cover
Contact Name
Ratno Susanto
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+62881026447491
Journal Mail Official
ratnosusanto142@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/krepa/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29883059     EISSN : 29883059     DOI : -
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Kreativitas Pada Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit empat Kali setahun yaitu Januari, April, Juli, Oktober yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Kreativitas Pada Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
OVER CAPACITY DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN Bani Khalifah; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i5.401

Abstract

Karena masalah over kapasitas yang semakin memburuk, sangat penting untuk memahami pengaruhnya yang sangat mendalam dalam konteks peradilan pidana dan pemasyarakatan. Maka akan dijelaskan berbagai penyebab over kapasitas di lapas, dampaknya yang sangat meresahkan, serta langkah apa yang telah diupayakan untuk mengatasi masalah ini, sehingga diharapkan kedepannya dapat membantu memperbaiki sistem peradilan pidana menjadi lebih berkeadilan dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kelebihan kapasitas adalah dengan menetapkan sistem pemasyarakatan yang menjadikan sistem pemasyarakatan sebagai pilihan terakhir. Oleh karena itu, yang ditekankan adalah upaya mengatasi permasalahan di luar lembaga pemasyarakatan. Kemunculan restorative justice merupakan respon atas hancurnya sistem pemasyarakatan yang ada saat ini yang sudah tidak efektif lagi. Menghilangkan tingkat kejahatan yang tinggi yang menyebabkan over kapasitas pada Lapas.
OPTIMALISASI PEMBINAAN KEMANDIRIAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KARYA NARAPIDANA PADA LAPAS KELAS I BANDAR LAMPUNG SEBAGAI LAPAS MAXIMUM SECURITY Fazlullah Bima Valerry; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i5.408

Abstract

Tulisan ini membahas tentang faktori penghambati dalami ipembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, dalam hal tersebut terdapat upaya untuk mengatasi faktor yang menjadi penghambat tersebut. Metode dalam penelitian pada artikel ilmiahi ini imenggunakan metode penelitian iyuridis normatifi dan Yuridis iEmpiris. Pendekatan yuridis normatif adalah pendekatan melalui studi kepustakaan (library research). Metode dalam ipenelitian iini imenggunakan yuridisi normative yang dalami penelitiani hukumi kepustakaan yangi dilakukani dengani menggunakan icara imeneliti lbahan-bahan kepustakaan latau ldata lsekunder. Hasil analisis menunjukan bahwa penyebab utama minimnya skill dan bakat narapidana untuk menunjang pembinaan kemandirian adalah belum optimalnya bentuk assessment narapidana yang memiliki kemampuan khusus yang dapat mendukung pembinaan kemandirian. Kondisi ideal yang belum tercapai ini karena masih terjadi beberapa masalah dalam assessment pemilihan narapidana yang memiliki potensi kemampuan khusus yang telah dimilikinya saat masih diluar, minimnya anggaran pelatihan kemandirian mengingat Lapas I Bandar Lampung merupakan Lapas Maksimum Scurity, minimnya sarana dan prasarana penunjang pembinaan kemandirian. Upaya untuk mengoptimalisasikan penghambet tersebut diperlukan pemberian sosialisasi kepada narapidana, pengoptimalisasian narapidana yang memiliki kemampuan khusus serta membangun kerjasama dengan stakeholder.
MENINGKATKAN MINAT BACA DAN KREATIVITAS SISWA MELALUI KEGIATAN KAMPUS MENGAJAR (PROGRAM LITERASI DAN MADING KARYA SEKOLAH) Naura Valda Fahira; Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i5.429

Abstract

Kampus Mengajar adalah program yang melibatkan mahasiswa sebagai pengajar sukarela di sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan atau bermitra. Program ini dirancang untuk memperkenalkan kegiatan literasi yang menyenangkan dan melibatkan siswa dalam menciptakan mading karya yang menggabungkan aspek seni dan kreativitas. Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas para siswa dengan menggunakan program yang telah dirancang. Hasil menunjukkan bahwa Program Literasi dan Mading Karya Sekolah efektif dalam meningkatkan minat baca siswa serta mengembangkan kreativitas mereka. Siswa yang terlibat dalam program ini menunjukkan peningkatan minat baca yang signifikan dan kemampuan mereka dalam mengungkapkan ide secara visual melalui mading karya. Program ini dilaksanakan dengan harapan dapat membantu para guru dan kepala sekolah di sekolah yang dituju dalam pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar dari kampus mengajar.
UPAYA PENCEGAHAN PEREDARAN NARKOBA MELALUI PENINGKATAN SDM PETUGAS PEMASYARAKATAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA KEROBOKAN Kadek Heri Dharmawan Putra; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i5.430

Abstract

Dalam Peraturan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Tata Tertib Lembaga Pemasyarakatan Dan Rumah Tahanan Negara sudah mengatur mengenai larangan peradaran narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan Negara. Tetapi peredaran narkoba tersebut masih susah untuk diatasi karena berbagai tindakan penyelundupan oleh Narapidana maupun Petugas Pemasyarakatan Pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas kemampuan apa saja yang harus dipelajari untuk meningkatkan kualitas SDM Petugas Pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan agar dapat mencegah peredaran narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian Hukum Empiris yaitu melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana hukum tersebut bekerja di lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Perundang-undangan dan Pendekatan Kasus. Narkoba masih banyak memiliki celah untuk dapat masuk kedalam Lembaga Pemasyarakatan. Celah tersebut baik dari kunjungan, kegiatan asimilasi, melalui Petugas Pemasyarakatan atau sebagainya. Kualitas SDM Petugas Pemasyarakatan memiliki pengaruh paling besar dalam Upaya pencegahan peredaran narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan sehingga perlu melakukan peningkatan dalam berbagai hal. Peningkatan tersebut dapat dilakukan dengan memberikan bekal pengetahuan, peningkatan sarana dan prasarana, peningkatan integritas dan peningkatan kemampuan petugas untuk memberikan pembinaan.
PEMBENTUKAN BISNIS YANG BERETIKA MELALUI EDUKASI ETIKA BISNIS UNTUK PENGUSAHA UMKM THRIFT SHOP KARANG SUKUN Muhammad Taufik; L. Jatmiko Jati; Harfina Yulistia
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i5.436

Abstract

Thrift Shop Karang Sukun is well known as Pasar Rombengan. It is one of the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) that operates in the fashion industry specifically selling used clothes. Business ethics education for MSMEs has an important role in forming honest, fair and responsible behavior in running a business. This research aims to promote ethical business through business ethics education for Karang Sukun Thrift Shop MSME entrepreneurs. And this research also observed changes in business behavior after business ethics education was provided. This research shows a significant increase in knowledge and understanding of business ethics among second-hand clothing MSME owners after receiving education. Apart from that, business ethics education can influence business behavior in the used clothing MSME environment. It is hoped that this research will be useful for MSME entrepreneurs, especially Karang Sukun thrift shop.
PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP PEGAWAI (THE EFFECT OF JOB SATISFACTION ON EMPLOYEES) DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS I MEDAN Muhammad Rizki Manurung; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i5.444

Abstract

Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor yang perlu ditingkatkan pada setiap pekerjaan petugas pemasyarakatan. Faktor tersebut menjadi hal yang sangat penting karena kecenderungan meningkatkan kinerja pegawai dalam suatu organisasi tidak dapat dicapai tanpa kepuasan kerja pegawai. Tujuan dari penelitian ini ialah agar mengetahui pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai di LPKA Kelas I Medan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian secara kuantitatif berdasarkan data primer dari kuesioner yang disebarkan dengan teknik pengambilan sampel probability dengan teknik penarikan simple random sampling terhadap semua pegawai dengan memakai metode penelitian yang dipakai yaitu metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan penyebaran kuisioner terhadap 30 responden yang ada di LPKA Kelas I Medan. Analisa data penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dengan menggunakan Uji regresi sederhana, Signifikansi dan Uji Determinasi dengan menggunakan IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase pengaruh yang diberikan variabel X terhadap Y dilakukan uji determinasi dan dari uji tersebut didapatkan nilai R Square sebanyak 0,367. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini ialah terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepuasan kerja dan kinerja pegawai LPKA Kelas I Medan.
Inovasi Alat Setrika dan Pelipat Pakaian sebagai Upaya Peningkatan Produktivias UMKM “Insight Laundry” Rahdian Hadi Farhan; Taufiqurrahman; Ridho Tullah Syahputra; Hafidzah Putri Rahmadani; Muhammad Naufalun Nabil; Muhammad Ilhamdi Rusydi
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i5.445

Abstract

Binatu atau yang lebih dikenal sebagai laundry adalah bisnis yang berkaitan dengan pelayanan jasa pencucian dan penyetrikaan pakaian. Proses menyetrika dan melipat pakaian membutuhkan banyak waktu dan tenaga manusia. Studi masalah dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara secara langsung terhadap owner “Insight Laundry” yaitu Bapak Irsyad. Menurut Bapak Irsyad, tingginya permintaan jasa laundry yang dilayani oleh “Insight Laundry” tidak sebanding dengan kemampuan dalam menyelesaikan pengerjaan laundry. Dalam proses menyetrika dan melipat pakaian diperlukan waktu selama 5 menit, sehingga dalam sehari laundry ini hanya mampu menyelesaikan 20kg hingga 25kg pakaian. Hal ini tentu tidak sebanding dengan jumlah permintaan jasa laundry yang mencapai hingga 70kg per hari. Tim PKM-PI melakukan perancangan alat yang dapat membantu mitra dalam meningkatkan produktivitanya. Alat yang dirancang menerapkan teknologi berupa alat setrika terintegrasi dengan pelipat pakaian yang bekerja secara otomatis. Hasil yang diperoleh dari penggunaan alat ini adalah berkurangnya waktu penyetrikaan dan melipat pakaian dari 5 menit menjadi 1 menit.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB ARGAMAKMUR M.Ejo Pratama Ladico; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i5.447

Abstract

Kepemimpinan merupakan kemampuan seorang pemimpin untuk mengendalikan, memimpin, mempengaruhi fikiran, perasaan atau tingkah laku orang lain untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Dalam sebuah organiasi kepemimpinan sangat berperan penting dalam mempengaruhi arah berkembang nya sebuah organisasi termasuk berpengaruh terhadap kinerja dan performa pegawai dan bawahan di organisasi tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja para pegawai di Lapas Kelas IIB Argamakmur. Metode yang digunakan adalah Metode penelitian Kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan dan Kinerja pegawai. Tingkat pengaruh Emotional Intelligence terhadap Job Peformance di Lapas Kelas IIB Agramakmur sebesar 72,3%, sedangkan sisanya sebesar 27,7% diterangkan oleh variabel lain.
PENTINGNYA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI UNTUK MENCEGAH JUMLAH ANAK PUTUS SEKOLAH Asri Adilah; Fajar Utama
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i5.454

Abstract

Dalam masa usia dini, banyak sekali tantangan bagi orang tua di luaran sana untuk mengajarkan anak akan pentingnya pendidikan. Karena di masa inilah pertumbuhan dan perkembangan anak cepat tanggap untuk merespons apa yang mereka lihat dan apa yang mereka dengar. Proses pembelajaran pada anak usia dini harus dilakukan dengan tujuan memberikan konsep-konsep dasar yang bermakna bagi anak melalui pengalaman nyata yang memungkinkan anak untuk menunjukkan aktivitas dan rasa ingin tahu yang optimal. Masa–masa penting dalam pertumbuhan dan perkembangan terletak pada tahap anak –anak dan remaja. Dalam tahap menuju remaja dan dewasa setiap anak harus dibekali. Pembekalan anak dapat dilakukan dengan berbagai macam cara pembelajaran dan berbagai metode. Maka dari itu,untuk mencapai kebutuhan pengembangan diri anak di SDN 060922 yang berlokasi di Jalan Kemuning Tg. Rejo Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, dilakukan kegiatan pembelajaran dengan sistem saling berpartisipasi dan berinteraksi dalam setiap kegiatan. Tujuannya agar setiap anak mampu mengekspresikan dirinya sehingga dalam pembelajaran mereka akan mengerti akan pentingnya pendidikan.
PEMENUHAN HAK PELAYANAN KESEHATAN BAGI KELOMPOK RENTAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN Muhammad Aulia Rahman; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 6 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krep
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i6.456

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pelayanan Kesehatan bagi kelompok rentan yang berada di Lembaga pemasyarakatan. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah dengan studi kepustakaan yakni peninjauan komprehensif, sistematis, kritis, dan terstruktur atas literatur yang berkaitan dengan topik penelitian seperti artikel atau karya tulis ilmiah yang relevan dan perundang-undangan yang terkait dengan topik bahasan. Hasil dari analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat berbagai hambatan dalam pemenuhan pelayanan Kesehatan bagi narapidana kelompok rentan seperti kurangnya Sarana dan prasarana medis, kurangnya tenaga Kesehatan professional, minimnya anggaran pada dipa di Lembaga pemasyarakatan, tidak memilikinya asuransi Kesehatan, dankurangnya dukungan moral maupun materil dari keluarga narapidana. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelayanan Kesehatan bagi narapidana kelompok rentan di Lembaga pemasyarakatan belum optimal. Hal itu dapat terjadi karena dampak dari berbagai hambatan yang belum menemui jalan keluar yang efektif dan efisien.

Page 5 of 53 | Total Record : 525


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 12 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 11 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 10 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 1 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 9 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 8 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 7 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 6 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 5 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 4 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 10 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 8 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 6 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krep Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 3 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) More Issue