cover
Contact Name
Zulkifli
Contact Email
gudang.pustaka.cendekia@gmail.com
Phone
+6285171098626
Journal Mail Official
gudang.pustaka.cendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Mahmud Yunus Lubuk Lintah, Anduring, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat 25153
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu
ISSN : -     EISSN : 29885760     DOI : https://doi.org/10.59435/gjmi
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu (GJMI) adalah sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,406 Documents
Manajemen Bencana Tsunami Di Aceh Pasca Peristiwa Tsunami Tahun 2004 Susilowati
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 1 (2026): GJMI - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i1.1978

Abstract

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Aceh pada tahun 2025 merupakan bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh curah hujan ekstrem serta diperparah oleh degradasi lingkungan dan perubahan tutupan lahan. Peristiwa ini menimbulkan dampak kemanusiaan dan kerugian materiil yang signifikan, termasuk korban jiwa, kerusakan permukiman, serta lumpuhnya infrastruktur publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen bencana pasca peristiwa banjir bandang dan tanah longsor di Aceh tahun 2025, dengan meninjau tahapan mitigasi, tanggap darurat, dan pasca bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis dokumen, dengan memanfaatkan data dari laporan resmi pemerintah, regulasi kebencanaan, pemberitaan media nasional, serta pendapat pakar. Hasil kajian menunjukkan bahwa penanganan bencana di Aceh telah dilakukan melalui upaya mitigasi struktural dan nonstruktural, respons darurat yang melibatkan koordinasi lintas sektor, serta penyusunan kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan dalam aspek pengelolaan lingkungan, sistem peringatan dini, dan penataan ruang berbasis risiko. Oleh karena itu, penguatan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi penting untuk meningkatkan ketangguhan wilayah Aceh terhadap bencana hidrometeorologi di masa mendatang.
Peran Model Pembelajaran Inovatif dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa: Literature Review Dias Larasati; Jodion Siburian; Dian Arisandy Eka Putra Sembiring
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 1 (2026): GJMI - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i1.1985

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran abad ke-21, khususnya pada pembelajaran IPA, karena mendukung kemampuan berpikir kritis dan sistematis siswa. Namun, pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru belum optimal dalam mengembangkan keterampilan tersebut, sehingga diperlukan penerapan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran model pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pendekatan studi literatur review. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis 20 artikel ilmiah nasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2013–2025 dan relevan dengan topik penelitian. Artikel yang direview mencakup berbagai model pembelajaran inovatif, antara lain Problem Based Learning (PBL), Problem Solving, Project Based Learning (PjBL), Discovery Learning, serta pengembangan bahan ajar berbasis masalah. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara umum model pembelajaran inovatif berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran IPA di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Model Problem Based Learning menjadi model yang paling dominan dan konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah, terutama ketika dipadukan dengan bahan ajar dan pendekatan kontekstual. Selain itu, penerapan model pembelajaran inovatif juga berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inovatif efektif diterapkan dalam pembelajaran IPA untuk mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Studi Perbandingan Metode Pengajaran Pendidikan Agama Islam di Pesantren dan Sekolah Umum Deri Putra; Ranti Firdaus; Ahamad Lahmi
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 1 (2026): GJMI - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i1.1994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode pengajaran pendidikan agama Islam yang diterapkan di pesantren dan sekolah umum di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan studi komparatif, penelitian ini menganalisis perbedaan metode pengajaran, durasi waktu, teknik pengajaran, serta dampaknya terhadap pemahaman agama Islam siswa di kedua lembaga tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru dan siswa, observasi kelas, serta analisis dokumen kurikulum yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren lebih fokus pada pengajaran berbasis tradisi dengan pendekatan yang mendalam, sementara sekolah umum mengintegrasikan pendidikan agama Islam dalam kurikulum yang lebih terstruktur dan formal. Meskipun pesantren lebih efektif dalam membentuk identitas agama siswa, sekolah umum memberikan pendekatan yang lebih seimbang untuk mempersiapkan siswa dalam kehidupan akademik dan profesional. Penelitian ini menyarankan penggabungan elemen terbaik dari kedua metode untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia.
Pengaruh Digital Marketing, Marketing Ability, dan Kompetensi Marketing terhadap Marketing Performance pada UMKM Makanan di Kabupaten Bekasi Agustini Tanjung; Tristoty Alfredo Sigalingging; Shafa Cherryl Divanza; Ardie Julian; Salman Alfarizi
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 1 (2026): GJMI - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i1.1995

Abstract

Persaingan industri kuliner di Kabupaten Bekasi yang semakin ketat menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengoptimalkan strategi pemasaran guna mempertahankan kinerja bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Digital Marketing, Marketing Ability, dan Kompetensi Marketing terhadap Marketing Performance pada UMKM makanan di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui survei kuesioner terhadap 100 pemilik UMKM makanan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Regresi Linear Berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Marketing, Marketing Ability, dan Kompetensi Marketing secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Marketing Performance. Variabel independen dalam model ini mampu menjelaskan 82,7% variasi kinerja pemasaran. Temuan empiris menemukan bahwa Kompetensi Marketing merupakan faktor determinan yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja pemasaran. Implikasi dari penelitian ini menyarankan bahwa untuk mencapai kinerja yang unggul, pelaku UMKM tidak hanya perlu mengadopsi teknologi digital, tetapi juga harus secara proaktif meningkatkan kompetensi manajerial dan kemampuan teknis pemasaran mereka.
Komunikasi Antar Generasi Dalam Revitalisasi Budaya Lokal: Tinjauan Pustaka Ferdian Candra Maulana; , Nur’annafi Farni Syam Maella
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 1 (2026): GJMI - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i1.2008

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menaganlisis peranan komunikasi antar generasi dalam upaya revitalisasi budaya lokal di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital. Penelitian dilaksanakan dengan metode kualitatif pendekatan systematic review. Data dikumpulkan dari literatur ilmiah dari Google Scholar dalam rentang waktu 5 tahun terakhir merujuk pada kriteria inklusi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi antar generasi berperan penting dalam upaya melestarikan nilai, identitas, dan praktik budaya lokal baik itu melalui interaksi langsung dalam komunitas dan keluarga, ataupun melalui penggunaan media digital. Revitalisasi budaya dinilai lebih efektif apabila komunikasi dilaksanakan secara dialogis, kolaboratif, dan adaptif dengan melibatkan generasi tua sebagai penjaga nilai budaya, sementara generasi muda sebagai subjek kreatif. Kata Kunci: Komunikasi Antar Generasi; Revitalisasi Budaya Lokal; Systematic Review
Menilai Motif Kehormatan dalam Pemidanaan Perkara Honor Killing: Kerangka Reason-Giving dan Uji Bobot Motif Zul Khaidir Kadir
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 1 (2026): GJMI - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i1.2021

Abstract

Kriminalisasi honor killing atau pembunuhan demi kehormatan menghadirkan tantangan serius terhadap rasionalitas putusan pidana, khususnya ketika klaim kehormatan diperlakukan sebagai alasan yang meringankan tanpa pemeriksaan yang memadai terhadap hubungannya dengan fakta-fakta yang relevan secara hukum. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja pemberian alasan yang dapat diaudit untuk menilai posisi motif kehormatan dalam hukuman pidana dan untuk merumuskan kriteria yang membedakan kehormatan sebagai dasar faktual dari kehormatan sebagai faktor pemberat. Penelitian ini dilakukan melalui penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat uji pemberian alasan yang memeriksa dasar bukti, relevansi hukum, dan kesesuaian tujuan hukuman, serta uji pembobotan motif yang mengoperasionalkan enam indikator: persetujuan masyarakat, tindakan kolektif, perencanaan, kekejaman, intimidasi saksi atau campur tangan dalam proses peradilan, dan dampak diskriminatif terhadap korban. Hal ini menutup pintu bagi simpati sosial sebagai faktor yang meringankan, sekaligus memberikan dasar normatif untuk memperlakukan kehormatan sebagai faktor pemberat ketika berfungsi sebagai legitimasi kekerasan pribadi dan mekanisme kontrol sosial. Dengan demikian, artikel ini berkontribusi untuk memperkuat disiplin dalam menentukan dasar-dasar hukuman dan konsistensi dalam penerapan pedoman hukuman pada kasus pembunuhan demi kehormatan.