakukan untuk membuat pelanggar hukum jera dan berusaha membimbing dan membina agar pelanggar hukum kembali menjadi warga yang berguna. Selain itu tujuan pemasyarakatan yaitu membentuk warga binaan agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dapat aktif berperan dalam pembangunan dan dapat hidup secara wajar sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab. Namun, dalam analisis peneltitan ini ditemukan bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini masih tidak efektif untuk mengurangi jumlah residivis. Hal ini dikarenakan kurangnya anggaran, fasilitas, dan sumber daya manusia. Untuk itu dibutuhkannya reformasi di bidang sistem pembinaan Indonesia.
OPTIMALISASI PROGRAM PEMBINAAN REHABILITASI SOSIAL NARAPIDANA NARKOTIK Terry Urick Orisu; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i5.400

Abstract

Artikel ini mengkaji optimalisasi Program Pembinaan Rehabilitasi Sosial Narapidana Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Indonesia. Penyalahgunaan narkotika adalah masalah serius di Indonesia, yang merusak individu, keluarga, dan masyarakat. Program rehabilitasi narapidana narkotika menjadi pendekatan penting untuk mengatasi permasalahan ini. Namun, program ini menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan anggaran dan fasilitas, serta stigma sosial. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif yang melibatkan wawancara, analisis dokumen, observasi partisipatif, dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbatasnya sumber daya, stigma sosial, dan kurangnya motivasi narapidana menjadi kendala dalam program rehabilitasi. Narapidana menyoroti perlunya perbaikan aksesibilitas program, ketersediaan dukungan psikososial, peran keluarga, dan penghapusan stigma. Program pembinaan kemandirian narapidana juga disoroti sebagai cara untuk mempersiapkan mereka untuk kehidupan setelah pembebasan. Artikel ini menggarisbawahi perlunya upaya kolaboratif dari pemerintah, lembaga pemasyarakatan, dan masyarakat dalam meningkatkan program rehabilitasi narapidana narkotika. Diharapkan rekomendasi dari penelitian ini dapat memperbaiki program rehabilitasi dan membantu narapidana pulih dari ketergantungan narkotika serta menjadi anggota masyarakat yang produktif.

Page 4 of 53 | Total Record : 525


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 12 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 11 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 10 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 1 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 9 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 8 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 7 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 6 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 5 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 4 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 10 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 8 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 6 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krep Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 3 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) More Issue