cover
Contact Name
Irwan Ramadhan Ritonga
Contact Email
ritonga_irwan@fpik.unmul.ac.id
Phone
+6285290226104
Journal Mail Official
tropicalaquaticsciences@unmul.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Jurnal Tropical Aquatic Sciences Gedung Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univeritas Mulawarman Kampus Gunung Kelua, Jl. Gn. Tabur No. 1 Lt. 2 Samarinda Telpon/Fax. (0541) 749482, 748372
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 29876753     DOI : https://doi.org/10.30872/
Journal Tropical Aquatic Sciences (TAS) is a journal published by the Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University which was published in April 2022 with a total of 15 scientific articles published. Scientific articles published are the results of research on the scope of the latest comprehensive interdisciplinary approach to the subject of aquatic ecology, aquatic biology, hydrology, water quality, riverine and marine pollution, and oceanography. The publication of these 15 scientific articles has gone through a standard peer review process and is in accordance with the applicable code of ethics. Please refer to and cite every scientific article in the TAS that is in accordance with your research topic.
Articles 114 Documents
DETEKSI TUMPAHAN MINYAK DI TELUK BALIKPAPAN TAHUN 2018 MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL 1A Mohammad Tri Arwadi; Iwan Suyatna; Widya Kusumaningrum
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v1i2.648

Abstract

Indonesia has strategic shipping lanes and abundant natural resources, one of them is petroleum. These conditions is an advantage for Indonesia, but also it give challenges for the around ecosystem. In March 2018 there was oil spill accident in Balikpapan Bay. This incident brought bad impact for ecosystem around and people too. Based on these the research set out to monitoring the direction of distribution oil spill, the method can use remote sensing technology to search it with Sentinel 1A imagery. The image analysis used thresholding digital number. The results obtained the direction oil spill is spread out to east direction in area about ±82.579 km2 (01 April 2018). While on 13 April 2018 the oil spill there was still covering area about ±​​26,896 km2.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT (Pb, Cd, DAN Cu) PADA LAMUN (Enhalus acoroides DAN Thalassia Hemprichii) SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN DI TELUK BALIKPAPAN, KOTA BALIKAPAPAN, KALIMANTAN TIMUR Mahesa Islamy Eka Juniar; Jailani Jailani; Ghitarina Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v1i2.649

Abstract

There are many activities in and around Balikpapan Bay which is expected to provide input of organic matter and waste containing heavy metals that may accumulate in seagrass. Seagrass is a material that can be used for analysis of heavy metal content and can accumulate these contaminants. This study aimed to analyze the levels of heavy metals (Pb, Cd, and Cu) in seagrass (Enhalus acoroides and Thalassia hemprichii) in the waters of Balikpapan Bay. Seagrass samples were taken at two stations with three repetitions. The samples were then dry-destructed prior to heavy metal analysis. Analyses The results showed that the heavy metal content of Pb was higher at Station 2 (dominated by Thalassia hemprichii) in the stem, Cd was higher at Station 1 (dominated by Enhalus acoroides) in the stem, and Cu was found higher on the leaf. Of the Seagrass at Station 2. The levels of Pb in the seagrass have exceeded the quality standard stipulated in KEPMEN No. 51 of 2004.
KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN KERAPU MUARA (Epinephelus coioides) DI PERAIRAN PANGEMPANG KECAMATAN MUARA BADAK Anjani, Dewi; Ghitarina; Rafi’i, Akhmad
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.742

Abstract

Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran >5 mm. Mikroplastik yang berada dalam perairan dapat termakan oleh biota perairan baik secara langsung maupun tidak langsung. Jenis ikan Kerapu Muara merupakan jenis ikan yang bernilai ekonomis dan cukup digemari masyarakat. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, kandungan, perbandingan jenis dan pengaruh panjang ikan terhadap mikroplastik pada saluran pencernaan ikan Kerapu Muara (Epinephelus coioides) di perairan Pangempang Kecamatan Muara Badak. Sampel ikan Kerapu Muara diambil di Pelabuhan Kapal yang ada di desa Tanjung Limau Kecamatan Muara Badak, Kalimantan Timur sebanyak 10 ekor. Ada tiga jenis mikroplastik yang terdeteksi pada ikan Kerapu Muara, yaitu fiber dengan kelimpahan sebesar 12,4 partikel/ind, film dengan kelimpahan 2,5 partikel/ind dan fragmen dengan kelimpahan 0,5 partikel/ind. Hasil uji Regresi Linier Sederhana menunjukan ukuran panjang ikan tidak berkorelasi terhadap jumlah mikroplastik sebesar 0,0386 (pengaruh sangat rendah). Hasil uji Kruskal Wallis menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara fiber dengan film p-value (0,003) < α (0,05) dan antara fiber dengan fragmen p-value (0,000) < α (0,05), sedangkan film dengan fragmen tidak terdapat perbedaan yang signifikan p-value (0,074) > α (0,05).
KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SEDIMEN DI WILAYAH PESISIR PANTAI MONPERA KOTA BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR Putri, Rina; Rafi’i, Akhmad; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.773

Abstract

Sampah plastik merupakan jenis sampah yang tersebar paling banyak di perairan laut. Sampah telah menjadi masalah yang cukup mengkhawatirkan terutama di lingkungan laut. Penelitian ini dilakukan di wilayah pesisir pantai Monpera dengan tujuan untuk mengetahui jenis, kelimpahan dan perbedaan antar jenis mikroplastik pada sedimen. Penentuan titik sampling menggunakan metode purposive sampling. Garis transek dipasang sepanjang 100 m dibagi menjadi 5 lajur, dengan masing-masing lajur berjarak 20 m pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode random sampling. Komposisi mikroplastik terdiri dari jenis film dengan nilai presentase 62%, disusul fiber dengan 22% dan fragmen dengan 16%. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan mikroplastik pada sedimen yang teridentifikasi paling banyak adalah jenis film dengan total 54.140 partikel/kg/m2, fiber dengan total sebanyak 19.160 partikel/kg/m2 dan fragmen dengan total 14.240 partikel/kg/m2. Perbandingan kelimpahan antar jenis Mikroplastik terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan yaitu fragmen dan film dengan nilai sig p-value (0,037) < sig α (0,05).
KONDISI KERAPATAN LAMUN DAN SEDIMEN DI PERAIRAN DUSUN SELANGAN KOTA BONTANG Mukmin; Sari, Lily Inderia; Nurfadilah
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.788

Abstract

Lamun memiliki beberapa fungsi penting pada daerah pesisir, salah satunya adalah lamun sebagai produsen primer pada perairan dangkal yang merupakan sumber makanan penting bagi beberapa jenis organisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerapatan lamun dengan sedimen dan untuk mengetahui tekstur sedimen di Dusun Selangan Kota Bontang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai Juli 2022 di Dusun Selangan Kota Bontang. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan metode transek kuandran. Hasil yang didapatkan jenis lamun yang ditemukan hanya Enhalus acoroides. Nilai hasil kerapatan lamun Enhalus acoroides didapatkan rentang nilai 181 - 280 tegakan individu/m2, dan nilai terendah total kerapatan pada stasiun timur 181 tegakan individu/m2. Hasil pengukuran oseanografi pada parameter salinitas berkisar antara 32-33 o/00, DO pada setiap stasiun >5 mg/L, Suhu berkisar antara 30 – 31 0C, nilai pH berkisar antara 6,77-8,4, nitrat berkisar 0,004- 0,008 mg/L dan nilai konsetrasi fosfat 0,02 mg/L pada setiap lokasi. Sedangkan hasil pengukuran sedimen didapatkan kondisi kandungan Nitrat dan Fosfat pada sedimen di lokasi penelitian cukup baik sedangkan untuk nilai N-Total dan karbon organik masih di bawah ambang baku mutu.
KOMPOSISI MAKROPLASTIK PADA SEDIMEN DI PANTAI MONPERA KOTA BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR Daffa Javier Efrin; Rafi’i, Akhmad; Ghitarina
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.792

Abstract

Pencemaran pesisir dan laut meningkat seiring dengan peningkatan aktifitas manusia. Pencemaran yang banyak terjadi di daerah pesisir selain pencemaran industri juga berupa sampah plastik dan salah satunya adalah jenis makroplastik. Makroplastik yang berukuran 0,025-1 meter termasuk kontaminan yang tersebar di lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan kepadatan makroplastik pada sedimen dalam dua periode di Pantai Monpera. Penelitian ini dilakukan di pesisir Pantai Monpera Kota Balikpapan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan garis transek sepanjang 100 meter. Makroplastik yang ditemukan di Pantai Monpera pada periode I terdiri dari film sebanyak 43 item, fiber sebanyak 25 item, fragment sebanyak 12 item, dan styrofoam sebanyak 2 item sedangkan pada periode II fiber sebanyak 15 item, film sebanyak 11 item, fragment sebanyak 4 item dan styrofoam sebanyak 1 item. Perbandingan makroplastik pada periode I dan periode II tidak terdapat perbedaan signifikan (Sig (0,057) > Sig(0,05)).
KARAKTERISTIK PLANKTON SEBAGAI INDIKATOR PENCEMARAN DI PESISIR AMBALAT SAMBOJA KALIMANTAN TIMUR Ahmad Hanafi; Ghitarina; Ristiana Eryati
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i1.925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui plankton sebagai indikator pencemaran di perairan pantai Ambalat Samboja, Kabupaten Samboja, Kalimantan Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2021. Lokasi sampel penelitian berada di Perairan Pesisir Ambalat Samboja dengan 4 stasiun berdasarkan pasang surut. Penelitian ini dilakukan dengan menghitung kelimpahan, indeks keseragaman, indeks keanekaragaman dan dominasi pada plankton. Hasil penelitian pada saat pasang ditemukan 32 jenis dengan 11 kelas plankton yaitu Acartiidae, Bacillariophyceae, Chlorophyceae, Chromonadea, Cyanophyceae, Copepoda, Diatom, Dinophysaceae, Dynophyceae, Prasiolaceae, dan Harpacticidae. Hasil penelitian plankton pada perairan surut ditemukan 27 spesies plankton dengan 9 kelas yaitu Acartiidae, Amphisoleniaceae, Bacillariophyceae, Copepoda, Cyanophyceae, Diatom, Dynophyceae, Lithodesmiaceae, dan Pinnulariaceae. Kelimpahan plankton pada semua stasiun berkisar antara 110,25 – 834,75 ind/L dengan rata-rata 421 ind/L, dengan indeks keanekaragaman yang cukup tinggi berkisar antara 1.581 hingga 2.671 dengan rata-rata 1.845. Indeks Keseragaman dalam kondisi stabil dengan nilai 0,749 – 0,992 dengan rata-rata 0,907. Indeks Dominan rendah dengan nilai 0,075 – 0,259 dengan rata-rata 0,194.
KONDISI TERUMBU KARANG DI PERAIRAN PULAU BALIKUKUP KECAMATAN BATU PUTIH KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR Muhamad_Nasrullah; Dewi Embong Bulan; Muhammad Yasser
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i1.926

Abstract

Perairan tropis di perairan Pulau Balikukup, Kecamatan Batu Putih, memiliki sumber daya perikanan dan kelautan yakni terumbu karang. Namun tingginya eksploitasi manusia mengakibatkan terumbu karang menjadi rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi terumbu karang secara umum di perairan Pulau Balikukup, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau. Penelitian dilakukan antara April hingga Oktober 2021. Tahapan penelitian meliputi persiapan, observasi, penentuan titik, pengumpulan data, dan analisis data. Berdasarkan hasil observasi, kondisi terumbu karang di perairan Balikukup Kabupaten Berau masih berada pada kategori baik. Persentase penutupan karang di perairan Balikukup Kabupaten Berau yaitu 67%. Ditemukan beberapa jenis karang yaitu ACB (Acropora Branching), ACT (Acropora Tabulate), ACS (Acropora Submassive), CE (Coral Encrusting), CF (Coral Foliose), CB (Coral Branching), CM (Coral massive). Beberapa substrat ditemukan pada terumbu karang seperti penutup abiotik komponen RB (Rubble), S (Sand) dan DCA (Dead coral algae).
ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN GULAMAH (Johnius trachychephalus) DI SEKITAR PERAIRAN MUARA SEMBILANG, KECAMATAN SAMBOJA, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, KALIMANTAN TIMUR Fidela Amanda; Moh. Mustakim; Akhmad Rafi’i
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i1.928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi dan reproduksi Ikan Gulamah (Johnius trachychephalus). Aspek biologi reproduksi meliputi distribusi frekuensi panjang, kekerabatan panjang bobot, sex ratio, tingkat kematangan gonad (TKG), indeks kematangan gonad (IKG), dan fekunditas. Penelitian ini dilakukan di Perairan Muara Sembilang, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara antara Oktober – Desember 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling. Ikan gulamah yang tertangkap selama penelitian berjumlah 216 ekor (32 jantan dan 184 betina). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rentang panjang total ikan gulamah ditetapkan pada interval panjang 7 dan 8, dengan ukuran terkecil 70 mm dan terbesar berukuran 221 mm. Pola pertumbuhan ikan gulamah (Johnius trachychephalus) bersifat alometrik positif (b > 3), artinya pertambahan bobot ikan seimbang dengan pertambahan panjang. Indeks kematangan gonad gulamah betina lebih besar dibandingkan jantan. Berdasarkan TKG, secara keseluruhan ikan gulamah saat pertama kali matang gonad berukuran antara 184 – 202 mm. Kisaran fekunditas total ikan gulamah adalah 196 – 5849 butir dengan panjang total 70 – 221 mm. Rasio kelamin ikan gulamah tidak berimbang dan didominasi oleh ikan betina.
STUDI MORFOMETRIK UDANG PINK (Metapenaeus affinis) YANG TERTANGKAP PADA SIANG HARI DI PERAIRAN SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Cindi Nurkholifatun Zahrah; Muhammad Syahrir; Abdunnur
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i1.929

Abstract

Udang pink (Metapenaeus affinis) merupakan salah satu udang dengan famili penidae. Pengukuran morfometrik dilakukan untuk melihat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi bentuk spesies udang pink. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang studi morfometrik udang pink yang tertangkap di perairan Samboja, Kutai Kartanegara. Penelitian ini dilakukan di Perairan Samboja, Kutai Kartanegara antara Oktober-November 2021. Jumlah sampel udang pink yang digunakan di penelitian sebanyak 300 ekor. Kajian morfometri pada udang pink menggunakan analisis dengan uji analisis kovarian (ancova) untuk melihat 20 kovariat morfometrik yang berpengaruh terhadap panjang total (PTO). Berdasarkan hasil analisis uji anova univariat, ditemukan bahwa 20 morfometrik memiliki hubungan yang signifikan (p<0,05) terhadap PTO. Berdasarkan analisis ancova, didapatkan bahwa 9 morfometrik yang memiliki hasil yang signifikan (p< 0,05) terhadap panjang kepala (PK), panjang ruas pertama (PRP), panjang ruas kedua (PRD), panjang telson ( TLS), panjang mimbar (RST), panjang tanpa kepala (PTK), panjang kepala bawah (PKB), panjang ruas bawah ketiga (PTB), panjang ruas bawah keenam (PNB) dan panjang ekor (PE ). Hasil analisis uji ancova menunjukkan bahwa pengaruh morfometrik yang paling signifikan terhadap PTO adalah 10 morfometrik.

Page 5 of 12 | Total Record : 114